Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

WUJUDKAN WAKAF SUMUR, LAZISMU TANDA TANGANI KERJA SAMA DENGAN ROWAHIL SUDAN

SUDAN -- Langkah Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dalam mewujudkan program Wakaf Sumur semakin nyata. Kali ini, kolaborasi dilakukan dengan menggandeng mitra lokal, yaitu Rowahil Sudan. Lembaga ini merupakan lembaga non pemerintah (Non Goverment Organization/NGO) yang bergerak di bidang filantropi. Kolaborasi tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Ahad (06/11) di Kantor Layanan Rowahil Sudan.

Pada penandatanganan MoU antara KL Lazismu PCIM Sudan dengan Rowahil Sudan, pihak Lazismu dihadiri oleh Waznin Allief selaku pengelola program wakaf, Koordinator Lapangan Achmad Helmi Fuadi, dan Staf Keuangan Syahrul Abdi. Dari pihak Rowahil Sudan diwakili oleh Direktur Syaikh Utsman dan Koordinator Lapangan Syaikh Musa dan Muhammad. Dalam kesepakatan yang dijalin, Lazismu berperan sebagai penyandang dana dan menjadi pengawas kerja, sementara pihak Rowahil bertugas mengerjakan proyek, mencari bahan-bahan terbaik dan juga mencari tempat yang cocok dalam pembangunan sumur.

Waznin Allief selaku pengelola program wakaf KL Lazismu PCIM Sudan menyampaikan, amanah yang diberikan ini harus disikapi secara profesional. Oleh karena itu, kerja sama ini harus bisa menjadi penghubung agar dana umat dapat terdistribusi dengan baik sesuai syariah. Hal ini bertujuan agar para donatur dan mereka yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan pahala jariyah.

"Pengalaman pertama jadi takut. Diberi amanah jadi harus belajar profesionalitas, menghubungkan dana umat agar dana tersebut terdistribusi dengan baik dan sesuai syariah. Semoga menjadi amal jariyah yang terus menerus," terang Waznin.

Mewakili Rowahil Sudan, Syaikh Utsman berharap agar kerja sama ini dapat membawa Rowahil menjadi lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia. Ia pun berharap agar kolaborasi serupa dapat terus dijalin dengan Muhammadiyah. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Lazismu yang sudah membantu masyarakat Sudan melalui program yang digagas bersama ini.

"Rowahil bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat Indonesia dan juga bisa berkolaborasi lagi dengan Muhammadiyah di bidang-bidang lainnya. Terima kasih dengan Lazismu yang sudah membantu meringankan beban masyarakat Sudan di Desa Umkati. Semoga pahala terus mengalir kepada siapa saja yang berperan dalam proyek ini," ungkap Syaikh Utsman.

Program wakaf sumur ini merupakan salah satu bentuk kepedulian KL Lazismu PCIM Sudan dalam mengatasi permasalahan krisis air bersih yang kerap mendera warga Sudan, sementara mereka harus bertahan hidup di tengah suhu 40 derajat Celcius dengan iklim gurun. Selain itu, program ini sekaligus menjadi langkah KL Lazismu PCIM Sudan dalam memperluas manfaat kepada penduduk internasional, sehingga tak terbatas hanya untuk masyarakat Indonesia yang berada di Sudan.

Kerjasama yang melibatkan dua lembaga antar negara pada program wakaf sumur untuk penduduk Sudan ini mendapat respon positif dari pihak Rowahil Sudan. KL Lazismu PCIM Sudan merupakan lembaga asing yang menjadi inisiator gerakan kebaikan bagi masyarakat Sudan. Harapannya, kerja sama ini akan membuka pintu kerja sama lainnya di masa mendatang dalam program kebaikan serta menjadi syiar internasional.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Faradilla Awwaluna]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

PENGEBORAN PERDANA PROGRAM WAKAF SUMUR LAZISMU DI SUDAN DIMULAI

SUDAN -- Tak perlu menunggu lama, kegiatan pengeboran pertama untuk program wakaf sumur di Sudan pun dimulai. Setelah penandatanganan MoU antara Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dengan Rowahil Sudan pada Ahad (06/11), pengerjaan pun program dilakukan di Desa Umkatti, Omdurman, Sudan. Pengeboran ini melibatkan perusahaan Alain Fibreglass Factory dan diperkirakan memakan waktu 3 hingga 4 hari pelaksanaan.

Pengeboran yang berlangsung pada Selasa (08/11) ini dihadiri oleh para pengurus KL Lazismu PCIM Sudan, seperti Kepala Kantor Wahidin Mayar Daroji, pengelola program wakaf Waznin Allief, Staf Administrasi Sidiq Beni, dan Staf Keuangan Syahrul Abdi. Sementara tim yang mengawasi di lapangan adalah Helmi, Khusna, Nakhwah, dan Shiha. Selain itu, pihak Rowahil Sudan bertugas untuk mengerjakan proyek pengeboran.

Pengelola program wakaf KL Lazismu PCIM Sudan, Waznin Allief mengungkapkan kegembiraannya karena dapat menyaksikan langsung proses pengeboran. Ia pun menuturkan, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari kegiatan ini. Warga di Desa Umkatti pun menyambut baik upaya untuk pengeboran sumur guna mengatasi krisis air bersih di tempat tersebut.

"Alhamdulillah bisa mengikuti langsung pengeboran sumur hari pertama. Banyak pelajaran yang dapat diambil, dari bagaimana cara mengebor, mencari tempat yang pas atau banyak air, kemudian juga sangat senang bisa melihat senyum kebahagiaan dari saudara-saudara Sudan. Kata-kata syukron mereka membuat hati dan raga menjadi bahagia dan penuh syukur," ungkap Waznin.

Senada dengan Waznin, Ahmad mewakili penduduk Desa Umkatti juga berharap agar kehadiran sumur tersebut dapat menjadi solusi bagi mereka. "Semoga dengan adanya sumur air ini, kita bisa lebih mudah untuk mendapatkan akses air bersih untuk kehidupan kita sehari-hari," ujarnya.

Pengeboran ini adalah realisasi program wakaf sumur untuk mengatasi krisis air bersih penduduk Sudan, khususnya warga Desa Umkatti agar dapat menjalani kehidupan di tengah kondisi gersang negara tersebut. Kegiatan ini juga sebagai wahana syiar KL Lazismu PCIM Sudan yang bernaung di bawah Persyarikatan Muhammadiyah dalam memperluas manfaat hingga lintas negara. Hal ini sejalan dengan semangat Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang akan dilaksanakan di Surakarta, yaitu mencerahkan semesta yang diimplementasikan oleh KL Lazismu PCIM Sudan melalui program wakaf sumur ini.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Faradilla Awwaluna]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

PENGUATAN MENTAL UNTUK AMIL LAZISMU DI SUDAN

SUDAN -- Sebagai ujung tombak dalam menjalankan tugas untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, amil harus memiliki kapasitas yang mumpuni. Penguatan kapasitas terhadap para amil terus digiatkan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan. Salah satunya adalah dengan menggelar beragam tasji' atau kajian motivasi.

Berlangsung secara daring, kegiatan tasji' pun diselenggarakan untuk amil KL Lazismu PCIM Sudan. Kegiatan ini diisi oleh Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag. selaku pemateri yang berasal dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Acara ini berlangsung pada Senin, 24 Oktober 2022 dan diikuti oleh para amil penggiat Lazismu di Sudan.

Dalam sambutannya, Kepala KL Lazismu PCIM Sudan, Wahidin memberikan apresiasi kepada para amil atas berbagai keberhasilan yang telah dicapai, terutama dalam tugas utama menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan sosial keagamaan lainnya atau ziska. Tak hanya itu, kerja keras dan perjuangan para amil juga mendapatkan perhatian dari Wahidin, karena dengan kerja keras tersebut keberadaan Lazismu di Sudan terus diperhitungkan.

"Dalam perjalanannya, alhamdulillah Lazismu Sudan sudah berhasil memberikan penyaluran ziska, tidak hanya untuk warga Indonesia yang ada di Sudan, namun juga untuk warga Sudannya sendiri. Alhamdulillah juga antusias teman-teman amil Lazismu untuk terus berjuang juga sangat tinggi, sehingga dengan izin Allah Lazismu Sudan masih bisa terus eksis hingga saat ini," sambut Wahidin.

Dalam paparannya, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menekankan, sebagai umat Islam kita tidak diperkenankan untuk menjadi peminta. Sebaliknya, umat Islam harus senantiasa memberi. Ia pun mengingatkan kepada para amil Lazismu di Sudan untuk terus memanfaatkan usianya dengan mengasah kemampuan dan menambah pengalaman. Hal ini penting dalam rangka melanjutkan tongkat kepemimpinan.

"Kita sebagai umat Islam jangan menjadi mental-mental peminta. Justru kita harus terus menjadi umat Islam yang kuat, yang senantiasa memberi apa yang kita punya, karena tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Dan juga sembari masih muda, mari terus mengasah kemampuan dan pengalaman, karena nantinya kita yang akan meneruskan estafet kepemimpinan," ajak Anwar Abbas.

Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan terkait program Wakaf Sumur yang sedang digagas oleh KL Lazismu PCIM Sudan. Anwar Abbas pun mendukung program ini dan memberikan semangat kepada para amil. "Beberapa waktu lalu saya juga ada program kemanusiaan di Uganda, alhamdulillah bisa selesai. InsyaAllah kita usahakan semoga bisa membantu program Wakaf Sumur di Sudan," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

KISAH ZAHRA, GADIS KECIL YANG BERBAGI UNTUK KORBAN BANJIR MELALUI CELENGAN FILANTROPIS CILIK LAZISMU

KOTA LHOKSEUMAWE -- Banjir besar yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan 7.700 rumah warga dengan tinggi muka air mencapai 1,2 meter. Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Senin (7/11) pukul 20.00 WIB, sebanyak 157.117 jiwa mengungsi pada 342 titik pengungsian. 132 kampung terendam dan 43 kampung terisolir. Selain rumah warga, banjir juga merendam 122 fasilitas pendidikan, 94 fasilitas kesehatan, 14 sarana prasarana gedung pemerintah, dan 86 sarana ibadah. Sementara itu, 4.836 hektar lahan pertanian dan 2.129 area budidaya perikanan terdampak bencana ini.

Penderitaan yang dialami oleh warga Kabupaten Aceh Tamiang menyentuh simpati dari berbagai pihak. Tak terkecuali Az-Zahra, anak kecil berusia 4 tahun yang turut merasakan kepedihan bagi para korban banjir. Dek Zahra, panggilan akrab bocah yang berasal dari Kabupaten Lhokseumawe ini tergerak untuk berbagi kepada warga terdampak. Ia pun memberikan uang hasil tabungannya melalui Lazismu Kota Lhokseumawe.

Yuanna, ibu dari Az-Zahra menuturkan, anaknya tergerak untuk berbagi setelah menyaksikan video yang ia dapatkan melalui kanal Youtube. Dalam video tersebut jelas digambarkan situasi para korban banjir termasuk anak-anak. Az-Zahra pun kemudian dengan ikhlas menyerahkan uang yang telah ia tabung melalui celengan Filantropi Cilik yang didapatkan dari Lazismu Kota Lhokseumawe. "Ia merasa bahagia infaknya telah diserahkan ke pihak Lazismu untuk selanjutnya diserahkan ke korban banjir di Tamiang," ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi yang menerima infak celengan Filantropi Cilik secara langsung dari Dek Zahra pada Senin (07/11) menyatakan bahwa dirinya sangat terharu dengan perhatian yang diberikan oleh anak sekecil ini kepada mereka yang mengalami musibah. Hal ini pun menurutnya menjadi inspirasi bagi semua pihak. "Dengan kepekaan sosial membuat anak usia dini pun ikut serta dalam membantu musibah banjir yang melanda Aceh," sebutnya.

Farhan pun kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan Dek Zahra yang telah menyalurkan infak celengannya melalui Lazismu Kota Lhokseumawe. Ia juga mengungkapkan bahwa dana yang telah dihimpun bagi warga terdampak banjir Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai sepuluh juta rupiah. Rencananya, dana ini akan diserahkan pada Rabu (09/11) kepada mereka yang berhak menerimanya.

"Terima kasih Zahra yang telah menyalurkan donasi terbaiknya melalui Lazismu Lhokseumawe. InsyaAllah, Rabu pagi kita akan bertolak ke Aceh Tamiang dengan membawa bantuan dari donasi yang telah terhimpun selama 3 hari terakhir. Hingga saat ini donasi yang sudah terkumpul mencapai Rp. 10 juta," tutup Farhan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Farhan Zuhri Baihaqi]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

200 HUNKAP BAGI WARGA TERDAMPAK ERUPSI SEMERU, KERJA NYATA MUHAMMADIYAH UNTUK NEGERI

KABUPATEN LUMAJANG -- Bertempat di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Muhammadiyah menyerahkan 200 unit Hunian Pelengkap (Hunkap) untuk warga penyintas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru. Serah terima yang berlangsung pada Rabu (09/11) ini merupakan puncak dari rangkaian bantuan fisik berupa pembangunan dan perbaikan Hunkap yang diberikan oleh Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dengan dukungan Lazismu. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam membantu mereka yang terdampak bencana di tanah air.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Mahli Zainuddin, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang Aminuddin, dan para tamu undangan. Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang Agus Triyono juga hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang. Penyerahan bantuan Hunkap dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris PP Muhammadiyah kepada Sekda Kabupaten Lumajang.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto menyampaikan harapannya agar Hunkap yang diberikan dapat memberikan manfaat kepada warga terdampak APG Gunung Semeru. Bantuan ini berasal dari dana yang dihimpun oleh Lazismu. Ia pun menegaskan bahwa dana yang dihimpun oleh Lazismu dapat dipertanggungjawabkan karena melalui proses audit dan amanah dalam pengelolaannya.

"InsyaAllah nanti akan memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya untuk warga yang terdampak. Saya kira Lazismu sudah siap diaudit sebagaimana yang sebelumnya. Dana yang masuk dari masyarakat itu akan dipertanggungjawabkan dan insyaAllah selama ini Lazismu amanah dalam kegiatannya," tegas Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa kerja Muhammadiyah untuk warga terdampak APG Gunung Semeru masih belum berakhir. Setelah pembangunan fisik berupa Hunkap, masih akan ada kegiatan pembinaan berbasis komunitas. Kegiatan ini pun akan melengkapi bantuan yang telah diberikan oleh Muhammadiyah sebelumnya, sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan kembali pasca bencana.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin menuturkan, pihaknya selaku penghimpun dana telah bekerja sejak erupsi terjadi pada Desember tahun lalu. Lazismu kemudian menyalurkan dana-dana tersebut kepada pihak internal Muhammadiyah seperti majelis, lembaga, maupun ortom yang bergerak untuk membantu para penyintas sehingga bisa diimplementasikan secara maksimal. Ia pun mengajak untuk terus menjaga hubungan antara persyarikatan dengan warga penyintas.

"Lazismu sebagai fundraiser menghimpun dana sejak erupsi terjadi pada bulan Desember 2021. Setelah dana terkumpul, Lazismu menyalurkan ke majelis, lembaga, ortom, dan pihak-pihak terkait sehingga bisa diimplementasikan secara optimal. Untuk tanggap darurat sudah beberapa bulan lalu. Hari ini hunian pelengkap sudah kita serah terimakan. Berikutnya adalah beberapa kegiatan yang terkait dengan sosial keagamaan. Jadi nanti diharapkan teman-teman di Lumajang Jawa Timur, Majelis Pemberdayaan Masyarakat, dan Majelis Tabligh untuk bisa melanjutkan kedekatan kita dengan masyarakat penyintas sehingga hubungan emosional persyarikatan dengan para penyintas dapat terjalin," ungkap Mahli.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono selaku Sekretaris Daerah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muhammadiyah. Apa yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah untuk warga Kabupaten Lumajang terdampak APG Gunung Semeru memiliki nilai yang besar. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah, kemudian para donatur Muhammadiyah dari seluruh kawasan Indonesia maupun yang di luar Indonesia yang menyalurkan donasinya melalui Lazismu. 200 unit rumah, ini bukan angka yang kecil, tapi ini bagian yang besar dari 1951 unit rumah yang terbangun," ucapnya.

Terakhir, Agus berharap agar Muhammadiyah terus membantu warga dalam bentuk pemberdayaan agar mereka dapat hidup secara lebih baik lagi. "Tentu harapan kami Muhammadiyah bersama seluruh elemen yang lain di organisasi Muhammadiyah bisa membantu kami Pemerintah Kabupaten Lumajang di dalam pemberdayaan kehidupan penghuni Bumi Semeru Damai ini. Tidak cukup bantuan fisik kita bangun, tapi kita punya tugas berat untuk memberdayakan mereka untuk bisa hidup lebih baik," harapnya.

Total dana yang telah dikeluarkan oleh Muhammadiyah untuk pembangunan Hunkap ini mencapai 5,62 miliar rupiah. Sebelumnya, Muhammadiyah melalui Lazismu juga telah menggelontorkan dana bantuan sejak fase tanggap darurat hingga kini memasuki tahap rehabilitasi. Pembangunan Hunkap dilakukan di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sejak Januari hingga selesai pada Oktober 2022 yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun sejumlah 40 unit di Blok E1 dan E2, kemudian dilanjutkan pada tahap kedua sebanyak 160 unit Hunkap di Blok I (1–5) dan J (1–3). Pembangunan Hunkap ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) No. 188.45/30/427.12/2022 dari Bupati Lumajang tentang pembagian lokasi Huntara yang akan dibangun oleh para pemberi bantuan untuk para warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Dalam proses pembangunan Hunkap, Muhammadiyah seperti Lazismu Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Barat, serta dukungan dari Bank BJB. Fasilitator lapangan dan tim teknis dilakukan oleh Teknik Arsitek dan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Proses pembangunan pun diserahkan kepada PDM Kabupaten Lumajang yang melibatkan Lazismu Kabupaten Lumajang.

Program pemberdayaan atau Community Development (Comdev) juga telah dijalankan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang berupa Unit Produksi Batako yang modalnya didukung oleh Lazismu. Unit Produksi Batako ini didirikan oleh MDMC dengan dukungan Tim Penguatan Kapasitas Manajemen dari Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember. Pelaksananya adalah warga setempat yang telah dilatih untuk membuat batako dan seluruh hasil produksi batako ini dibeli oleh Tim Program Pembangunan Hunkap MDMC-Lazismu untuk membangun hunian bagi warga penyintas.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
9 November 2022

WAKAF SUMUR, KIPRAH LAZISMU DI BUMI SUDAN

SUDAN -- Keberadaan Muhammadiyah di mancanegara semakin dirasakan manfaatnya. Tak terkecuali di Sudan, kiprah Muhammadiyah semakin membumi melalui Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan. Beragam program telah dilaksanakan dan berhasil meraih simpati warga Negeri Dua Nil ini. Kini, KL Lazismu PCIM Sudan bergerak untuk mengadakan program Sumur Wakaf di Sudan.

Berawal dari permohonan audiensi oleh KL Lazismu PCIM Sudan kepada Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, gayung pun bersambut. Pada Kamis (20/10), pihak Lazismu PP Muhammadiyah menerima silaturahim yang dilangsungkan secara daring. Pada acara ini, Lazismu PP Muhammadiyah dihadiri oleh Direktur Utama Edi Suryanto, Direktur Fundraising dan Kerjasama Edi Muktiono, Direktur SDM dan Kelembagaan Danial Ramli, serta Direktur Program Upik Rahmawati. Sementara dari KL Lazismu PCIM Sudan diwakili oleh Kepala Kantor Wahidin dan pengelola program wakaf, Waznin Allief.

Pada paparannya, Waznin Allief selaku pengelola program wakaf menerangkan bahwa kegiatan wakaf sumur ini akan memberikan amal jariyah yang panjang bagi umat muslim, apalagi salah satu sedekah terbaik adalah memberikan air. Program ini pun akan dilaksanakan di kawasan dengan penduduk yang padat. "Di samping pahala jariyah, insyaAllah akan sangat membantu warga Sudan yang kekeringan air. Program ini akan dilaksanakan di Desa Umkati, Sudan. Di sana terdapat sepuluh ribu masyarakat yang mukim," terangnya.

Direktur Fundraising dan Kerjasama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono memberikan dukungan atas rencana program ini. Apresiasi juga diberikan terhadap langkah yang akan ditempuh oleh pihak KL Lazismu PCIM Sudan. Ia pun menyampaikan arahan mengenai cara untuk menggalang dana melalui kampanye program agar masyarakat menjadi tertarik.

Sementara itu, Direktur Program Lazismu PP Muhammadiyah, Upik Rahmawati menyampaikan, pihaknya akan siap untuk membantu program tersebut. Ia berharap agar anggaran wakaf yang tersedia dapat dialokasikan dalam membangun sumur wakaf. "InsyaAllah Lazismu Pusat siap membantu karena di pusat sendiri masih ada anggaran untuk wakaf. Semoga saja bisa dialokasikan beberapa untuk Sudan," ujarnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Direktur Utama Lazismu PP Muhamamdiyah, Edi Suryanto. Ia mengajak KL Lazismu PCIM Sudan untuk melakukan persiapan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi amal jariyah. "Kegiatan ini sangat baik. Alangkah baik lagi jika nantinya dari pihak Lazismu Sudan untuk kembali menyiapkan segalanya agar program ini benar-benar menjadi jariyah kita. InsyaAllah Lazismu Pusat siap membantu," pungkasnya.

Program Wakaf Sumur di Sudan juga digagas sebagai bentuk syiar kemanusiaan Muhammadiyah di bumi Sudan. Selain itu, program ini juga dapat menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-18 yang akan diseleranggarakan di Kota Surakarta. Sebelumnya, KL Lazismu PCIM Sudan juga aktif menyelenggarakan ibadah qurban dan menyalurkannya kepada warga di Sudan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
8 November 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross