

Jakarta-LAZISMU. Pembagian sembako dilakukan Lazismu bagi para penerima manfaat dampak wabah Covid-19, terutama para pekerja di sektor informal. Sejak 16 April kemarin sampai hari ini secara random bantuan sembako ini diberikan kepada yang berhak.
Jum’at kemarin 18 April 2020, sejumlah petugas keamanan (security), tukang somai, dan ojek pangkalan menerima sembako dari Lazismu secara acak. Aditya seorang relawan Lazismu mengatakan sembako ini hasil sinergi Lazismu dan Kitabisa.com. Para penerima manfaat mendapat sembako di kisaran wilayah Menteng, Jakarta.
Di Jum’at yang sama, daerah Bekasi penerima manfaat secara acak ini juga memperoleh bantuan sembako. Muahhamad Alfarabi selaku amil Lazismu mengatakan, selain petugas keamanan, guru, ojek pangkalan dan pedagang keliling, ada sejumlah penerima manfaat yang kami berikan batuan sembako yakni ustadz dan ustadzah atau guru ngaji.
“Guru ngaji juga menjadi penerima mafaat yang meraakan langsung dampak dari perluasan pembatasan social karena tidak dapat beraktivitas secara rutin,” katanya. Oleh sebab itu, Lazismu dan Kitabisa berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan karena dampak ekonomi ini.
Dani salah seorang tukang ojek pangkalan mengucapkan terima kasih kepada donatur Lazismu dan semoga mereka mendapat berkah. “Dani mengaku selama wabah Covid-19 ini, ojek sepi karena memang suasana perkantoran di Jakarta sudah sepi,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan petugas keamanan yang bernama Roni asal lampung. Ia mengaku sampai dengan jelang ramadhan ini tidak pulang kampung. “Melihat kondisi ini saya tidak pulang kampung halaman, apalagi terpikir untuk pulang mudik nanti, komunikasi dengan orang tua lewat pesawat telepon saja untuk saling berkabar,” jelasnya.
Eli menyampaikan terima kasih kepada Lazismu atas pembagian sembako ini. Saya dan kawan-kawan termasuk yang memiliki tanggung jawab untuk piket menjaga keamanan meski karyawan kantor bekerja dengan cara bekerja dari rumah, terangnya. (na)

Jakarta-LAZISMU. Wabah Covid-19 yang masih mewabah hingga memakan 469 korban jiwa, masih belum usai. Kesejahteraan ekonomi masyarakat akan dampak Pandemi ini makin tergerus.
Oleh sebab itu, Lazismu dan Kitabisa berkolaborasi untuk membantu para masyarakat yang terdampak dari sisi ekonomi. Hal ini perlu tindakan cepat agar kebutuhan masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi.
Hari ini, Kamis, 16 April 2020, relawan Lazismu tengah sibuk memaketkan bahan pokok di Kantor Lazismu Pusat, bilangan Menteng, Jakarta. Sembako akan segera dibagikan mulai hari ini ke penerima manfaat.
Atas kolaborasi apik ini, Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, mengatakan, sinergi penghimpunan mampu menjaring ratusan ribu orang baik dengan total donasi sebesar Rp 166.425 juta. “Dari donasi tersebut akan membantu 500 keluarga miskin dan rentan miskin, dengan total 500 paket sembako,” urainya.
.jpeg?access_token=93c70ced-9cc0-4c9a-891a-17627afb7594)
Lebih rinci paket hasil kolaborasi ini akan menyasar pekerja yang ada di sektr informal yang terimbas dampak Covid-19, antara lain Ojek Online, Marbot, Janda, Supir Angkutan Umum, Ustadz, Pemulung hingga Tukang Parkir.
Nantinya paket sembako dan kebutuhan pokok ini akan didistribusikan keberbagai pelosok yang ada di wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi. Dengan paket ini diharapkan dapat membantu para masyarakat miskin dan kelompok rentan dalam menghadapi pandemi virus yang mengganas tersebut.
Lazismu mengajak masyarakat untuk bersama-sama aktif membantu mereka yang terdampak imbas wabah ini dengan berdonasi. Falhan mengungkapkn, Lazismu di beberapa wilayah dan daerah di Indonesia juga telah dan akan melakukan hal yang sama untuk meringankan beban mereka yang membutuhkan karena keterbatasan akses ekonomi. (ars)

Jakarta – LAZISMU. Lazismu dan Alfamart kembali salurkan Handsanitizer untuk Masjid dan fasilitas umum. Hal ini dilakukan untuk merespons dan memutus mata rantai wabah Covid-19 yang dananya berasal dari amanah konsumen Alfamart dari program Donasiku yang bekerja sama dengan Lazismu.
Pemberian Hand Sanitizer dilakukan di Masjid untuk para Jamaah yang masih datang ke Masjid untuk beribadah. Selain itu, pembagian ini juga sebagai wujud kepedulian Alfamart dan Lazismu dalam menekan angka penyebaran Covid-19.
Ada 1.500 botol Hand Sanitizer yang terdistribusikan secara merata di Bogor, Depok, DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi hingga Sukabumi.
“Fasilitas publik dan rumah ibadah ini perlu mendapat perhatian agar masyarakat dapat mencuci tangan sehingga kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk ke dalam tubuh,” ujar Corp. Communication General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Nur Rachman, Selasa (21/04/2020).
Rachman melanjutkan, kesigapan Alfamart bersama Lazismu untuk pencegahan penyebaran virus ini terus digalakan sampai penyebaran virus ini dinyatakan berhenti. Selain pencegahan di sisi internal karyawan perusahaan, pihaknya juga melakukan kegiatan di lokasi-lokasi publik dan rumah ibadah. “Harapannya bisa membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus ini,” Tambahnya.
Selain upaya ini, Alfamart juga telah melakukan penyemprotan Desinfektan terdapat 150 titik penyemprotan untuk mendukung pencegahan penyebaran Virus COVID-19. Sebagai informasi, tim penyemprotan desinfektan tersebut dilakukan secara profesional. Penyemprotan dilakukan pada area dalam maupun luar bangunan dengan menggunakan cairan desinfektan dan dilengkapi perangkat alat pelindung diri (APD). (ars)

Jakarta – LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional yang resmi terdaftar sebagai Lazismu dalam membagikan sembako dan masker untuk warga yang terdampak wabah corona. Sampai hari ini sudah tersalurkan ratusan sembako dan masker kepada penerima manfaat di Jakarta, Bekasi dan Depok, sebagai bentuk peduli terhadap mereka yang lumpuh dalam aktivitas ekonominya di sektor informal, Senin, (20/4/2020).
Ada beberapa penerima manfaat dari pekerja yang berbeda pada hari ini dan kemarin, yakni ada sejumlah Petugas Keamanan Dalam (PKD) yang berada di stasiun Depok Baru, tukang becak di Bekasi dan Jakarta serta supir angkutan umum yang ditemui sedang berhenti di pinggir jalan untuk istirahat.
Lazismu berhasil menemui dua supir angkutan umum itu di wilayah Jakarta Pusat yang tak jauh dari Kemayoran dan Pasar Senen. Salah seorang supir bernama M. Roni (25) yang terlihat kosong tanpa penumpang mengaku belakangan ini sepi penumpang. Roni mengatakan, dulu sebelum ada corona ia masih bisa membawa pulang uang dalam sehari sekitar Rp 150 rupiah. Itu sudah makan dan setoran, sambungnya.
“Berbeda mas dengan sebelum adanya wabah corona datang dan ramai diperbincangkan, sekarang cari penumpang saja sulit” katanya. Bagaimana kita bisa dapat rejeki untuk dibawa pulang, kadang sehari saja tidak sampai mendapat uang Rp 100 ribu. Roni mengungkapkan, untung saja setoran tidak dituntut penuh. Pemiliknya menerima uang setoran yang kita bawa berapapun dapatnya dalam sehari.
Hal senada disampaikan Nur Fajri (26) yang kondisinya tidak jauh berbeda dengan teman seprofesinya itu. Menurutnya wabah corona begitu berdampak dengan penumpang angkutan umum. “Jangankan kejar setoran untuk uang makan dan bensin angkot saja sudah tak sanggup,” paparnya.
Sebelum corona, kata Nur Fajri satu sampai tiga putaran (rit) kita bisa lumayan dapat uang bensin ditambah sedikit uang untuk makan, tapi sekarang susah sekali. Nur Fajri mengaku untuk setoran masih ada hal yang maklum dari pemilik angkot. “Mau gimana lagi keadaannya seperti ini.” paparnya.
Di sela-sela penyerahan sembako tersebut, amil Lazismu mendapati penarik becak yang sedang duduk di atas bangku penumpang becak miliknya. Nasib yang sama juga menimpa Joni Sahara asal Cirebon yang nekat menarik becak di Jakarta. Joni mengaku sepi penumpang. “Sudah siang ini saya belum sama sekali dapat penumpang,” katanya.
Biasanya Joni mendapat 3 penumpang dalam sehari jika rejeki itu dating kepadanya. “Kali ini saya hanya duduk seharian tanpa penumpang,” akunya.
Lazismu lalu menyerahkan bantuan masker dan sembako untuk Joni. “Tak menyangka ada orang yang membawakan sembako kepada saya,” terangnya. Joni bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu atas bantuan sembako ini. (na)

Toli-toli-LAZISMU. Imbas pandemi berdampak pada pedagang tradisional yang terdapat di kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah. Untuk itu lazismu bersama dengan Alfamart bagikan tambahan modal usaha untuk para mustahik.
Bantuan mod usaha yang dikucurkan sebesar Rp 50 juta. Modal usaha ini memang sengaja di berikan kepada mereka yang memiliki penghasilan di bawah Rp 1 juta perharinya. Sebanyak 50 pedagang pasar tradisional menadpatkan tambahan modal sebesar Rp 1 juta per orang.
Ketua Lazimu Tolitoli Arief Rahman menjelaskan bantuan ini diharapkan dapat membantu para pedagang untuk meningkatkan modal usaha khususnya dalam menghadapi wabah covid19. " modal usha ini nantinya bisa digunakan, untuk tambahan modal, keuntungannya bisa untuk menghidupi dirinya," ucapnya saat pengerahan bantuan modal usaha, Sabtu, 18/4/2020.
Di samping itu, salah satu pedagang penerima manfaat Sulama mengatakan, dia bersyukur dan mengapresiasi positif dengan mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan Alfamart atas bantuan modal usaha yang diberikan karena sangat membantu untuk meningkatkan usahanya ditengah wabah COVID-19, serta menjelang bulan suci ramadan.
“Terima kasih saya kepada Lazismu dan alfamart yang sudah memberikan bantuannya kepada saya, dan lewat bantuan usaha ini bisa menambah modal saya untuk menjual Kopi,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Kedepan kerja sama antara lazismu denngan Alfamart akan terus berlangsung untuk membantu para kaum dhuafa. Dengan menyisikan sisa uang kembalian dikasir Alfamart masyakart sudah bisa membantu kesejahteraan hidup mustahik yang membutuhkan.
Sobat, Yuk kita ramai-ramai berdonasi untuk membantu para masyarakat yang membutuhkan ditengah pandemi. Dengan menyisihkan sedikit hartamu, kamu sudah bisa #bantuHadangCorona.

Pulang Pisau - LAZISMU. Warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah mendapatkan bantuan dari Lazismu. Pembagian sembako tersebut adalah amanah dari para muzakki dan donasi yang berhasil dihimpun oleh Lazismu Pulang Pisau.
Ketua Lazismu Pulang Pisau Achmat Husen mengatakan, Dengan menggandeng Muhammadiyah Covid-19 Comand Center Muhammadiyah (MCCC) Kabupaten Pulang Pisau, pihaknya menyalurkan sembako untuk para masyarakat.
Dia menjelaskan, pembagian ini selain karena adanya dampak wabah covid-19, juga merupakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan setiap bulan.
Penyaluran ini diprioritaskan kepada para mustahik dan warga yang membutuhkan karena imbas dari pendemi ini. Hal ini sebagai bukti kepedulian LAZISMU sekaligus menyampaikan amanah dari para muzakki dan donatur yang peduli dan menyisihkan sedikit dananya untuk membantu ditengah kondisi seperti ini.
Untuk itu, Lazismu menyampaikan ucapan terima kasih kepda para donatur yang sudah menyisihkan sebagian hartanya untuk para mustahik.
"Harapan kami dari Kegiatan ini semoga bisa sedikit meringankan beban mereka yang berhak menerima uluran dari para Muzakki, Semoga Allah segera membebaskan kita dari wabah ini dan bisa kembali beraktifitas secara normal dan seperti sedia kala," katanya, Kamis (23/04/2020).
Sementara itu, Ketua MCCC Pulang Pisau Yulianto menambahkan, melalui program ini pihaknya bertugas sebagai fungsi koordinasi dalam satu komando dengan MCCC pusat , wilayah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) akan tetap melakukan ikhtiar dalam menghadapi keadaan bencana wabah penyakit ini.
"Mudah-mudahan kita selalu dalam perlindungan Allah SWT dan semua kegiatan kita dicatat sebagai amal ibadah selamanya," tandasnya.
Dia melanjutkan, berkat dukungan dari semua pihak, baik dari lazismu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), PDM dan ortom-ortomnya serta para relawan Muhammadiyah, MCCC Pulang Pisau dapat ikut berkontribusi dalam program penanggulangan wabah covid-19 dan berusaha agar masyarakat dapat tetap tenang dalam kondisi apapun baik yang sedang melaksanakan karantina maupun isolasi mandiri.
"Di awal ini kami juga telah melaksanakan program seperti penyemprotan disinfektan untuk masjid, musholla dan fasilitas publik, Pembagian sabun cuci tangan , pembersih lantai , wipol dan Handsanitizer serta pemberian masker,” bebernya.

