Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

PENGUATAN MENTAL UNTUK AMIL LAZISMU DI SUDAN

SUDAN -- Sebagai ujung tombak dalam menjalankan tugas untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, amil harus memiliki kapasitas yang mumpuni. Penguatan kapasitas terhadap para amil terus digiatkan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan. Salah satunya adalah dengan menggelar beragam tasji' atau kajian motivasi.

Berlangsung secara daring, kegiatan tasji' pun diselenggarakan untuk amil KL Lazismu PCIM Sudan. Kegiatan ini diisi oleh Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag. selaku pemateri yang berasal dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Acara ini berlangsung pada Senin, 24 Oktober 2022 dan diikuti oleh para amil penggiat Lazismu di Sudan.

Dalam sambutannya, Kepala KL Lazismu PCIM Sudan, Wahidin memberikan apresiasi kepada para amil atas berbagai keberhasilan yang telah dicapai, terutama dalam tugas utama menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan sosial keagamaan lainnya atau ziska. Tak hanya itu, kerja keras dan perjuangan para amil juga mendapatkan perhatian dari Wahidin, karena dengan kerja keras tersebut keberadaan Lazismu di Sudan terus diperhitungkan.

"Dalam perjalanannya, alhamdulillah Lazismu Sudan sudah berhasil memberikan penyaluran ziska, tidak hanya untuk warga Indonesia yang ada di Sudan, namun juga untuk warga Sudannya sendiri. Alhamdulillah juga antusias teman-teman amil Lazismu untuk terus berjuang juga sangat tinggi, sehingga dengan izin Allah Lazismu Sudan masih bisa terus eksis hingga saat ini," sambut Wahidin.

Dalam paparannya, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menekankan, sebagai umat Islam kita tidak diperkenankan untuk menjadi peminta. Sebaliknya, umat Islam harus senantiasa memberi. Ia pun mengingatkan kepada para amil Lazismu di Sudan untuk terus memanfaatkan usianya dengan mengasah kemampuan dan menambah pengalaman. Hal ini penting dalam rangka melanjutkan tongkat kepemimpinan.

"Kita sebagai umat Islam jangan menjadi mental-mental peminta. Justru kita harus terus menjadi umat Islam yang kuat, yang senantiasa memberi apa yang kita punya, karena tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Dan juga sembari masih muda, mari terus mengasah kemampuan dan pengalaman, karena nantinya kita yang akan meneruskan estafet kepemimpinan," ajak Anwar Abbas.

Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan terkait program Wakaf Sumur yang sedang digagas oleh KL Lazismu PCIM Sudan. Anwar Abbas pun mendukung program ini dan memberikan semangat kepada para amil. "Beberapa waktu lalu saya juga ada program kemanusiaan di Uganda, alhamdulillah bisa selesai. InsyaAllah kita usahakan semoga bisa membantu program Wakaf Sumur di Sudan," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

KISAH ZAHRA, GADIS KECIL YANG BERBAGI UNTUK KORBAN BANJIR MELALUI CELENGAN FILANTROPIS CILIK LAZISMU

KOTA LHOKSEUMAWE -- Banjir besar yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan 7.700 rumah warga dengan tinggi muka air mencapai 1,2 meter. Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Senin (7/11) pukul 20.00 WIB, sebanyak 157.117 jiwa mengungsi pada 342 titik pengungsian. 132 kampung terendam dan 43 kampung terisolir. Selain rumah warga, banjir juga merendam 122 fasilitas pendidikan, 94 fasilitas kesehatan, 14 sarana prasarana gedung pemerintah, dan 86 sarana ibadah. Sementara itu, 4.836 hektar lahan pertanian dan 2.129 area budidaya perikanan terdampak bencana ini.

Penderitaan yang dialami oleh warga Kabupaten Aceh Tamiang menyentuh simpati dari berbagai pihak. Tak terkecuali Az-Zahra, anak kecil berusia 4 tahun yang turut merasakan kepedihan bagi para korban banjir. Dek Zahra, panggilan akrab bocah yang berasal dari Kabupaten Lhokseumawe ini tergerak untuk berbagi kepada warga terdampak. Ia pun memberikan uang hasil tabungannya melalui Lazismu Kota Lhokseumawe.

Yuanna, ibu dari Az-Zahra menuturkan, anaknya tergerak untuk berbagi setelah menyaksikan video yang ia dapatkan melalui kanal Youtube. Dalam video tersebut jelas digambarkan situasi para korban banjir termasuk anak-anak. Az-Zahra pun kemudian dengan ikhlas menyerahkan uang yang telah ia tabung melalui celengan Filantropi Cilik yang didapatkan dari Lazismu Kota Lhokseumawe. "Ia merasa bahagia infaknya telah diserahkan ke pihak Lazismu untuk selanjutnya diserahkan ke korban banjir di Tamiang," ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi yang menerima infak celengan Filantropi Cilik secara langsung dari Dek Zahra pada Senin (07/11) menyatakan bahwa dirinya sangat terharu dengan perhatian yang diberikan oleh anak sekecil ini kepada mereka yang mengalami musibah. Hal ini pun menurutnya menjadi inspirasi bagi semua pihak. "Dengan kepekaan sosial membuat anak usia dini pun ikut serta dalam membantu musibah banjir yang melanda Aceh," sebutnya.

Farhan pun kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Dek Zahra yang telah menyalurkan infak celengannya melalui Lazismu Kota Lhokseumawe. Ia juga mengungkapkan bahwa dana yang telah dihimpun bagi warga terdampak banjir Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai sepuluh juta rupiah. Rencananya, dana ini akan diserahkan pada Rabu (09/11) kepada mereka yang berhak menerimanya.

"Terima kasih Zahra yang telah menyalurkan donasi terbaiknya melalui Lazismu Lhokseumawe. InsyaAllah, Rabu pagi kita akan bertolak ke Aceh Tamiang dengan membawa bantuan dari donasi yang telah terhimpun selama 3 hari terakhir. Hingga saat ini donasi yang sudah terkumpul mencapai Rp. 10 juta," tutup Farhan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Farhan Zuhri Baihaqi]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

200 HUNKAP BAGI WARGA TERDAMPAK ERUPSI SEMERU, KERJA NYATA MUHAMMADIYAH UNTUK NEGERI

KABUPATEN LUMAJANG -- Bertempat di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Muhammadiyah menyerahkan 200 unit Hunian Pelengkap (Hunkap) untuk warga penyintas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru. Serah terima yang berlangsung pada Rabu (09/11) ini merupakan puncak dari rangkaian bantuan fisik berupa pembangunan dan perbaikan Hunkap yang diberikan oleh Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dengan dukungan Lazismu. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam membantu mereka yang terdampak bencana di tanah air.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Mahli Zainuddin, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang Aminuddin, dan para tamu undangan. Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang Agus Triyono juga hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang. Penyerahan bantuan Hunkap dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris PP Muhammadiyah kepada Sekda Kabupaten Lumajang.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto menyampaikan harapannya agar Hunkap yang diberikan dapat memberikan manfaat kepada warga terdampak APG Gunung Semeru. Bantuan ini berasal dari dana yang dihimpun oleh Lazismu. Ia pun menegaskan bahwa dana yang dihimpun oleh Lazismu dapat dipertanggungjawabkan karena melalui proses audit dan amanah dalam pengelolaannya.

"InsyaAllah nanti akan memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya untuk warga yang terdampak. Saya kira Lazismu sudah siap diaudit sebagaimana yang sebelumnya. Dana yang masuk dari masyarakat itu akan dipertanggungjawabkan dan insyaAllah selama ini Lazismu amanah dalam kegiatannya," tegas Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa kerja Muhammadiyah untuk warga terdampak APG Gunung Semeru masih belum berakhir. Setelah pembangunan fisik berupa Hunkap, masih akan ada kegiatan pembinaan berbasis komunitas. Kegiatan ini pun akan melengkapi bantuan yang telah diberikan oleh Muhammadiyah sebelumnya, sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan kembali pasca bencana.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin menuturkan, pihaknya selaku penghimpun dana telah bekerja sejak erupsi terjadi pada Desember tahun lalu. Lazismu kemudian menyalurkan dana-dana tersebut kepada pihak internal Muhammadiyah seperti majelis, lembaga, maupun ortom yang bergerak untuk membantu para penyintas sehingga bisa diimplementasikan secara maksimal. Ia pun mengajak untuk terus menjaga hubungan antara persyarikatan dengan warga penyintas.

"Lazismu sebagai fundraiser menghimpun dana sejak erupsi terjadi pada bulan Desember 2021. Setelah dana terkumpul, Lazismu menyalurkan ke majelis, lembaga, ortom, dan pihak-pihak terkait sehingga bisa diimplementasikan secara optimal. Untuk tanggap darurat sudah beberapa bulan lalu. Hari ini hunian pelengkap sudah kita serah terimakan. Berikutnya adalah beberapa kegiatan yang terkait dengan sosial keagamaan. Jadi nanti diharapkan teman-teman di Lumajang Jawa Timur, Majelis Pemberdayaan Masyarakat, dan Majelis Tabligh untuk bisa melanjutkan kedekatan kita dengan masyarakat penyintas sehingga hubungan emosional persyarikatan dengan para penyintas dapat terjalin," ungkap Mahli.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono selaku Sekretaris Daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muhammadiyah. Apa yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah untuk warga Kabupaten Lumajang terdampak APG Gunung Semeru memiliki nilai yang besar. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah, kemudian para donatur Muhammadiyah dari seluruh kawasan Indonesia maupun yang di luar Indonesia yang menyalurkan donasinya melalui Lazismu. 200 unit rumah, ini bukan angka yang kecil, tapi ini bagian yang besar dari 1951 unit rumah yang terbangun," ucapnya.

Terakhir, Agus berharap agar Muhammadiyah terus membantu warga dalam bentuk pemberdayaan agar mereka dapat hidup secara lebih baik lagi. "Tentu harapan kami Muhammadiyah bersama seluruh elemen yang lain di organisasi Muhammadiyah bisa membantu kami Pemerintah Kabupaten Lumajang di dalam pemberdayaan kehidupan penghuni Bumi Semeru Damai ini. Tidak cukup bantuan fisik kita bangun, tapi kita punya tugas berat untuk memberdayakan mereka untuk bisa hidup lebih baik," harapnya.

Total dana yang telah dikeluarkan oleh Muhammadiyah untuk pembangunan Hunkap ini mencapai 5,62 miliar rupiah. Sebelumnya, Muhammadiyah melalui Lazismu juga telah menggelontorkan dana bantuan sejak fase tanggap darurat hingga kini memasuki tahap rehabilitasi. Pembangunan Hunkap dilakukan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sejak Januari hingga selesai pada Oktober 2022 yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun sejumlah 40 unit di Blok E1 dan E2, kemudian dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 160 unit Hunkap di Blok I (1–5) dan J (1–3). Pembangunan Hunkap ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) No. 188.45/30/427.12/2022 dari Bupati Lumajang tentang pembagian lokasi Huntara yang akan dibangun oleh para pemberi bantuan untuk para warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Dalam proses pembangunan Hunkap, Muhammadiyah seperti Lazismu Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat, serta dukungan dari Bank BJB. Fasilitator lapangan dan tim teknis dilakukan oleh Teknik Arsitek dan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Proses pembangunan pun diserahkan kepada PDM Kabupaten Lumajang yang melibatkan Lazismu Kabupaten Lumajang.

Program pemberdayaan atau Community Development (Comdev) juga telah dijalankan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang berupa Unit Produksi Batako yang modalnya didukung oleh Lazismu. Unit Produksi Batako ini didirikan oleh MDMC dengan dukungan Tim Penguatan Kapasitas Manajemen dari Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Pelaksananya adalah warga setempat yang telah dilatih untuk membuat batako dan seluruh hasil produksi batako ini dibeli oleh Tim Program Pembangunan Hunkap MDMC-Lazismu untuk membangun hunian bagi warga penyintas.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

WAKAF SUMUR, KIPRAH LAZISMU DI BUMI SUDAN

SUDAN -- Keberadaan Muhammadiyah di mancanegara semakin dirasakan manfaatnya. Tak terkecuali di Sudan, kiprah Muhammadiyah semakin membumi melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan. Beragam program telah dilaksanakan dan berhasil meraih simpati warga Negeri Dua Nil ini. Kini, KL Lazismu PCIM Sudan bergerak untuk mengadakan program Sumur Wakaf di Sudan.

Berawal dari permohonan audiensi oleh KL Lazismu PCIM Sudan kepada Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, gayung pun bersambut. Pada Kamis (20/10), pihak Lazismu PP Muhammadiyah menerima silaturahim yang dilangsungkan secara daring. Pada acara ini, Lazismu PP Muhammadiyah dihadiri oleh Direktur Utama Edi Suryanto, Direktur Fundraising dan Kerjasama Edi Muktiono, Direktur SDM dan Kelembagaan Danial Ramli, serta Direktur Program Upik Rahmawati. Sementara dari KL Lazismu PCIM Sudan diwakili oleh Kepala Kantor Wahidin dan pengelola program wakaf, Waznin Allief.

Pada paparannya, Waznin Allief selaku pengelola program wakaf menerangkan bahwa kegiatan wakaf sumur ini akan memberikan amal jariyah yang panjang bagi umat muslim, apalagi salah satu sedekah terbaik adalah memberikan air. Program ini pun akan dilaksanakan di kawasan dengan penduduk yang padat. "Di samping pahala jariyah, insyaAllah akan sangat membantu warga Sudan yang kekeringan air. Program ini akan dilaksanakan di Desa Umkati, Sudan. Di sana terdapat sepuluh ribu masyarakat yang mukim," terangnya.

Direktur Fundraising dan Kerjasama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono memberikan dukungan atas rencana program ini. Apresiasi juga diberikan terhadap langkah yang akan ditempuh oleh pihak KL Lazismu PCIM Sudan. Ia pun menyampaikan arahan mengenai cara untuk menggalang dana melalui kampanye program agar masyarakat menjadi tertarik.

Sementara itu, Direktur Program Lazismu PP Muhammadiyah, Upik Rahmawati menyampaikan, pihaknya akan siap untuk membantu program tersebut. Ia berharap agar anggaran wakaf yang tersedia dapat dialokasikan dalam membangun sumur wakaf. "InsyaAllah Lazismu Pusat siap membantu karena di pusat sendiri masih ada anggaran untuk wakaf. Semoga saja bisa dialokasikan beberapa untuk Sudan," ujarnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Direktur Utama Lazismu PP Muhamamdiyah, Edi Suryanto. Ia mengajak KL Lazismu PCIM Sudan untuk melakukan persiapan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi amal jariyah. "Kegiatan ini sangat baik. Alangkah baik lagi jika nantinya dari pihak Lazismu Sudan untuk kembali menyiapkan segalanya agar program ini benar-benar menjadi jariyah kita. InsyaAllah Lazismu Pusat siap membantu," pungkasnya.

Program Wakaf Sumur di Sudan juga digagas sebagai bentuk syiar kemanusiaan Muhammadiyah di bumi Sudan. Selain itu, program ini juga dapat menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-18 yang akan diseleranggarakan di Kota Surakarta. Sebelumnya, KL Lazismu PCIM Sudan juga aktif menyelenggarakan ibadah qurban dan menyalurkannya kepada warga di Sudan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
8 November 2022

MUHAMMADIYAH SIAP RESMIKAN BANTUAN HUNIAN PELENGKAP UNTUK WARGA PENYINTAS APG GUNUNG SEMERU

KABUPATEN LUMAJANG -- Peristiwa Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru pada akhir tahun 2021 menyebabkan luka mendalam bagi warga yang tinggal di kawasan tersebut. Tak hanya korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan hancurnya berbagai infrastruktur dan rumah warga. Merespons hal tersebut, Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dengan dukungan Lazismu memberikan bantuan berupa pembangunan dan perbaikan Hunian Pelengkap (Hunkap) untuk warga penyintas APG Gunung Semeru.

Pembangunan Hunkap dilakukan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sejak Januari hingga selesai pada Oktober 2022 yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun sejumlah 40 unit di Blok E1 dan E2, kemudian dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 160 unit Hunkap di Blok I (1–5) dan J (1–3). Pembangunan Hunkap ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) No. 188.45/30/427.12/2022 dari Bupati Lumajang tentang pembagian lokasi Huntara yang akan dibangun oleh para pemberi bantuan untuk para warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Dalam SK tersebut diterangkan bahwa Muhammadiyah melalui MDMC bersama 69 organisasi dan lembaga donor lainnya akan memberikan bantuan kepada warga terdampak atau korban awan panas dan guguran Gunung Semeru berupa pembangunan hunian yang aman dan nyaman serta siap ditempati.

Dalam proses pembangunan Hunkap, Muhammadiyah melibatkan berbagai pihak dengan semangat OMOR (One Muhammadiyah One Response), seperti Lazismu Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat, serta dukungan dari Bank BJB. Tim Teknik Arsitek dan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya juga berperan sebagai fasilitator lapangan dan tim teknis. Selain itu, proses pembangunan diserahkan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang yang melibatkan Lazismu Kabupaten Lumajang.

Muhammadiyah khususnya yang berada di Jawa Timur juga menginisiasi program-program pemberdayaan atau Community Development (Comdev). Program Comdev yang telah dijalankan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang adalah Unit Produksi Batako yang modalnya didukung oleh Lazismu. Unit Produksi Batako ini didirikan oleh MDMC dengan dukungan Tim Penguatan Kapasitas Manajemen dari Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Pelaksananya adalah warga setempat yang telah dilatih untuk membuat batako. Seluruh hasil produksi batako ini akan dibeli oleh Tim Program Pembangunan Huntara MDMC-Lazismu untuk membangun hunian bagi warga penyintas.

Peresmian dan serah terima Hunkap akan berlangsung pada Rabu, 9 November 2022 di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Acara ini rencananya dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. (dalam konfirmasi), Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, S.Ag, MML. (dalam konfirmasi), Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. Mahli Zainuddin, M.Si., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr. K.H. M. Saad Ibrahim, M.A., dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang Drs. Aminuddin. Acara akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
8 November 2022

AMIL CAMP LAZISMU SE-JAWA TIMUR USUNG TEMA FUN, INTEGRITY, AND INNOVATION

KOTA BATU -- "Fun, Integrity, and Innovation" adalah tema yang diusung dalam Amil Camp I Lazismu se-Jawa Timur. Bertempat di Bumi Wana Wisata Air Terjun Coban Talun, Kota Batu, Jawa Timur, 70 orang amil dari 25 Kantor Daerah dan Kantor Layanan Lazismu yang ada di wilayah Jawa Timur mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan amil Lazismu Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Amil Camp I Lazismu se-Jawa Timur berlangsung dari Jumat hingga Ahad (14-16/10) dan dibuka oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, drh. Zainul Muslimin setelah sebelumnya disampaikan prakata dari Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, Aditio Yudono dan sambutan selamat datang oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu, Abdul Manaf. Dalam sambutannya, Zainul mengajak para amil untuk lebih giat melakukan hal-hal yang luar biasa. Menurutnya, keberadaan seorang amil memiliki peran strategis di Lazismu. Ia pun memberikan motivasi untuk terus mengeluarkan beragam kelebihan yang dimiliki oleh amil Lazismu.

"Yang kita lakukan adalah hal-hal yang extra ordinary, hal-hal yang dahsyat dan hebat. Kalau kita menganggapnya biasa-biasa saja, maka tentu hasilnya biasa-biasa saja. Hari ini ini kita ingin meneguhkan bahwa amil itu sangat strategis di Lazismu. Kalau ingin hebat maka lakukan sesuatu yang dahsyat. Coba kita angkat kelebihan-kelebihan kita karena setiap kita, Allah karuniakan kelebihan-kelebihan," ajak Zainul

Dalam acara ini, Food Truck Kendara Saji Makanan Lazismu Wilayah Jawa Timur juga ambil bagian dalam menyajikan kopi, teh hangat, serta kudapan ringan bagi para peserta. Untuk akomodasi, para peserta menikmati suasana alam dengan bermalam di tenda yang dilengkapi matras dan kasur. Beragam materi disampaikan oleh para ahli, seperti "Grouping Team and Spirit Building" oleh Andrio Budi Hartono dari Junior Outbound, Pradana Boy selaku Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengupas peran filantropi Muhammadiyah dan kesiapan Amil dalam berinovasi sosial, serta "Sharing Session" tentang inovasi program dan inovasi sosial amil Lazisu dari empat daerah di Jawa Timur, yaitu Bojonegoro, Gresik, Ponorogo, dan Lumajang.

Shely Marsella, amil dari Lazismu Kabupaten Gresik yang mengikuti Amil Camp I Lazismu se-Jawa Timur ini mengaku sangat senang karena mendapatkan banyak kenalan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain itu, ia pun bisa mendapatkan pengetahuan tentang digital fundraising. "Dari Amil Camp ini saya dapat menambah wawasan seputar digital fundraising. Yang kedua, mendapat relasi dari kawan-kawan Jawa Timur ini, banyak dari Pacitan, Sidoarjo, jadi lebih saling mengenal," ujarnya.

Sementara itu, tamu dari luar Jawa Timur yaitu Abdullah, amil Lazismu Kabupaten Lombok Timur menuturkan, kedatangannya ke acara ini untuk menimba berbagai ilmu, terlebih karena Lazismu di daerahnya masih tergolong baru sehingga membutuhkan banyak pembelajaran. "Kami direkomendasikan oleh Lazismu Wilayah Nusa Tenggara Barat untuk mengikuti proses Amil Camp yang dilakukan oleh Lazismu Jawa Timur. Dikarenakan Lazismu Lombok Timur ini baru, tentu sangat membutuhkan ilmu-ilmu bagaimana fundraising yang baik, bagaimana turun ke lapangan dan sebagainya," terangnya.

Abdullah pun bertekad untuk segera menerapkan ilmu yang didapat selama mengikuti kegiatan Amil Camp I Lazismu se-Jawa Timur setelah kembali ke kampung halamannya. "InsyaAllah pulang dari acara Amil Camp yang dilaksanakan oleh Lazismu Jawa Timur ini kami akan menerapkan ilmu-ilmu yang sudah kami dapat dari acara ini begitu sampai di Lombok," ujarnya.

Pada rangkaian "Sharing Session", perwakilan Lazismu dari daerah yang terpilih memaparkan program unggulan masing-masing. Rudi Saparno dari Lazismu Kabupaten Bojonegoro memaparkan program pemberdayaan ekonomi bagi warga dhuafa dengan wirausaha makanan siap saji ayam goreng yang dikemas dalam merek "ChickenMu". Shely Marcella dari Lazismu Kabupaten Gresik juga membagikan pengalaman tentang pelaksanaan program pemberdayan UMKM di daerahnya. Program BankZiska sebagai upaya pengentasan usahawan super mikro dari jeratan riba atau rentenir menjadi topik yang diulas oleh Nunung dari Lazismu Kabupaten Ponorogo. Terakhir, Romadhon mewakili Lazismu Kabupaten Lumajang menjelaskan tentang proses digital fundraising dengan implementasi dan aplikasi yang mengena, efektif, serta efisien.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

SELENGKAPNYA
4 November 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross