

Palu – LAZISMU. Berbagai kebaikan antar sesama manusia merupakan suatu keharusan yang tidak boleh terabaikan.
Kali ini, Lazismu Palu memberikan bantuan berupa paket baby kit (popok, pakaian bayi) ke bayi Risnawati di RSUD Undata, jalan Trans Sulawesi – Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/7/2019) lalu.
Ibu yang berasal dari Makassar ini, datang ke Parigi Moutong mengunjungi keluarga, tetapi sampai rumah orang tuanya, dia diharuskan dirujuk ke rumah sakit di kota Palu dengan bantuan pinjaman uang dari tetangga.
Beliau tidak ada tempat tinggal atau sanak keluarga di Palu, hingga kunjungan tim Lazismu dan Relawan Turun Tangan Palu, beliau tinggal di rumah sakit, dan tentunya sampai ada kepastian kapan dioperasi membutuhkan bantuan. Dikarenakan belum ada nama, maka BPJS anak tersebut hanya berlaku 3 bulan saja, atas saran tim agar bisa terbit BPJS permanennya segera diberi nama.
Begitupun umur anak (kurang lebih 1 minggu) dan belum di berikan nama. Terdapat gangguan kolostomi (belum dapat dilakukan penanganan secara lanjut karena usia bayi dibawah 3 bulan).
Rudianto, Bidang Program Lazismu Palu saat konsultasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), bahwa beliau siap memfasilitasi pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibiayai pemerintah, dan diarahkan ke Dinsos Kabupaten Parigi Moutong, tempat domisili pasien tersebut. Tim relawan juga siap memfasilitasi proses BPJS nya.
“Keluarga yang sehari hari berkebun seadanya itu bahkan untuk ke rumah sakit meminjam dana dari tetangga ini sangatlah perlu bantuan kita,” ucap Rudianto.
Lazismu, tambah Rudianto, akan terus berupaya dan membantu meringankan kepada yang membutuhkan, serta bagi yang sedang diuji semoga tetap diberi kesabaran.
Sementara, Risnawati sambil meneteskan air mata mengucapkan terimakasih. “Semoga Lazismu bisa membantu lebih banyak orang lagi,” tuturnya. (bp)

Surabaya – LAZISMU. Menjelang pelaksanaan hari raya Idul Qurban, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS) Muhammadiyah Jawa Timur berencana menebar daging kurban dalam bentuk yang lebih modern.
Sekretaris Lazismu Jawa Timur, Adityo menuturkan pihaknya akan membagikan daging dalam bentuk kalengan, selain daging segar.
"Ada beberapa bentuk daging kurban yang kami edarkan, salah satunya dengan mengkalengkan daging kurban ke luar negeri dan daerah bencana,” ungkap Adityo di Kantor Lazismu Jatim, Jumat, (19/7/2019).
Menurutnya, dengan memproduksi daging kurban dalam kemasan kaleng, dapat meningkatkan syiar Islam dan memudahkan pengiriman ke wilayah yang jauh dengan mudah dan aman.
“Kami ada dua bentuk, KornetMU dan RendangMU, biasanya daging sapi tersebut kami olah dan dikirimkan ke daerah bencana yang rencananya tahun ini dikirimkan ke Halmahera dan luar negeri seperti Palestina,” ungkap Adityo selepas kegiatan Jumat Berkah di Kantor Lazismu, Kertomenanggal, Surabaya.
Program tebar hewan kurban yang dilaksanakan tahun ini mengambil tema “Qurban untuk Kemanusiaan, Berkurbanlah dengan hewan dan harta yang terbaik”.
Rencananya daging kurban akan disalurkan di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), daerah bencana, daerah dan pedalaman, santri dan pesantren terpencil, daerah rawan gizi dan daerah padat kumuh miskin.
"Para donatur dapat memberikan sapi dan kambing, adapun bila diuangkan kambing senilai Rp 2,5 juta, sapi Rp 17,5 juta dan Rp 21 juta, donatur bisa memilih untuk disembelih dan dibagikan secara langsung atau dikalengkan,” tambahnya. (bp)
(Sumber: Jatimnet.com)

Belitung – LAZISMU. Memberi adalah bagian dari bentuk penerapan—meminjam istilah Haedar Nashir disebut penerapan ibadah sosial.
Kamis (18/7/2019) lalu, Lembaga Amil Zakat infak dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) merealisasikan program peduli siswa dhuafa lewat kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh (GN-OTA) di tiga sekolah, yaitu SD Muhammadiyah Tanjungpandan, SMP Muhammadiyah Tanjungpandan, SMA Muhammadiyah Tanjungpandan.
Program kegiatan ini adalah gerakan kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim dan pelajar dari keluarga pra sejahtera. Program ini berupa paket donasi pendidikan yang digunakan untuk keperluan pendidikan siswa dhuafa, diantaranya berupa pembayaran uang sekolah dan keperluan lainnya.
Melalui Kepala Bagian Program Kegiatan, Harun alrasyid, Lazismu menyalurkan santunan berupa biaya pembayaran uang sekolah selama tiga bulan sekaligus untuk empat puluh siswa dhuafa mulai dari siswa SD, SMP dan SMA.
Secara terpisah, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah, Meriza, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Lazismu, dan para donatur yang telah merealisasikan program kegiatan ini, karena sangat membantu siswa dalam hal pembiayaan sekolah. "Terima kasih kepada Lazismu dan seluruh donatur atas program kegiatan GN-OTA ini. Anak-anak kami yang kurang mampu menjadi sangat terbantu" tuturnya.
Sementara, Harun alrasyid, Kepala Bagian Program Kegiatan mengungkapkan bahwa, kegiatan bantuan GN-OTA sebenarnya disalurkan setiap/per bulan sekali. Namun untuk efektivitas, program kegiatan bantuan ini kami salurkan per tiga bulan sekaligus. "Program bantuan GN-OTA kami serahkan per tiga bulan sekaligus untuk efektivitas waktu," tuturnya. (bp)

Surabaya – LAZISMU. Kegiatan memberi kepada yang membutuhkan menjadi bagian dalam praktik amar’ma ruf nahi munkar. Dalam kesempatan ini, Lazismu Surabaya mendapat kesempatan untuk berbagi dengan kegiatan Jum'ah Berkah, Jum’at (19/7/2019).
Kegiatan ini adalah program rutin mingguan Lazismu Kota Surabaya berupa memberi makanan dan minuman kepada warga Surabaya dan sekitarnya.
Lazismu mendapat respons positif dari masyarakat Surabaya. “Kalau responnya sangat bagus. Ada yang sampai ketika kita libur mereka kebingungan. Terlambat ngirim saja mereka mencari cari,” tutur Warsono, Badan Pengurus Lazismu Surabaya.
Warsono, lebih lanjut menjelaskan, kegiatan Jum'ah Berkah ini sampai kepada keluarga yang tertimpa bencana, dan keluarga yang berduka.
“Jum'ah Berkah kan tidak hanya ke mereka saja, kepada keluarga kurban bencana juga,misalnya kebakaran..dan kepada keluarga yang sedang berduka anggota keluarga nya meninggal misalnya,” terangnya.
Menurutnya, selain berbagi rezeki makanan dan minuman, kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan hati para pejuang kebersihan di wilayah Surabaya.
“Meneguhkan hati para pejuang kebersihan misalnya,karena apa bila di kota kota besar ini tidak ada atau mereka tidak teguh hati mereka tidak mau bekerja karena pekerjaan nya di anggap tidak layak..kita tidak bisa membayangkan..seperti apa sampah sampah itu menggunung,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh awak media Lazismu, (19/7).
Maya, salah satu warga Surabaya mengucapkan rasa terimakasih kepada Lazismu atas program Jum'ah Berkah nya. Selain itu, ia berharap Lazismu akan selalu membawa perubahan. (bp)

Bojonegoro – LAZISMU. Sejak pagi, Kamis, (18/7/2019) Ainur Rofiq, Staf Ambulan Lazismu Bojonegoro, sudah sibuk menjemput pasien ibu Tri Wahyuni penderita stroke warga desa Deru, kec. Sumberrejo untuk diantar ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
Pasien kedua, bapak Sodikun warga desa Penganten, kecamatan Balen menderita stroke juga diantar di rumah sakit yang sama.
Setelah mengantar pulang kedua pasien dengan selamat, dalam perjalanan pulang menuju kantor Lazismu, kembali no. call center ambulance Lazismu 081235115454 mendapat telepon dari keluarga bapak Sucipto dari desa Sambiroto, kecamatan Kapas untuk diantar Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo.
Alhamdulillah semua pasien terlayani dengan baik. Terimakasih kepada segenap muzzaki dermawan, dan donatur atas zakat, infaq dan sedekah melalui Lazismu.
Mari dukung program Ambulance Gratis Lazismu Bojonegoro dengan menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah melalui Rek. Bank Syariah Mandiri No. Rek Zakat 99398 1 13 00 0 00000 dan No.Rek Infaq 99398 2 13 00 0 00000. No.Rek BSM 7098456893. Konfirmasi SMS-WA 082287889799. (bp)
(Sumber: Lazismujatim.org)

Surabaya – LAZISMU. Bapak Slawi senang mendapat kunjungan dari Ketua Lazismu Kota Surabaya, Ustadz Sunarko, Ahad (21/7/2019).
Ketua Lazismu Kota Surabaya, Sunarko mengatakan, penerima manfaat Lazismu Aksi Peduli Dhu'afa (LAPD) One Day One Reciepient satu hari satu penerima manfaat Lazismu Kota Surabaya ialah Bapak Slawi. "Dia berumur 74 tahun, asli Madura dengan alamat rumah Tambak Wedi Tengah VII/46 Tambak Wedi Kenjeran Surabaya," ujarnya.
"Dia memiliki enam putra yakni umaiyah umur lima puluh tahun, Kholifah umur 48 tahun, Rachmawati umur 46 tahun, Sholehuddin umur 40 tahun, Alfiyah umur 35 tahun, dan Abdul Bari umur 18 tahun.
"Sebelumnya Bapak Slawi bakerja sebagai kuli bangunan tetapi berhenti dan beralih profesi sebagai pemulung dengan penghasilan tiga puluh ribu rupiah sampai lima puluh ribu rupiah. Dia bakerja mulai jam lima pagi sampai jam sepuluh, setelah itu dia memilah-memilah hasil dari pemulung tadi, kemudian dijual ke Pak Hanan," katanya.
"Alhamdulillah, hasil dari pemulung tadi bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, meskipun saat ini masih memiliki hutang sekitar satu juta kepada tetangga saya," tandasnya. Kepada Lazismu Kota Surabaya saya mengucapkan terima kasih, sopo wae sing mbantu, sing kuoso sing mbales. Maturnuwun (terimakasih)," ujarnya.
"Bagi donatur atau pembaca bisa menyalurkan bantuan ZISnya melalui BANK SYARIAH MANDIRI 99398 2 01 00 0 00000 A/n.Infaq LAZISMU kota Surabaya dan BANK MUAMALAT 76640 2 01 00 0 00000 a/n.Infaq LAZISMU Kota Surabaya," pungkasnya. (bp)
(Sumber: Lazismusby.com)

