

Jember – LAZISMU. Suji (65) dan Fatkhur (57) adalah pedagang kaki lima yang biasa mangkal di depan kantor Lazismu Jember. Tidak seperti hari-hari biasanya, saat virus corona mengganas, keduanya tidak berani untuk berjualan kembali. Imbauan yang diterima dari pemerintah mereka praktikkan demi keselamatan jiwanya.
Sebagian besar masyarakat untuk tinggal di rumah menjaga jarak fisik menjadi penyebab keduanya tidak berjualan sementara. Penghasilannya sebagai pedagang turun drastis. Suji mengaku, bukan hanya berkurang separuhnya mas, tapi saya berharap bisa kembali modal saja sudah alhamdulillah. Inilah informasi yang diterima amil Lazismu saat melihat Suji duduk menunggu pelanggan yang biasa membeli minuman air kelapa muda (24/3/2020).
Seirama dengan Suji, Fatkhur juga menyampaikan suasananya makin sepi. Menurutnya diawal-awal liburan anak sekolah kemaren saya sempat harus merugi, karena tidak mengetahui jika banyak yang akan diliburkan. “Infonya banyak karyawan dan PNS yang libur mas, jadinya hanya berharap dari ojol yang biasa menerima pesanan, itupun juga sudah sangat jarang,” beber Fatkhur.
Mau bagaimana lagi mas, saya tetap harus keluar rumah, saya sendiri sebenarnya juga takut tertular virus, tapi saat ini saya lebih takut keluarga tidak bisa makan, terangnya dengan wajah berkaca-kaca.
Abdul Khamil selaku Kepala Kantor Lazismu Jember, mengatakan, mungkin bukan hanya mereka berdua yang mengalami hal demikian, ada banyak bahkan ribuan pedagang kaki lima di tempat lain merasakan hal yang sama. Karena itu Lazismu Jember turut serta meringankan beban dari para pekerja di sektor informal ini untuk tetap bisa bertahan hidup.
“Kondisi yang merisaukan ini langsung berdampak dampak luas. Banyak di antara kita yang tidak bisa mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya,” pungkasnya. Namun harus tetap optimis, semoga badai corona cepat berlalu dan segera kehidupan bisa berjalan dengan lebih baik, lanjutnya.
Kita semua hanya bisa melakukan upaya mengikuti anjuran dari pemerintah agar lebih banyak berdiam diri dirumah, menghindari perkumpulan, serta turut serta mendoakan mereka yang berada di garda terdepan perang melawan pandemik virus corona ini.
Lazismu Jember hadir memberikan semangat dan motivasi kepada mereka yang membutuhkan untuk selalu bersabar dalam mencari nafkah. Selain itu, Lazismu Jember memberikan beras dan paket bingkisan berupa produk makanan kaleng bergizi (Kornet, Rendang, dan juga soto-rawon). (lj)

Semarang – LAZISMU. Perkembangan merebaknya wabah virus corona menimbulkan cara penindakan yang beragam pula. Penyebarannya tak terbendung, kondisi ini membuat tim medis memerlukan perhatian dan bantuan sebagai garda depan penanganan wabah ini.
Untuk memenuhi kebutuhan bantuan medis itu, Lazismu Kota Semarang menyerahkan tasharuf dalam program Penanggulangan Covid-19, kepada RS Roemani Muhammadiyah (RSR), Senin, 30 Maret 2020. Sebanyak 500 helai alat pelindung diri standar diterima langsung oleh Direktur Utama RSR, disaksikan jajaran direksi, komite medik, tim penanggungan covid-19 RSR dan Marhaeni selaku Sekretaris lazismu.
Direktur utama RSR, dr. Sri Mulyani, mengucapkan terimakasih kepada Lazismu dan para muzaki yang telah berpartisipasi membantu tim medis dalam penanganan virus corona. Dirinya mengakui bahwa kebutuhan medis dalam penanganan kasus corona memang butuh persiapan dan perlakuan khusus.
Sri berharap ke depan terjalin hubungan baik dengan lembaga filantropi semacam Lazismu dalam menjalankan program kemanusiaan. “Tidak hanya hanya terbatas pada saat bencana seperti ini saja,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Lazismu Kota Semarang, Hasan Pardjojo menyampaikan, bahwa sudah menjadi kewajiban Lazismu menyampaikan bantuan dalam kondisi bencana semacam ini. Hasan juga menyampaikan, perlu dibangun kerjasama yang strategis seperti dalam penanggulangan kasus covid sekarang ini.
“Lazismu memerlukan informasi akurat tentang penanganan covid dari sisi medis. Selanjutnya akan disampaikan kepada masyarakat luas, menggunakan pola sosialisai yang tepat,” paparnya. Dengan data yang akurat disertai informasi yang tepat akan mudah mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga kepercayaan terhadap lembaga juga ikut terbangun.
Tidak lupa Hasan menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, dan donatur yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Lazismu.
Ketua PDM yang membidangi Kesehatan, dr. Sarwoko, secara terpisah mengatakan, kebutuhan peralatan medis penanganan pasien covid harus dipersiapkan sebaik mungkin. Alat pelindung diri (APD) medis yang sesuai standar perlu diperhitungkan. “Pengadaannya harus ditangani oleh tenaga yang kompeten di bidangnya,” pungkasnya. (cs)Start writing here...

Jakarta – LAZISMU. Komunitas pecinta sepak bola yang tergbaung dalam suporter
kesebelasan Newcastle United yang berbasis di Indonesia, terpanggil untuk
bersama-sama lembaga amil zakat nasonal yakni Lazismu untuk peduli
penanggulangan wabah virus Corona.
Hal itu disampaikan Ketua Indonesian Toon Army,
Agung T Prawoto kepada Manager Program Lazismu Falhan Nian Akbar, Jumat, 3April2020.
Menurutnya, sejak Presiden Jokowi mengumumkan ada warga negara Indonesia yang
positif terjangkit virus mematikan itu, dan memberi imbauan untuk melakukan jaga
jarak fisik (social distancing)
secara praktis seluruh kegiatan Fun Footbal Indo Toon Army secara total
berhenti.
Saat dihubungi Ahad kemarin (5/4/2020), Agung
mengaku terakhir mengadakan kegiatan Fun Footbal dengan Komunitas Main Bola
Mania sekalian malakukan akso solidaritas dan dukungan untuk semua orang yang
terdampak wabah corona. “ Dalam perkembangannya kami banyak mendapatkan
informasi bahwa banyak rumah sakit yang
kekurangan alat pelindung diri (APD),” katanya.
Mengikuti perkembangan kabar itu, Agus selaku
Ketua Indonesia Toon Army segera mengadakan penggalangan dana dan lelang amal
secara internal dari Indo Toon Army yang berlangsung dari tanggal, 29 - 31
Maret 2020, kemudian kami salurkan melalui Lazismu.
Agung mengungkapkan, ini bukan kali pertama kita
berkolaborasi dalam kegiatan sosial dengan Lazismu, harapannya sambung Agung dapat
turut berpartisipasi mendukung dalam pengadaan APD di rumah sakit yang
membutuhkan.
.jpeg?access_token=4f392f16-d0b8-44db-b3b6-a2620b521b4f)
Respons positif datang dari berbagai kalangan
masyarakat khususnya pecinta sepakbola dan kolektor jersey original yang juga
berperan membantu penanganan wabah ini. “Ada beberapa komunitas yang saya
ketahui antara lain Bajai, KJJ, Persetan Priok dan misi Kemanusiaan,”
pungkasnya. Meski liga seluruh dunia terhenti namun solidaritas pecinta
sepakbola tetap menyala untuk mengambil perannya masing-masing.
Terakhir mewakili komunitas pecinta sepak bola
Indoneian Toon Army, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
berpartisipasi dalam kegiatan sosial Indosian Toon Army. Tak terkecuali rasa
hormat ini disampaikan kepada berbagai komunitas yang berperan dalam membantu
penanganan wabah ini dan semoga kalian diberi umur panjang untuk melakukan segala
kebaikan. (na)

Parepare – LAZISMU.
Penyemprotan disinfektan yang dilakukan Lazismu Kota Parepare bersama dengan relawan dari
angkatan muda Muhammadiyah untuk penanggulangan Covid-19 berjalan dengan lancar
dan sukses.
Kegiatan penyemprotan disinfektan dilakukan pada Jumat, 3 April 2020, yang dimulai Pukul 09.00- 11.30 WITA, dengan menurunkan dua tim relawan yang masing-masing tim ada 4 orang dan didampingi tim dokumentasi.
Kolaborasi
dengan AMM ini dihadiri oleh masing-masing perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah, khususnya angkatan
mudanya, antara lain Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Naim sekaligus koordinator Relawan,
A. Hasniar Jufri dari pengurus Nasyiatul Aisyiyah, Nurrahmadana Ketua dari Ikatan Pelajar
Muhammadiyah, dan Aditya selaku Sekretaris IMM Kota Parepare.
Kegiatan
penyemprotan dimulai dari Masjid Al-Mutmainnah di Jalan Kesuma Timur, Kelurahan
Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, selanjutnya ke Masjid Al-Ikhwan, Al-Furqan,
An-Nida, Al-Hikmah 2, barulah penyemprotan dilakukan di Panti Asuhan Abadi, kantor
Pimpinan Daerah Aisyiyah, Gedung Pertemuan Aisyiyah, masjid Baitul Arqam dan
berakhir di Masjid Al-Hikmah 1, Kampung Duri Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang.
Cuaca
yang cukup panas membuat tim relawan hampir letih, tapi kepuasan dan kegembiraan
untuk berbagi di tengah mewabahnya Virus Corona semakin menambah semangat para
angkatan muda Muhammadiyah yang berada di Kota Santri dan Kota Ulama ini.
Muhammad
Naim selaku koordinator tim menyampaikan, hari ini target kita khusus rumah
ibadah, dan tidak hanya berhenti di sini, insya allah aksi berikutnya
perkantoran khususnya gedung sekolahan dan pemukiman warga. “Terutama kawasan
atau wilayah yang dianggap masyarakat rentan terinveksi Covid-19,“ ungkap Naim.

Hasaruddin
selaku pengurus Masjid An-Nida menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih
kepada relawan Covid-19 dari Angkatan Muda Muhammadiyah yang bersinergi dengan Lazismu.
Saya
senang, terima kasih saya ucapkan kepada adik-adik, juga kepada Lazismu. “Adanya
penyemprotan ini membuat jamaah tidak khawatir
dan was-was jika ingin beribadah di masjid,” ungkapnya yang biasa disapa
Pak Guru ini.
Hal
senada diungkapkan Daris Abidin, Pengurus
masjid berusia senja itu, terharu dengan kecekatan dan kelincahan dari anak
muda Muhammadiyah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus mematikan ini.
Kerja sama ini harus ditingkatkan lagi untuk membantu kami dan jamaah.
Saiful
Amir selaku Sekretaris Lazismu Parepare menyampaikan rasa syukur dan
bahagia kepada seluruh relawan,
mewakili Ketua Lazismu Erna Rasyid
Taufan. Atas sinergi ini wujud kepedulian kita bersama kepada masyarakat terwujudkan sudah untuk
penanggulangan virus Coron.
Tak
kalah pentingnya, saya ucapkan terima kasih kepada para donatur yang menitipkan
infak dan sedekahnya melalui Lazismu Parepare, semoga amal jariyahnya mendatangkan
keberkahan dan kemanfaatan bagi penerima khusunya para donatur. (sa)

Jakarta – LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional, yakni Lazismu Pusat, pada 2 April 2020, mengeluarkan laporannya berkenaan dengan program penanganan Covid-19 yang telah terealisasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang berbahaya ini. Hal ini didasaRi pada latar belakang peran aktif Lazismu dalam penanggulangannya yang bersama Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) melakukan respons selama masa tanggap darurat.
Ketua
Badan Pengurus Lazismu, Hilman Latief, menyampaikan, bahwa Lazismu sebagai
bagian dari gerakan filantropi di bawah naungan Muhammadiyah mengapresiasi
langkah-langkah pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan terhadap wabah corona
yang telah menjadi pandemi.
Hilman
mengatakan, peran keterlibatan Lazismu diwujudkan dalam bentuk program Nasional
bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang bernama Muhammadiyah Covid-19 Command
Center (MCCC). “Pusat informasi MCCC bahkan merilis 20 rumah sakit Muhammadiyah
yang dijadikan rujukan dalam penanggulangan wabah corona,” kata Hilman.
Di
samping itu, melalui kesempatan ini, kami sampaikan bahwa Lazismu telah
menyalurkan bantuan untuk penanggulangan Covid-19 dengan nilai sebesar Rp 5,5
Milyar yang diserahkan kepada Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP
Muhammadiyah yang selanjutnya diserahkan kepada MCCC di Kantor PP Muhammadiyah,
Yogyakarta, pada 23Meret 2020.
Ketua
Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengungkapkan, bantuan itu digunakan untuk
berbagai pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis, memfasilitasi kebutuhan
bangsal atau ruangan di rumah sakit yang membutuhkan dana tidak sedikit. “Pada
kesempatan ini juga Lazismu memberikan bantuan tambahan sebagai penyemangat
bagi para tim medis yang yang telah bekerja di garis terdepan siang dan malam,”
jelasnya.
Lazismu
bergerak tidak sendiri, dalam penanggulangan wabah Covid-19, secara umum
melibatkan banyak pihak, sambung Hilman, di antaranya MCCC dan BNPB, serta
majelis dan lembaga, ortom dan amal usaha di Muhammadiyah, termasuk dengan
komunitas masyarakat sipil lainnya dan komunitas profesional seperti perusahaan
dan media massa.
Menurut Hilman, ada banyak faktor yang menggerakkan Lazismu untuk turut andil dalam penanggulangan wabah corona untuk berpartisipasi membantu peran pemerintah, antara lain: 1). Keberadan Lazismu yang hampir merata ada di jaringan Muhammadiyah seluruh Indonesia , 2). Derasnya arus informasi tentang gejala dan penyebarannya yang tak terbendung, 3). Faktor Lazismu sendiri sebagai lembaga amil zakat nasional (filantropi Islam) yang secara resmi dapat melakukan penggalangan dana seperti lembaga amil zakat lainnya

Realisasi
Program Penanganan Covid-19
Maka
perlu disampaikan kembali bahwa realisasi keterlibatan Lazismu dalam
penanggulangan Covid-19, berlangsung dalam berbagai pendekatan kegiatan,
sinergi penggalangan dana (fundraising), kampanye sosial (social campaign) dan penyaluran nilai manfaat dana tersebut kepada
yang berhak menerimanya.
Berikut
realisasi aktivitas Lazismu, antara lain, penggalangan dana yang diperoleh Lazismu
secara nasional, diperoleh dana sebesar Rp 2.848.355.861. Dana itu diperoleh
dari Lazismu Pusat, Naggroe Aceh Darusalam, Sumatera Barat, Riau, Kepuluan
Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI
Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur,
Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
Dalam
kesempatan berbeda, dana itu bertambah yang diperoleh dari kemitraan strategis Lazismu bersama
perusahaan seperti Wardah, Alfamart, Alfamidi, dan Kelola Mina Laut serta penggalangan dana secara online (crowdfunding).
Diinformasikan
bahwa, sampai dengan 31 Maret 2020, penyalurannya ditahap pertama ini untuk
penerima manfaat sebesar Rp 6.128.211.405. Rincian pemanfaatannya antara lain
diperuntukkan bagi penyempotan disinfektan sebanyak 9.991 yang terdiri untuk
1.352 sekolah, 2.373 tempat ibadah, 1219 perkantoran, 140 panti asuhan, dan
4.407 rumah warga.
Dalam
bentuk yang lain, Hilman menyampaikan bahwa penyaluran juga dimanfaatkan untuk
pembelian APD (baju pelindung) sebanyak 31.303, hand sanitizer sebanyak 173.156
liter dan paket bantuan keluarga terdampak sebesar 31.125.
Bantuan
lainnya yang disinergikan Lazismu adalah pembuatan makanan siap saji dan
pembuatan alat pelindung diri (APD). Dalam kegiatan ini Lazismu menggandeng
Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah dalam pemberdayaan dana
zakat bagi penerima manfaat yaitu penyandang disabilitas untuk keterampilan
menjahit APD.
Bersamaan
dengan itu, Lazismu juga melaksanakan program tanggap bencana bersama Lembaga
Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah dalam menyiapkan aktivasi relawan
dan logistik.
Oleh
karena itu, Lazismu mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebarnya kepada
donator, muzaki dan para pemangku kepentingan (stake holders) yang secara
bersama-sama berkolaborasi untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona
ini. Hilman menambahkan, pendekatan preventif penting juga dilakukan mengingat
ramadhan semakin dekat, dan Lazismu akan mempersiapkan bantuan berikutnya.
Sebagai
upaya meningkatkan literasi informasi kepada masyarakat, melalui tagline
#BersatuHadangCorona Lazismu berkolaborasi dengan elemen internal Muhammadiyah
melalui jejaring sosial online agar masifikasi informasi respons tanggap
darurat ini benar-benar sampai ke khalayak.
Di samping itu juga melibatkan media massa dan komunitas media online. (na)

Jakarta – LAZISMU. Ikhtiar Lazismu melakukan pencegahan dari terus menyebarnya wabah virus corona masih terus berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Untuk kawasan Jabodetabek Lazismu melakukan penyemprotan disenfektan ke sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah.
Misalnya pada pekan yang lalu bersama Pemuda Muhammadiyah menyemprotkan fasilitas publik seperti sekolah, masjid, dan pusat keramaian. Upaya ini merupakan salah satu bentuk sinergi Lazismu dan ortom untuk melawan pandemik virus corona (Covid-19).
Selain di Jakarta, Lazismu juga melakukan penyemprotan dan pembagian alat semprot serta cairan pembersih (handsanitizer), sabun cuci tangan, masker di kawasan Depok. Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, mengatakan sasaran penyemprotan dilakukan di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfal 9 Depok pada 2 April 2020.
Langkah yang sama juga dilakukan pembagian alat semprot, handsanitizer, sabun cuci tangan, masker untuk wilayah Bandung yang meliputi daerah Soreang, Banjaran, Lembang dan Cihampelas pada 5 April 2020.

Falhan menambahkan program penanggulangan penyebaran virus Corona (covid-19) yang dilakukan Lazismu secara nasional merupakan inisiasi Lazismu dan PP Muhammadiyah dalam bentuk aktivasi Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC). Bersama kekuatan lembaga, majelis, ortom dan amal usaha Muhammadiyah, Lazismu berperan aktif terlibat membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.
Berikutmya sambil mengikuti perkembangan wabah virus mematikan ini, lanjut Falhan, Lazismu akan melakukan penyemprotan di daerah lain seperti Bekasi, Bogor dan Sukabumi. Falhan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini. Bantuan dan dukungannya bisa disalurkan melalui donasi di Lazismu. (na)

