

Launching KL dengan nama resmi Kantor Layanan Lazismu (KLL) Khusus Komunitas Virtual PWMU DOT CO tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan KLL dan pengangkatan pengurus.
Launching dilakukan bersamaan dengan kegiatan Rakorsus dan Upgrading Lazismu Jawa Timur.
Ketua Lazismu Jawa Timur Drh Zainul Muslimin mengatakan bahwa KL tersebut merupakan KLL Virtual pertama yang dimiliki Lazismu se Indonesia.
”PWMU.CO punya pembaca yang luas di mana-mana. Ini akan menjadi fundraising yang bisa menghimpun dana secara langsung dalam dunia maya,” kata Zainul.
Menurutnya, keuntungan KLL Virtual adalah menghemat biaya operasional kantor. Gerak fundraising mencari donatur di media sosial dapat menembus batas kota dan negara. Kepercayaan menjadi modal untuk menarik donatur bersedia menyalurkan infak dan zakatnya melalui virtual.
”Menurut saya PWMU.CO sudah menjadi media yang dipercaya pembacanya,” ujarnya.
Zainul berharap dengan hadirnya KLL Virtual PWMU.CO ini menambah kekuatan fundraising dan mengenalkan program-program Lazismu seperti daging kurban yang dikemas menjadi Rendangmu.
Bagian Fundraising KLL Virtual PWMU.CO, Mohammad Nurfatoni, menambahkan, program pertama fundraising yang diluncurkan adalah pengadaan ambulans untuk Palestina.
“Program ini bergerak di hari-hari terakhir penggalangan dana yang dikoordinasi Lazismu. Kami luncurkan sekaligus untuk mengukur kekuatan fundraising secara virtual,” katanya.
Menurut keterangannya, pembentukan KLL Virtual ini hasil diskusi tim PWMU.CO dengan Lazismu Jatim, Jumat 21 Mei 2021 lalu.
Di sisi lain, PWMU.CO secara tidak langsung sudah menjalankan fungsi fundraising ketika memberitakan suatu program atau peristiwa human interest yang disertai penggalangan dana.
”Misalnya, saat ada berita orang sakit atau musibah lainnya menggerakkan pembaca menggalang dana untuk membantu. Biasanya kontributor yang menulis berita itu ditunjuk sebagai koordinator dan menyerahkan bantuan yang terkumpul,” cerita Fatoni.
Setelah disahkan menjadi KLL Virtual, sambung dia, kali ini PWMU.CO bisa membuat program fundraising terencana berdasarkan laporan para kontributor. Lalu menghimpun dana lewat rekening yang disediakan Lazismu.
”Tapi penyaluran dananya atau pentasarufan harus mengikuti manajemen Lazismu yaitu mengajukan proposal dulu agar dananya bisa keluar. Ini prosedur keuangannya supaya bisa dipertanggungjawabkan,” tutur Fatoni yang juga Pemred PWMU.CO.
Dengan berdirinya KLL Virtual ini, kata dia, kontributor bisa mengusulkan program fundraising di daerahnya untuk dikerjakan bersama-sama membantu orang yang membutuhkan. ”Dengan kekuatan 400 kontributor bergerak bersama, saya yakin KLL ini bisa berkembang seperti lembaga fundraising virtual lainnya yang sudah bergerak lebih dulu dan sukses menghadirkan manfaat yang besar bagi dhuafa,” tandasnya.
Dalam SK susunan personalia pengurus KLL Virtual PWMU.CO terdiri dari Sugeng Purwanto sebagai Kepala Kantor, Mohammad Nurfatoni di bagian Fundraising, dan Anifatul Asfiyah di Bagian Administrasi dan Keuangan.
Reporter : Yusuf

Klub Sehat Mucis adalah komunitas yang terdiri dari Klinik Pratama STIKes Muhammadiyah Ciamis, MPKU PDM Ciamis, MKes PDA Ciamis, PDPM Ciamis, dan Lazismu Ciamis.
Ketua Lazismu Ciamis Dr. Ridwan Rahman Saleh menyebut bahwa kegiatan Peduli Kesehatan Lazismu terdiri dari senam sehat, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan umum dan ibu hamil/menyusui, dan khitan yatim/dhuafa gratis.
Ia menyebut bahwa pihaknya turut memberikan bingkisan kue dan uang tunai kepada peserta khitan gratis. Adapun tenaga medis, obat-obatan, serta bahan habis pakai ditanggung sepenuhnya oleh Klinik Pratama STIKes Muhammadiyah Ciamis.
Menurut keterangan Ridwan, kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan sejak 2 tahun yang lalu, setiap hari Jumat pagi. Ke depan, pihaknya akan memperbanyak kampanye tentang khitan yatim/dhuafa.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 orang. "Minggu-minggu seterusnya insyaAllah lebih banyak pesertanya," ujarnya.
"Antusiasme peserta sangat bagus. Mereka sangat berterima kasih sudah bisa dibantu untuk anaknya dikhitan. Insya Alloh responnya akan semakin banyak dan luas," imbuhnya.
Reporter : Yusuf

"Terima kasih untuk para donatur yang telah mempercayakan Lazismu, InsyaAllah bantuan yang diberikan akan bermanfaat," tulis akun Twitter resmi @Lazismu.
Lazismu melaporkan bahwa donasi Palestina yang dikumpulkan telah mencapai angka 32 miliar rupiah. Angka tersebut telah melebihi target awal, yaitu 30 miliar rupiah.
Sepanjang agresi militer Israel terhadap Palestina pada tahun 2021 ini, Lazismu telah menyalurkan beberapa bantuan ke Palestina. Antara lain obat-obatan, makanan pokok, hingga mobil ambulans.
Sebelum itu, Lazismu sudah banyak membantu Palestina dengan biaya pendidikan mahasiswa di Gaza, pendirian Sekolah Lazismu Indonesia di kamp pengungsian Lebanon, dan lain-lain.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk terus mendukung menangnya kemanusiaan dan keadilan terhadap penindasan.
Ia menyebut bahwa pihaknya juga akan melakukan pengadaan 3 mobil ambulans medis di Gaza bersama Muhammadiyah Aid. Sementara, satu mobil sudah disalurkan di Gaza.
"Pertikaian harus dihentikan. Karena korban jiwa semakin banyak, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan," tegasnya.
Aktivis kesehatan Palestina di Gaza yang terdiri dari dokter dan tenaga medis mengucapkan terima kasih kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan Lazismu yang telah menyalurkan bantuan dari rakyat Indonesia.
Pihaknya menyebut bahwa korba-korban di Palestina telah menerima bantuan obat-obatan dan makanan dari Lazismu. Bantuan tersebut telah disalurkan di Rumah Sakit Shifa Hospital dan Jabalia Medical Center.
"Dari lubuk hati yang paling dalam kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini bisa membantu pengobatan para korban yang ada di Palestina," ujar seorang relawan lokal dalam sebuah video yang dikirim ke Lazismu, dengan Bahasa setempat sambil membawa tanda serah terima yang bertuliskan "BANTUAN RAKYAT INDONESIA UNTUK PALESTINA".
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyebut bahwa bantuan yang digalang tersebut merupakan manifestasi dari pembelaan terhadap pentingnya sebuah bangsa untuk hidup bebas di tanah airnya sendiri.
“Pembelaan Muhammadiyah terhadap Palestina memiliki nafas yang sama dengan perjuangan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang pernah dijajah begitu lama, dan mengalami penderitaan yang begitu panjang. Dan Muhammadiyah turut mengapresiasi Langkah pemerintah RI yang telah bertindak tegas terhadap zionis Israel,” tegas Haedar.
Haedar juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada lapisan masyarakat yang telah memiliki jiwa semangat dan komitmen yang tinggi untuk dana kemanusiaan Palestina dan kemanusiaan lainnya yang selama ini selalu menjadi bagian panggilan Al-maun yang menjadi ideologi dan teologi gerakan Muhammadiyah untuk kemanusiaan semesta.

Pada hari Kamis (3/6), Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan rilis resmi perolehan donasi nasional dengan angka Rp. 30.767.641.176,-
Sebelumnya, Direktur Fundraising Lazismu Pusat Edi Muktiyono menyebut bahwa pihaknya memiliki target 30 miliar rupiah untuk disalurkan ke Palestina.
"Bantuan buat Palestina harus mencapai 30 M lebih. Maka kita harus terus on fire dalam melakukan fundraising," ujar Edi melalui keterangan tertulis.
Bantuan untuk Palestina tersebut bukan yang pertama disalurkan oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Koordinator Program Muhammadiyah Aid, Wachid Ridwan menjelaskan, pihaknya telah mengirim bantuan ke Palestina sejak puluhan tahun lalu. Bantuan tersebut terus mengalir ke sana hingga saat ini.
Dia menjelaskan, Persyarikatan Muhammadiyah melalui Program Muhammadiyah Aid yang didalamnya terdapat unsur Lazismu, MDMC, dan elemen Muhammadiyah lain secara masif menyalurkan bantuan kepada Palestina dimulai sejak 2017. Bantuan tersebut berupa beasiswa SPP bagi puluhan mahasiswa S1, S2 dan S3 yang kuliah di Universitas Islam Gaza.
"Lalu Muhammadiyah Aid juga memberi bantuan untuk pengobatan dan pembelian kaki palsu bagi mahasiswa dan masyarakat Palestina yang terkena serangan peluru tajam tentara Israel saat Great March setiap hari Jumat," ungkapnya.
Tak hanya itu, Muhammadiyah Aid juga telah memberikan bantuan paket lebaran dan Ramadhan tahun lalu di Gaza dan Yerusalem, termasuk juga bantuan kurban.
Lazismu juga telah menyerahkan bantuan berupa pendirian Sekolah Lazismu Indonesia di Kamp Pengungsian warga Palestina, Beirut, Lebanon. Sekolah ini diresmikan pada November 2020 silam.
Reporter : Yusuf

Rakorwil tersebut diikuti oleh Badan Pengurus dan Badan Eksekutif Lazismu Daerah se Jawa Tengah, KL Lazismu Jawa Tengah, dan Kantor Wilayah Lazismu Jawa Tengah.
Rakorwil tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Lazismu Daerah di caturwulan pertama, beserta melakukan pembahasan intens terkait RendangMu, baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti Palestina dan Yaman.
Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah Ikhwanusshofa menyampaikan bahwa setelah ada pengarahan dari Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. Tafsir, Rakorwil dilanjutkan dengan laporan Indikator Kerja Utama (IKU) dan Indikator Aksi Layanan (IKAL) dari Lazismu Daerah.
"Nanti malam kita bahas fiqh kurban yang khas Lazismu. Baru besok pagi kita bahas strategi dan target per daerah kemudian akumulasinya di Wilayah," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Ia menyebut bahwa seluruh peserta Rakorwil diwajibkan untuk melakukan Rapid Test Antigen. Hanya peserta yang dinyatakan negatif yang berhak mengikuti Rakorwil. Panitia penyelenggara juga menyediakan Kangen Water dan Probiotik agar selama kegiatan peserta tetap dalam kondisi fit.
Lazismu Jawa Tengah, dalam Rakorwil ini menargetkan perolehan dana kurban RendangMu baik di dalam maupun di luar negeri dapat mencapai 4 miliar rupiah.
"Mohon doa dan restu atas penyelenggaraan Rakorwil Lazismu se Jawa Tengah. Semoga menghasilkan keputusan yang lebih progresif dan manfaat kesemestaan, serta senantiasa mendapatkan keridhaan Allah," ujar Wahidin Hasan, Direktur Fundraising Lazismu Jawa Tengah melalui pesan tertulis.
Reporter : Yusuf

Lazismu membagikan nasi kotak dan air minum tersebut di lima titik, antara lain Surabaya Barat, Surabaya Pusat, Surabaya Utara, Surabaya Timur, dan Surabaya Selatan. Masing-masing titik paling tidak ada 50 box sehingga totalnya lebih dari 250 box.
Ketua Lazismu Kota Surabaya Ustadz Sunarko menyebut bahwa nasi kotak tersebut dibagika ke dhuafa seperti pemulung, tukang becak, yatim, petugas makam, petugas kebersihan, dan driver ojol.
"Harga per box itu Rp. 15.000,- Tapi karna ada bantuan dari mualaf, dhuafa, dan pelaku UMKM yang kita bina, kita bisa dapat Rp. 10.000,- per kotak nasi," ujarnya.
Ia menyebut bahwa kegiatan Jumat Barokah tersebut telah rutin dilakukan oleh Lazismu Surabaya sejak tahun 2012.
"Sudah kita lakukan sejak tahun 2012. Tidak di masjid, namun langsung ke penerima manfaat. Karena kalau di masjid jamaahnya campur antara yang mampu dan kurang mampu," imbuh Ustadz Sunarko.

