Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

RESPONS CEPAT GEMPA CIANJUR, LAZISMU KIRIMKAN LOGISTIK

KOTA BANDUNG -- Gempa yang melanda Kabupaten Cianjur dan sekitarnya menyita empati publik. Masyarakat dan berbagai lembaga terjun membantu dengan mengirimkan bantuan, tak terkecuali Lazismu Wilayah Jawa Timur. Pasca turut serta dalam perhelatan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Kota Surakarta, Lazismu Wilayah Jawa Timur bergerak merespons kejadian gempa bumi di Kabupaten Cianjur dengan pengiriman bantuan logistik.

Paket bantuan logistik diberangkatkan pada Selasa (22/11) siang langsung dari Gedung Kemanusiaan Lazismu Wilayah Jawa Timur di Jalan Jawa Nomor 5, Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Setelah menempuh perjalanan selama sekitar 12 jam, bantuan yang diangkut dengan mobil Rescue Muhammadiyah Jawa Timur ini tiba di kantor Lazismu Wilayah Jawa Barat yang terletak di Kompleks Masjid Mujahidin, Jalan Sancang, Kota Bandung. Bantuan ini kemudian diserahkan langsung oleh Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur drh. Zainul Muslimin kepada Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, K.H. Suhada yang didampingi oleh para pengurus Lazismu Wilayah Jawa Barat.

Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur drh. Zainul Muslimin menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan dengan cepat ini harapannya adalah agar manfaatnya juga dapat segera dirasakan oleh para penyintas. Bantuan ini akan ditempatkan di kantor Lazismu Wilayah Jawa Barat. Penyaluran bantuan pun sepenuhnya diserahkan kepada Lazismu Wilayah Jawa Barat.

"Mudah-mudahan dengan cepat kita merespons, manfaatnya juga akan lebih cepat dirasakan oleh saudara-saudara kita di Cianjur. Alhamdulillah semuanya akan dikoordinasikan oleh Lazismu Jawa Barat untuk langsung disalurkan ke Cianjur. Alhamdulillah juga teman-teman sudah ada pos pelayanan di Cianjur dan saya kira ini memang butuh waktu panjang. Oleh karena itu semuanya akan kita stok di Pos Koordinasi Bencana Gempa Cianjur di kantor Lazismu Jawa Barat," ujar Zainul.

Zainul kemudian mengucapkan terima kasih dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk turut membantu mereka yang terdampak gempa di Kabuapaten Cianjur. "Alhamdulillah terima kasih, bahkan bapak Ketua PWM Jawa Barat juga hadir menerima donasi dari donatur yang dititipkan kepada Lazismu Jawa Timur. Sekali terima kasih, untuk seluruh masyarakat Indonesia mari kita dukung saudara-saudara kita yang tertimpa gempa di Cianjur," ajaknya.

Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur melalui Lazismu Wilayah Jawa Timur mengirimkan bantuan logistik pada tahap awal ini senilai 160 juta rupiah. Bantuan itu terdiri dari sembako, alat kebersihan, dan alat keperluan keluarga senilai 110 juta rupiah. Selain itu ada pula RendangMu, KornetMu, OporMu, Mie Helti dan Air Minum yang merupakan produk donasi Lazismu Wilayah Jawa Timur senilai 50 juta rupiah, sehingga total bantuan senilah 160 juta rupiah.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

SELENGKAPNYA
28 November 2022

INISIASI REMBUK WARGA PENYINTAS GEMPA CIANJUR, MUHAMMADIYAH DIRIKAN UNIT HUNIAN DARURAT

KABUPATEN CIANJUR -- Gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya menyebabkan kerusakan rumah secara masif. Akibatnya, banyak warga yang harus kehilangan tempat tinggal. Sebagian mengungsi ke tempat kerabat terdekat, sebagian lagi harus tinggal di titik-titik pengungsian dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Kondisi para penyintas ini memantik Muhammadiyah untuk memberikan bantuan selain respons cepat, yaitu berupa hunian darurat. Pada hari Sabtu (26/11) para relawan Muhammadiyah mulai mendirikan hunian darurat di Kampung Barukaso, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Hunian ini sedianya berawal dari rembuk warga yang digelar di kampung tersebut.

Kedatangan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Desa Sukamulya bersama Lazismu dan relawan Muhammadiyah disambut hangat oleh warga Kampung Barukaso. Komunikasi bersama warga penyintas berjalan lancar sampai kemudian diadakan rembuk warga. Ketua MDMC Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Budi Setiawan yang hadir di tengah rembuk warga mengatakan, kehadirannya untuk menyampaikan kabar gembira.

"Kendati suasana masih berduka, mari bersama-sama kita hilangkan duka tersebut untuk tetap bangkit menjaga martabat kemanusiaan. Kami bisa bersilaturahim, ikut berempati dan merasakan bagaimana keadaan sekarang ini, saya bersyukur bapak-bapak tetap ceria meskipun rumah hancur, jika terus larut dalam kesedihan tidak akan selesai," ucap Budi.

Budi kemudian menegaskan bahwa Muhammadiyah datang bukan untuk berlalu begitu saja, melainkan untuk mendampingi warga dan bersama-sama mendirikan hunian darurat. "Kami datang ke sini bukan lalu pergi begitu saja. Tetapi ingin mendampingi dan bergotong-royong membuat hunian darurat. Hunian darurat ini nantinya bisa ditempati dengan layak bersama keluarga. Karena itu, rembuk warga ini adalah penting untuk menyepakati secara bersama-sama," terangnya.

Salah seorang relawan Muhammadiyah, Heri Pramono mengatakan, pihaknya telah membuat purwa rupa hunian darurat sebagai contoh. Harapannya adalah agar warga dapat melihat secara langsung dari sisi ukuran dan bentuk. "Mengapa kemarin kami kemari membuat contoh hunian darurat ini di sini, karena berdasarkan hasil kajian dan ijin dari para pemangku kepentingan di desa ini terutama kepala desa, rukun warga dan rukun tetangga, warga sangat membutuhkan," tegas Heri.

Melengkapi keterangan Heri, relawan Muhamamdiyah lainnya, Donny Halim Mutiasa turut menjelaskan bahwa rencananya akan didirikan lima ratus unit hunian darurat di desa ini. Ukurannya seluas 6x4 meter, sesuai standar internasional. "Kami berharap, satu unit hunian ini bisa dihuni sebanyak lima hingga enam anggota keluarga," harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suganda mewakili warga Kampung Barukaso mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah. Apalagi kedatangan Muhammadiyah ke sini, ujar Suganda, akan mendampingi sampai hunian darurat ini berdiri yang dimulai hari ini. "Bersama warga di sini kami bersepakat untuk saling gotong-royong membuat hunian darurat dan kami senang di lokasi ini juga akan didirikan masjid darurat agar warga dapat tetap beribadah" ungkapnya.

Di hari keenam pasca gempa, respons Muhammadiyah melalui MDMC yang didukung penuh Lazismu telah mengerahkan 270 relawan Muhammadiyah. Pusat informasi berlokasi di SD Islam Kreatif Muhammadiyah yang berada di Jalan KH Abdullah Bin Nuh No. 64, Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sebagai Pos Koordinasi Utama. Sebanyak empat pos pelayanan juga telah didirikan di lokasi berbeda, lengkap dengan layanan medis.

Selain datang untuk rembuk warga, Muhammadiyah juga menangani warga patah tulang yang sudah lanjut usia. Muhammadiyah menerjunkan Dokter Spesialis Orthopedi MDMC yaitu dr. Meiky Fredianto, Sp.OT. Meiky Fredianto yang berasal dari RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta langsung menangani pasien di lokasi tenda darurat untuk mengobati.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
28 November 2022

PEDULI GEMPA CIANJUR, MUHAMMADIYAH JAWA TENGAH KIRIMKAN RELAWAN

KOTA SEMARANG -- Gempa bumi magnitudo 5,6 yang terjadi di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya memantik duka mendalam dari berbagai pihak. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah pun menyampaikan duka yang mendalam atas terjadinya musibah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir.

"Kami atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada korban bencana alam yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Untuk itu kami segera mengirimkan beberapa personil relawan yang akan turun membantu dalam respons bencana tersebut," terang Tafsir.

Tafsir menyebutkan, pada Selasa (22/11) malam, PWM Jawa Tengah mengirimkan 17 orang personil relawan ke daerah yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Bantuan berupa personil relawan tersebut menurutnya adalah wujud kepedulian Muhammadiyah dalam penanganan bencana. Ia pun berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang terdampak bencana.

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Muhammadiyah dalam penanganan tanggap bencana, yang kami sering sebut dengan OMOR atau One Muhammadiyah One Response. Selamat bertugas para relawan Muhammadiyah Jawa Tengah. Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban para korban bencana di Cianjur," harap Tafsir.

Koordinator Lapangan Tim MDMC Jawa Tengah untuk Respons Gempa Cianjur, Donny Halim Mutiasa menjelaskan, relawan yang berangkat pada gelombang pertama ini begitu sampai di lokasi bencana akan melakukan pengkajian atau assessment untuk menentukan apa yang akan dilakukan pada respons berikutnya. "Di samping itu juga akan langsung melakukan pembagian kebutuhan mendesak seperti RendangMu, air mineral, selimut, kantong jenazah, terpal, serta tenda hunian sementara (huntara)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Koordinator Lapangan Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Nasrul Fauzi memaparkan jumlah bantuan yang akan dikirimkan. Bantuan tersebut selanjutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan setelah dilakukan pengkajian. "Sementara, pada gelombang pertama kali ini akan membawa 10 karton Rendangmu, 20 dus air mineral, 200 selimut, 20 kantong jenazah, 24 terpal, serta 24 tenda huntara," paparnya.

17 personil yang dikirimkan oleh Muhammadiyah Jawa Tengah terdiri dari 5 tenaga kesehatan, 10 anggota MDMC, dan 2 staf Lazismu. Rencananya tim ini akan bertugas selama 14 hari di lokasi bencana. Penggalangan bantuan berupa hygiene kit, family kit, school kit, dan sembako terus dilakukan untuk disalurkan kepada warga terdampak bencana.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
25 November 2022

MDMC DAN LAZISMU JAWA BARAT DISTRIBUSIKAN BANTUAN KEPADA PENYINTAS GEMPA

KOTA BANDUNG -- Jumlah korban jiwa yang terdata oleh pihak terkait akibat gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya  semakin bertambah, begitu juga dengan angka kerusakan bangunan. Ribuan orang harus menjalani perawatan medis, sementara puluhan ribu lainnya pun harus mengungsi. Berbagai lembaga pun terjun ke lokasi menyalurkan bantuan baik berupa relawan maupun bantuan lainnya.

Muhammadiyah Jawa Barat sebagai daerah yang terdampak bencana turut proaktif dalam penanganan bencana. Bergerak dalam bingkai One Muhammadiyah One Response (OMOR), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dibantu Lazismu Wilayah Jawa Barat bergerak menyalurkan bantuan. Aksi yang dilakukan antara lain melakukan kaji cepat, pendataan, membuka Pos Koordinasi (Poskor), distribusi bantuan, mendirikan Dapur Umum (DU), dan melakukan koordinasi dengan daerah-daerah yang terdekat dengan lokasi terparah.

Sani Sonjaya selaku Manajer Regional Lazismu Wilayah Jawa Barat menyebutkan, MDMC dengan dukungan Lazismu mulai mendistribusikan berbagai paket bantuan. Tak hanya untuk orang dewasa, bantuan ini juga diberikan kepada ibu hamil dan anak-anak. Selain itu, distribusi logistik untuk menjalankan Poskor di Cianjur juga menjadi perhatian utama. Ia berharap agar semua bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para penyintas gempa Cianjur sampai saat kondisi sudah lebih baik.

"Mudah-mudahan apa yang sudah disalurkan bermanfaat, terutama bagi seluruh penyintas yang ada di wilayah Cianjur. Mudah-mudahan musibah ini bisa kita lalui bersama," ujar Sani.

Salah satu penyintas gempa, Yusuf mengungkapkan bahwa daerahnya tempat tinggalnya yaitu Jamaras saat ini sangat membutuhkan banyak bantuan, terutama untuk para ibu hamil. "Yang dibutuhkan ya seperti tenda, makanan, obat-obatan, alas tikar, selimut, dan masih banyak lagi. Apalagi di sini banyak ibu hamil," ungkapnya.

Menurut Laporan Situasi/Situation Report (Sitrep) MDMC Jawa Barat, tercatat ratusan relawan Muhammadiyah di bawah koordinasi MDMC bergerak untuk membantu mereka yang terdampak. Relawan ini datang dari berbagai daerah dan memiliki beragam kompetensi. Poskor Muhammadiyah berada di Jalan dr. Muwardi, Bojong Herang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
25 November 2022

KUNJUNGI POSKOR MUHAMMADIYAH, MENKO PMK PUJI KINERJA RELAWAN

KABUPATEN CIANJUR -- Apresiasi atas penanganan warga terdampak gempa bumi di Cianjur diberikan oleh pemerintah kepada Muhammadiyah. Pos Koordinasi (Poskor) Muhammadiyah untuk gempa Cianjur mendapatkan kunjungan dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada Rabu (24/11) malam. Dalam kunjungannnya, Muhadjir didampingi oleh Wakil Sekretaris Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mashuri Mashuda bersama perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cianjur.

Saat mengunjungi Poskor Muhammadiyah yang berada di Kantor Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, Bojongherang ini, Muhadjir meninjau gudang logistik untuk medis, permakanan, dan kebutuhan penyintas lainnya. Selain itu, Muhadjir juga melakukan ramah tamah bersama Tim Asistensi MDMC PP Muhammadiyah yang diwakili Chairil Anam selaku Incident Commander, Koordinator Tim Medis Muhammadiyah, dr. Iin Inayah, serta Dokter Spesialis Orthopedi MDMC, dr. Meiky Fredianto, Sp.OT (K) yang bertugas pada fase tanggap darurat ini, serta relawan Muhammadiyah yang ada di Poskor Muhammadiyah.

Muhadjir menyampaikan ucapan terima kasih atas nama pemerintah kepada Muhammadiyah, karena melalui aksi One Muhammadiyah One Response (OMOR) telah berhasil menggerakkan sekurangnya 207 relawan tim medis dan relawan lainnya sejak hari Senin Malam untuk menunaikan misi kemanusiaan ini. "Muhammadiyah tidak lelah membantu semua pihak. MDMC merupakan salah satu simpul relawan tanggap darurat bencana dari unsur ormas yang paling siap dan lengkap pelayanannya," ujarnya.

Koordinasi kepada pemerintah, menurut Muhadjir, juga penting untuk dilakukan oleh MDMC guna membantu pemerintah sesuai dengan kapasitas yang dimiliki oleh Muhammadiyah. Di antaranya adalah dengan menerjunkan tim kesehatan dan dokter spesialis bedah maupun orthopedi. "MDMC perlu memperhatikan dengan seksama pendampingan penyintas di lokasi-lokasi yang masih rawan bencana susulan. Jangan membuat hunian sementara di titik-titik rawan, lakukan kajian dengan seksama untuk menghindari kondisi emergency susulan," tegasnya.

Selain itu, Muhadjir meminta agar pendataan kepada warga yang telah meninggal maupun terluka untuk dilakukan, khususnya di lokasi yang telah mendapatkan pelayanan dari Muhammadiyah. Tak hanya itu, pendataan terhadap warga jamaah Muhammadiyah dan pengurus maupun karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) juga perlu dilakukan oleh pihak MDMC. "Segera di koordinasikan dengan kemensos untuk bisa mendapatkan hak santunan dari negara," imbuhnya.

Muhadjir juga menyampaikan komitmennya dalam membantu Poskor Muhammadiyah. Segala kebutuhan yang bersifat darurat untuk menyelamatkan nyawa orang lain akan diusahakan, sementara penyediaan tenda keluarga, terpal, dan lain-lain agar dikoordinasikan dengan pihaknya.

Sementara itu, dr. Meiky Fredianto, Sp.OT (K) menyampaikan kepada Muhadjir Effendy, tim medis memiliki keterbatasan saat harus melayani para penyintas luka berat, khususnya cedera patah tulang dan harus dioperasi saat respons tanggap darurat. Fasilitas alat bantu operasi seperti plat yang digunakan untuk operasi cedera pada tulang sangat dibutuhkan. Atas informasi ini, Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan agar ada stok logistik medis yang tersedia di gudang MDMC.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Arif Jamali Muis]

SELENGKAPNYA
24 November 2022

MUHAMMADIYAH SIAPKAN DOKTER ORTOPEDI UNTUK TANGANI KORBAN GEMPA CIANJUR

KABUPATEN CIANJUR -- Gempa yang terjadi pada Senin (21/11) lalu menimbulkan ratusan korban jiwa dan kerusakan bangunan cukup parah. Puluhan ribu warga harus mengungsi, sementara mereka yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian pihak terkait. Selain itu, tidak sedikit yang mengalami luka parah dan harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, seperti tindakan bedah yang lebih spesifik.

Wakil Sekretaris Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda menyebutkan, keberadaan tenaga medis berupa dokter spesialis bedah dan ortopedi sangat dibutuhkan pada situasi saat ini. Menurutnya, hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Menko PMK meminta jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk menerjunkan dokter spesialis bedah dan dokter ortopedi.

"Permintaan itu disampaikan Muhadjir, usai dirinya mendapatkan laporan kebutuhan dokter spesialis bedah dan Ortopedi yang masih sangat terbatas," terang Mashuri.

MDMC pun ujar Mashuri langsung berkoordinasi terutama pemetaan respon tim medis usai mendapatkan permintaan tersebut. "MDMC mengumpulkan relawan tenaga kesehatan yang sudah sampai di Cianjur dan bergabung di Pos Koordinasi Muhammadiyah," sebutnya.

Terkait tenaga dokter ortopedi, MDMC menugaskan dokter dari RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan kompetensi tersebut. "Untuk dokter ortopedi RS PKU Muhammadiyah Gamping secara khusus menugaskan dr. Meiky Fredianto, Sp.OT (K)," ungkapnya.

Tim medis yang sudah bergabung pasca gempa bumi terjadi sejak Senin (21/11) malam terdiri dari dokter dan perawat dari RSIJ Pondok Kopi, RSIJ Cempaka Putih, RSIJ Sukapura, RS Muhammadiyah Bandung Selatan, RS Muhammadiyah Bandung, dan tim dokter dari Sumedang. Kemudian pada Rabu (23/11) turut bergabung dari RSUM Metro Lampung, RS PKU Wonosobo, tim kesehatan Unisa Bandung, ditambah relawan dari Mahasiswa UMI Sukabumi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
24 November 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross