

Aldrimen, Kepala Cabang Bank Mega Syariah menjelaskan Program Bank Mega Syariah Berbagi merupakan program nasional yang menghimpun dana zakat para karyawan untuk memberikan sembako yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu.
"Dengan tema Bank Mega Syariah Berbagi dimana dari laba ini kita mengeluarkan zakatnya, zakat ini kemudian kita distribusikan kepada masyarakat dan ini berlaku di seluruh Indonesia," jelasnya.
Ia juga berharap kerjasama dengan Lazismu Pekanbaru tidak hanya berlaku hari ini saja tetapi akan terus berlanjut di kemudian hari.
Sementara itu Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pekanbaru bersyukur telah menerima zakat dari Bank Mega Syariah dalam bentuk sembako.
"Alhamdulillah kita menerima zakat dari Bank Mega Syariah dalam bentuk sembako kepada lembaga yang terpercaya, Alhamdulillah di Pekanbaru mereka mempercayakan LAZISMU Pekanbaru," jelasnya.
Ia berharap semakin banyak yang berdonasi di LAZISMU Pekanbaru sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu.

Bantuan beras tersebut akan diserahkan kepada masyarakat miskin, dhuafa, dan terdampak covid-19 di sekitar Jabodetabek.
Falhan Nian Akbar, Manager Program Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut bahwa dalam menyalurkan bantuan beras tersebut, Lazismu Pusat akan melibatkan Lazismu Daerah dan Wilayah di sekitar Jabodetabek.
"Yang sudah mendistribusikan ada Lazismu Kota Bekasi, Lazismu Kab Bogor, Lazismu Depok, Lazismu Jakarta Barat, Lazismu Jakarta Timur, Lazismu Tangerang Selatan, KL Lazismu Matraman, KL Lazismu Tebet, KL Lazismu Sukmajaya, dan KL Lazismu Cileungsi," ujar Falhan.
Sementara itu, Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah berharap agar ada sinergi jangka panjang antara BAZNAS RI dengan Lazismu.
"Saya harap ada sinergi antara BAZNAS RI dengan Lazismu terkait program-progam pemberdayaan masyarakat," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Menurutnya, Lazismu telah memiliki beberapa program pemberdayaan seperti Ecoprint, bantuan modal UMKM untuk penjual takjil,
Di Depok, beras yang dibagikan sejumlah 100 pack, dibagikan pada Rabu (12/5). Penerima manfaat dari beras yang dibagikan di Depok, menurut keterangan Inawati, Manajer Lazismu Depok adalah guru-guru TK, TPA, PAUD, dan MIM; lansia; dan dhuafa.
Reporter : Yusuf

"Dalam kondisi pandemi saat ini, warga persyarikatan harus peka terhadap masyarakat di sekitarnya, apalagi di bulan penuh berkah ini menjadi ladang amal ibadah bagi muslimin," kata Direktur LazisMu PP Muhammadiyah Sabeth Abilawa saat memberikan kado Ramadhan secara simbolis di gedung Dakwah PDM, 12 Mei 2021.
Dalam kesempatan tahun ini, Lazismu Tangsel mendistribusikan sebanyak 300 paket kado Ramadhan dengan diiringi pemberian zakat fitrah. Program kado Ramadhan menyasar kepada yatim piatu, dhuafa, lansia dan penggali atau perawat pemakaman.
"Alhamdulillah, Lazismu tangsel mendapatkan kepercayaan dari para donatur untuk mendistribusikan paket kado ramadhan kepada masyarakat tangsel salah satunya kepada mereka profesi penggali dan perawat kubur," ujar Ketua Lazismu Tangsel, H. Eko Purwanto.
Selain yatim piatu dan dhuafa, Eko menambahkan kado Ramadhan kali ini juga diberikan kepada si penggali kubur atau kuncen makam. Menurutnya, mereka dalam kondisi pandemi saat ini, jasa serta tenaga diperlukan untuk memakamkam jenazah pasien covid-19. Selain itu, mereka inilah yang setia merawat lokasi pemakaman sehingga kondisinya tetap bersih dan terjaga.
"Dari mereka kita juga mendapatkan pelajaran, bahwa sekecil apapun itu pekerjaan bisa menjadi mulia dan bernilai ibadah sekaligus mengingatkan kita kepada tahapan kematian," ujar Eko yang juga dosen komunikasi di FISIP UMJ.
Kado Ramadhan Lazismu disambut positif oleh para penggali kubur karena suasana ini jarang mereka dapatkan dalam momen idul fitri atau hari raya lebaran sebelumnya.
"Tahun kemarin nggak ada, paling juga infaq dari pengunjung makam aja. Terima kasih Lazismu atas kado Ramadhannya, semoga semakin berkah buat para donatur dan amilnya," ungkap, kharis, salah satu penggali makam.

Kegiatan peresmian yang berlangsung secara sederhana ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tanah Laut, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tanah Laut, PCM Kintap, Organisasi Otonom (Ortom) tingkat Daerah hingga Cabang serta warga dan jamaah yang ada di sekitar masjid.
Peresmian KL ditandai dengan pengguntingan pita kantor oleh Prof. Dr. H. Sarbaini, M.Pd. selaku Pejabat Sementara (PJS) Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan disaksikan oleh tamu undangan yang berhadir. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.
Ketua PCM Kintap, Ngabadi, S.Pd. dalam sambutannya menghimbau warga untuk mendukung kegiatan Muhammadiyah, salah satunya dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui KL Lazismu PCM Kintap.
"Dengan adanya KL Lazismu di Kintap ini saya menghimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah agar ikut mendukung dengan menyalurkan ZIS yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan organisasi berupa program di bidang sosial dan lain-lain," ajaknya.
Senada dengan itu, Eka Noviar Ramadhani selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Tanah Laut juga menyampaikan bahwa keberadaan Lazismu adalah untuk kepentingan umat.
"Keberadaaan Lazismu baik itu di tingkat Daerah maupun di Kantor Layanan tidak lain untuk kepentingan umat," imbuhnya.
Terakhir, Sarbaini dalam arahannya menerangkan fungsi dan wewenang KL.
"Yang perlu diingat, Kantor Layanan Lazismu mempunyai tanggung jawab kepada Lazismu yang membentuk seperti KL Lazismu PCM Kintap yang dibentuk oleh Lazismu Kabupaten Tanah Laut. Maka dari itu harus ada sinergi antara kedua belah pihak. KL berfungsi sebagai penghimpun dana ZISKA yang nantinya mempunyai wewenang mengusulkan penyaluran dana ZISKA kepada Lazismu yang membentuk," terangnya.
Sarbaini juga mengajak agar bersama-sama menjadikan Lazismu sebagai sarana untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Masih dalam rangkaian kegiatan peresmian tersebut turut digelar pula penyerahan bantuan berupa School Kit kepada anak-anak penerima manfaat di Cabang Muhammadiyah Kintap. Perlu diketahui pula bahwa KL Lazismu PCM Kintap ini merupakan Kantor Layanan pertama yang dibentuk oleh Lazismu Kabupaten Tanah Laut.
Lazismu Kabupaten Tanah Laut terus berupaya dalam menghimpun dana ZISKA untuk dikelola menjadi program yang terbaru, yaitu bersama-sama MDMC menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir yang menimpa banyak warga dengan bentuk yang beragam seperti bantuan pembangunan hunian sementera (huntara), paket sembako, dan lain-lain.
(MDN/Yusuf)

Dr. Ahmad Hamidi, Manajer Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu menerangkan bahwa dilaksanakannya kegiatan ini guna menyemarakkan bulan suci Ramadhan.
"Kami menginisiasi kegiatan seperti ini untuk menyemarakkan syiar Islam dan syiar Ramadhan dengan bentuk berbagi takjil di sekitar jalan raya dengan pelaksana dibantu oleh Organisasi Otonom Muhammadiyah di Kabupaten Tanah Bumbu seperti Tapak Suci, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” terangnya.
Hamidi berharap dengan adanya kegiatan ini para penerima manfaat dapat terbantu saat berbuka puasa. "Semoga dengan diterimanya takjil ini masyarakat yang menerima bisa terbantu, minimal untuk menikmati berbuka puasa," harapnya.
Senada dengan itu penanggung jawab pelaksana di lapangan, Rusandy Rifany menerangkan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan bukan hanya sekali ini saja tetapi dilakukan beberapa kali.
"Kegiatan hari ini baru awalnya saja, kami menjadwalkan beberapa hari ke depan juga akan dilaksanakan kembali hingga 26 ramadhan nanti," imbuhnya.
Rusandi Rifani yang juga merupakan Ketua Umum Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Tanah Bumbu merincikan bahwa untuk kali ini jumlah takjil yang dibagikan sejumlah 50 paket guna menyasar warga yang melintas di titik pembagian takjil.
"Untuk kali ini kami telah membagikan 50 paket takjil kepada warga yang melintas di lokasi pembagian menjelang berbuka puasa," imbuhnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan syiar Muhammadiyah di Kabupaten Tanah bumbu. Selain itu, semangat berbagi juga dapat ditanamkan kepada para generasi muda Muhammadiyah. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan berbagai ortom dalam kegiatan tersebut dan juga sebagai proses kaderisasi Muhammadiyah.
Sebar Takjil sendiri merupakan aksi kepedulian yang dilakukan dengan memberikan takjil kepada mereka yang tidak dapat berbuka puasa karena masih dalam perjalanan menuju tempat tinggalnya. Program ini merupakan rangkaian program Ramadhan yang diturunkan oleh Lazismu Pusat dalam rangka menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan. (MDN)

Paket sembako disalurkan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kepada korban tindak pelanggaran HAM yang menjadi binaan LPSK.
Paket sembako disalurkan secara langsung oleh Direktur Utama Lazismu M Sabeth Abilawa, dan diterima secara langsung oleh pihak LPSK.
Sebagaimana diketahui, Program Kado Ramadhan memiliki beberapa kegiatan, antara lain sebar takjil, santunan yatim, santunan lansia, santunan mualaf, bhakti guru, lebaran mengabdi, paket sembako, dai mengabdi, penyaluran zakat, dan penyaluran fidyah.
Penerima manfaat Kado Ramadhan beraneka ragam, mulai dari fakir miskin, anak yatim, panti asuhan, guru honorer, tenaga medis, narapidana di lapas, hingga tukang gali kubur dan korban pelanggaran HAM.
Lazismu di bulan Ramadhan 1442 H ini memiliki tiga program utama, yaitu Kado Ramadhan, Back to Masjid, dan Pemberdayaan Ekonomi.
“Kado Ramadhan memiliki beberapa kegiatan turunan. Di antaranya Sebar Takjil, Santunan Yatim, Santunan Lansia, Santunan Muallaf, Bakti Guru, Lebaran Mengabdi, Da'i Mengabdi, Paket Sembako, serta penyaluran zakat fitrah dan fidyah,” ujar Edi Muktiyono, Direktur Fundraising Lazismu Pusat.
Berbagai program tersebut bertujuan untuk memberikan semangat kepada para penerima manfaat agar tetap optimistis dalam menatap masa depan. Kegiatan di atas juga diharapkan bisa memberikan rasa optimisme dalam menyambut Bulan Ramadhan.
Reporter: Yusuf

