Hilman Latief: Filantropi dan Literasi Keuangan Syariah Harus Berdampak Nyata

Ditulis oleh
Author
Ditulis pada
16 Januari 2026
Kategori :

JAKARTA – Momen menggembirakan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lazismu menggelar Kick Off Program Ramadhan dengan tema “Zakat Majukan Kesejahteraan Bangsa” pada Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian program Lazismu selama Ramadhan yang fokus pada penguatan peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat melalui zakat dan literasi keuangan syariah.

Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, dalam acara tersebut, menyampaikan pandangannya mengenai esensi Ramadhan bagi Lazismu.

Ia menilai maraknya kegiatan kajian keagamaan selama Ramadhan merupakan peluang strategis untuk membangun dan memperkuat literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.

Menurut Hilman, literasi keuangan syariah tidak hanya sebatas pemahaman zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen non-perbankan, tetapi juga perlu diperluas pada sektor perbankan dan asuransi syariah.

Kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan syariah yang komprehensif dinilai penting, karena tanpa literasi yang kuat, pertumbuhan industri keuangan syariah akan sulit berkembang secara optimal.

Lebih lanjut, Hilman menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam berbagai program kebajikan.

Ia menilai, makna berbagi di bulan suci tidak semata-mata diukur dari besaran materi, melainkan juga dari kontribusi kemampuan dan potensi yang dimiliki setiap individu.

Dalam konteks itu, Hilman mendorong Lazismu di seluruh wilayah Indonesia untuk mengembangkan pendekatan filantropi berbasis kewirausahaan.

Ia mencontohkan praktik baik yang telah berjalan melalui Pasar Ramadhan Kauman dan Pasar Ramadhan Jogokariyan, yang terbukti mampu membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui aktivitas usaha produktif.

Selain itu, Hilman juga menyoroti tingginya kepedulian publik terhadap isu-isu kemanusiaan, khususnya bencana di wilayah Sumatera. Memasuki Ramadhan, antusiasme masyarakat untuk berdonasi diperkirakan meningkat, sehingga Lazismu perlu memperkuat tata kelola dan akuntabilitas keuangan.

Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) PP Muhammadiyah agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, efektif, dan efisien.

Melalui berbagai langkah tersebut, Hilman berharap program-program Lazismu selama Ramadhan 1447 Hijriah dapat menghadirkan keberkahan, kemaslahatan, serta kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/ Soleh]

Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross