

Sosialisasi dan koordinasi ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Hulu Sungai Utara pun gencar dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Utara yang juga memiliki sepuluh Kantor Layanan (KL) Lazismu, yaitu sembilan KL Lazismu tingkat PCM dan 1 KL Lazismu berada di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Nurul Amin Alabio. Tercatat Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadwalkan lima kali kunjungan dengan beberapa PCM yang berdekatan pelaksanaannya dan digabung di satu tempat, mulai dari Jumat (11/02) hingga berakhir pada Ahad (20/02) dengan waktu pelaksanaan siang hingga sore hari.
Khairin Fuadi, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa dengan adanya Lazismu di tingkat cabang, warga pun diharapkan dapat mendukung penuh keberadaanya. "Mari sama-sama mendukung dakwah Muhammadiyah melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah, karena KL Lazismu sudah berada di masing-masing cabang," ujarnya.
Khairin pun dalam setiap sosialisasi menegaskan pentingnya pendataan muzakki dan mustahik. Menurutnya, data mustahik sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan berbagai program Lazismu. Data mustahik ini pun berhubungan dengan data muzakki sebagai pintu masuknya penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Lazismu.
"Yang tak kalah penting bagi para amil Lazismu ataupun tokoh Muhammadiyah di cabang-cabang untuk turut membantu dalam pendataan muzakki dan mustahik. Hal ini penting, sebab dari data tersebut nantinya akan sangat membantu kita dalam menjalankan program, misalnya pendataan mustahik atau bagi warga-warga yang memerlukan bantuan tentunya akan menjadikan keberadaan Lazismu bisa dirasakan oleh warga jika kita dapat membantu mereka. Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya perlu para muzakki yang mempercayakan ZIS mereka ke Lazismu," tegasnya.
Akhmad Sholihin, Staf Fundraising dan Kerjasama Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Utara menerangkan bahwa pada saat pelaksanaan kegiatan sosialisasi, peserta cukup antusias mengikutinya. "Melalui sosialisasi ini kami melihat langsung bagaimana antusias para peserta dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan," ujarnya.
Sholihin juga membuka kesempatan bagi perwakilan PCM maupun KL Lazismu agar terus berkomunikasi dengan baik. "Kami terus membuka kesempatan di luar kegiatan sosialisasi jika para pimpinan, warga, maupun amil Lazismu di KL Lazismu menjalin komunikasi, baik itu mendatangi langsung ke kantor kami maupun menghubungi para pengurus Lazismu. Hal tersebut agar dapat membawa kebaikan terhadap dakwah Muhammadiyah melalui Lazismu yang merupakan satu-satunya lembaga penghimpun ZIS di Persyarikatan Muhammadiyah," tutupnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Melihat keadaan Lydia, Lazismu Kota Pekanbaru bergerak untuk membantu melunasi hutang tersebut. Pada Selasa (22/02), tim Lazismu Pekanbaru mendatangi kediaman Lydia di Jalan Taman Karya, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru untuk menyalurkan bantuan. Dana Program Sosial ini pun diserahkan agar dapat membantu membebaskan Lydia dari jerat hutang.
Kedatangan tim Lazismu Kota Pekanbaru disambut baik oleh Lydia. Ia sangat bersyukur karena telah dibantu dalam pelunasan hutang. Lydia juga berharap agar orang-orang yang bernasib serupa dengannya akan mendapatkan bantuan juga. "Alhamdulillah kami sangat bersyukur karena dibantu sama Lazismu untuk membayar hutangnya. Ya semoga ke depannya yang lain bisa dibantu juga," harapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Pekanbaru, Dede Firmansyah menjelaskan, Lazismu Kota Pekanbaru melalui Program Sosial akan terus berupaya membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia pun menegaskan, dana yang disalurkan dari para muzakki akan tepat sasaran, mustahik yang menjadi penerima manfaat pun akan melalui proses seleksi.
"Ya tentu kami dari Lazismu Pekanbaru melalui Program Sosial akan terus memaksimalkan dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun untuk membantu mustahik-mustahik yang kami seleksi layak sebagai mustahik untuk menerima bantuan sosial tersebut. Insya Allah kami tidak salah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang sudah muzakki percayakan kepada kami," terang Dede.
Dede pun mengajak masyarakat yang sudah wajib menunaikan ibadah zakat untuk segera menunaikannya. "Tentu dengan banyaknya masyarakat yang berzakat tentu semakin banyak pula mustahik-mustahik yang terbantu. Jika pun belum termasuk kategori wajib zakat ya masih bisa dengan cara infak dan sedekah dan tentunya ya ke Lazismu Pekanbaru," ajaknya.
Sudah hampir satu tahun Lydia berhutang sebesar lima juta rupiah namun ia baru bisa membayar setengahnya. Karena waktu pelunasan sudah lama jatuh tempo, ia akhirnya memohon bantuan kepada Lazismu Kota Pekanbaru untuk membayarkan hutangnya. Lydia harus menghidupi tiga orang anaknya, yang pertama laki-laki di Pondok Pesantren Daerah Kampar Kiri, yang kedua laki-laki duduk di bangku TK, sementara yang terakhir perempuan masih belum sekolah.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Seperti halnya yang dilakukan oleh Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu bersama Kantor Layanan (KL) Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu pada Selasa (22/02) lalu. Kegiatan vaksinasi dosis kedua untuk anak-anak pun digelar oleh Tim Vaksinasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu, didukung oleh KL Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu di SD Negeri Mulyorejo 2 Cepu.
60 siswa dari SD Negeri Mulyorejo 2 Cepu menjadi penerima manfaat program vaksinasi ini. Harapannya adalah dapat membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di seluruh Indonesia, khususnya dengan sasaran anak usia di bawah 12 tahun yang duduk di bangku Sekolah Dasar di Cepu, Kabupaten Blora ini. Anak-anak tersebut terlihat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat dengan adanya gerai KL Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu yang membagikan susu UHT.
Asyarotun Kamilah selaku Kepala KL Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu menuturkan, adanya kolaborasi antara Lazismu dengan pihak Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu ini dapat mewujudkan layanan kesehatan prima bagi umat. "Kolaborasi yang sinergis antara Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu dan KL Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu ini menjadi sebuah kesatuan utuh yang saling berkaitan, sehingga fokus kami dalam hal memberikan layanan kesehatan prima bagi umat bisa terwujud dengan baik," ujarnya.
Melalui kegiatan bakti sosial sebagai bentuk dukungan dalam vaksinasi ini, KL Lazismu PKU Muhammadiyah Cepu membagikan susu UHT bagi anak-anak peserta vaksinasi. Harapannya, anak-anak semakin bersemangat untuk divaksin tanpa takut dan menangis histeris saat disuntik jarum vaksin. Asyarotun kemudian menambahkan, "Selain itu juga merupakan upaya strategis untuk memudahkan tim medis bekerja dan alhamdulilah kegiatan berjalan dengan lancar dan selesai lebih cepat dari rencana."
Sementara itu, perwakilan dari Tim Vaksinasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu, Siti Insiyah menuturkan, dengan adanya kegiatan vaksinasi yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi bagi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu. "Kegiatan vaksinasi ini rutin diselenggarakan, dengan harapan dapat menjadi sarana promosi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu dalam memberikan layanan kesehatan prima bagi masyarakat Cepu Blora dan sekitarnya," tuturnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

Jumat (18/02) Ketua Lazismu Kota Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi menyalurkan bantuan Pemberdayaan UMKM secara langsung dengan mendatangi kediaman dua orang penerima manfaat. Ismalijah dan Dewi Safitri kali ini menjadi penerima manfaat program tersebut. Keduanya menerima bantuan uang tunai untuk menambah modal guna memperkuat usaha yang sedang ditekuni.
Ismalijah merupakan salah satu pekerja keras dan berjuang dalam dakwah. Ia berjualan mie pangsit di sebuah gubuk sederhana untuk dapat menopang ekonomi keluarga. Selain itu, ia juga menbuka sebuah sarana dakwah di rumahnya, yaitu kelas membaca bagi anak-anak yang memperdalam Sirah Nabawiyah.
Sementara itu, Dewi Safitri merupakan penerima manfaat dengan berjualan bakso yang sebelumnya berjualan di Pajak Inpres. Beberapa waktu lalu tempat berjualannya dilalap api sehingga akhirnya ia harus tinggal dan meneruskan usaha di lokasi baru milik karib kerabat di Desa Tumpok Teungoh.
Farhan Zuhri Baihaqi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan senilai 500 ribu hingga satu juta rupiah. Ia pun menjelaskan, pihaknya sudah lama mendukung kegiatan UMKM, dengan harapan dapat mandiri. Dukungan yang diberikan juga tak hanya terbatas dana, namun juga pengetahuan dalam berwirausaha.
"Lazismu Lhokseumawe sudah fokus pada pembinaan UMKM semenjak 2019. Kita coba dukung penerima manfaat uuntuk bisa berdikari. Jadi dukungan yang kita berikan tidak saja berbentuk uang tunai maupun barang, bahkan kita mendukung pengetahuan agar tangguh dalam berwirausaha," terang Farhan.
Farhan kemudian mengajak untuk turut serta menjadi bagian dalam gerakan kemandirian umat. Menurutnya, bertambahnya donatur akan seiring dengan bertambahnya nilai manfaat yang dapat diberikan. "Mari kita ikut andil dalam gerakan kemandirian umat. Semoga dengan bertambahnya muhsini atau muzakki semakin bertambah juga pemanfaatan bagi mereka yang membutuhkan," ajaknya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Farhan Zuhri Baihaqi]

Program Save Our School yang dijalankan ini merupakan bagian dari Pilar Pendidikan Lazismu, berupa bantuan pengecatan pagar dan pembuatan tempat sampah di kompleks perguruan yang di dalamnya terdapat tiga amal usaha Muhammadiyah, yaitu Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah, Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah, serta mushola. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Salsabila selaku Staf Administrasi dan Keuangan KL Lazismu PCM Mandiangin kepada Hasyim, Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) di Mandiangin dan disaksikan beberapa pihak seperti perwakilan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Mandiangin.
Ketua Majelis Dikdasmen PCM Mandiangin, Aspuani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Lazismu. "Kami ucapkan terima kasih atas bantuannya. Tentu bantuan tersebut sangat berarti untuk menunjang kebersihan dan kerapian. Apalagi nanti dilakukan pula pengecatan, tentu akan memperindah perguruan Muhammadiyah," ujarnya.
Aspuani melanjutkan, ia menyabut baik sinergi yang dilakukan antar majelis dan lembaga lingkungan Muhammadiyah Mandiangin. "Sinergi antar majelis dan lembaga maupun amal usaha di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah di Mandiangin sangat baik, saya kira itu semua untuk kemajuan bersama," sambutnya.
Senada dengan itu Salsabila, Staf Administrasi dan Keuangan KL Lazismu PCM Mandiangin menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini atas pengajuan yang telah diserahkan oleh FGM dan Dikdasmen. "Kami berusaha membantu semaksimal mungkin sesuai anggaran yang diajukan. Alhamdulillah dapat dipenuhi dengan penyerahan bantuan kali ini," terangnya.
Terakhir Salsabila menerangkan, bantuan untuk amal usaha yang dilakukan oleh pihaknya ini bukanlah yang pertama kali. "Sebelumnya kami juga ada program sejenis ini di TK ABA Al Munawarah, ada pula program rutin Jumat Berkah yang menyediakan makanan ringan setelah salat Jumat di Masjid Mujahidin," tutupnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan pada Selasa (15/02) menyerahkan makanan siap saji kepada Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Masjid Mujahidin, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Makanan siap saji ini sedianya akan disalurkan oleh MDMC Kabupaten Hulu Sungai Tengah jika bencana terjadi, mengingat di daerah tersebut akhir-akhir ini sering dilanda banjir.
Penyerahan bantuan yang dilaksanakan selesai salat subuh tersebut secara simbolis diserahkan oleh Abdullah Sani, Manajer Regional Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan kepada Muhammad Supianor, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Serah terima ini disaksikan oleh jajaran PDM hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang turut hadir serta para jamaah masjid.
Abdullah Sani menyampaikan, bantuan ini diserahkan guna mendukung berbagai program kebencanaan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terlebih lagi mengingat kabupaten ini pernah terdampak banjir yang cukup parah. "Kita ingat bersama beberapa tahun ke belakang bencana banjir cukup parah terjadi di Hulu Sungai Tengah. Adanya makanan siap saji ini tentunya bisa menunjang untuk program tanggap darurat jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujarnya.
Sani kemudian menjelaskan, makanan siap saji berupa KornetMu dan RendangMu tersebut merupakan titipan dari Lazismu Wilayah Jawa Timur. "Dalam hal ini kami di Lazismu Kalimantan Selatan hanya menyalurkan apa yang telah diamanahkan oleh kawan-kawan kita Lazismu Jawa Timur berupa KornetMu dan RendangMu ini," jelasnya.
Senada dengan Sani, Muhammad Supianor selaku Ketua PDM Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. "Kami PDM Hulu Sungai Tengah mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Jawa Timur yang menyerahkan makanan siap saji berupa KornetMu, RendangMu melalui Lazismu Kalimantan Selatan untuk bantuan kebencanaan di tempat kami," ucapnya.
Muhammadiyah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui MDMC dengan didukung oleh Lazismu telah banyak melalukan aksi-aksi kemanusiaan, di antaranya penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana dan membangun serta memperbaiki fasilitas publik yang rusak akibat bencana. Pembangunan dan perbaikan yang dilakukan seperti pembangunan hunian tetap di beberapa desa yang berada di Pegunungan Meratus yang terdampak longsor pada awal tahun 2021 lalu serta perbaikan jembatan yang juga berada di lokasi tersebut.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

