Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Aktivitas Terpusat, PWM Jatim Meresmikan dan Serah Terima GDM ke PWM NTB

Nusa Tenggara Barat – LAZISMU. Sesuai pada agenda Lazismu Jawa Timur (Jatim), tepatnya hari ini, Jum’at (5/7/2019) diselenggarakan Peresmian dan Serah Terima Gedung Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah (GDM) Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) ke PWM NTB di Dusun Lekok, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

 

Peresmian dan Serah
terima ini adalah bagian dalam rangkaian kegiatan Tour de Baksos Lazismu Jatim.

 

Gedung
yang beralamat di Dusun Lekok Desa Gondang, Kecamatan Gangga itu dijadikan
sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

 

“Segala
aktifitas Muhammadiyah KLU diharapkan terpusat di GDM ini,” harap Ketua PWM
NTB, H. Falahuddin.

 

Bantuan
tersebut, lanjut Falahuddin, merupakan hajatan amal jariah. Untuk itu
diharapkan agar menjaga dan melestarikan gedung tersebut. “Ini merupakan Amana
amina (aman/percaya), maka diharapkan segenap warga Muhammadiyah di NTB
khususnya di KLU agar bisa menjaga dan melestarikan amanah yang sudah diberikan
oleh warga Jawa Timur melalui donasinya sehingga hajatan tersebut berjalan
sesuai yang dipercayakannya,” lanjutnya.

 

Pada
kesempatan tersebut, Ketua PDM KLU, H. Djohan Samsu mengucapkan terimakasih
kepada Muhammadiyah se-pulau Jawa dan Muhammadiyah se-Indonesia yang telah
berkontribusi untuk kebangkitan Muhammadiyah KLU khusus dan masyarakat pasca
gempa umumnya.

 

“Kami
Muhammadiyah KLU mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah se pulau Jawa
karena telah berpartisipasi dalam membangkitkan semangat warga Muhammadiyah KLU
melalui dibangunkannya amal usaha baru Muhammadiyah di KLU,” ucap mantan Bupati
KLU itu.

 

Tidak
hanya gedung dakwah, lanjut Djohan Samsu, tapi juga amal usaha lainnya seperti
masjid, klinik pratama, sekolah dan masih banyak yang lainnya. Sedangkan,
Sekretaris PWM Jawa Timur, Ir. Tamhid Mashudi mengungkapkan bahwa setiap
kejadian harus disikapi dengan husnudzon.

 

“Bencana
ini harus disikapi dengan sikap terbaik (husnudzon) jangan disikapi seolah-olah
sebagai orang yang terbuang, sehingga semua aktifitas bisa bernilai ibadah dan
membawa berkah,” ungkap Djohan dalam sambutannya.

 

Muhammadiyah
Jatim juga akan memberi BUMM (Badan Usaha Milik Muhammadiyah) berupa Produksi
Air Minum siap edar. Sehingga kedepan tingkat kemandirian Muhammadiyah NTB semakin
kuat.

 

Selain
itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya akan menyumbang 25 juta buat
mebler GDM dan bendahara PWM Jatim juga akan menyumbang 25 juta fasilitas
pendidikan yang sudah terbangun.

 

“Kami
selalu mendukung gerakan dakwah Muhammadiyah NTB, Rektor UM Surabaya dan
Bendahara PWM Jatim akan memberi sumbangan masing-masing 25 juta untuk gerakan
dakwah Muhammadiyah di NTB,” tutupnya.

 

Sebelumnya,
Lazismu Jawa Timur menjalankan kegiatan Tour de Baksos. Tour de Baksos ini ke
Bali dan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan berlangsung pada 3-6 Juli
2019. Rangkaian kegiatan nya yaitu dimulai dengan rapat koordinasi khusus
Qurban (3 Juli), kemudian dilanjut Bakti Sosial di Bali dan Lombok (4 Juli),
kemudian pada hari ini, Jumat (5/7) peresmian dan serah terima Gedung Dakwah
Muhammadiyah Kabupaten Lombok Utara. Serah terima itu merupakan donasi dari
kebencanaan lombok kemarin. (bp)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Respons Gempa Halmahera Selatan, MDMC – LAZISMU Dirikan Poskor di Kota Ternate

Maluku Utara – LAZISMU. Gempa berkekuatan 7.2 SR yang melanda Maluku Utara pada Minggu (14/7/2019) mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Sementara itu, 2000 warga mengungsi di 14 titik pengungsian. 
Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lokasi dengan pengungsi terbanyak ada di Kecamatan Bacan Selatan dengan jumlah penyintas sekitar 1000 orang. Sampai saat ini, para penyintas tengah ditangani oleh pemerintah daerah dan lembaga terkait. Kondisi ini langsung dinyatakan sebagai masa tanggap darurat oleh Pemkab Halmahera terhitung mulai 15 – 21 Juli 2019.       
Jumlah penyintas di titik tersebut mencapai 1.000 orang. Sementara itu, para korban telah mendapatkan penanganan darurat dari pemerintah daerah dan institusi terkait lainnya. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menetapkan status tanggap darurat selama 7 hari, terhitung dari 15 - 21 Juli 2019.
Catatan lain yang disampaikan BNPB, melalui Plh. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dampak gempa yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan bangunan lainnya meliputi rusaknya rumah sebanyak 20 unit di Desa Ranga-rangga, Kecamatan Gane Timur, 
Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat sejumlah 28 unit, dan Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara 6 unit. 
Menurutnya ketiga desa tersebut berada di Kabupaten Halmahera Selatan. Adapun kerusakan rumah lainnya di Desa Kluting Jaya, Kecamatan, Weda Selatan, Halmahera Tengah sebanyak 5 unit, serta 2 unit jembatan terjadi di Desa Saketa mengalami kerusakan. 
Dalam kesempatan itu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam rapat koordinasinya (15/7/2019), seperti diungkapkan Indrayanto, melakukan respons yang berkolaborasi dengan lembaga amil zakat nasional, yakni Lazismu. Indra mengatakan, MDMC melakukan koordinasi dengan Pimpinan Muhammadiyah di tingkat provinsi Maluku Utara untuk menggalang bantuan.
Selain itu, lanjut Indra, menyiapkan relawan Indonesia Siaga, serta mendirikan Pos Koordinasi (Poskor) di Kantor PWM Maluku Utara, yang berlokasi di Jl. Delima No.75, Kelurahan Toboko, Kota Ternate.
“MDMC bersama Lazismu ditingkat nasional menyiapkan dukungan penggalangan dana untuk melaksanakan upaya penanganan darurat bencana gempa Halmahera yang terjadi pada pukul 16.10 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer membutuhkan waktu respon 1 bulan dari 16 Juli – 16 Agustus 2019.” ungkapnya. 
Di samping itu, MDMC Pusat menyiapkan tim asistensi untuk mendukung penanganan darurat dan MDMC Maluku Utara mengirimkan 4 personil ke Halmahera dari Ternate untuk membantu MDMC Halmahera melakukan aktivasi Pos Pelayanan dan kaji kebutuhan dengan 4 jenis pos layanan yang terdiri dari layanan kesehatan, logistik makanan, hunian dan air bersih dan lokasi pos pelayanan masih proses assessment. 
Sedangkan penggalangan bantuan terus dilakukan MDMC - Lazismu dengan menurunkan tim medis pendukung dari Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk layanan kesehatan yang didukung kesiapan layanan lainnya oleh tim One Muhammadiyah One Respons atau OMOR. (na)
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

MDMC-Lazismu Lakukan Sosialisasi Pencegahan KLB Hepatitis

Pacitan – LAZISMU. Kehidupan ini senantiasa diabdikan untuk kepentingan umat, salahsatunya dengan melakukan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat. Seperti terdapat sejumlah relawan Muhammadiyah yang tergabung di Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Pacitan terjun untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A di sebagian wilayah Kabupaten Pacitan.
Mereka turun ke lokasi yang paling banyak terpapar virus ini di Kecamatan Sudimoro dan Ngadirojo mulai Sabtu (6/7/2019). Dalam aksi ini, seperti dilansir pada laman Pwmu.co, Selasa (9/7/2019), sejumlah relawan memasang baner berisi informasi penyebab penularan virus dan upaya pencegahannya di tempat-tempat strategis, seperti depan pasar dan sekolah.
Sekretaris MDMC Pacitan, Nurolin mengatakan, aksi ini sebagai cara untuk memberikan pembelajaran pada masyarakat. ”Kita berikan informasi yang mudah dibaca dan dipahami masyarakat terkait dengan serangan virus hepatitis,” katanya.
Dengan pemahaman yang benar, sambung dia, maka masyarakat bisa ikut membantu menghambat penyebaran virus yang sudah dinyatakan sebagai KLB oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan ini.
Aksi ini merupakan inisiatif dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sudimoro. ”Kami sangat prihatin dengan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi ujian ini, meskipun kami pribadi tidak terkena,” kata Kambali, Ketua PCM Sudimoro.
”Untuk itu kami minta teman-teman relawan MDMC dan Lazismu untuk membantu mengatasi persoalan ini,” sambungnya. Lazismu Pacitan juga membagikan sabun dan cairan pembersih kuman kepada masyarakat serta mengirimkan lima tanki air bersih. Sebab wabah ini menyebar dengan cepat, salah satunya karena kesulitan air bersih, akibat musim kemarau.
Staf Lazismu Pacitan, Dika Kurniawan menjelaskan, pembagian alat kebersihan ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus melalui tangan yang tidak higienis sebelum makan dan memasak. 
”Sabun ini untuk cuci tangan sebelum makan dan memasak,” jelas Dika. ”Sebab salah satu media penularan virus hepatitis melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi virus.”
Sebelum aksi,  mereka melakukan assesment untuk menentukan aksi yang tepat. Hal ini dilakukan atas saran Ketua PDM Pacitan Suprayitno Akhmad. ”Tolong aksi ini didahului dengan survei dan koordinasi dengan pemerintah desa atau Kecamatan Sudimoro,” kata Suprayitno. 
Saran ini harus dilakukan agar aksi yang dilakukan terlaksana dengan tepat kebutuhan di lapangan. Penanggulangan wabah ini juga harus dilakukan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Menurut data, lebih dari seribu orang terinfeksi virus hepatitis A. Data itu berasal dari sejumlah Puskesmas di Pacitan. Puskesmas Sudimoro merawat paling banyak pasien mencapai  400 orang. Setelah ditangani jumlahnya sudah menurun cukup banyak. Tinggal puluhan orang yang masih dirawat. (bp)
(Sumber: Pwmu.co
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu berbagi

Namanya Kuswanto, lelaki yang menjadi tulang punggung keluarga itu  telah pergi untuk selamanya 

 

Kuswanto merupakan salah penerima program Ta'awun Kesehatan Lazismu kantor cabang Tuban itu telah dipanggil menghadap Sang Pencipta pada Sabtu (16/2/2019)

 

Kabar meninggalnya Kuswanto yang berdomisili di Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban itu disampaikan oleh Manager Lazismu Tuban, Abdul Malik di laman facebook Lazsimu Kab Tuban.

 

"Telah meninggal dunia Bapak Kuswanto salah satu penerima manfaat program Ta'awun kesehatan Lazismu kab Tuban tadi jam 10 di rumah sakit umum DR. Kusma." Tulis Abdul Malik

 

"Jenazah almarhum akan dimakamkan di tempat pemakaman umum yang terletak di Desa Tegalagung Kecamatan Semanding."Imbuhnya

 

Abdul Malik menuturkan bahwa Kuswanto meninggalkan 2 orang anak dan 1 istri "Anak pertama kelas 4 SD dan anak kedua berumur 3 tahun." Tuturnya

 

Almrahum Kuswanto sendiri kata Abdul Malik meninggal akibat menderita penyakit liver dan TBC. "Bapak Kuswanto usianya masih muda, baru 39 tahun."

 

Selamat jalan Bapak Kuswanro, semoga khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan.

 

#LazismuAksiBersamaUntukSesama

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Wisudakan 7 Santri PTQ Angkatan Dua, Ketua BAZNAS Provinsi Riau: Saya Bangga dan Apresiasi ke Lazismu

Pekanbaru – LAZISMU. Selasa, (09/07/2019). Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pekanbaru mewisudakan 7 santri Pondok Tahfizh Qur'an (PTQ) angkatan kedua di Jl. Dwikora Gg. Buntu, No. 18 A, RT. 01, RW. 07, Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail, Pekanbaru.

Selain itu kegiatan ini bersempatan dengan penerimaan santri baru angkatan ke 3, dan Penandatanganan kerjasama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau dengan Lazismu Pekanbaru dalam program Tahfizh Quran.

Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, mengucapkan selamat kepada seluruh santri serta menghimbau para santri untuk menjaga hafalannya dengan terus memerojaah Al Qur'an dan mengaplikasikan nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

"Tahniah dan selamat kepada santri, ada tujuh santri tadi yang diwisudakan angkatan ke dua ini ada yang hafal 30 juz, 20 juz dan tetap memerojaah dan bagaimana nilai-nilai Al Qur’an terus dijaga dan juga diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari kemudian untuk orang tua untuk terus memotivasi," jelasnya

Ia juga menjelaskan atas nama pemerintahan Kota Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada Lazismu Pekanbaru, Pimpinan Muhammadiyah, seluruh donatur dan orang tua santri yang telah terlibat dalam menciptakan generasi muda yang Qurani.

Sementara itu, Hari Siyanto, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru menjelaskan, jika program PTQ sangat direspon baik oleh masyarakat.

"Pondok tahfizh qur’an Lazismu Pekanbaru ini alhamdulillah mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat, dulu hanya punya satu sekarang kita sudah punya tiga dan menjelang empat dan pada hari ini dari sembilan santri ada tujuh santri yang sampai pada tahap akhir yang bisa menyelesaikan" ucap Hari Siyanto, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru.

Yurnal Edward, Ketua BAZNAS Provinsi Riau merasa bangga serta mengapresiasi Lazismu Pekanbaru karena mampu menunjukan eksistensi program PTQ.

"Alhamdulillah kami merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada LAZISMU Pekanbaru karena ternyata Lazismu Pekanbaru telah menunjukan eksistensinya dalam pengembangan rumah tahfizh Al Qur'an ini dibuktikan dengan berhasilnya 90% jumlah santri yang menjadi hafiz di pondok tahfiz LAZISMU Pekanbaru" jelas Yurnal Edward.

Ia juga berharap Lazismu Pekanbaru tetap konsisten dan istiqomah dalam menjalankan serta mengelolah pondok tahfiz Qur'an.

Abdullah Syukri salah satu orang tua santri PTQ angkata kedua sangat berbahagia karena anaknya telah lulus di PTQ Lazismu Pekanbaru dengan capaian 30 Juz.

"Alhamdulillah saya sangat berbahagia sekali anak saya lulus dengan capaian 30 Juz tentu ini bisa menjadi motifasi untuk santri santri baru untuk semangat menghafal Al Qur'an" Tutupnya. (bp)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Turut Bantu, Lazismu Tangani Bayi Menderita Meningokel dari Lumajang

Lumajang – LAZISMU. Lazismu Lumajang mengantarkan Ardi Apriliano Fernando (1) untuk foto CTscan 3D ke Rumah Sakit Primer Internasional Surabaya, Rabu (10/7/7/2019).

Putra Rokhim Saputro, warga Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir Lumajang itu menderita meningokel di atas hidungnya.  Untuk menangani bayi ini Lazismu kerja sama dengan PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Cabang Lumajang.

Seperti di lansir pada laman Pwmu.co, (16/7), Ali Muslimin, Ketua PPDI Lumajang mengatakan, dalam waktu dekat Ardi segera menjalani operasi. Tinggal menunggu jadwal dari RS. ”Mudah-mudahan Lazismu diberi kelancaran dalam aksi memberi untuk negeri,” tuturnya.

Sekretaris Desa Kabuaran, Yogi sangat bersyukur bisa bertemu dengan Lazismu sehingga bisa menjadi donatur untuk menolong warganya. ”Mudah-mudahan Lazismu dan PPDI selalu bersinergi dalam menangani persoalan umat sehingga kasus seperti ini bisa dipecahkan,” ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Desa, Solikhin. Menurut dia, warga Kabuaran yang tidak mampu sangat terbantu dengan Lazismu.  ”Keberadaan Lazismu membawa manfaat bagi warga kami. Semoga ini menjadi pengalaman bagi kami untuk membantu warga yang tidak mampu,” tuturnya.

Sementara, Ketua Lazismu Lumajang, Muari mengatakan, gerak Lazismu selalu bermanfaat untuk umat sesuai dengan mottonya memberi untuk negeri.

”Saya mengajak kepada para donatur dan dermawan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah lewat Lazismu. Insya Allah amanah, berkah dan manfaat,” tuturnya. (bp)

(Sumber: Pwmu.co)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross