

Sulawesi Tengah – LAZISMU. Lazismu dan Alfamidi menyalurkan donasi kepada konsumen peduli dhuafa yang bertempat di Alfamidi
Tolai Parigi, Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten
Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Kamis, (16/5/2019).
Perwakilan
Alfamidi, Didik mengungkapkan, kalau penyaluran ini dengan berbagai tahap.
Tahap pertama, donasi sembako disalurkan sejumlah 100 paket. Kedua, akan disalurkan
kembali 100 paket sembako.
“Donasi yang
disalurkan berupa sebako
sejumlah 100 paket, untuk tahap pertama dan pada tahap kedua akan menyalurkan
100 paket sembako lagi. Rencananya bertempat
di Kota Palu,” katanya
melalui pesan media daring yang diterima Lazismu, (20/5).
Lanjut, beliau berharap sinergi program dalam
membantu para dhuafa ini terus berlanjut, sehingga akan semakin
banyak manfaatnya
dari adanya kegiatan tersebut.
Badan Pengurus Lazismu
PWM Sulteng, Rudianto, menyampaikan
terimakasih kepada pihak team management Alfamidi yang telah membantu Lazismu dalam rangka pengumpulan dan
penyaluran donasi dari konsumen yang berbelanja melalui Alfamidi.
Dalam kesempatan
ini, turut hadir Guasmin, perwakilan dari Lazismu yang membidangi Keuangan, menyatakan bahwa dalam hal akuntabilitas dan
penyaluran bantuan mulai dari sejak pasca
gempa tsunami
dan liquifaksi,
Lazismu berperan aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan sinergi program dengan
melalui
MDMC yang mendirikan posko di
Unismuh Palu.
Saat ini Lazismu yang telah memiliki kantor beralamat di Jl.Hangtuah 114 Kota Palu. Tepatnya berada di lingkungan Fakultas Ekonomi siap melayani penyaluran Zakat, Infaq, Shadaqah dan Donasi Kemanusiaan. Call Center di 082337839161, siap melayani para donatur atau muzakki untuk menyalurkan donasinya. (bp)

Jakarta – LAZISMU.
Kawasan pemukiman padat di bilangan Papanggo yang bersebelahan di Jalan Raya RE.
Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara kedatangan kelompok anak-anak muda yang
dibawa oleh Francisca Ratri, yakni komunitas Main Ke Museum.
Kehadiran
komunitas Main Ke Museum tidak sendiri di lokasi padat penduduk itu yang
berdekatan dengan taman BMW. Franciska bersama kawan-kawannya dari Karawang dan
Semarang berkolaborasi dengan Lazismu menyemarakkan program Ramadhan
Mencerahkan bersama anak-anak Rumah Belajar Kebon Bayam.
Anak-anak
itu menyambut di Rumah Belajar Kebon Bayam yang diasuh Bapak Paul. Aula
sederhana milik warga RT 10 RW 08, menjadi tempat kami semua berkumpul untuk
belajar sambil bermain hingga jelang buka puasa bersama-sama.
Kaka
Feri memandu anak-anak untuk berkreasi menggunakan Clay yang terbuat dari
tepung Maezena membentuk karakter sesuai yang diinginkan, seperti bentuk cabai,
pisang, dan bentuk lainnya.
Selepas
bermain karakter bentuk dengan Clay, Kakak Cahyo menambah suasana semakin
gembira. Puluhan angklung menemani anak-anak Rumah Belajar Kebon Bayam untuk
belajar bermain nada. Kakak Cahyo dengan sabar dan gembira membawakan lagu
bersama dengan angklung diikuti lantunan anak-anak bernyanyi lagu Tayo dan lagu
anak-anak.
Pengasuh
Rumah Belajar Kebon Bayam, Bapak Paul turut bahagia. Anak-anak asuhnya yang
mayoritas dari kalangan keluarga duafa terhibur hingga jelang buka puasa. “Saya
selaku pengasuh mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan komunitas Main Ke
Museum atas bantuannya memberikan doorprize, paket Al-Qur’an dan kaos serta
takjil untuk buka puasa bersama.
Franciska dari Komunitas Main Ke Museum mengatakan, ini sudah tahun yang ketiga komunitas kami melaksanakan acara seperti ini. “Kali ini bersama Lazismu untuk kolaborasi memberikan yang terbaik untuk anak-anak yang terpinggirkan di Jakarta,” katanya.
Kami
bersama kawan-kawan sangat bahagia. “Melihat adik-adik Rumah Belajar Kebon
Bayam bergembira semua menikmati ramadhan,” pungkasnya.
Hal
senada dikatakan Nazhori Author selaku PR Manager Lazismu, pihaknya sangat
berterima kasih dengan Komunitas Main Ke Museum. Lazismu ingin Ramadhan kali
ini mencerahkan bagi siapa saja. “Mencerahkan untuk mereka-mereka yang terlibat
untuk berbagi terhadap sesama,” tuturnya.
Lokasi
ini tepat sasaran untuk para penerima manfaat program Ramadhan Lazismu. Meski
berada di Utara Jakarta, kata Author, kondisinya begitu memperihatinkan. Apalagi
dekat dari lintasan kereta api, dengan kondisi rumah yang padat dan saling
berdekatan.
Adik-adik
di sini harus bergembira. “Meski impitan ekonomi begitu kuat dirasakan, semangat
belajar adik-adik di sini begitu kuat untuk maju,” paparnya. (nazhori Author).

Tangsel – LAZISMU. Ramadhan 1440 H memasuki minggu kedua. Lembaga amil zakat nasional dalam hal ini Lazismu, bersama Tempo yang bekerja sama juga dengan beberapa instansi seperti Telkom, Lazismu, dan Ajinomoto menggelar Bazaar Ramadhan Tempo di Alun-alun Kecamatan Pamulang, pada Jumat, 17 Mei 2019.
Ada 25 stand yang berdri dalam festival raamdhan yang diselenggrakan Temp
o. Berbagai macam produk dijual untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan. Kue kering, minuman buatan rumah tangga, kerudung, dan alas kaki berbaris di booth yang disediakan.
Di Bazaar Ramadhan itu pula, Lazismu menggelar layanan kesehatan yang berkolaborasi dengan RSIJ Pondok Kopi. Lazismu memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para pengunjung yang datang ke lokasi bazaar. Kegiatan ini merupakan Program Ramadhan Mencerahkan yang digelar Lazismu secara nasional dengan kegiatan donasi yang kreatif dan edukatif.
Manager Program Lazismu, Falhan Nian Akbar, mengatakan tidak hanya layanan kesehatan gratis dari program Indonesia Mobile Clinic IMC), Lazismu juga melayani masyarakat yang berkunjung untuk menunaikan zakat, infak dan sedekah. “Di samping itu juga bantuan lain kepada mereka yang membutuhkan,” tutupnya.

Sulawesi Tengah – LAZISMU.
Ramadhan
1440 H menjadi ajang untuk saling menebar kebaikan-kebaikan bersama. Termasuk pada kegiatan kemanusiaan ini, Lazismu dan IPM Sulawesi
Tengah menggelar kegiatan serangkaian Ramadhan
1440 H, Minggu,
(19/5/2019). Kegiatan ini bekerjasama dengan Relawan Turun Tangan.
Serangkaian kegiatan dalam acara ini, penyaluran Kado Ramadhan di Huntara STQ Panggona Kel. Mantikulore,
Palu Timur, lalu ada penyaluran Kado
Ramadhan di Bukit Marwah, Kel. Mantikulore
Palu Palu Timur. Selain itu, terdapat pemeriksaan dan pengobatan gratis di Huntara
Kampung Lere.
Ketiga kegiatan diatas dilaksanakan
sekaligus oleh Lazismu bersama IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Sulawesi Tengah.
Dalam
kesempatan ini, Wakil Ketua Bidang Keuangan Lazismu Sulawesi Tengah, Guasmin mengucapkan terimakasih kepada para dermawan yang
sudah percaya kepada Lazismu.
“Terimakasih kepada para dermawan yang mempercayakan amanah dalam menyalurkan Zakat Infaq
dan Shedekahnya melalui kami,” terangnya pada pesan media daring yang diterima
Lazismu, Senin (20/5/2019). (bp)

Sidoarjo – LAZISMU.
Ramadhan menjadi ajang berbagi, dan silaturrahmi antar sesama. Begitu dengan
kegiatan yang bertajuk Ramadhan yang digelar oleh mahasiswa Umsida ini didukung
oleh Lazismu Umsida (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo) yang dilaksanakan di
GOR Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (18/5/2019).
Kegiatan yang mengusung konsep
"UMSIDA EXPLORE" ini adalah kegiatan yang digelar oleh kemahasiswaan
Umsida, salahsatunya mahasiswa yang berada di UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
Dalam kegiatannya berupa bagi takjil berjumlah
500 paket, lalu konser amal dari Ikabama (Ikatan Band Mahasiswa), serta ada
pameran foto dari MCV (Media Community
Visualization).
Tujuan kegiatan ini, menurut Yekti
Pitoyo, Amil Lazismu Umsida, adalah untuk mengenalkan Lazismu Umsida khususnya
dan kiprah sosial mahasiswa pada masyarakat. Lazismu memberikan bantuan buka
puasa untuk masyarakat yang masih berada di jalan.
Lanjut, dalam keterangan tertulisnya melalui
media daring pada Lazismu, Senin (20/5/2019), menurutnya kalau dilihat segi
mahasiswa bisa memberikan edukasi untuk nilai-nilai kepedulian dan kedermawanan
sosial.
Terakhir, beliau berharap pada
mahasiswa untuk semakin sadar akan makna berbagi, kerjasama dalam satu tim.
“Mahasiswa akan semakin menyadari
arti berbagi, kekompakan dalam tim kerja lapangan dan juga bahagianya berbagi,”
pungkasnya.
Sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis melalui pesan media daring ke Lazismu, (20/5/2019), mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial (FBHIS) semester 4, Eva Nirmala yang sekaligus relawan Lazismu, mengatakan ia merasa senang karena dapat mengambil hikmah dari kegiatan konser amal tersebut.
“Acaranya menyenangkan,selain itu
kita juga bisa mengambil hikmahnya dari kegiatan konser amal yaitu kita harus
saling berbagi antar sesama umat manusia tanpa memandang ras, suku bangsa dan
agamanya,” ungkapnya.
Salah satu penerima beasiswa Sang
Surya Lazismu itu melanjutkan, hal ini juga melatih kekompakan dan menimbulkan
harmoni, karena yang mengikuti kegiatan konser amal tidak hanya dari tim Lazismu
saja, tapi seluruh ormawa (Organisasi mahasiswa) Umsida pun turut serta dalam
kegiatan.
Lazismu Umsida selama bulan ramadhan
juga memberi takjil untuk berbuka puasa di beberapa titik yang dilaksanakan
bersama Himpunan Mahasiswa (HIMA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Data pembagiaan Lazismu Umsida di program bagi takjil; Komisariat Avverus IMM UMSIDA, 200 paket takjil, di Masjid Al FAlah Gempol Pasuruah dan Masjid At Taqwa Krembung SIdoarjo, Hima IPA UMSIDA, 200 paket takjil, depan kampus 1 UMSIDA, Komisariat FISIP AN NUR IMM UMSIDA, 160 paket, di Panti asuhan Aisyiyah Sidoarjo, Komisariat IMM Psikologi, IMM, 170 paket, Panti Asuhan Mambaul Quran, Sidoarjo, HIMA Psikologi, 100 paket, Kampus 2 UMSIDA, FIKES, 100 paket, panti asuhan Muhammadiyah Trowulan, Mojokerto, HIMA PRODI Manajemen, FBHIS, 120 paket, Jalan Raya kampus 3 UMSIDA, PSM Suryanada, 100 paket, Alun 2 Sidoarjo. (bp)

Brebes
– LAZISMU. Bertempat di depan
Kantor Layanan Lazismu Jalan Tritura No. 37, Brebes, Jawa Tengah pada Senin, 20
Mei 2019, Lazismu membagikan 100 bungkus Takjil untuk berbuka puasa bagi
pengendara motor atau pejalan kaki yang melintas di Jalan Tritura, Brebes.
Selain itu Lazismu Brebes juga
membagikan 50 bungkus sembako gratis untuk kaum duafa yang berada di sekitar
kantor Lazismu. Menurut Ketua Lazismu
Kabupaten Brebes, Ahmad Toridin, sembako gratis yang dibagikan berisi paket Mie
Instan, Minyak Goreng, Gula Pasir, Teh dan RendangMu produk olahan Lazismu.
Pembagian sembako gratis ini sebagai
bentuk kepedulian Lazismu, jelas Toridin. Berbagi peduli pada kaum duafa di
Brebes hingga memberikan sembako gratis yang pada pelaksanaanya melibatkan Pimpinan
Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Brebes.
Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama
Lazismu dengan IPM Kabupaten Brebes.Ketua PD IPM Brebes, Tejo merasa senang ikut terlibat dalam
kegiatan ini, "Terima kasih kepada
Lazismu Kabupaten Brebes yang telah melibatkan IPM dalam sinergi kegiatan
Berbagi Takjil dan Sembako Lazismu,” katanya. (na)

