Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Mengetuk Hati Pemuda yang Gundah, Lazismu Ajak Kawula Muda Menghidupkan Kepekaan Sosial

PULANG PISAU – Kajian dwi mingguan yang diinisiasi Lazismu Pulang Pisau memasuki edisi kedua. Edisi perdana sukses digelar pada pertengahan Agustus 2025 yang diisi oleh Ahmad Dhofir, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pulang Pisau.

Masih dalam tajuk yang sama, Obrolan Bermanfaat Kaum Muda (Obormu) seri kedua mengupas keresahan dan kegalauan yang dialami kawula muda, pada Jum’at (29/08/2025) di Masjid KH. Ahmad Dahlan Jalan Lintas Kalimantan, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Di awal penyampaian materinya, Najmuddin, Ketua PDM Pulang Pisau, mengatakan bahwa tauhid merupakan obat anti galau. Ia mengungkapkan kegalauan yang melanda sebagian kawula muda dalam hidupnya hanya bisa diobati dengan sentuhan tauhid.

Keterasingan dan problem hidup yang berat tidak bisa diatasi dengan sekadar pasrah dan berdoa. Makna tauhid tidak sebatas iman, di dalamnya ada nilai-nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan sosial agar seseorang tidak mudah merasa terasing dan sendirian memikul beban hidup.  

“Jika hati kita mantap bertauhid yang menyelimuti pikiran dan tindakan kita merupakan perisai terhadap dampak negatif galau yang mewarnai hidup,” tegasnya. Pernyataan ini membuka tabir tentang bagaimana kondisi manusia yang selalu merasa dekat dengan sang penciptanya.

Dihadapan para peserta kajian itu, yang terdiri dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, kader IMM Pulang Pisau, Kader remaja Tapak Suci, jamaah Masjid KH Ahmad Dahlan, relawan Lazismu, serta pegiat Taman Pustaka, Najmuddin menyoroti fenomena meningkatnya gejala ateisme dan agnostik.

Fenomena tersebut diakibatkan melemahnya pemahaman agama serta derasnya arus informasi menyesatkan di media sosial. Menurutnya, anak muda harus rajin memverifikasi informasi yang diperoleh dengan terus mengkaji ilmu di majelis taklim dan forum kajian langsung, bukan sekadar mengikuti konten daring.

Ia juga mengingatkan bahwa manusia boleh berencana, tetapi keputusan akhir tetap di tangan Yang Maha Kuasa. “Tulislah rencanamu sebanyak-banyaknya. Tapi jangan lupa, penghapusnya serahkan kepada yang Memberi Nikmat,” ujarnya.

Najmuddin mengajak mahasiswa untuk berpikir kritis dan peka terhadap kehidupan sosial di sekitarnya. Dalam kerangka yang lebih sederhana, sambungnya, melalui sebagian harta yang dimiliki untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Najmuddin menekankan bahwa sekecil apapun yang diberikan, tidak akan mengurangi makna nilai dalam suatu amal. Cukup menyisihkan nilai uang yang kecil setiap hari untuk berbagi, sebulan akan terkumpul jumlah yang berarti.

“Jangan malu dengan apa yang kita milkiki dari hasil jerih payah kita meski nilainya tidak besar, karena Allah mencintai orang yang beramal dengan konsisten walau kecil,” katanya sambil mengajak peserta untuk berinfak di Lazismu.

Dalam kajian itu, Ia berpesan agar generasi muda terus berpegang pada nilkai-nilai tauhid, dan mengamalkan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan pada kehidupan nyata di tengah masyarakat.

Obormu sebagai ruang dakwah dan literasi berupaya merawat komunitas yang target sasarannya adalah generasi muda. Sekretaris Lazismu Pulang Pisau, Bonni Febrian, menyampaikan bahwa upaya Lazismu untuk menghadirkan ruang dakwah komunitas yang mencerahkan merupakan bagian dari misi dan visi Lazismu.

Pada aspek membangun ekosistem filantropi di lingkungan masyarakat dan persyarikatan, kajian rutin merupakan bagian dari kebutuhan yang strategis. “Prioritas kegiatan ini memang generasi muda dengan tetap terbuka untuk menyapa semua kalangan agar tumbuh kepekaan sosial,” pungkasnya.

Bonni menambahkan, Lazismu Pulang Pisau akan terus menggelar Ngaji Bareng Lazismu – OborMU setiap dua pekan sekali dengan tema-tema yang dekat dengan keseharian kalangan muda dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Pulang Pisau/bon]

SELENGKAPNYA
4 September 2025

Senyum Riang 30 Anak Duafa Khitan Massal Gratis Kolaborasi Lazismu dan Pizza Hut Indonesia

JAKARTA -- Setiap anak saling bergantian masuk ke ruang tindakan. Seorang dokter khitan dan perawat sudah menanti. Proses khitan berlangsung, sambil memegang besi pengaman samping (siderail) ranjang pasien, salah seorang anak peserta khitan mengalami peristiwa penting pertama dalam hidup seorang anak laki-laki.

Mengenakan baju koko dan sarung, peserta khitan keluar dari ruang tindakan dengan senyum riang. Mereka berhasil melewati fase panik, takut dan rasa sakit yang menghantui. Alih-alih ditemani orangtua, anak-anak masuk sendiri ke ruang tindakan berbekal tekad kuat untuk disunat dengan langkah berani.

Ada 30 anak yang mengikuti khitan massal gratis tersebut, yang diprakarsai Lazismu DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pizza Hut Indonesia dan Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Khitan massal ini berlangsung pada Rabu, (03/09/2025) di outlet Pizza Hut Indonesia, Jakarta.

Ketua PWM DKI Jakarta yang membidangi Lazismu, Nandi Rahman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi sosial Lazismu untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan khitan bagi anak-anaknya.

“Sesuai temanya, Khitan Riang, tidak hanya memberikan dampak fisik dan psikologis bagi anak, tetapi juga tentang bagaimana anak-anak bisa tumbuh sehat dengan percaya diri, sementara orangtua mendapat dukungan nyata dari program kolaborasi ini,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Lazismu DKI Jakarta mengemas kegiatan khitan massal dengan suasana penuh keceriaan. Ada hiburan, bingkisan, hingga pendampingan relawan diberikan sebagai bentuk perhatian agar proses khitan menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan menegangkan.

perwakilan Pizza Hut Indonesia, Tirta Perdana Purba menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Lazismu. “Kami melihat program ini sebagai langkah mulia. Pizza Hut ingin mendukung agar anak-anak merasakan khitan yang tidak hanya sehat, tetapi juga membawa kebahagiaan,” tuturnya.

Dukungan tenaga medis RSIJ Pondok Kopi, turut memperkuat program ini dalam proses yang berjalan lancar dan aman. Melalui Khitan Riang, Lazismu DKI Jakarta menegaskan bahwa keberadaannya sebagai lembaga amil zakat yang menghadirkan solusi sosial sekaligus menanamkan nilai kepedulian di tengah masyarakat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu DKI Jakarta/MRR]

SELENGKAPNYA
3 September 2025

Peduli Guru Honorer dan Santri, Lazismu Tegal Tasarufkan Bantuan Rp 100 Juta di Hari Bermuhammadiyah

TEGAL – Hari bermuhammadiyah mewarnai pilar program Pendidikan Lazismu Kabupaten Tegal. Lazismu di kota Bahari ini menggulirkan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk dua program, yaitu Peduli Guru dan Beasiswa Santri.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Minggu, (31/8/2025), secara simbolis diberikan oleh Masnun Wakil Ketua PDM kabupaten Tegal kepada penerima manfaat yang disaksikan oleh Eko Purwanto PCM Kedungbanteng, Apri Kartika Sari Ketua PDNA kabupetan Tegal dan jajaran amil Lazismu di Desa Kebandingan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal.

Melalui program pentasarufan di momen Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Tegal, Lazismu berkomitmen mendukung perjuangan para pendidik dan generasi muda bangsa. Program Peduli Guru diberikan kepada 40 guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun.

Para guru honorer tersebut mendapatkan bantuan untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak. Menurut Masnun, Wakil Ketua PDM Kabupaten Tegal yang membidangi Lazismu bahwa  guru honorer yang mendapatkan bantuan tersebar di berbagai wilayahkabupaten Tegal.

“Dana sebesar Rp 20 juta yang disalurkan ini merupakan hasil penghimpunan donasi selama satu bulan penuh, khususnya di bulan Agustus, dari berbagai donatur yang peduli terhadap perjuangan guru di tingkat SD, SMP dan SMA Muhammadiyah,” ujarnya.

Selain itu, Lazismu juga menyalurkan Beasiswa Santri kepada Pondok Pesantren Ahmad Dahlan dengan total bantuan senilai Rp 80 juta. Semua penerima manfaat merupakan hasil dari rekomendasi Majelis Dikdasmen PNF kabupaten Tegal, termasuk jumlah 20 santri menerima bantuan pendidikan selama 1 tahun.

Bantuan beasiswa ini diharapkan dapat memotivasi para santri untuk terus belajar dan berprestasi. Meringankan biaya pendidikan ssehingga akses memperoleh pendidikan bisa meningkatkan generasi muslim yang tangguh dan berdaya saing.

Melalui Hari Muhammadiyah Kabupaten Tegal, kata Eko Purwanto, menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan pendidikan adalah dua pilar penting dalam membangun umat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berdonasi sehingga program ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi guru, santri, serta Masyarakat,” tandasnya.

Salah penerima manfaat dari guru honorer Nurhidayati, menyampaikan terima kasih kepada Lazismu dan para donatur atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan Lazismu di kabupaten Tegal bisa terus memberikan manfaat untuk Masyarakat. Hal senada disampaikan Zalfa Naqiyya salah seorang santri penerima beasiswa yang bertekad dari bantuan ini dapat terus meningkatkan prestasi belajarnya selama di pesantren.    

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kab. Tegal)

SELENGKAPNYA
2 September 2025

Peduli Guru Honorer, Lazismu dan 'Aisyiyah Salurkan Program Sahabat Guru

YOGYAKARTA - Peran vital guru dalam proses belajar mengajar sangat berarti dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Proses pembelajaran yang berkualitas perlu diimbangi dengan kesejahteraan guru yang memadai.

Keberadaan guru honorer masih banyak ditemui di beberapa sekolah, Guru honorer masih jauh dari kata sejahtera. Menyadari pentingnya peran guru honorer tersebut, Lazismu Mantrijeron bekerja sama dengan Majelis PAUD-Dasmen Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Mantrijeron menyelenggarakan Program Sahabat Guru.

Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas profesional para guru honorer di lingkungan Mantrijeron. Langkah nyata program ini untuk memberikan apresiasi dan dukungan yang layak bagi mereka. Kegiatan berlangsung di Gedung Ridho Ilahi Dukuh, Mantrijeron, pada Jumat, (29/8/2025) waktu setempat.

Lazismu Mantrijeron memberikan bantuanj dukungan pembinaan kepada 67 guru dan tenaga kependidikan honorer dari Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) se-Cabang Mantrijeron.

Lazismu Mantrijeron terpanggil untuk memberikan kontribusi dan apresiasi kepada guru honorer. Selama ini, menurut Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron Nur Alam Romadhon, program ini diharapkan dapat mendukung kualitas pendidikan di sekolah-sekolah serta meningkatkan motivasi dan pengabdiannya.

“Meringankan beban ekonomi mereka, sehingga para guru dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas mulianya,” ujarnya. Selain itu, sebanyak 27 guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi kriteria, menerima bantuan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam dunia pendidikan. Bantuan tersebut, sambung Nur Alam, diberikan secara rutin setiap bulannya selama 6 bulan, dengan total nilai sebesar Rp 30 juta per semester.

Penerima manfaat program Sahabat Guru, Winarni mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu Mantrijeron. “Melalui nilai manfaat program ini bagi kami sangat berarti. Mudah-mudahan menjadi berkah untuk semuanya", pungkasnya.

Nuwuningsih perwakilan dari Majelis PAUD-Dasmen PCA Mantrijeron menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu Mantrijeron, yang telah meluncurkan Program Sahabat Guru ini.

Ada dampak yang bermanfaat bagi para guru berupa pengembangan wawasan. Guru bisa meningkatkan komitmen serta integritasnya dalam mengabdikan diri. Dia menambahkan program ini menjadi perwujudan dalam mendukung dan memotivasi para guru honorer. Tentunya agar para guru tetap semangat menjalankan tugasnya. guru aset penting dalam dunia pendidikan yang harus terus kita apresiasi dan dukung.

Semoga program Sahabat Guru ini menginspirasi berbagai pihak agar bisa juga dikembangkan di tempat lain. Bisa mendorong keberlanjutan dalam memperjuangkan kesejahteraan serta profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan Mantrijeron.

[Marketing Communication Lazismu Mantrijeron/Nur’aini Puji Lestari]

SELENGKAPNYA
1 September 2025

Lazismu Bedah Rumah Lansia, Ludirah Bersimpuh Sampaikan Terima Kasih Untuk Donatur

BANYUMAS – Mustahil Ludirah bisa tertidur pulas di rumah yang atapnya nyaris roboh.  Perempuan lanjut usia itu hanya ditemani seorang cucu. Keselamatan Ludirah dan cucunya menjadi perhatian warga sekitar. Informasi pilu terkait Ludirah yang disampaikan warga langsung direspons Lazismu Banyumas untuk memperbaiki rumah reot itu.

Hasil penelusuran Lazismu terkait lansia ini, diketahui sebagai buruh pengrajin kipas di Dusun Bentul, Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Ludirah adalah sosok rentan di tengah hunian yang rapuh dan berpotensi ambruk.   

Direktur Lazismu Banyumas, Amrullah Sucipto Aji, mengatakan dari hasil penilaian amil yang survei, Ludirah layak mendapatkan bantuan program Sosial Dakwah lewat Bedah Rumah. “Dengan penghasilan yang terbatas sebagai pengrajin kipas, sangat berat baginya melakukan perbaikan rumah secara mandiri,” ungkapnya.

Dalam catatan Lazismu Banyumas, bedah rumah Ludirah yang terealisasi merupakan bantuan rumah layak huni ke – 47 bagi penerima manfaat. Aji menambahkan secara simbolis penyerahan ini diberikan kepadanya pada Kamis, (28/8/2025) di Dusun Bentul.      

Kami menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui Lazismu. “Alhamdulillah, program Bedah Rumah ini bisa terlaksana berkat dukungan dan kepercayaan para donatur. Semoga menjadi amal jariyah dan keberkahan untuk semua,” ujarnya.

Pembangunan rumah layak huni ini melibatkan partisipasi warga sekitar yang bergotong- royong membantu proses pengerjaan. Dalam waktu satu pekan, rumah Ludirah selesai direnovasi menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Kepala Dusun Bentul, Toyo, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada Lazismu dan semua pihak yang sudah peduli pada warga di dusun ini. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat lain yang membutuhkan,” katanya.

Sebagai informasi, sejak tahun 2019, program Sosial Dakwah melalui Bedah Rumah Lazismu di Banyumas telah membukukan target sasaran penerima manfaatnya sebanyak 74 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mata Ludirah berbinar, Ia menyaksikan rumahnya berubah total dari kondisi sebelumnya. Ia bersimpuh menyampaikan rasa syukurnya. “Terima kasih banyak kepada semua yang sudah membantu. Rumah ini jadi lebih kokoh dan nyaman. Mudah-mudahan Allah membalas kebaikan panjenengan semua,” ucapnya penuh haru.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Banyumas]

SELENGKAPNYA
29 Agustus 2025

Kolaborasi KAI dan Lazismu, MoU Kerjasama Bantuan Pembangunan Tandon Air Bersih Permanen di Gunungkidul

YOGYAKARTA -- Akses air bersih untuk kebutuhan dasar di Gunungkidul merupakan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Ketersediaan pasokan air bersih perlu dijaga di wilayah rawan kekeringan ini. Pemenuhan air bersih bagi warga menjadi perhatian Lazismu dan PT. KAI dalam program bina lingkungan.               

Kolaborasi itu, dituangkan Lazismu dan PT. KAI DAOP 6 Kota Yogyakarta dalam kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan MoU yang berlangsung di kantor Lazismu Mantrijeron (28/8/2025). Ini menandai langkah nyata mereka dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Secara simbolis bantuan diserahkan oleh perwakilan KAI Daop 6 Yogyakarta kepada Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron Nur Alam Romadhon, berupa bantuan CSR senilai Rp 60 juta untuk pembangunan tandon air permanen di wilayah Gunungkidul.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bantuan ini merupakan kepedulian PT. KAI terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan yang terbatas air bersih.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat mendukung pembangunan tandon air permanen di Gunungkidul, tidak sekadar untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga mendukung keberlangsungan aktivitas sosial-ekonomi Masyarakat,” katanya. Kami berkomitmen program TJSL, bisa terus hadir memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Kepala Kantor Lazismu Mantrijeron Nur Alam Romadhon mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan tandon akan dilakukan di dua Lokasi. Pertama berada di Sengonkerep, Sampang, Gedangsari, lokasi kedua berada di Padukuhan Prigi, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus.

“Kedua daerah tersebut dipilih karena kebutuhan mendesak akan akses air bersih di lokasi itu. Tujuannya membantu warga memenuhi kebutuhan harian mereka dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat setempat dengan akses air bersih,” tandasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan dorongan bagi berbagai pihak untuk mendukung program kemanusiaan dan pembangunan di Yogyakarta. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, harmonisasi kegiatan yang inklusif dapat tercipta.

Nur Alam menilai bahwa ketersediaan air bersih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa solidaritas dan tanggung jawab bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Mantrijeron/NP Lestari]

SELENGKAPNYA
29 Agustus 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross