

Tanah
Bumbu – LAZISMU. Guna merespons gerakan sosial kemanusiaan, Lazismu Tanah Bumbu beri layanan kesehatan keliling dan penyaluran bantuan untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Ahad (16/06/2019).
Sebagian besar pengurus Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu adalah dokter dan tenaga kesehatan ini mulai berkumpul sejak pagi untuk membantu korban bencana banjir di wilayah Tanah Bumbu.
Hadir Angkatan Muda Muhammadiyah
(AMM) yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah (PM), Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci
(TS), dan Hizbul Wathan (HW) untuk membantu para korban banjir.
Ketua Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu, Ahmad
Hamidi menyampaikan sejak pagi AMM turut hadir membantu. “Sejak pagi kami semua
AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) terdiri dari ortom Pemuda Muhammadiyah,
Nasyiatul Aisyiyah, IMM, IPM, Tapak Suci, HW bes"erta Tim medis dari
Lazismu menyambangi posko kesehatan di desa karya Bakti,” ungkap nya.
Selain itu, tim medis dari Lazismu
menghadiri posko kesehatan yang berada di desa Karya Bakti. Tidak berhenti
disitu, pihak Lazismu Tanah Bumbu beserta tim mendatangi ke rumah-rumah korban
yang terkena dampak banjir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan
secara gratis.
Lazismu juga memberi sembako kepada
korban banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah ini.
“Dan mendatangi ke rumah rumah korban
banjir warga desa Sardangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan
pengobatan secara gratis, serta membagi sembako ke warga warga,” tambah nya.
Ahmad Hamidi yang juga sebagai dokter
umum ini mengatakan, pihaknya mengharapkan agar segala musibah dapat teratasi
dengan kebersamaan segala pihak yang terlibat di musibah bencana ini. “Dari
kami pihak Lazismu mengharapkan agar segala musibah dapat kita atasi selalu
dengan kebersamaan segala pihak agar beban berat terasa ringan,” jelas nya saat
dihubungi melalui media daring oleh Lazismu, Selasa (18/06).
Kepala Desa Sardangan, Andy Tara
menyampaikan, warga desa masih sangat mengharapkan adanya bantuan dari para
dermawan dan relawan.
“Dari pihak warga desa mereka masih
sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan dan bantuan dari relawan
relawan agar beban mereka terasa ringan,” harap nya. (bp)

Bone –
LAZISMU. Lembaga Amil Zakat,
Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Bone salurkan bantuan
berupa uang tunai kepada korban kebakaran di desa Patangkai, Kecamatan Lappa
Riaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (17/6/2019) lalu.
Penyaluran bantuan ini bertujuan agar
korban kebakaran dapat melangsungkan kembali kehidupan seperti dahulu dengan adanya
bantuan tunai ini.
“Kami menyalurkan bantuan tunai ini
supaya kami dari Lazismu Bone dapat meringankan beban yang selama ini dirasakan
oleh korban kebakaran di kecamatan Lapri,” Ungkap Sabriadi Samsu, Anggota
Lazismu Bone sebagaimana dikutip di laman Beritabersatu.com, Selasa (18/06).
Diketahui, pada Jumat (14/6/2019)
lalu Lazismu juga menyalurkan bantuan ke korban kebakaran di dusun Kampung Baru,
Kecamatan Cenrana sebagai bentuk wujud rasa kemanusiaan kepada sesama, “Ini
adalah wujud Kepedulian kami terkhusus kepada korban kebakaran yang ada di
Kecamatan Cenrana dan Lappa Riaja,” tambah Bayu Sugara, Direktur Lazismu Bone. (bp)
(Sumber: Beritabersatu.com)

Sragen –
LAZISMU. Santri-santri bangsa
terus menulai kesuksesan, tepatnya pada Jumat (14/06/2019) sore, SMA Trensains
Muhammadiyah Sragen memberangkatkan santrinya sebagai delegasi Indonesia di
ajang International STEM ALIVE! 2019 (Sains Teknologi Enginering Mathematic) di
Singapura.
Kegiatan STEM Camp yang bertempat di Science
Centre Singapore ini rencananya akan berlangsung selama 7 hari, mulai tanggal
16-22 Juni 2019.
Keberangkatan ke Singapura ini
diperoleh berkat hubungan baik dengan lembaga Center for Young Scientists (CYS)
yang terbina beberapa tahun terakhir ini. Sekolah mengajukan nama untuk
kemudian diseleksi langsung oleh penyelenggara di Singapura. Dari dua santri
yang disodorkan hanya satu yang lolos, yakni atas nama Aida Nur Fathiyah
(Sragen).
Menurut panitia Kegiatan STEM Camp
bahwa, syarat mutlak yang harus dimiliki calon delegasi adalah harus memiliki
aspek sains dan bahasa inggris aktif.
Kegiatan STEM Camp ini diikuti oleh 7
negara yaitu, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.
Delegasi asal Indonesia berjumlah 11
siswa yang terdiri dari 7 sekolah diantaranya SMAN 3 & 5 Bandung, SMA Santa
Laurensia, SMAN Tangerang Selatan, SMAN 26 Jakarta, MAN2 Malang, SMAN 1
Denpasar, dan SMA Trensains Muh. Sragen.
Terkait tujuan STEM Camp, Silka
Abyadati, Pembimbing Aida menjelaskan, "Sejatinya ini adalah salah satu
misi Singapore bekerjasama dengan PBB untuk menyebarluaskan tentang Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) ke
pemuda."
"Kenapa harus SDG? Ya, karena
kita (negara-negara yang di undang) adalah anggota PBB. Setiap anggota PBB
menyepakati tentang pembangunan berkelanjutan yang akan dilakukan di negara
masing-masing," ungkap nya.
Lebih lanjut, Silka menjelaskan ada
17 tujuan SDG, salah satunya tujuan no.12 yang akan dipresentasikan yaitu
tentang 'Responsible Consumption and
Production'. Jadi, kita akan fokus pada penggunaan maupun pengelolaan
limbah dari sumber alam yang sudah dipakai. Entah itu air, makanan, ataupun energi,”
jelas nya.
Sebelum terbang ke Singapura, seluruh
tim Indonesia menjalani persiapan beberapa pekan melalui komunikasi grup WhatsApp,
hal ini dikarenakan jauhnya domisili masing-masing anggota.
Dalam upaya mematangkan persiapan,
tim berkumpul di Bandung selama satu hari, sehari sebelum bertolak ke
Singapura, pada Ahad (16/06) pagi. (bp)

Bulukumba –
LAZISMU. Lembaga Amil Zakat,
Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Bulukumba memberikan bantuan kepada
korban kebakaran yang terjadi di Desa Kindang, kec. Kindang, Kabupaten
Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (18/6/2019).
Kejadian kebakaran ini melalap satu rumah
hingga rata dengan tanah. Rumah yang di huni 4 anggota keluarga, yakni Ahmad (30)
kepala keluarga, Ramlah (29), dan 2 anak laki-laki nya.
Anugrah Syawal, Badan Eksekutif
Lazismu menuturkan, bahwa bantuan yang di berikan oleh Lazismu kali ini berupa
pakaian dan sejumlah uang tunai. “Semoga para donatur semakin banyak untuk meringankan
beban pak Ahmad,” jelas Anugrah.
Ahmad, tmengucapkan terimakasih atas
bantuan yang diberikan dai Lazismu. “Terima kasih pak atas bantuannya, semoga
bapak dan ibu semua panjang umur dan diberi rezeki yang melimpah,"
ucapnya.
Menurut pemilik rumah bahwa kejadian
tersebut saat ia berada di kebun sementara panen kopi, pas kejadian keluarga
korban yg dekat dengan lokasi langsung menghubungi lewat via telpon.
Kini Ahmad dan keluarganya sementara tinggal di rumah sanak keluarga.
Sementara, Sahiriddin, Ketua Lazismu
Bulukumba mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah dan para
dermawan untuk memberi bantuan kemanusiaannya.
“Kepada pemerintah dan orang orang
yang berkecukupan kiranya dapat memberikan bantuan. Semoga apa yang kami
berikan dapat bermanfaat,” terang Sahiriddin saat dihubungi melalui media
daring Lazismu, Rabu (19/6).
Langkah kedepan, sambung nya, Lazismu
akan berkoordinasi dengan semua pihak, agar kegiatan memberikan bantuan semacam
ini dapat terus di upayakan.
“Selanjutnya kami (Lazismu) akan berkoordinasi
dengan semua pihak, agar kegiatan memberikan bantuan semacam ini dapat di
massifkan, bukan hanya kepada orang yang kebakaran, tetapi juga kepada kaum
dhuafa, yang butuh makan, dan lain-lain,” pungkas nya. (bp)

Sidrap –
LAZISMU. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sidrap bersama Lembaga Amal, Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Sidrap salurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Senin (17/06/2019).
Bantuan tersebut berasal dari hasil
penggalangan dana IMM Kabupaten Sidrap dan donasi dari masyarakat yang
disalurkan melalui Lazismu Kabupaten Sidrap.
Dalam kesempatan ini, Arman, Ketua
Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat PC IMM Kabupaten Sidrap mengatakan,
bantuan ini diserahkan langsung ke posko penanganan bencana banjir kelurahan
Wette'e, Kecamatan Panca Lautang. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Camat
Panca Lautang, Usman Demma.
"Bantuan yang disalurkan berupa
air minum, makanan, sembako dan beras," pungkasnya. Bantuan ini memang
tidak seberapa, namun semoga dapat mengurangi beban masyarakat yang terkena
bencana banjir di Kabupaten Sidrap, kata Arman sebagaimana dikutip pada laman
Indonesiasatu.co.id, Selasa (18/06) sore. (bp)
(Sumber: Indonesiasatu.co.id)

Wajo –
LAZISMU. Ikatan Alumni Keluarga
(IKA) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)/IRM Wajo bersama Lembaga Amil Zakat
Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Wajo menyerahkan bantuan beras untuk
korban banjir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Seperti di lansir pada laman
Terkini.id, Selasa (18/06), Sekretaris IKA IPM/IRM Kabupaten Wajo, Asrijal
Bintang mengatakan, bahwa pihaknya bersama Lazismu langsung menyerahkan bantuan
kepada korban.
“Bantuan tersebut diserahkan melalui
Posko Terpadu Penanganan Bencana Kabupaten Wajo yang bertempat di Jl. Mesjid Raya
Sengkang (Halaman Kantor Perpustakaan Kab. Wajo),” ungkap Asrijal Bintang,
Selasa (11/06/2019).
Tak hanya itu, Asrijal Bintang yang
juga Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan
mengatakan, bantuan ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian kami sesama.
“Insyallah akan terus menggalang
bantuan khususnya kami para alumni IPM/IRM Kabupaten Wajo sehingga betul-betul
bisa memberikan membantu kepada korban banjir ini,” tuturnya.
“Semoga bencana banjir yang terjadi
saat ini bisa ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan dampak yang
lebih buruk, termasuk pihak Lazismu Wajo juga akan berkoordinasi dengan Lazismu
Wilayah terkait penanganan pasca banjir utamanya masalah kesehatan,” kata nya.
Saat penyerahan bantuan tersebut dari
pihak Lazismu Wajo juga berharap agar terus mendapatkan informasi terkait
kebutuhan korban banjir, sehingga bisa lebih memprioritaskan kebutuhan
masyarakat saat melakukan pengumpulan bantuan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh
IPM/IRM Wajo, sudah ada ratusan korban bencana banjir yang tersebar di beberapa
Kecamatan di Kabupaten Wajo. (bp)
(Sumber: Makassar.terkini.id)

