

Paket sembako Kado Ramadhan tersebut disalurkan ke penggali makam di Desa Babakan Setu, Tangerang Selatan.
Menurut keterangan Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sabeth Abilawa, jumlah komunitas penggali makam sebanyak 10 orang. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh 4 petugas penggali makam.
Ia menyebut bahwa penggali makam penting untuk dibantu mengingat kelompok ini tidak banyak yang memperhatikan. Lebih-lebih di masa pandemi, di mana angka kematian melonjak cukup tinggi.
"Di satu tahun terakhir ini, jumlah warga yang meninggal melonjak tajam akibat pandemi Covid-19. Hal ini juga membuat area pemakaman milik desa tersebut saat ini jadi penuh," ujar Sabeth.
Rencananya, pihaknya akan menyerahkan 100 paket sembako Kado Ramadhan ke penggali makan di Jabodetabek. Penyerahan di Tangerang Selatan tersebut adalah yang pertama dibagikan.
"Nanti kita akan bagikan kado lebaran ke 100 penggali makam, karena jarang ada yang peduli. Apalagi dalam pandemi covid ini secara intensitas pekerjaan mereka meningkat. Profesi ini jarang mendapatkan perhatian. Dimana orang-orang mulai rajin bersedekah, tapi ada satu lapisan yang terlupakan," imbuhnya kepada lazismu.org.
Kado Ramadhan memiliki beberapa kegiatan turunan, antara lain Sebar Takjil, Santunan Yatim, Santunan Lansia, Santunan Muallaf, Bakti Guru, Lebaran Mengabdi, Da'i Mengabdi, Paket Sembako, serta penyaluran zakat fitrah dan fidyah.
Selain Lazismu Pusat, geliat untuk membagikan takjid juga muncul di berbagai daerah di Indonesia melalui Lazismu setempat masing-masing. Antara lain di Bantul, Pekanbaru, Banyumas, Tangerang, Pulang Pisau, NTT, Pasuruan, Aceh Barat, dan beberapa tempat yang lain.
Reporter: Yusuf

Hadir pada kesempatan tersebut salah satu Eksekutif Lazismu Sukoharjo, Mushlih. Ia mengungkapkan bahwa Kantor Layanan Lazismu Bendosari merupakan salah satu dari 27 KL yang ter SK di Kabupaten Sukoharjo, yang pergerakannya cukup aktif dalam mengelola ZIS.
"Sudah sering kami berkomunikasi dengan KL Lazismu Bendosari untuk memaksimalkan pengelolaan ZIS Kecamatan Bendosari. Dan alhamdulillah pada hari ini oleh pengurus KL mulai digarap serius pasca Rakerda bulan lalu," terangnya.
Pada saat diselenggarakan Rakeda Lazismu Kabupaten Sukoharjo bulan lalu, KL Lazismu Bendosari optimis bisa menghimpun dana ZIS 30 juta dalam satu tahun. Meskipun tidak muda lagi, para pengurus KL tetap mengupayakan apa yang sudah menjadi kewajibannya sebagai bagian dari Lazismu.
Ketua KL Lazismu Bendosari, Slamet mengutarakan bahwa ia bersama pengurus sudah memiliki rencana cukup lama untuk mengembangkan Lazismu dalam mengelola ZIS di wilayah tersebut. Maka melalui momen Ramadhan ini ia mengawali langkah dengan melakukan launching Kantor Layanannya sebagai keseriusan dalam menghimpun dana ZIS dari masyarakat.
"Alhamdulillah sampai akhir bulan April sudah masuk dana ZIS dan kami kelola kurang lebih 19 juta. Untuk mencapai target yang sudah kami sampaikan saat Rakerda maka kami akan memulai strategi yang sudah kami susun," terang Slamet.
Muslih menyebut bahwa Lazismu Sukoharjo dalam satu tahun belum mencapai 1 M, dan ia menargetkan agar bisa mencapai 1 M. Oleh karena itu diperlukan optimalisasi Kantor Layanan Lazismu yang sudah terbentuk agar bisa terintegrasi dengan Lazismu tingkat Kabupaten.
Dalam acara tersebut hadir pula Ketua PDM Sukoharjo Wiwaha Aji Santosa yang meresmikan Kantor Layanan Lazismu Bendosari. Dalam sambutannya ia berharap KL Lazismu Bendosari bisa menjadi wadah bagi masyarakat yang akan menyalurkan zakat infak serta sedekahnya dan menjadi lembaga yang dipercaya dalam mengelola ZIS.
"Salah satu hasil Muktamar Muhammadiyah ialah adanya trisula Muhammadiyah. Yaitu Lazismu, MPM, dan LPB MDMC yang dapat kita lihat sampai saat ini ketiga lembaga tersebut semakin meningkat pergerakannya dalam melayani masyarakat," tegasnya.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh PCM Bendosari, PCA Bendosari, dan PRM se Kecamatan Bendosari. Acara diakhiri dengan buka bersama dan dilanjutkan shalat berjamaah.

Pada hari Senin, (10/5), Kantor Daerah Lazismu yang melakukan penyaluran antara lain Kantor Daerah Lazismu Kab Pekalongan, Kantor Daerah Lazismu Brebes, dan Kantor Daerah Lazismu Jepara.
Selasa, (11/5) giliran Lazismu Kota Pekalongan yang menyalurkan bantuan tersebut di 8 titik. Sedangkan Lazismu Sukoharjo menyalurkan bantuan masker dan paket sembako Kemenhub pada Rabu (12/5) di Pasar Ir. Soekarno, Sukoharjo. Kantor Daerah Lazismu Pati menyalurkan ada hari Senin, (31/5) di Terminal Pasar Puri, Pangkalan Ojek Sukolilo, dan Alun-Alun Tayu.
Sebelumnya, Kantor Daerah Lazismu Wonosobo sudah melakukan pembagian masker dan paket sembako di Terminal Mendolo, pada Jumat (7/5).
Di Jawa Barat, Kantor Wilayah Lazismu Jawa Barat turut menyalurkan bantuan di tiga titik, yaitu Terminal Cicaheum, Terminal Leuwi Panjang, dan Stasiun Bandung. Selain itu, Kantor Daerah yang turut menyalurkan antara lain Kantor Daerah Lazismu Cirebon, Kantor Daerah Lazismu Banjar, dan Kantor Daerah Lazismu Kota Tasikmalaya.
Lazismu bersama Lazisnu dipercaya oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) dan Kompas TV untuk membagikan 2 juta masker dan 10 ribu paket sembako kepada insan transportasi.
Secara keseluruhan, penyaluran bantuan tersebar di area perhubungan, seperti terminal, stasiun, pelabuhan dan bandar di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Penerima bantuan makser dan paket sembako ini yang merupakan pekerja transportasi mulai dari sopir taksi, ojol hingga petugas langsir kereta api. Sebelumnya, secara simbolis, bantuan telah diserahkan oleh Kemenhub RI di Stasiun Gambir pada bulan April lalu.
Donasi 2 juta masker ini merupakan hasil kegiatan lelang buku "Membangun Angkutan Merajut Bangsa" yang berhasil mengumpulkan sebanyak Rp 5 miliar yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan bersama Kompas TV yang telah berlangsung beberapa waktu lalu.
Reporter: Yusuf


Pada Senin (26/04) KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin menggelar program Bakti Guru di beberapa sekolah yang ada di sekitar Kantor Layanan tersebut. Miftah Farih, Kepala KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin menerangkan bahwa program tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin.
"Pelaksanaan program Kado Ramadhan berupa Bakti Guru ini kami laksanakan secara rutin sebagai penghargaan kepada guru yang mengabdikan diri di Persyarikatan Muhammadiyah," terangnya.
Kado Ramadhan dalam program Bakti Guru ini berupa paket sembako yang diberikan kepada guru-guru TK ABA, MIM, dan TPA. Selain itu, pihak KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin juga menyalurkan bantuan ini kepada takmir/marbot, imam masjid, serta jamaah fakir miskin di sekitar Masjid Al Ummah.
"Sesuai namanya yaitu Bakti Guru, kami memberikan tali asih berupa paket sembako yang kami siapkan sejumlah 100 paket dengan rincian guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal 39 Al Ummah sebanyak 18 paket, guru MIM (Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah) Kertak Hanyar Cabang 11 Banjarmasin 10 paket, TPA (Taman Pendidikan Al Qur'an Al Ummah 8 paket. Selain itu karena berlebih kami juga memberikan kepada takmir/marbot dan imam Al Ummah untuk sisanya, kemudian jamaah fakir miskin sekeliling masjid," jelasnya.
Farih menambahkan untuk program penyaluran paket sembako sejenis ini sebenarnya juga rutin dilakukan di luar bulan Ramadhan dengan penerima manfaat para fakir miskin yang telah didata. Jumlah yang disalurkan pun mencapai ratusan paket setiap bulan.
Sementara itu Rini, Kepala TPA Al Ummah menyampaikan rasa terima kasih kepada KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin.
"Kami dari ustadz dan ustadzah TPA Al Ummah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Lazismu Al Ummah berupa tali asih dalam program Bakti Guru ini," ungkapnya.
Adapun untuk harga satu paket yang diberikan senilai 170.000 rupiah dan diserahkan secara langsung ke tiap lokasi penerima manfaat. KL Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus menggelorakan zakat sebagai pengentas kemiskinan, terutama di Kota Banjarmasin.
(MDN/Yusuf)

Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru menjelaskan tujuan program Bahagia Berbagi Kado Lebaran Lansia dan Dhuafa adalah untuk memberikan kebahagian di saat Hari Raya Idul Fitri.
"Ya tentu ini bertujuan untuk meringankan beban mereka apa lagi dengan kondisi seperti sekarang semua serba susah. Nah tentu dengan adanya ini mereka berkurang bebannya dan mereka bisa senang dan bahagia," jelasnya
Ia juga mengucapkan berterimakasih kepada seluruh donatur Lazismu Pekanbaru yang telah memberikan kepercayaannya kepada Lazismu Pekanbaru untuk mengelolah dana zakat, infak dan sedekah.
"Kami insya Allah tetap komitmen menyalurkan dana zakat infak dan sedekah kepada yang berhak yaitu 8 asnaf penerima dana zakat, sesuai dengan surat At Taubah ayat 60," tutupnya.
Sementara itu Rahmah selaku Ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Pulau Karomah mengucapkan terimakasih muzzaki yang telah memberikan bantuan kepada masyarakatnya.
"Saya mewakili masyarakat disini mengucapkan terimakasih kepada muzzaki dan Lazismu Pekanbaru yang telah menyalurkan bantuan kepada kami, terutama saat pendemi ini banyak masyarakat kami yang sangat membutuhkan terbantu," jelasnya.

