Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Luncurkan "Kapal Pendidikan", Solusi Moda Transportasi ke Sekolah dan Pemberdayaan Perkampungan Baru

Sorong – LAZISMU. Seiring dengan perkembangan gerakan filantropi Islam, program pemberdayaan terus mencari bentuknya yang relevan sebagai bagian dari inovasi programnya. Tantangannya bagi filantropi Islam bukan terletak pada persoalan bagaimana pendanaannya, tapi tentang model kerjasama dan cara pandang membaca kesenjangan di suatu wilayah. Lazismu sebagai lembaga amil zakat memerlukan hal tersebut termasuk memastikan mitra kolaborasi yang dapat berjalan bersama menuju hal yang dimaksud.

Salah satu isu yang bergulir dan mendapat perhatian Muhammadiyah pada hasil Muktamar 2015 di Makassar adalah tentang kesenjangan wilayah. Pada kesempatan kali ini program yang dilaksanakan Lazismu bersama mitranya, MPM (Majelis Pemberdayaan Masyarakat) dan beberapa PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) berada di Sorong, Papua Barat.

Papua Barat dalam gerakan dakwah sosial Muhammadiyah, bukanlah kawasan yang asing. Di Indonesia bagian Timur ini, malah berdiri Universitas Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA) yang cukup representatif, dan salah satu kampus terbesar di Papua Barat. Lahan yang dimilikinya, lebih dari 50 hektar.

Sebetulnya Papua Barat telah menjadi medan gerakan filantropi sebelum muktamar Makassar, bagi Lazismu yang bermitra dengan MPM. Kemitraan yang solid ini dibuktikan dengan beberapa program yang pernah dilakukan di sana yakni pemberdayaan masyarakat, khususnya warga Kampung Warmon, Kokoda.

Dalam catatan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan di Papua Barat, diketahui dari total jumlah mahasiswa di UNIMUDA, 60 persennya penganut Kristen. Artinya, keberadaan UNIMUDA sudah diterima dengan baik oleh warga dan pemerintah setempat.

Dalam kesempatan kali ini, Lazismu kembali berkunjung. Kunjungan yang melibatkan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, bersama rombongan yang terdiri dari  Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Lazismu, Majelis Pemberdayaan Masyrakat (MPM) PP Muhammadiyah, LP3M UMY, Rektor dan LP3M Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ke lokasi dampingan MPM PP Muhammadiyah dan KKN Tematik di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Kampung Warmon, Kokoda, TK Paud Aisyiyah, SMP serta SMA Muhammadiyah Pulau Arar, Sorong, Papua Barat, pada Sabtu - Senin, 21 - 23 September 2019.

Dalam kunjungannya, beberapa kelompok masyarakat binaan Muhammadiyah di Sorong yang ada di pesisir, pulau-pulau dan sebagian di daratan menjadi perhatian penting. Pulau Arar dipilih sebagai sasaran kunjungan tim tersebut antara lain, MPM, Lazismu, UMY, UMS, UMP dan tentu saja UNIMUDA sebagai "local host".

Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi lembaga pendidikan di Pulau Arar adalah transportasi untuk para guru menuju sekolah yang ada di seberang pulau. “Ketersediaan perahu motor menjadi prioritas,” katanya.

Menurut pengakuan kepala suku di Pulau Arar, guru sering terlambat datang karena terbatasnya fasilitas moda transportasi menuju pulau. Akhirnya, jam belajar-mengajar guru dan siswa sering tidak termanfaatkan secara efektif.

 

Realitas itu mengusik Muhammmadiyah, beberapa lembaga di bawah
naungannya inisitiaf ikut berpartisipasi. Sebagai solusi permasalahan
pendidikan di Pulau Arar, maka diluncurkan dan diresmikan tiga buah
perahu yang pembuatannya dibiayai Lazismu, UMS dan UMP. Ketiga perahu
ini merupakan ”Kapal Pendidikan” untuk memfasilitasi guru menuju sekolah
agar tidak terlambat lagi.    

Hilman mengaku, baru pertama kali
menaiki perahu,  yang sudah lama hanya dilihat dalam design kertas.
Hari ini menjadi kenyataan, perahu yang sesunguhnya. Perahu itu akan
digunakan juga untuk meningkatkan pendapatan pengelolanya melalui
kegiatan ekonomi dengan cara sewa-menyewa. “Dengan begitu pengelolaannya
dapat berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam suatu kesempatan diskusi, pulau ini juga bisa dipoles jadi kawasan destinasi wisata. Di tengah laut, rombongan singgah ke sebuah badan usaha milik desa (Bumdes), yakni sebuah perahu penangkapan ikan yang dikelola warga dari suku Kokoda dan suku lainnya.

Perjalanan ke Pulau Arar kembali dilanjutkan, sambutan warganya begitu meriah. Kelompok seni hadrah setempat yang terdiri dari para remaja menyambut dengan bersemangat. Di lokasi terpencil ini, seorang warga Papua mewakafkan tanahnya untuk ruang belajar sebuah taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). Romobongan juga sekaligus melakukan peletakan batu pertama TK. Tak hanya itu, pimpinan PTM yang hadir juga mengundang beberapa remaja untuk melanjutkan kuliah di PTM dengan beasiswa penuh.

Perjalanan berlanjut ke kawasan daratan. Rombongan datang menuju sebuah perkampungan agak dalam yang dihuni oleh sebuah suku dan kemudian dilakukan penanaman pohon buah-buahan yang produktif dan bernilai ekonomi.

Dalam agenda ketiga, rombongan menuju ke suatau tempat,
Distrik Warmon namanya, di sini Muhammadiyah membeli lahan seluas tiga
hektar yang dimanfaatkan warga dari Suku Kokoda.

Lahan itu
diibeli oleh Muhammadiyah dengan dana dari UMS dan UMM.  Tempat ini
menurut Lazismu sudah lama menjadi aktivitas pemberdayaan Muhammadiyah.
Beberapa PTM, termasuk Lazismu dan MPM mengirimkan mahasiswa Kuliah
Kerja Nyata (KKN) 3T ke distrik ini.

Dulu hanya tanah kosong.
Selanjutnya dibangun rumah-rumah kayu. Berdasarkan hasil komunikasi
dengan Pemda setempat, akhirnya kementerian membanguan sekitar 60 rumah
baru. Meski jumlahnya masih kurang dari kebutuhan, tapi sudah sangat
membantu. Dalam kesempatan itu, UMY turut berpartisipasi dengan
membangun rumah baca, sedangkan Lazismu membangun kelas, sementara. MPM
melakulan pemberdayaan pertanian.

Pendekatannya menurut Hilman
cukup komprehensif dari Muhammadiyah. Meskipun tidak sedikit dana yang
dibutuhkan masyarakat untuk tidak terus menjadi warga yang
berpindah-pindah (nomaden). Pendidikan juga menjadi kunci. Perkembangan
kampung-kampung baru di Papua dengan fasilitas yang lebih lengkap memang
sangat dibutuhkan.

Partisipasi Muhammadiyah di sini tentu
penting untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar masyarakat Papua dalam
menatap masa depan. Dalam bingkai Indonesia Berkemajuan, setidaknya
warga masyarakat binaan mendapat kesempatan untuk menikmati akses
pendidikan.

Tak lupa rombongan berkesempatan mengunjungi kantor
Lazismu Kabupaten Sorong yang sangat sederhana namun penuh dengan
semangat untuk melakukan perubahan. Makna penting dalam kunjungan ini
persahabatan dan kekeluargaan. Dari Anda untuk Indonesia. Mewakili
Lazismu, Hilman Latief mengucapkan terima kasih dari pada para donatur
di seluruh Indonesia yang mendukung program-program Lazismu di kawasan
terdepan, terluar, dan tertinggal (3T)

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Anjar Nugroho, mengatakan, program ini merupakan kontribusi nyata Muhammadiyah untuk bangsa. “Papua adalah bagian NKRI yang harus dirawat. Seluruh elemen bangsa harus terlibat dalam perawatan itu, termasuk Muhammadiyah yang di dalamnya ada perguruan tinggi Muhammadiyah,” katanya.

Pendampingan dengan pendekatan pemberdayaan di segala bidang bagi warga Suku Kokoda, lanjut Anjar telah dilakukan oleh Muhammadiyah dan berjalan sukses. Pemberdayaan yang sampai hari ini masih berlangsung di Sorong bisa menjadi percontohan bagi pendampingan suku-suku yang lain di Papua Barat.

Dalam kolaborasi program kali ini, Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya berkomitmen untuk bersama-bersama elemen bangsa lain merawat dan menjaga NKRI secara kongkrit dan nyata, karena kampus Muhammadiyah ini ada untuk Indonesia. (na)
.  

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

25 Siswa Duafa SMP Negeri 9 Batang Terima Kado School Kits Lazismu

Batang – LAZISMU. Senyum bahagia
terpancar dari siswa-siswi SMP Negeri 9 Batang, Jawa Tengah yang sedang memperingati
hari jadi ke-16 sekolah itu. Tepat pada hari jadi sekolah, beberapa siswa-siswi
yang berasala dari keluarga tidak mampu mendapatkan hadiah dari sekolah Lazismu.
 

Peringatan hari ulang tahun ini untuk pertama kalinya diadakan sepanjang SMPN 9 Batang berdiri. Sebagai rasa syukur, kado spesial untuk siswa-siswi yang membutuhkan diberikan 25 paket school kits dari pihak sekolah yang bekerjasama dengan Lazismu Batang.

 

Kepala
Sekolah SMP Negeri 9 Batang, Casyanto, mengatakan, pihaknya sangat senang dan
mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Lazismu Batang. “Bantuan paket school kits yang diberikan Lazismu
Batang untuk siswa-siswi kami sangat meringankan beban orang tua mereka,”
katanya. Dengan bantuan ini, para penerima manfaat diharapkan tambah semangat untuk
belajar, harap Casyanto.

 

Mukti Dewi Kinasih dan kawan-kawannya yang mendapatkan hadiah dari sekolah tercintanya dan Lazismu Batang tak terduga sebelumnya. Siswa yang biasa disapa Kina itu terharu mendapatkan paket perlengkapan alat-alat sekolah (23/9/2019). Tak hanya Kina, ada 24 siswa-siswi yang direkomendasikan mendapatkan kado serupa.

 

Direktur
Lazismu Batang, Muntoro Abdurrahman, menjelaskan, salah satu fokus kegiatan
Lazismu Batang adalah pada pilar pendidikan. Program itu direalisasikan dalam
banyak jenis, mulai bantuan perlengkapan sekolah yang rutin diadakan hingga
beasiswa untuk siswa berprestasi tetapi kurang mampu.

 

“Program
bantuan pendidikan itu strategis, karena sifatnya investasi masa depan. Satu
anak yang kita sekolahkan sampai perguruan tinggi misalnya, tentu harapannya
tidak hanya anak didik sukses, kelak dia tumbuh menjadi pribadi yang peduli
juga untuk membantu sesama,” jelasnya

 

Pihak
sekolah dan Lazismu Batang ingin di peringatan hari ulang tahun ke-16 SMP Negeri
9 Batang juga bisa memberikan manfaat bagi siswanya, khususnya yang
membutuhkan. (nov)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Serahkan Bantuan Rombong Nasi Bungkus untuk Takmir Masjid

Pasuruan – LAZISMU. Program Jum’at
Berkah bagi Lazismu Jawa Timur rutin dilakukan setiap hari Jum’at. Di hari
inilah Lazismu berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan selain para jamaah
salat Jum’at. Biasanya nasi bungkus diberikan secara gratis untuk penerima manfaat.
  

 

Gerakan
Jumat berkah di kota Pasuruan banyak dirasakan manfaatnya baik bagi penerima
manfaat, salah satunya para jamaah. Mereka menerima nasi bungkus begitu juga para
takmir masjid. Seiring waktu jamaah semakin bertambah. Imbasnya, para jamaah
turut tergugah untuk mendonasikan nasi bungkus kepada Lazismu.

 

Lazismu
kota Pasuruan memberikan apresiasi kepada takmir masjid Al-Ikhlas, Kebon Jaya, Kelurahan
Kebon Agung, Kecamatan Purworejo, yang memfasilitasi sarana atau tempat
pengumpulan dan pembagian nasi bungkus.

 

Ketua
Lazismu Kota Pasuruan, Agus Salim, mengatakan, takmir masjid Al-Ikhlas dalam
hal ini secara langsung diwakili Arly Kusnan, sejauh ini telah berkolaborasi
bersama Lazismu. Apalagi kegiatan rutin di Jum’at berkah sudah menjadi ciri
khas Lazismu di Jawa timur.

 

Dampaknya jamaah ikut tergerak untuk berdonasi yang pada gilirannya bertambah juga para jamaah yang menerima nasi bungkus. “Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi itu, Lazismu Kota Pasuruan memberikan bantuan berupa rombong kepada takmir masjid,” katanya.

 

Rombong
secara simbolis diterima Arly Kusnan pada Rabu, 25 September 2019. Arly Kusnan,
mengucapkan terima kasih atas bantuan sarana Jumat berkah dari Lazismu. Arly
melanjutkan, kegiatan pembagian nasi bungkus Jumat berkah pada prinsipnya untuk
memeberikan fasilitas.

 

“Takmir
hanya memfasilitasi jamaah yang setiap hari Jumat menyerahkan nasi bungkus
kepada takmir untuk di bagikan kepada jamaah salat Jumat,” bebernya. Mudah
mudahan rombong ini bisa bermanfaat sebagai tempat pengumpulan dan pengambilan
nasi bungkus yang sebenarnya kurang tertata rapi, ujarnya. (na)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

7 Kecamatan Kekeringan, Lazismu Bersama AMCF, DMC, dan MDMC Salurkan Bantuan Air Bersih

Bojonegoro – LAZISMU. Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro akibat kemarau panjang membuat warga di 17 kecamatan kesulitan memperoleh air bersih. Kepala BPBD Bojonegoro awal September lalu telah menyampaikan melalui media, dampak kekeringan ini berimbas kepada 37 desa yang bergantung pada bantuan air bersih.

Pada pertengahan September, lembaga amil zakat nasional dalam hal ini Lazismu, merespons dengan memberikan bantuan air bersih bersama Asian Moslem Charity Foundation (AMCF) di beberapa desa yang tersebar di 7 kecamatan. Meluasnya dampak kekeringan bagi Lazismu Bojonegoro perlu diatasi agar warga tetap dapat mengakses air besih meski jumlahnya terbatas.

Lazismu mengagendakan akan menyalurkan 120.000 Liter air untuk mengatasi bencana kekeringan selama seminggu di kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari 7 kecamatan antara lain Kecamatan Kedewan, Purwosari, Ngraho, Tambakrejo, Padangan, Daden dan Margomulyo.

Kemarau panjang di Bojonegoro telah memperkering sungai Bengawan Solo yang melintas di kabupaten itu. Hujan yang belum kunjung turun membuat bencana kekeringan semakin mempengaruhi kondisi kehidupan warga termasuk pertanian.

Kebutuhan masyarakat akan air bersih untuk aktivitas sehari-hari kian mendesak. Maka pada 16 Septermber kemarin, Lazismu menyalurkan 20.000 Liter air di Kecamatan Tambakrejo, tepatnya di Desa Gamongan. Kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB.

Sartono selaku amil Lazismu Bojonegoro mengabarkan warga begitu bahagia saat bantuan air bersih tiba. Jiran salah seorang warga mengatakan kekeringan tahun ini yang paling parah dibandingkan tahun sebelumnya.

 
Kaur Kesejahteraan Rakyat Desa Gamongan, Rochmad mengungkapkan, selama ini belum ada yang memberikan bantuan air di desanya. Warga akhirnya banyak yang mencari air ke desa-desa tetangga yang jaraknya cukup jauh. “Warga berharap agar desa kami dapat bantuan air, pimpinan desa juga akan menyalurkanya ke masyarakat,” pungkasnya.

Sunarko amil Lazismu Bojonegoro dengan rinci mengatakan, pembagian air bersih pada hari pertama dilkukan di dua kecamatan antara lain meliputi Ponpes Adnan Al-Charish Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, dengan penerima manfaat 350 santri, Desa Gamongan Krajan,  RT. 02/04 Kecamatan Tambakrejo, dengan penerima manfaat 35 KK, RT. 02/03 sejumlah 41 KK, RT. 03/03 sebanyak 45 KK, dan RT. 04/03 sekitar 46 KK.

Di hari kedua, 18 September 2019, Lazismu meperluas jangkauan di Kecamatan Ngraho, antara lain penerima manfaatnya dari desa Nganti.terutama Dusun Pepe RT. 35/11 sebanyak 29 KK, RT. 33/11 sejumlah 49 KK, RT. 34/11 terdiri dari 35 KK, RT. 45/13 sebanyak 63 KK dan RT. 34/11 sebanyak 35 KK.

Barulah kemudian di hari ketiga di dua kecamatan berbeda dengan penerima manfaat air bersih sebanyak 112 KK pada 19 September 2019. Sampai dengan hari keenam, Sartono mengatakan, air bersih yang digelontorkan volumenya sekitar 15.000 liter. Selain AMCF, Lazismu bersinergi dengan MDMC, dan DMC di kecamatan Ngambon, Desa Gowah dan Desa Kolong, Kecamatan Ngasem (22/9/2019).

Sebagai agenda terakhir bersama AMCF, Penyaluran air bersih ini diterim manfaatnya oleh warga yang hadir sekitar 120 orang. Jadi total air yang dikirimkan, lanjut Sartono volumenya sebanyak 140.000 liter ditambah 105.000 liter dengan jumlah keseluruhan 145.000 liter per pekannya di hari Jum’at. (st)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lomba Kreasi Gambar di Media Kaleng Infak, Filantropis Cilik Meriahkan Wonderful Muharam

Semarang – LAZISMU. Sebanyak 450 orang siswa dari 52 sekolah TK ABA se-Kota Semarang, berkumpul di aula Masjid At-Taqwa, Jawa Tengah, pada Rabu (25/09/19). Kehadirannya dipersatukan dalam rangka mengikuti lomba kreasi menggambar dengan media kaleng infak. Perlombaan di selenggarakan oleh Lazismu Kota Semarang bekerjasama dengan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) di bawah Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Semarang. 

Tujuan
diadakannya lomba ini untuk menampilkan kreasi anak-anak TK serta memberikan
pendidikan karakter kedermawanan sejak dini menggunakan media kaleng infak.
Dengan kreasi sendiri, selanjutnya kaleng infak akan dibawa pulang
masing-masing anak. Lomba ini dilaksanakan sebagai acara puncak rangkaian acara
yang bertajuk Wonderful Muharam.

 

Secara
umum Lazismu ingin memasyarakatkan program beasiswa pendidikan dasar. Lazismu
sudah mempersiapkan pentasarufan beasiswa bagi 400 orang siswa SD, SMP, SMA dan
SMK di Kota Semarang. Di samping itu, ada program peduli kemanusiaan dan
penyandang disabilitas. Demikian disampaikan Sekretaris Lazismu Kota Semarang,
Marhaeni.

 

Wonderful
Muharam digagas tim kreatif marketing Lazismu Kota Semarang yang menampilkan
banyak kegiatan. Di antaranya tersebar di beberapa kantor layanan Lazismu
tingkat cabang dan AUM di kota Semarang. Selama satu bulan Muharam, ada
kegiatan tabligh, bakti sosial, tasaruf, hingga peresmian gedung baru. Puncak
acara berlangsung sangat meriah dengan hadirnya adik-adik TK ABA dan
menampilkan pendongeng Kakak Blangkon.

 

Pimpinan
Daerah Aisyiyah, yang diwakili oleh Pimpinan Majelis Dikdasmen Aisyiyah,
Minangwati dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Lazismu yang telah
menyelenggarakan ajang penampilan kreasi anak-anak TK ABA se-Kota Semarang.
Ajang seperti ini bisa dijadikan sarana pembelajaran di luar kelas sekaligus
panggung pertunjukan bagi anak-anak.

 

Dirinya
berharap ajang seperti ini bisa diselenggarakan berkelanjutan di tahun-tahun
mendatang guna membangun kreatifitas anak didik. Sementara itu, Pimpinan Daerah
Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang yang membidangi zakat, Yusuf Hidayat
memberikan apresiasinya atas terselenggaranya lomba ini.

 

Mewakili
PDM, Yusuf menyampaikan, agar kegiatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk
menampilkan kreasi terbaik anak-anak TK ABA. Lebih jauh ia berharap di lain
waktu, dipersiapkan untuk menampilkan prestasi dan kreasi sekolah-sekolah di
tingkat dasar dan menengah Muhammadiyah agar tumbuh prestasi yang mampu
mengangkat nama Semarang di bidang pendidikan.

 

Dari
hasil penilaian dewan juri, didapatkan 3 orang juara dan 3 orang juara harapan.
Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah dan uang pembinaan dari Lazismu agar
menambah semangat meningkatkan prestasi anak-anak berbakat.

 

Salah
seorang guru TK ABA, Sulastri menyampaikan, dalam pelaksanaan lomba cukup
bagus, dan anak-anak terhibur dengan adanya dongeng dari Kakak Blangkon.
Sebagai seorang guru, dia menganggap kegiatan ini sangat positif dalam
mendukung pendidikan karakter dan pembiasaan sikap positif pada anak. Di
kesempatan akan yang datang, dia berharap, jumlah kategori pemenang bisa
diperbanyak. (cs)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Dulu Memanfaatkan Pos Ronda sebagai Rumah, Kini Lazismu Mulai Bangun Rumah untuk Ibu Nur

Parepare – LAZISMU. Proses pembangunan
rumah berkah yang akan ditempati Ibu Nursaidah telah dimulai oleh Lazismu Kota
Parepare. Setelah beberapa hari ini amil Lazismu melakukan fundraising, dari
beberapa pihak yang prihatin terhadap kondisi Ibu Nursaidah.

Terhitung sejak kemarin, tukang telah bekerja mendirikan tiang-tiang rumah tersebut. Rumah yang akan menjadi hunian ibu yang gagal ginjal ini berdiri di atas sebidang tanah yang luasnya berukuran 5 x 6 meter. Salah seorang warga atas izinnya berkenan tanahnya dibangun untuk rumah Ibu Nur.

 

Berdasarkan
keterangan Sekretaris Lazismu Parepare (26/9/2019), Saiful Amir, pembangunan rumah untuk
perempuan duafa itu telah dimulai. Mulai hari Rabu, sudah jalan, tukang telah
bekerja dan bahan bangunan sudah disiapkan.

 

“Rumah
itu berdiri di atas tanah warga statusnya meminjam,” terangnya. Meski tergolong
sederhana, cukup lapang untuk Ibu Nur bersama anak bungsunya tinggal dibanding
dari sebelumnya hanya sebuah gubuk bekas pos ronda. Setelah berkoordinasi
dengan divisi fundraising, Rosmala Dewi Devisi, Lazismu memperoleh total
penghimpunan sebesar Rp 15 juta.

 

Anshari
Bado selaku koordinator pembangunan, menargetkan selesai tidak lebih dari
seminggu. “Mudah-mudahan hari Senin sudah bisa kita serah terimakan,” ungkap
Bado lulusan ilmu arsitek Universitas Hasanuddin, Makassar.

 

Bado
merasa terpanggil untuk berbagi semata-mata kerja sosial dan kemanusiaan. Tidak
semua harus dinilai dengan materi. Bersama Lazismu Bado ingin sekali menolong
perempuan malang itu.

 

Ketua
Lazismu Parepare, Erna Rasyid Taufan, mendorong percepatan penyelesaian rumah
berkah tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah
berdonasi kepada Lazismu Parepare sehingga Ibu Nur bisa memiliki hunian yang berkah.

 

Lazismu
juga memikirkan bagaimana kondisi kesehatannya. Satu masalah selesai, masalah
lain yang dihadapinya seperti pendidikan anaknya supaya bisa berlanjut. Lazismu
tetap mendampingi Ibu Nur, dan mengajak kepada para dermawan untuk berbagi. (sa)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross