

Nganjuk – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Nganjuk turut memeriahkan resepsi Milad Muhammadiyah ke 107. Puncak kegiatannya ‘Lazismu berbagi untuk negeri’ yang ditandai dengan penyerahan kunci untuk program Bedah rumah kepada duafa di Pendopo Utama Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 11 Januari 2020.
Selain Program Bedah rumah, Lazismu juga memberikan bantuan penyertaan Modal Usaha Ekonomi Mikro senilai Rp 10 juta kepada komunitas pemuda yang diwakili Ketua Pemuda Muhammadiyah Nganjuk.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menyampaikan tausyiyah dalam acara itu, ia berpesan agar warga Muhammadiyah terus mendakwahkan teladan kebaikan dan budaya ‘tangan di atas’ digelorakan sehingga kehadiran Muhammadiyah di tengah Masyarakat bisa bermanfaat.
“Bantuan bedah rumah, bantuan modal usaha dan paket sembako ini hanya sebagian kecil kiprah Muhammadiyah untuk terus berbagi kepada Umat,” kata Abdul Mu’ti saat didapuk menyerahkan secara simbolis kunci 2 unit rumah bagi warga miskin dan duafa serta apresiasi kepada aktivis Program TB-HIV Aisyiyah Nganjuk.
Nursholehan selaku Ptl Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, dalam sambutannya mewakili Bupati mengapresiasi kiprah Muhammadiyah Nganjuk yang sangat dirasakan oleh Masyarakat.
“Kami mewakili Bupati mengucapkan banyak terima kasih atas peran serta Muhammadiyah, semoga sinergitas yang baik ini bisa terus kita lanjutkan,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya salah satu siswa ‘Mbah Ihsan’ yang merupakan tokoh dan sesepuh Muhammadiyah Nganjuk.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Nganjuk, Arifin Abduh, mengaku bahwa milad tahun ini sengaja dikemas istimewa, selain ada unsur unik Muhammadiyah juga menampilkan seni gamelan, kreativitas siswa dan berbagi kepada masyarakat oleh Lazismu.
“Acaranya sengaja diiringi gamelan Jawa dari siswa SMK Muhammadiyah 2 Nganjuk agar lebih greget,” pungkas salah satu Kepala Madrasah Ibtidaiyah ini.
Ketua Kantor Layanan Lazismu Nganjuk, Juari, mengatakan, tiap tahun turut menyemarakkan resepsi milad melalui program bakti masyarakat dengan menyerahkan sejumlah bantuan. Tahun ini memberikan bantuan bedah rumah, 100 paket sembako bagi fakir miskin di Desa Siwalan kecamatan Sawahan dan penyertaan Modal Usaha Mikro.
“Dua kunci rumah kita serahkan secara simbolis, rumah dalam proses pengerjaan, mohon doanya agar cepat tuntas,” kata guru yang mengajar di SMK Negeri Nganjuk ini.
Milad Muhammadiyah ke-107 di semarakkan dengan sejumlah atraksi, pawai Drumband, kreativitas siswa dari sekolah Muhammadiyah-Aisyiyah, dan dihadiri Muspida, Forum Kerukunan Umat beragama, Ketua Ormas dan partai serta ketua amal usaha.
Pawai taaruf sendiri mengambil rute sekitar pusat kota Nganjuk dan berakhir di depan Pendopo. Pawai taaruf dihadiri ribuah warga, ribuan siswa serta perwakilan organisasi otonom. Para tamu hadirin dan warga yang menyaksikan tumpah ruah memadati pendopo utama dan pelataran kantor Pemerintah yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Nganjuk, Jawa Timur.
Seluruh penampilan krearivitas ditampilkan di pra acara yang dimulai pukul 06.00 WIB, kata Andik Joko, salah satu panitia milad. (m.roi/lazismujatim).

Probolinggo – LAZISMU. Dodik (40) harus menjalani hidup dengan kondisi jantung yang kurang baik. Usianya relatif muda, ayah dari 3 orang anak ini sementara harus beristirahat di rumah karena penyakit jantung yang dideritanya selepas pulang dari rumah sakit.
Ujian hidup yang dijalani tak menyurutkan semangatnya untuk sehat pulih dna kembali beraktivitas. Senyum di wajahnya menggambarkan kesederhanaannya memaknai hidup dengan rasa syukur. Ia sempat masuk ICU dan menjalani perawatan beberapa hari di Rumah sakit.
Buruh serabutan ini harus menjalani rawat inap meski tidak memiliki asuransi kesehatan BPJS. Bisa dibayangkan ayah dari 3 orang anaknya harus menanggung biaya perawatan di rumah sakit yang menghabiskan dana Rp 11 juta tanpa berpenghasilan.
Lazismu Kota Probolinggo hadir meringankan bebannya, memberikan bantuan pengobatan sebesar Rp 3 juta dan beberapa paket sembako. Di tengah kesulitan eknomi yang mengimpitnya, Dodik harus terus menjalani perawatan minimal satu tahun untuk bisa beraktivitas dan pulih kembali.
Itupun sepertinya sudah bisa lagi menjadi buruh angkat jagung yang bobotnya menjacapai 60 sampai 70 kilogram. Sahabat muzaki, Lazismu Probolinggo membuka kesempatan untuk para donatur menyisihkan sebagian dari rejekinya membantu Bapak Dodik agar bisa beraktivitas kembali.
Ketua Lazismu Probolinggo, Benny Prasetya, mengatakan, pemberian bantuan itu diserahkan pada 7 Januari 2020. Program ini adalah program peduli sosial berupa bantuan pengobatan. Selanjutnya penerima manfaat akan terus mendapat pendampingan agar lekas pulih kembali dan bekerja seperti biasa. Benny mengajak masyarakat untuk berbagi. Mari jadi bagian dari kebermanfaatan bagi mereka yang membutuhkan dengan berdonasi, melalui rekening sebagai berikut:
SYARIAH
MANDIRI 711257 4756 (zakat)
MUAMALAT
7130010155 (infaq & shodaqoh)
a.n.
Lazismu kota probolinggo

Bandung – LAZISMU. Waktu masih menunjukkan pukul 8 pagi, cuaca saat itu masih cerah. Di daerah Jati Mulya, Kota Bandung, seorang perempuan telah bersiap di depan roda dagangannya. Ketangguhannya menghadapi tantangan hidup, menjadi alasan baginya bertahan untuk terus mencari rejeki dengan berdagang.
Dialah Ibu Tini, seorang ibu rumah tangga beranak tiga yang sudah memulai usaha jualan Mie Kocok dan Mie Bakso di depan Kantor RW tempat tinggalnya. Dalam berdagang susah dan sedih menjadi hal biasa. Suatu waktu, ia pernah mendapat cobaan. Barang dagangan yang dijajakan dan dititip di berbagai tempat tak berwujud sama sekali. Naas baginya, barang yang dititipkan itu macet pembayarannya yang berimbas pada aktivitas dagangnya menjadi bangkrut.
Agar tetap bisa bertahan mengais rejeki, sekuat tenaga ia berupaya hingga akhirnya ada saran seorang kerabat supaya Ibu Tini mengajukan permohonan bantuan. Setelah mendapat kepastian informasi, Ibu Tini mengajukan surat permohonan ke Lazismu. Isteri dari bapak Mohammad Jabal ini biasa berjualan makanan ringan yang dijajakan secara langsung.
Dalam permohonan yang diajukannya, Ibu tini memohon permodalan melalui Program Pemberdayaan UMKM yang ada di Lazismu. Karena dia tinggal di Bandung, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Lazismu Jawa Barat. Melalui berbagai tahapan dan proses, akhirnya bantuan modal yang ditunggu pun bisa cair.
Bantuan yang diterima Ibu Tini dalam bentuk sarana berjualan seperti roda dan perlengkapannya. Ibu Tini sudah punya lokasi jualan yang dianggapnya strategis. Dia meyakini dengan jualan Mie Kocok dan Mie Bakso bisa berkembang dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah membantu permodalan usaha, semoga dengan bantuan ini, usaha saya semakin lancar dan penuh berkah,” katanya.
Ibu Tini pun berharap ke depan dirinya bisa dan mampu untuk menyisihkan sebagian harta dari usahanya. “Cita-citanya sih, ingin sekali menjadi muzaki. Hingga bisa membantu orang yang membutuhkan seperti saya sekarang ini,” pungkasnya.
.jpeg?access_token=0ae8552d-1926-49df-b1c2-c87727021e84)
Sebagai tindak lanjut dari Program Pemberdayaan UMKM ini, Lazismu berharap Ibu Tini dan keluarga bisa lebih sejahtera dan ke depannya akan menjadi muzaki. Akhirnya di pagi hari yang cerah itu, Ibu yang selalu ceria mencatatkan sejarah mengawali usaha Mie Kocoknya dengan berbagi 50 kupon makan gratis untuk para tetangga terdekatnya (14/1/2020).
Sementara itu, Lazismu Jawa Barat melalui Staf Program, Yosis Salman menyampaikan Lazismu juga akan terus memberikan bantuan hibah modal usaha dan bantuan peralatan usaha berupa gerobak dan perlengkapan usaha. Semoga dengan bantuan modal, ditambah pelatihan keterampilan dan pendampingan yang diberikan Lazismu kepada UMKM diharapkan para penerima manfaat bisa mandiri dan sejahtera.
“Jika
tak ada aral, untuk tahun ini Lazismu Kantor Perwakilan Jawa Barat menargetkan
10 UMKM binaan bisa eksis dan merubah statusnya dari mustahik menjadi muzaki,”
terang Yosis dalam acara peluncuran Mie Kocok Ibu Tini. (bs/na)

Sudan – LAZISMU. Lazismu Sudan mengucapkan terima kasih atas kerjasama, dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan yang telah memercayakan serta mengamanahkan hasil galang dana untuk korban banjir Jabodetabek melalui Lazismu.
Bantuan sebesar 8013 SDG (sudan pound) atau sebesar Rp 1.201.950, diserahkan langsung oleh Ketua PPI Sudan Ali Faiz beserta jajaran pengurus PPI Sudan kepada Ketua Umum PCIM Sudan didampingi Sekretaris Umum dan Bendahara Umum Lazismu Sudan pada Kamis, 16 Januari 2020. Penyerahan donasi bertempat di Kantor Layanan LazisMu Sudan (IUA, Faculty Of Medicine Area, Mujahdeen, Khartoum, Sudan).
Donasi bantuan yang diberikan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan kepada Lazismu Sudan adalah suatu bentuk aktivitas kepedulian. Lazismu Sudan bekerja sama dengan Lazismu Pusat dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia dalam penyaluran dana bantuan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak musibah banjir dan longsor yang terjadi di Jabodetabek.
Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan, Muflihun Abdul Majid, berharap agar kerjasama antara Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan dengan lazismu Sudan maupun Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dapat bersinergi menjadi bagian dari kebaikan.
Sejauh
ini Muhammadiyah melalui MDMC dengan dukungan Lazismu telah menyalurkan bantuan
kepada 13.156 jiwa penerima manfaat berupa bantuan logistik kepada 7.336 jiwa,
layanan kesehatan kepada 2.905 jiwa, layanan psikososial kepada 243 jiwa,
bantuan makanan untuk 2.572 jiwa, dan menerjunkan 178 relawan dalam respon
banjir Banten, DKI, dan Jawa Barat.
Sebelumnya para pelajar Indonesia yang berada di Sudan, mengikuti perkembangan musibah banjir dan longsor yang terjadi di Indonesia, terutama di Jabodetabek, Bogor, dan Banten, Alhamdulillah, Lazismu Sudan, melakukan aksi galang dana pada 6 - 7 Januari 2020. Aksi galang dana melibatkan para pengurus dan relawan Lazismu Sudan yang dilakukan di asrama-asrama mahasiswa Universitas Internasional Afrika Sudan.
Kegiatan
ini mendapat respons positif, kata Rif'an Ali Hafidz selaku Sekretaris Lazismu
Sudan saat menghubungi tim media Lazismu secara online (17/1/2020). Dukungan
juga hadir dari para mahasiswa baik Indonesia maupun mahasiswa dari negara-negara
lain. Semoga kepercayaan dan amanah ini menjadi kebaikan bagi kita semua, serta
bantuan yang disalurkan dapat memberi manfaat bagi orang banyak. (na)

Sidoarjo – LAZISMU. Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (HIMA PTI) bersinergi dengan Lazismu serahkan dana untuk korban banjir Jabodetabek pada Senin, 13 Januari 2020.
Ketua Pelaksana Fitri Nur Azizah, mengatakan,penggalangan dana ini telah dilakukan pada 8 Januari 2020. Penyalurannya diserahkan kepada Lazismu atas saran dari Kaprodi PTI. “Dana yang terkumpul sebesar Rp. 1.443 .000-, dan kami salurkan melalui Lazismu Umsida,” katanya.
Adanya kerjasama dengan lembaga yang sudah terjamin di kampus ini, memudahkan bagi kami dalam penyaluran dana kemanusian. Ini salah satu program kerja kami dalam divisi Humas di Organisasi HIMA PTI. Selanjutnya kami akan lebih sering mengadakan kegiatan posistif semacam ini, tambahnya.
Fitri juga mengajak kepada seluruh mahasiswa Umsida jika mendengar kabar mengenai bencana alam atau kegiatan sosial lainnya dapat menginformasikan berita tersebut agar HIMA PTI dapat turut ambil bagian dan membantu kegiatan sosial kemanusiaan.
“Kami sangat senang jika ada teman-teman mahasiswa Umsida yang memberikan informasi berita perihal bencana alam melalui pesan online group ataupun di sosial media, agar kami berserta kawan-kawan lainnya dapat ikut memberikan bantuan pikiran, tenaga, maupun sedikit uang operasional yang kami miliki,” paparnya.
Diakhir pertemuan dengan Lazismu Umsida, Fitri memberikan apresiasi dan ucapan banyak terima kasih kepada seluruh mahasiswa Umsida dan warga sidoarjo dan sekitarnya yang telah menyumbangkan sebagian rejekinya untuk peduli kemanusian.
“Kami
ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh mahasiswa Umsida, warga masyarakat
Sidoarjo dan juga rekan-rekan yang ikut menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya
bangga. (mam)

Lampung Tengah - LAZISMU. Intensitas hujan
yang tinggi menyebabkan banjir dan longsor di Tanggamus, Lampung. Tanah longsor terjadi di wilayah Sedayu
dan banjir bandang di wilayah Waykerap, Kecamatan Semaka, Tanggamus.
Hujan yang mengguyur Kecamatan Semaka sejak sore, pada 9 Januari 2020, menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa titik. Berdasarkan data yang dihimpun Lazismu, musibah alam tersebut meliputi Desa Way Kerap, Tanjung Jati dan Desa Sedayu di Kecamatan Semaka.
Mohammad Hasan Basri selaku Ketua Lasizmu Lampung Tengah, mengabarkan, daerah yang terjadi musibah longsor di Jalan Lintas Barat Pekon Sedayu meliputi Simpang Sedayu dan Simpang Pemancingan. Akibat longsor dan banjir menyebabkan arus kendaraan lalu lintas lumpuh total.
MDMC dan Lazismu Lampung Tengah telah meninjau ke lokasi pada Sabtu – Ahad, 11-12 Januari 2020 di dusun Way Kerap Kecamatan Semaka, Tanggamus. Karena MDMC dan Lazismu Tanggamus telah memiliki Posko, maka tim MDMC dan Lazismu Lampung tengah langsung menuju posko tersebut.

Tim Relawan Muhammadiyah dalam kesempatan itu menyerahkan donasi dan melakukan assesment bersama-sama dengan MDMC Tanggamus. “Donasi ini dari donatur yang telah dihimpun tahap awal, kami ke lokasi karena ingin tau kondisi sebenarnya. Donasi terus akan kami galang,” kata Hasan Basri.
Sementara itu, Widodo selaku Ketua MDMC Lampung Tengah, mengatakan, MDMC Lampung Tengah didirikan baru hitungan hari, belum lama didirikan kami dapat kabar ada bencana di Tanggamus. Selanjutnya kami ajak Lazismu untuk meninjau lokasi.
“Merasa terpanggil dengan kejadian bencana ini kami akan terus bantu semampu kami dan berharap teman-teman yang lain ikut bergabung,” pungkasnya.
Berdasarkan hasil koordinasi bersama, lanjut
Widodo kepada tim media Lazismu hari ini (15/1/2020), dengan mempertimbangkan
kekuatan yang ada, maka kami memilih Dusun Way Kerap,
karena dusun ini belum tersentuh sama
seklai. “Di sana masih perlu bantuan karena dampak bencana tersebut,
sementara pemerintah baru fokus pada sarana umum karena jalan utama sempat
lumpuh total,” tutupnya. (na)

