

Bantuan yang diberikan tersebut berupa paket sembako untuk bekal selama melaksanakan isolasi mandiri.
Direktur RSM Babat dr Erni Saptowati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Lazismu Babat dan MCCC Babat yang telah membantu karyawan RSM Babat. Ia menyebut ada beberapa karyawan RSM Babat yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Menurut keterangannya, RSM Babat sudah membentuk tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang selalu berkeliling untuk mengingatkan kepatuhan masyarakat tentang prokes.
“Tim ini mengidentifikasi dan menurunkan risiko infeksi yang didapat dan ditularkan di antara pasien maupun pengunjung. Tetapi tetap saja ada karyawan kami yang terpapar,” jelasnya.
Di sisi lain Direktur RSUM Babat dr Farah Nurdiana menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Lazismu bersama dengan MCCC PCM Babat.
“Mudah-mudahan apa yang telah diberikan mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah SWT. Dan semoga para relawan Lazismu dan MCCC selalu diberikan kesehatan sehingga bisa terus menebar manfaat untuk umat,” ungkapnya.
Pasien terpapar covid-19 meningkat di Babat dan sekitarnya. Hal tersebut mengakibatkan sebagian karyawan di dua rumah sakit milik Muhammadiyah terkena dampaknya.
“31 karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Babat Kabupaten Lamongan Lamongan dan 15 karyawan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah (RSUM) Babat terpapar Covid 19,” ujarnya.
Karyawan kedua RS milik Muhammadiyah Babat itu ada yang sudah melakukan isolasi mandiri (isoman) dengan hasil negatif. Ada juga yang masih melakukan isolasi mandiri karena hasil tes PCR masih positif.
“Mendengar adanya 31 karyawan RSM dan 15 karyawan RSUM melakukan isoman maka Lazismu bersama dengan Muhammmadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PCM Babat segera melakukan koordinasi. Tujuannya untuk segera memberikan bantuan selama isoman. Mengingat yang melakukan isolasi mandiri bukan karyawan saja tetapi seluruh anggota keluarganya,” ungkapnya.
“Selain memberikan paket sembako kepada karyawan dua RS tersebut, bantuan sembako juga diberikan kepada karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang lain dan juga warga Muhammadiyah di Cabang Babat,” tambahnya.
(M Faried Achiyani/Sugiran)

Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Bukal, Buol. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kamarudin Syamsi, Divisi Administrasi dan Keuangan Lazismu Buol; Ismail, Divisi Pendistribusian; dan Sarton, Divisi Pendayagunaan.
Penanaman dilakukan sejak satu bulan yang lalu. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat menanam jagung, tomat, dan sayur-sayuran lain sekaligus pupuknya. Agar masyarakat bisa bertahan di tengah pandemi covid-19.
"Lazismu membantu bibit dan pupuk untuk ditanam di lahan seluas lebih dari 1,5 hektar. Bibit tersebut ditanam dan dirawat oleh petani. Tapi Lazismu tetap mendampingi. Setiap pekan kami kunjungi dan lihat perkembangannya," ujar Kamarudin.
Ia menyebut pihaknya sering mengunjungi dan melakukan pengamatan perkembangan sayur-sayuran. Kebetulan, lokasi Kantor Lazismu Buol tidak terlalu jauh dari lokasi penanaman tersebut.
Kamarudin menegaskah bahwa meskipun tujuan Lazismu hanya membantu, tapi ia juga berharap bahwa penerima manfaat bisa semakin mandiri. Sehingga penerima manfaat yang sebelumnya berstatus mustahik (penerima zakat) bisa berubah menjadi muzakki (orang yang berzakat).
Lazismu Buol, imbuhnya, selain melaksanakan Program Ketahanan Pangan juga melaksanakan program pendistribusian school kit bagi siswa-siswi yang akan masuk sekolah. Ia menyebut ada wacana tatap muka, namun hal tersebut kembali diundur karena ada PPKM.
Reporter : Yusuf

Setiap bulan, Lazismu Bima secara rutin menyalurkan 100 hingga 200 paket sembako ke berbagai daerah di Bima. Penyaluran bulanan tersebut sudah dimulai sejak Oktober 2020. Paket sembako terdiri dari 5 kg beras, minyak goreng, gula, telur, biskuit, hingga peralatan kebersihan seperti sabun cuci dan sabun mandi. Nominal paket tersebut kurang lebih 100 ribu rupiah.
Daerah-daerah penyaluran relatif jauh dari Kantor Lazismu Bima yang terletak di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Melayu, Jl. Wolter Monginsidi, Lingk. Melayu, Kelurahan Melayu, Kecamatan Rasanae Barat, Bima. Lokasi penyaluran bisa menempuh perjalanan darat lebih dari 1 jam.
"Kecamatan Lambu ini dari kantor kami ke arah timur kurang lebih 56 km. Jadi lebih dari 1 jam perjalananannya. Ada juga Kecamatan Soromandi yang ditempuh dengan jalur laut karena kalau jalur darat bisa mencapai 2 jam," ujar Agus Farhan, Ketua Lazismu Bima.
Paket tersebut dibagikan ke lansia, anak yatim, serta orang-orang lain yang membutuhkan. Menurut keterangan Agus Farhan, Lazismu Bima juga membuka diri bagi masyarakat yang kehabisan stok bahan pokok dan tidak bisa makan, bisa menghubungi Lazismu Bima agar diberikan bantuan bahan pokok secara gratis.
"Termasuk bagi mahasiswa atau siswa yang kost di sekitar Bima, kalau tidak bisa makan, datang ke kantor kami. Kami prioritaskan yang berasal jauh, karna dia jauh dari keluarga. Kalau benar-benar membutuhkan, kita bantu," ujarnya, Senin (5/7).
Ia berharap penyaluran tersebut bisa terus rutin setiap bulan, minimal 100 paket sembako. Kendati demikian, rata-rata penyaluran setiap bulan mencapai 200 paket.
Reporter : Yusuf

Badrul Sholeh, pengurus Sekolah Tahfidz Matematika sangat berterimakasih kepada Lazismu Pekanbaru serta berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat.
"Jazakallah Khoir untuk Lazismu Pekanbaru. Mudah-mudahan bermanfaat penuh keberkahan dan dari Al Qur'an ini muncul orang-orang yang bisa mengamalkan Al-Qur'an," harapnya.
Ia juga berharap semakin banyak muzzaki-muzzaki Lazismu Pekanbaru yang peduli terhadap para penghafal Alquran.
Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru sangat bersyukur karena semakin banyak masyarakat yang mempercayakan Lazismu Pekanbaru sebagai wadah untuk menyalurkan zakat infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Alhamdulillah banyak orang-orang yang mempercayakan Lazismu Pekanbaru menjadi jalan kebaikan. Semoga banyak lagi muzzaki menunaikan zakat infak dan sedekah melalui Lazismu Pekanbaru sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu," jelasnya.
Ia juga berharap tidak hanya donasi Alqur'an yang diterima dari muzzaki tetapi zakat infak dan sedekah lainnya juga ditunaikan di Lazismu Pekanbaru.
(YUSUF)

Anggota Badan Pengawas Lazismu Kota Langsa, Raja Bangsawan, MA, menyerahkan secara langsung bantuan renovasi dan pembangunan TK ABA Bayeun senilai 3 juta rupiah. Bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari donatur Lazismu Kota Langsa.
Bantuan dari Lazismu ini diterima langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Aceh Timur Dra Nursa’adah di kantor Lazismu Kota Langsa.
“Semoga bantun ini dapat meringankan biaya renovasi TK ABA Bayeun menjadi sekolah rujukan pendidikan usia dini di wilayahnya. Melalui bantuan ini para donatur dan muzaki Lazismu diterima amal ibadahnya sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir nanti,” doa ustadz Raja Bangsawan.
Sekolah Dasar Muhammadiyah 2 Kota Langsa Aceh yang berlokasi di Jalan T. Nyak Arif No, 07 Kompleks Perguruan Sekolah Muhammadiyah Kota Langsa tersebut sebelumnya menjalankan program sedekah Jum’at setiap pekannya. Hasil sedekah itulah yang digunakan untuk membantu sekolah lain.
Bendahara Sekolah Dasar Muhammadiyah 2 Kota Langsa Andina berharap agar bantuan tersebut bermanfaat bagi sekolah, serta mendatangkan pahala bagi para siswa, keluarga besar Sekolah Dasar Muhammadiyah, serta Lazismu Kota Langsa.
Penyerahan bantuan itu diterima langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiah Aceh Timur Dra. Nursa’adah. Saat menerima bantuan dari SD Muhammadiah 2 ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Lazismu Kota Langsa dan SD Muhammadiyah 2 Kota Langsa.
"Terima kasih sudah membantu proses pembangunan TK ABA Bayeun, semoga menjadi amal jariyah donatur," ujarnya.

Bantuan yang diberikan kepada petugas penjaga di ruang isolasi pasien covid-19 tersebut berupa paket madu dan vitamin. Hal ini bertujuan agar penjaga di ruang isolasi tetap bisa bekerja dengan maksimal. Bantuan juga diberikan dalam rangka memberikan dukungan dan perhatian kepada masyarakat dan petugas kesehatan yang berjibaku menjalankan tugas merawat pasien Covid-19.
“Pemberian tersebut merupakan bagian dari perntasyarufan program tanggap bencana Covid-19,” ungkap Ketua Lazimu Blora Faried Budiman.
Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat menjadi penambah semangat seluruh tenaga kesehatan yang bertugas. Sebab mereka adalah garda terdepan dalam memerangi Covid-19. Sehingga kesehatan dan kondisi yang prima harus selalu dijaga. “Semoga seluruh tenaga kesehatan diberikan kesehatan selalu,” harapnya.
Bukan hanya itu saja, dalam program tanggap bencana Covid-19, Lazismu Blora juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, khususnya kepada warga muhammadiyah serta warga masyarakat di sekitar Blora.
Reporter : Yusuf

