Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

PEMBERDAYAAN UMKM LAZISMU BANTU BANGKITKAN USAHA YANG TERPURUK DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

KABUPATEN GUNUNGKIDUL -- Pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar dua tahun telah memukul banyak pelaku UMKM. Banyak yang kesulitan menjalani usaha, bahkan harus gulung tikar. Hal ini memaksa sebagian di antaranya harus banting kemudi guna menghidupi keluarga, di antaranya adalah Zaini Mustofa dan Undriyono.

Zaini Mustofa merupakan pemilik usaha Zaura Ice Cream yang tinggal di Monggol, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Usaha es krim yang dijalaninya sempat mengalami mati suri saat wabah menghantam, sehingga ia pun harus bekerja serabutan sebagai buruh tani. Usaha yang telah ia rintis sejak tahun 2017 ini mengalami kegagalan yang sebelumnya pernah mengalami masa kejayaan. Dahulu, ia kerap mendapat pesanan jika ada hajatan hingga acara ulang tahun. Namun pesanan itu tak kunjung datang sehingga ia kesulitan memberi nafkah kepada empat orang anak dan satu istrinya.

Senasib dengan Undriyono, warga Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul ini usahanya mengalami kesulitan untuk berkembang. Ia sempat berpindah tempat untuk mencari tempat usaha yang layak, namun tidak kunjung berhasil. Undriyono menjadi petugas kebersihan salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta dan memiliki usaha jajanan pasar di depan rumahnya. Meski telah dibantu oleh istrinya serta melakukan berbagai inovasi produk, namun usahanya masih mengalami kendala. Salah satunya adalah alat penyimpanan makanan, sehingga inovasi makanan tersebut mengalami kesulitan.

Setelah mengalami kajian untuk kelayakan, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta pun memberikan bantuan pada Sabtu (03/09). Melalui program Pemberdayaan UMKM, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta memberikan bantuan modal usaha dan alat usaha kepada mereka yang mengalami kesulitan. Bantuan tersebut adalah untuk pelaku usaha yang tergolong dalam fakir dan miskin.

Zaini Mustofa, pemilik usaha es krim tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Usaha miliknya yang sempat mati suri bisa bangkit dan berjalan kembali. Sampai saat ini pendapatannya telah mencapai sekitar seratus hingga seratus lima puluh ribu rupiah dalam sehari. Bahkan ketika memasuki bulan Syawal, pesanan untuk es krim dalam berbagai acara kembali datang. Ia pun menyampaikan harapan agar dari bantuan ini usahanya bisa berkembang dan ia dapat menunaikan zakat.

"Syukur alhamdulillah, sudah ada kebangkitan dari semenjak pandemi belum berjalan dan akhirnya bisa berjalan. Semoga dan berusaha di tahun 2023 insyaAllah bisa berzakat," harapnya.

Bantuan program Pemberdayaan UMKM diberikan kepada Undriyono untuk meningkatkan usahanya.

Sementara itu, Undriyono juga mendapatkan bantuan dari Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. Satu unit alat freezer ia terima untuk mengembangkan usahanya. Alat tersebut dapat digunakan untuk menambah usaha seperti membuat sempol, sosis, tempura, hingga cilok. Semenjak adanya peralatan tersebut, usahanya semakin berkembang hingga akhirnya berhasil mencapai penjualan hingga seratus lima puluh hingga dua ratus ribu dalam sehari.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
27 September 2022

PERDANA, LAZISMU GELAR KOLABORASI PENGAJIAN DAN SANTUNAN JUMAT BERKAH DI KOTA MAGELANG

KOTA MAGELANG -- Dikemas dalam satu rangkaian acara, Lazismu Kota Magelang mengadakan dua kegiatan yaitu kajian dan jumat berkah. Keduanya merupakan kolaborasi yang berlangsung di Masjid Taufiqul Huda Nambangan, Kota Magelang. Kegiatan bertajuk "Safari Jumat" ini digagas oleh Lazismu Kota Magelang dengan mengimplementasikan penyaluran paket sembako dalam rangkaian pengajian.

Kajian yang pertama kali diadakan ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Majelis Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR), Majelis Pendidikan Kader (MPK), dan jamaah Masjid Taufiqul Huda Nambangan. Dengan adanya kegiatan seperti yang berlangsung pada Jumat (26/08) ini silaturahmi dapat terkalin kuat dan mengajarkan untuk saling berbagi kepada sesama manusia.

Kajian perdana ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Majelis Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR), Majelis Pendidikan Kader (MPK), dan jamaah Masjid Taufiqul Huda Nambangan. Tentu dengan adanya kegiatan seperti ini bisa saling mengenal, menguatkan silaturahmi dan mengajarkan kita untuk saling berbagi kepada sesama.

Yatino, Sekretaris PDM Kota Magelang dalam sambutannya mengapresiasi apa yang menjadi program Lazismu. Menurutnya, Lazismu telah memberikan kontribusi positif dalam memberikan warna dakwah filantropi Muhammadiyah di Kota Magelang. "Saya mengapresiasi Lazismu yang terus bergerak. Selama ini giat-giat Lazismu mampu menjadi tangan panjang Muhammadiyah dalam menggerakkan dakwahnya," ucapnya.

Selain itu, Yatino juga menyampaikan bahwa ranting Muhammadiyah bisa menggandeng Lazismu untuk menguatkan dakwahnya. Dengan demikian, apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah bisa dirasakan oleh masyarakat secara nyata. "Kita juga akan ada Muktamar Muhammadiyah di Surakarta pada bulan November. Mari kita sambut dengan semarak," ajaknya.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Magelang, Andi Triyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini memang diinisiasi oleh Lazismu. Namun, untuk menyukseskan program ini melibatkan majelis dan lembaga terkait yang ada di lingkungan Muhammadiyah. "Kita melibatkan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR), Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK), dan juga majelis kader. Target sasaran yang kita gandeng cabang ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah," terangnya.

Andi Triyanto juga menyebutkan bahwa program ini diharapkan mampu menghidupkan ruh gerakan di tingkat ranting Muhammadiyah sehingga manfaat Muhammadiyah secara nyata dapat dirasakan. "Ada dua puluh paket sembako yang kita bagikan kepada warga Nambangan dilingkungan masjid Taufiqul Huda. Semoga tetap bermanfaat bagi penerima manfaat," ungkapnya.

Sementara itu, Aliya Endah Saputri selaku Staf Divisi Program Lazismu Kota Magelang mengungkapkan, kolaborasi dua kegiatan ini dapat menjadi pusat ukhuwah. Ia pun berharap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan rutin. "Dengan adanya kolaborasi dua program ini kami berharap bisa menjadi pusat ukhuwah. Jika kita sadari bahwa apa yang kita miliki hanyalah titipan Allah semata, maka hidup saling berbagi dan peduli sesama dalam Islam semakin kuat. Semoga program kajian dan jumat berkah yang dikemas dalam satu rangkaian acara ini bisa berjalan rutin setiap bulan sekali di tempat yang berbeda agar masjid-masjid di Kota Magelang juga bisa menjadi tempat pusat ukhuwah," ujarnya.

Acara diawali dengan sholat maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan oleh Ustadz Djam'an. Dalam kesempatan ini juga diserahkan dua puluh paket sembako yang terdiri dari beras, gula pasir, teh, mie, dan minyak goreng. Paket sembako ini diberikan untuk warga dhuafa, fakir miskin, dan warga sekitar yang menggantungkan pekerjaan tetapi belum bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya untuk sehari-hari. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Lazismu Kota Magelang terhadap mereka yang membutuhkan bantuan dalam ekonominya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Rayung Putri]

SELENGKAPNYA
27 September 2022

PEDULI ANAK YATIM PIATU TERDAMPAK PANDEMI COVID-19, LAZISMU BERIKAN BANTUAN

KOTA YOGYAKARTA -- Pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir ini menyebabkan lebih dari seribu anak menjadi yatim. Data anak yatim yang sudah menjalani pengkajian dan validasi oleh Balai Kesejahteraan Sosial Anak (BKSA) bersama dengan aktivis dan pimpinan tingkat Cabang dan Rating Muhammadiyah sampai saat ini tercatat sebanyak 1.223 anak. Oleh karena itu, Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta melalui BKSA bekerja sama dengan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta memberikan bantuan dalam program bertajuk "Peduli Anak Yatim Dampak Covid-19".

Penanggung jawab Program BKSA, Ilham Lukmanul Hakim mengatakan bahwa penyaluran bantuan yang diberikan tersebut untuk memenuhi kebutuhan mendesak anak-anak yatim piatu yang terdampak Covid-19 di wilayah DI Yogyakarta. "Telah terlaksana pentasyarufan bantuan tahap pertama, periode Agustus-September 2022 untuk pemenuhan kebutuhan mendesak kepada 26 anak yatim piatu terdampak Covid-19 di DI Yogyakarta," ungkapnya.

Terkait jumlah penerima manfaat, Ilham menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut mengingat jumlah anak yatim piatu yang terdampak Covid-19 di wilayah DI Yogyakarta cukup besar. "Jumlah tersebut masih sangat kecil dibandingkan 1.223 anak yatim piatu terdampak Covid-19 lainnya yang terdata oleh MPS PWM DI Yogyakarta. Oleh sebab itu program ini akan terus berlanjut dan terus terbuka bagi masyarakat yang hendak membantu," tegasnya.

Sementara itu, Manager Regional Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Marzuki menerangkan, program kerjasama MPS dan Lazismu sudah berjalan sangat baik. Menurutnya, Lazismu harus bermitra dengan majelis, lembaga, dan ortom (MLO) dalam melaksanakan penyaluran program. Ia pun mencontohkan program lain yang ada di Lazismu. "Program peduli anak yatim adalah salah satu dari beberapa program yang bermitra dengan MPS, lainnya seperti Muhammadiyah Senior Care (MSC), Indonesia Mobil Clinic (IMC), Peduli Difabel, dan Rumah Singgah Pasien," ujarnya.

Bantuan yang diberikan berdasarkan hasil pengkajian kebutuhan berupa tas dan peralatan sekolah, sepatu sekolah, beasiswa SPP sekolah, serta kebutuhan bayi. Kegiatan penyaluran bekerja sama dengan relawan di setiap kecamatan sehingga bantuan dapat tersebar ke lima kabupaten dan sebelas kecamatan di DI Yogyakarta. Sebelumnya, MPS dan Lazismu juga telah menyalurkan bantuan berupa paket sembako saat melakukan pengkajian dan validasi data anak yatim.

BKSA adalah sebuah lembaga yang berada dalam naungan MPS PWM DI Yogyakarta. Lembaga ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan kesejahteraan sosial anak di DI Yogyakarta melalui pengkajian keadaan anak. BKSA kemudian memberikan bantuan berupa santunan kebutuhan pokok ataupun kebutuhan mendesak lainnya serta mengusahakan pelayanan pengasuhan.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
27 September 2022

1,7 TON BERAS DARI LAZISMU UNTUK PARA GURU DI BANTUL

KABUPATEN BANTUL -- 170 guru honorer non-sertifikasi se-Cabang Bantul menjadi penerima manfaat bantuan program Peduli Guru Tahap ke-2 tahun 2022. Program ini merupakan bentuk kerja sama Kantor Layanan (KL) Lazismu Bantul Kota dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bantul. Dalam penyaluran bantuan kali ini, KL Lazismu Bantul Kota mendistribusikan 1,7 ton beras, 340 kaleng rendang siap santap, dan 170 liter minyak goreng.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin-Rabu (29-31/08) ini merupakan program rutin yang dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Sebelumnya, program Peduli Guru dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Rencananya program ini akan kembali dilaksanakan pada akhir tahun 2022 ini. Dalam penyaluran ini, Lazismu didampingi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk menyampaikan bingkisan secara langsung ke sekolah-sekolah. Total ada delapan TK, tiga SD dan satu MTs Muhammadiyah. Selain menyalurkan bantuan program Peduli Guru, kegiatan ini sekaligus untuk menjalin silaturahim antara Pimpinan Muhammadiyah maupun Aisyiyah dengan para guru di wilayah Cabang Bantul.

Sa'id selaku Kepala KL Lazismu Bantul Kota menyampaikan, program yang dilaksanakan oleh pihaknya ini merupakan bentuk apresiasi pada para pejuang pendidikan agar dapat menambah semangat dalam mengajar. "Program ini merupakan program rutin yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pejuang pendidikan. Semoga dengan program ini bisa menambah semangat ibu bapak guru dalam mengajar putra-putri kita semua," terangnya.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bantul, Barmawi menambahkan, pihaknya juga bersyukur dan menyambut baik kegiatan yang digagas oleh Lazismu ini. "Atas nama PCM Bantul saya bersyukur dan bangga kepada KL Lazismu Bantul Kota atas kinerjanya dalam mengumpulkan ZIS dan mentasyarufkannya dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat bagi umat dan persyarikatan. Salah satunya melalui program Peduli Guru. Bagi PCM ini suatu program yang baik, di mana sekelas Pimpinan Cabang bisa membantu meningkatkan kesejahteraan guru, pejuang pendidikan yang selalu siap menyiapkan SDM yang sangat dibutuhkan bagi kemajuan umat dan bangsa," ungkapnya.

Puji Hastuti, salah satu Kepala TK ABA yang menerima bantuan turut menyampaikan ucapan terima kasih. "Alhamdulillah saya mewakili guru dan karyawan TK ABA mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bantul yang telah memberikan bantuan Peduli Guru ini melalui Lazismu Bantul Kota. Semoga dengan program ini bisa menambah semangat ibu bapak guru dan tak lupa kami juga berdoa semoga seluruh kebaikan donatur Lazismu dibalas oleh Allah SWT," ujarnya.

Sementara itu Amirotun selaku Pimpinan Cabang Aisyiyah Bantul menyebut bahwa program ini berjalan tiga kali dalam setahun. Ia juga memberikan apresiasi terhadap program ini dan mengucapkan terima kasih kepada para donatur Lazismu. Menurutnya, program ini dapat memberikan motivasi kepada para guru untuk kemajuan di bidang pendidikan.

"Kami bersyukur dan mengapresiasi terhadap program Peduli Guru yang kembali dilaksanakan. Alhamdulillah tahun ini mengalami peningkatan bisa empat bulan sekali bersilaturrahim ke AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) di Cabang Bantul untuk menyampaikan amanah donatur. InsyaAllah barokah dan memotivasi para guru sehingga bisa turut memajukan Muhammadiyah di bidang Pendidikan. Terima kasih kepada para donatur, semoga sehat selalu, dimudahkan segala urusan, dan Allah selalu ridho perjuangan kita. Aamiin," pungkasnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Sa'id Supriyadi]

SELENGKAPNYA
22 September 2022

BUMIKAN AL-QUR'AN DI KOTA PEKANBARU, LAZISMU WISUDA SANTRIWATI TAHFIDZ PUTRI

KOTA PEKANBARU -- Bertempat di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Jalan Tuanku Tambusai, Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Lazismu Kota Pekanbaru menggelar acara Wisuda Santriwati Pondok Tahfidz Qur'an Putri. Wisuda Pondok Tahfidz yang merupakan binaan Lazismu Kota Pekanbaru ini dihadiri oleh H. Ayat Cahyadi selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Ayat Cahyadi mengucapkan selamat atas capaian yang telah diperoleh Pondok Tahfidz Quran Lazismu Kota Pekanbaru. Ia juga berharap agar para santriwati yang telah diwisuda terus bersemangat dalam mendakwahkan Al-Qur'an. "Tahniah berkah atas capaian yang sudah dicapai oleh Pondok Tahfidz Qur'an Lazismu Pekanbaru, selamat dan terus tingkatkan. Kepada orang tua dan santriwati terus semangat di dalam mendakwahkan Al Qur'an," ujarnya.

Pada kesempatan yang berlangsung Selasa (30/08) ini juga Ayat Cahyadi juga memberikan nasihat kepada para orang tua santriwati agar tidak mengkahwatirkan masa depan anak-anaknya yang telah berpegang teguh kepada Al-Qur'an. "Jadi kepada orang tua jangan khawatir ketika anak-anak kita ini berpegang teguh kepada Al-Qur'an, mengajarkan Al-Qur'an, mendakwahkan Al-Qur'an, pasti Allah akan memuliakan. Bacalah Al-Qur'an maka nanti Tuhanmu yang akan memuliakanmu," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Pekanbaru, Ibrar mengatakan, dari sepuluh santriwati yang diwisuda terdapat empat santriwati yang telah hafidz Al-Qur'an 30 Juz. "Pada hari ini InsyaAllah akan dilaksanakan wisuda terhadap sepuluh orang santriwati kita. Dari sepuluh yang kita wisudakan alhamdulillah ada empat orang yang hafal 30 Juz," ungkapnya.

Ibrar juga mengucapkan terima kasih kepada muzakki yang telah mendukung program tersebut serta kepada para wali santri yang telah memercayakan Lazismu Kota Pekanbaru untuk memberikan pendidikan Al-Qur'an kepada anak-anaknya di Pondok Tafidz Qur'an Lazismu Kota Pekanbaru. "Kami berterima kasih kepada muzakki dan kepada wali santriwati yang memercayakan Pondok Tahfidz Qur'an Lazismu Pekanbaru sebagai tempat pendidikan anak-anak. Kami juga berharap Pondok Tahfidz Qur'an ini sebagai sebuah wadah untuk membumikan Al-Qur'an," tutupnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

SELENGKAPNYA
22 September 2022

LAZISMU KABUPATEN PEKALONGAN RAIH PENGHARGAAN PENGHIMPUNAN QURBAN RENDANGMU

KABUPATEN PEKALONGAN -- Lazismu Kabupaten Pekalongan mendapatkan penghargaan peringkat ketiga Lazismu tingkat wilayah Jawa Tengah dalam kategori penghimpunan dana qurban yang diolah menjadi rendang kemasan siap saji atau yang disebut juga Qurban RendangMu. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, H. Musman Thalib kepada Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, H. Riyanto pada Pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III Lazismu se-Jawa Tengah Tahun 2022. Acara ini berlangsung pada Sabtu (03/09) di Hotel Dafam Cilacap.

Riyanto menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas keberhasilan Lazismu Kabupaten Pekalongan meraih penghargaan tersebut. "Alhamdulillah, berkat dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Kantor Layanan, Amal Usaha Muhammadiyah, warga Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, dan para mudhohi yang telah memercayakan qurbannya kepada Lazismu," ujarnya.

Berdasarkan catatan dari Lazismu Wilayah Jawa Tengah, penghimpunan dana qurban tahun 2022 untuk program Qurban RendangMu di Lazismu Kabupaten Pekalongan mencapai Rp. 321.850.000,-. Jumlah ini sudah melebihi penghimpunan tahun 2021 yang hanya mencapai 283 juta rupiah. Adapun pencapaian penghimpunan dana qurban untuk program RendangMu tertinggi se-Jawa Tengah berturut-turut diraih oleh Lazismu Kabupaten Sragen yang mencapai Rp. 686.963.500,- dan Lazismu Kabupaten Banyumas yang mencapai Rp. 404.860.000,-.

Rakorwil III Lazismu se-Jawa Tengah sendiri merupakan agenda triwulan yang bertujuan untuk melakukan akselerasi gerakan filantropi Muhammadiyah se-Jawa Tengah. Dalam rakorwil, kinerja Lazismu se-Jawa Tengah pada quartal kedua tahun 2022 dievaluasi. Kemudian dilakukan perbaikan sistem dan pola kerja yang terukur sesuai dengan target, kebijakan, serta menyinergikan program aksi triwulan III Lazismu Jawa Tengah tahun 2022.

Qurban RendangMu merupakan inovasi Lazismu dalam pengolahan daging qurban menjadi paket kemasan rendang dengan tujuan sebagai cadangan ketahanan pangan yang bergizi tinggi untuk korban bencana, asupan gizi panti asuhan, masyarakat di kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), masyarakat di kawasan miskin perkotaan, serta untuk komunitas-komunitas lainnya yang membutuhkan. Manfaat Qurban RendangMu akan bertahan lebih lama dengan kemasan yang higienis, diolah di pabrik pengolahan yang modern, dan di awasi oleh ahlinya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Fakhrudin]

SELENGKAPNYA
22 September 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross