

Palu –
LAZISMU. Lazismu Sulawesi Tengah (Lazismu Sulteng) telah
menyalurkan ZIS kepada warga Nusa Tenggara Timur (NTT), Samsudin dan Nurhayati di
kediaman Samsudin, Kota Palu,
Sulawesi Tengah, pada Kamis (13/06/2019).
Penyaluran ini diberikan kepada Nurhayati
adalah nama baru yang dimilikinya setelah mualaf yang sebelumnya bernama Anti
(sebelum jadi mualaf) ini berasal dari Flores NTT dan Samsudin dari Bima NTT. Satu
keluarga yang mualaf semua ini memliki 3 anak laki-laki dan 4 anak perempuan.
Tim Lazismu dibantu mobil klinik PKU
Muhammadiyah Palu menyalurkan bantuan 2 paket sembako, 4 pcs susu balita, popok
dan susu, serta pakaian layak pakai kepada Samsudin. Samsudin yang kini tinggal
di Pantoloan Palu ini bekerja serabutan, dan tergolong pada pra sejahtera
Rudianto, Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Wilayah Sulawesi
Tengah mengharapkan dengan adanya ZIS yang dihimpun ini mampu meringankan beban
keluarga yang berstatus pra sejahtera, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.
Pihaknya mengucapkan terimakasih
kepada para muzaki atas amanah yang diberikan kepada Lazismu dalam pengelolaan
dan penyaluran zakat.
“Berharap dari ZIS yang dihimpun oleh
Lazismu Sulteng mampu meringankan beban keluarga pra sejahtera khususnya di
Wilayah Sulteng. Dan mengucapkan terimakasih kepada para muzaki yang telah
mengamanahkan pengelolaan dan penyalurannya melalui kami Lazismu Sulteng. (bp)

Parepare –
LAZISMU. Wujud dari komitmen
Lazismu untuk men-support program pemerintah
tidak diragukan lagi. Lazismu terus memberikan layanan untuk mewujudkan
cita-cita anak bangsa untuk meraih impian siswa-siswi di nusantara. Salah
satunya adalah Nailah Dwi Amaliah, Adnan Shaleh Rustam, Arifah masing-masing
kelas VII dan VIII di SMP Muhammadiyah Parepare. Nailah, Adnan, dan Arifah
mengungkapkan kegembiraan dengan senyum bahagianya karena mendapatkan beasiswa
mentari Lazismu.
“Terima kasih kak atas bantuan
beasiswa ini, pasti orangtuaku sangat gembira, sangat membantu kodong mereka, saya
hampir putus sekolah gara-gara tidak ada biaya ojek dan pete-pete untuk
kesekolah. Syukur Alhamdulillah Lazismu menolong saya dengan beasiswa. Insya
Allah saya akan semakin rajin dan semangat lagi belajar sehingga bisa lulus
dari SMP Muhammadiyah ini,” demikian ungkapan perasaan kegembiraan Adnan
mewakili ketiga temannya yang lain.
Berdasarkan hasil assesment amil Lazismu, ketiga peserta
didik ini adalah anak-anak yang berprestasi dan beberapa kali meraih juara
lomba diantaranya juara lomba Silat Tapak Suci, juara lomba Musabaqah Syarhil
Qur'an, dan lain-lain.
“Sangat pantas mendapat beasiswa,
selain dari kategori keluarga kurang mampu juga adik-adik ini adalah memiliki
prestasi. Maka Lazismu hadir untuk menggembirakan mereka melalui beasiswa
mentari,” ungkap Rosmala Dewi, Kepala Divisi Fundraising Lazismu Parepare yang
didampingi Hastuti, Divisi Keuangan.
Saat penyerahan beasiswa tersebut bertempat di Perguruan Muhammadiyah, jalan Muhammadiyah, kelurahan Ujung Lare, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada Senin (17/06/2019).
Anwar Ali, Kepala SMP Muhammadiyah
Parepare sangat merasa bersyukur dan memberikan apresiasi atas program Lazismu
yang sangat menyentuh hidup dan kehidupan masyarakat, khususnya kalangan
ekonomi lemah termasuk banyak membantu biaya anak sekolah yang tidak mampu.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Parepare,
Erna Rasyid Taufan mengungkapkan bahwa, salah satu tugas Lazismu adalah
memastikan keberlangsungan pendidikan setiap anak untuk mengenyam pendidikan
yang berkualitas. Tidak boleh ada anak bangsa yang terpaksa berhenti sekolah
dengan alasan tidak ada biaya, karena selain adanya program pendidikan gratis
dari pemerintah, juga skema bantuan berupa bisa diberikan melalui zakat, infak,
dan sedekah.dan itu tugas Lazismu.
Erna Rasyid mengajak umat sekalian
untuk sadar berzakat di lembaga resmi, seperti Lazismu. Erna melanjutkan, dan
jangan ragu akan berzakat karena semakin banyak orang yang dapat ditolong, maka
gerakan filantropi ini akan kita (Lazismu) dukung dengan mengumpulkan orang
yang berzakat (muzakki).
“Insya Allah kalau umat semakin sadar
berzakat atau berdonasi di lembaga Resmi seperti Lazismu. Jangan sungkan dan ragu
bayar zakat karena semakin banyak yang bisa kita tolong jika gerakan filantropi
ini kita support dengan berjamaah,” ajak Erna Rasyid. (bp)

Batang –
LAZISMU. Usai lebaran 1440 H,
Lazismu Batang menggelar kegiatan workshop Management Lazismu Satu Atap yang
bertempat di Gedung Pusdiklat Kospin Jasa Pekalongan, pada Sabtu (15/06/2019).
Workshop Management Satu Atap ini diartikan
sebagai penyatuan selutuh dana ZIS/ZISKA dalam satu tenda besar Lazismu agar
menjadi kekuatan besar demi kemandirian Muhammadiyah.
Workshop berjalan dengan beberapa
sesi diantaranya membahas mengenai Legalitas Kantor Layanan, Program Tepat
Sasaran, dan terakhir mengenai Standarisasi Kantor Layanan.
Peserta dalam kegiatan ini Ketua PDM
Batang Drs H Nasikhin MH dan jajarannya, tamu undangan lainnya yakni hadir
Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan AUM
dan Kantor Layanan Lazismu se-Kabupaten Batang. Lazismu Batang juga mengundang
Lazismu Daerah se-Eks Karesidenan Pekalongan.
“Kami (Lazismu Batang) sebagai
penyelenggara mengundang turut hadir Ketua PDM Batang Drs H Nasikhin MH dan
jajarannya, Undanga lain Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Pemuda
Muhammadiyah, Pimpinan AUM dan Kantor Layanan lazIsmu se Kab Batang juga kami
undang dari Lazismu Daerah se Eks Karesidenan Pekalongan,” jelas Muntoro
Abdurrohman, Direktur Lazismu Batang saat dihubungi melalui media daring
Lazismu, (17/06).
Dalam kesempatan ini, Pemateri
tunggal, Sabar Waluyo, yang juga sebagai Direktur Lazismu Banyumas berpendapat
bahwa, managemen Lazismu Satu Atap adalah sebuah keniscayaan untuk menjawab
diberlakukannya UU Zakat No 23 Tahun 2011.
Sementara, H Farihun, Ketua Badan
Pengurus Lazismu Batang menyampaikan bahwa, manajemen Satu Atap Lazismu menjadi
lebih terarah programnya, dan dana ZISKA lebih berdayaguna. Selain itu, dalam
hal pelaporannya sesuai standar PSAK 109.
“Manajemen Satu Atap Lazismu menjadi lebih terarah programnya dan dana ZISKA lebih berdayaguna serta laporan sesuai standar PSAK 109,” Ungkap H Farihun.
Muntoro Abdurrohman, Direktur Lazismu
Batang berharap kepada seluruh tingkatan (Lazismu) untuk selalu mengevaluasi
kinerja, terlebih di era milenail kini.
“Kami selaku Direktur Lazismu Batang
berharap Lazismu di semua tingkatan untuk berbenah di era millenial 4,0 agar
Lazismu bisa memanfaatkan teknologi informasi menjadi Lazismu Berkemajuan,”
tandas nya. (bp)

Brebes –
LAZISMU. Sebagai bentuk
kepedulian kepada Pengurus Panti dan Pondok Pesantren, Lazismu Daerah Brebes membantu 125 kg beras kepada 4 Panti dan 1 Ponpes yang berada di wilayah Brebes Utara masing masing seberat 25 kg, pada Sabtu, (15/06/2019). Kegiatan berlangsung di semua lembaga penerima bantuan dari Lazismu.
Kelima lembaga penerima bantuan dari Lazismu Brebes antara lain Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Pasarbatang, Panti Asuhan Putra Muslimat di Kauman, Panti Asuhan Muhammadiyah di Pesantunan, dan Ponpes KH Mas Mansur Muhammadiyah Wanasari di Klampok, serta Panti Jompo Dinas Sosial di Klampok
Ketua Lazismu Kabupaten Brebes, Ahmad
Toridin, mengatakan pemberian bantuan beras ini sebagai bagian dari program
Lazismu di Kabupaten Brebes.
"Lazismu Kab Brebes bekerja sama
dengan Donatur Muhammadiyah, khususnya Keluarga H Taufik Abun, memberikan
bantuan beras kepada pengurus panti dan ponpes," kata nya.
Bantuan diserahkan oleh 2 karyawati
Lazismu Kabupaten Brebes yaitu Fatria Ratna Wijayanti dan Rizqi Fitri Ramdhani
yang berkeliling ke lima lembaga penerima.
Dalam kesempatan ini, salah satu
pengurus panti penerima bantuan, Chunaesih dari Panti Asuhan Muhammadiyah
Pesantunan sangat berterima kasih kepada Lazismu.
"Terima kasih kepada Lazismu
Daerah Brebes yang telah membantu panti kami," ungkap nya. (bp)

Bangka
Tengah – LAZISMU.
Pengurus Daerah Muhammadiyah Bangka Tengah mengungkapkan dalam upaya
meningkatkan amal usahanya, Muhammadiyah akan meningkatkan kualitas pendidikan,
Klinik Pratama dan Lazismu.
Perwakilan Pengurus Daerah
Muhammadiyah Bangka Tengah, Pahlivi Syahrun ketika diwawancarai pada Minggu,
(16/6/2019) menyebutkan, sebelumnya pada Sabtu, (15/6/2019) dirinya bersama
dengan Pengurus Muhammadiyah Bangka Tengah telah melakukan Halal Bihalal.
Dalam Halal Bihalal tersebut Pahlivi
bersama dengan pengurus lainnya berkeinginan untuk mengukuhkan kembali
perserikatan Muhammadiyah dalam barisan yang kuat untuk kemajuan umat di Bangka
Tengah.
Untuk meningkatkan kemajuan umat lanjut Pahlivi, masyarakat harus juga ditopang
oleh tindakan-tindakan yang bergerak di bidang pendidikan, baik dari jenjang TK
Aisyah, SD, SMP Muhammadiyah hingga pendidikan tinggi.
"Pendidikan ini sangat utama
untuk menopang kemajuan bangsa, baik dari segi teknologi maupun
infrastruktur," ujar Pahlivi.
Selain teknologi dan infrastruktur,
Pahlivi juga menyebutkan SDM menjadi target utama untuk mengelola semua
teknologi. Sehingga saling berhubungan dan bersinergi untuk memajukan umat.
Dalam segi kesehatan, Pengurus Daerah
Muhammadiyah Bangka Tengah juga berkeinginan untuk membuat klinik pratama yang
nantinya akan berlokasi di Kelurahan Arung Dalam untuk membantu masyarakat
dalam pelayanan kesehatan.
"Untuk Klinik, kami sangat konsen sekali dan berkelanjutan. Saat ini kami telah menyiapkan lahan, tinggal bagaimana melanjutkan ke tingkatan yang lebih nyata," ujarnya.
Pengurus Muhammadiyah Bateng juga
ingin mendirikan sebuah Lazismu sebagai sebuah badan amal untuk menghimpun
dana-dana baik sedekah dan infak dari seluruh warga Muhammadiyah untuk
memberikan dampak kepada masyarakat baik amal usaha pendidikan, kesehatan dan
kesejahteraan.
Pahlivi berharap semua agenda
pengurus daerah Muhammadiyah dapat berjalan sesuai harapan dan dapat berdampak
untuk kemajuan umat serta mencapai kesejahteraan rakyat khususnya Bangka
Tengah. (bp)
(sumber: Bangkapos.com)

Tanah
Bumbu – LAZISMU. Guna merespons gerakan sosial kemanusiaan, Lazismu Tanah Bumbu beri layanan kesehatan keliling dan penyaluran bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Ahad (16/06/2019).
Sebagian besar pengurus Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu adalah dokter dan tenaga kesehatan ini mulai berkumpul sejak pagi untuk membantu korban bencana banjir di wilayah Tanah Bumbu.
Hadir Angkatan Muda Muhammadiyah
(AMM) yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah (PM), Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci
(TS), dan Hizbul Wathan (HW) untuk membantu para korban banjir.
Ketua Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu, Ahmad
Hamidi menyampaikan sejak pagi AMM turut hadir membantu. “Sejak pagi kami semua
AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) terdiri dari ortom Pemuda Muhammadiyah,
Nasyiatul Aisyiyah, IMM, IPM, Tapak Suci, HW bes"erta Tim medis dari
Lazismu menyambangi posko kesehatan di desa karya Bakti,” ungkap nya.
Selain itu, tim medis dari Lazismu
menghadiri posko kesehatan yang berada di desa Karya Bakti. Tidak berhenti
disitu, pihak Lazismu Tanah Bumbu beserta tim mendatangi ke rumah-rumah korban
yang terkena dampak banjir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan
secara gratis.
Lazismu juga memberi sembako kepada
korban banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah ini.
“Dan mendatangi ke rumah rumah korban
banjir warga desa Sardangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan
pengobatan secara gratis, serta membagi sembako ke warga warga,” tambah nya.
Ahmad Hamidi yang juga sebagai dokter
umum ini mengatakan, pihaknya mengharapkan agar segala musibah dapat teratasi
dengan kebersamaan segala pihak yang terlibat di musibah bencana ini. “Dari
kami pihak Lazismu mengharapkan agar segala musibah dapat kita atasi selalu
dengan kebersamaan segala pihak agar beban berat terasa ringan,” jelas nya saat
dihubungi melalui media daring oleh Lazismu, Selasa (18/06).
Kepala Desa Sardangan, Andy Tara
menyampaikan, warga desa masih sangat mengharapkan adanya bantuan dari para
dermawan dan relawan.
“Dari pihak warga desa mereka masih
sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan dan bantuan dari relawan
relawan agar beban mereka terasa ringan,” harap nya. (bp)

