

Lhokseumawe - LAZISMU. Lazismu Lhokseumawe diamanahkan 500 paket Ta'jil oleh Aceh Charity. Paket terserbut rencananya akan didistribusikan kawasan Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Koordinator Aceh Charity Lathifatuddini mengatakan, Aceh Charity merupkan Sebuah lembaga yang bergerak di bidang kemanusian. Penyerahan secara simbolis 500 paket ini berlangsung di kantor Lazismu setempat, Selasa (12/5/2020)
"Alhamdulillah pada tahun ini Aceh Charity bisa mengawali kerja sama dengan Lazismu di program Berbagi Ta'jil sebanyak 500 paket yang berasal dari donasi Dermawan baik lokal maupun internasional. Semoga program ini bisa berjalan dengan lancar. Kami juga berharap silaturrahmi Aceh Charity dan Lazismu Lhokseumawe bisa terus terjaga dan akan ada lagi kerja sama di bidang sosial lainnya," Ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Sementara Ketua Lazismu Lhokseumawe Farhan mengatakan, setelah serah terima mengucapkan rasa syukurnya atas kepercayaan Aceh Charity terhadap Lazismu Lhokseumawe.
"Alhamdulillah, Lazismu kembali mendapatkan kepercayaan untuk berbagi ta'jil. 500 paket ta'jil yang kita terima hari ini bernilai 1000€ lebih dari donasi yang di himpun oleh Aceh Charity baik lokal maupun internasional," ucapnya.
Ia menambahkan, penyaluran ta'jil kali ini kita fokus di pedalaman Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang memang selama ini kurang tersentuh bantuan, Artinya pihaknya akan delivering happiness atau mengantar kebahagiaan. "Semoga ta'jil yang kita salurkan benar benar membahagiakan mereka," Tutup Farhan.

Konawe - LAZISMU. Ramadhan tinggal hitungan hari, kewajiban membayar zakat fitrah bagi muslimin pun terus disuarakan. Membayar kewajiban tersebut telah di tunaikan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).
Wakil Gunernur Sultra, Lukman Abunawas menyerahkan Zakat Fitrah, Zakat Profesi dan Shodaqoh ke Lazismu Konawe pada Senin, 11 Mei 2020.
Setelah penyerahan zakat, dia berpesan kepada para pengurus LAZISMU Konawe bahwa Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah Kab. Konawe, terlebih lagi di tengah situasi pandemi seperti ini, sebisa mungkin LAZISMU turut serta dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Saya harap LAZISMU bisa bersinergi dengan pemerintah, lebih khususnya pemerintah daerah kab. Konawe. Apalagi di situasi pandemi virus Covid-19 ini, sebisa mungkin LAZISMU ambil bagian untuk membantu masyarakat." harapnya di Konawe, Senin (11/5/2020).
Mantan Bupati Konawe 2 periode itu yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sultra juga pernah menjadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Konawe 2 periode, pada tahun 2000-2005 dan 2005-2010. Sejak LAZISMU Konawe berdiri, beliau sudah menjadi muzakki di LAZISMU bahkan pernah menjabat sebagai Wali Amanah kala itu. (ars)

Batang - LAZISMU. Lazismu limpung terus melakukan upaya semaksimal mungkin dengan terus memberikan bantuan kepada masyarakat. Kini Lazismu Limpung membantu seorang ibu yang menjadi tulang punggung ditengah wabah Covid-19 (12/5/2020).
Berasal dari amanah Donatur, Lazismu Limpung bisa membantu keluarga Sri Haryati dan Sholahudin di desa tedunan kecamatan Gringsing kabupaten Batang.
Bantuan sembako dan uang tambahan modal untuk usaha takjil yang dijalankan oleh Sri Haryanti. Meskipun tidak seberapa, Dengan adanya bantuan ini setidaknya bisa sedikit membantu beban ekonomi mereka ditengah wabah ini.
Sri Haryanti merupakan seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 Anak. Dimana anak pertamanya sudah 2 bulan yang lalu di PHK oleh perusahaan di tempat ia bekerja. Adapun suaminya sudah lama mengidap penyakit leukimia dan kanker getah bening yang sudah di deritanya kurang lebih 3 tahunan hingga sampai sekarang ini.
Dimasa corona ini, suaminya tidak mendapatkan pemasukan apapun karena penyakit yang di deritanya. Sedangkan Sri Haryanti sebagai ibu rumah tangga yang saat ini berjualan takjil apa adanya seperti bubur, kolak dan aneka jajan lainnya yang bisa di jangkau dengan alat dan modal apa yang ada di rumahnya yang kemudian di titipkan ke warung terdekat, ibu haryanti menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya yang sakit di tambah anak pertamanya yang terkena PHK. (ars)

Jakarta – LAZISMU. Lembaga amil zakat, infak dan sedekah Kantor Layanan Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyalurkan 4.000 kilogram bantuan beras kepada warga yang terdampak Covid-19 sejak Kamis, 14 Mei 2020, hingga Sabtu, 23 Mei 2020.
Sebanyak 2.500 kilogram beras disalurkan kepada mustahik di sekitar kampus yang terdampak Covid-19. “Selebihnya sebanyak 1.500 kilogram beras tersalurkan ke masjid, musala, dan lembaga dakwah sosial di Jabodetabek," kata Ketua Lazismu UHAMKA Deny Nuryadin (15/5/2020).
Deny menyebutkan besaran zakat ditentukan Rp. 35 - 50 ribu per jiwa, kemudian disalurkan dalam bentuk beras jenis pandan wangi kualitas terbaik dengan berat 5 kilogram. Ia menambahkan, penerimaan zakat terbilang stabil untuk zakat maal dan fitrah tahun ini.
Penerimaan zakat telah dibuka pada awal Ramadhan sejak 24 April 2020 melalui pembayaran secara online ke nomor rekening Lazismu Uhamka dikarenakan kebijakan PSBB oleh Pemertintah yang mewajibkan kita tetap di rumah saja.
"Pembayaran zakat terkonsentrasi dalam sepuluh hari terakhir sebelum Lebaran," tuturnya. "Semoga bisa membantu para fakir miskin yang terdampak covid-19 untuk bisa menikmati Idul Fitri. Diharapkan yang terdampak covid ini bisa menikmati indahnya lebaran," ujar Deny. (eko)

Trenggalek - LAZISMU. Dalam upaya untuk membantu ketahanan pangan para mujahid pendidikan di tengah pandemi Covid-19, Lazismu Watulimo membagikan Sembako untuk guru. Sebanyak 93 paket dibagi di Komplek Perguruan Muhammadiyah Gemaharjo, Watulimo, Trenggalek.
Paket bantuan sembako tersebut diberikan pada guru dan karyawan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Watulimo, Trenggalek. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Lazismu Watulimo beri guru dan karyawan bantuan yang disalurkan langsung pada penerima.
Pelaksanaan kegiatan berbagi tersebut digelar di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Gemaharjo, Jalan Pantai Prigi, Desa Gemaharjo, Watulimo, Trenggalek pada hari Senin (11/5/20). Ketua Lazismu Watulimo Habib Hasbullah mengatakan, sebanyak 12 amal usaha Muhammadiyah (AUM) dan 1 pondok pesantren mendapat bantuan dalam aksi taawun tersebut.
“Kita upayakan bantuan ini dapat meringankan saudara kita yang berjuang menghidupi AUM Watulimo selama ini. Mereka yang terdampak Covid-19 yang sekaligus belum tersentuh bantuan pemerintah,” ujarnya di Trenggalek, Senin (11/5/2020).
Menurutnya, bantuan sembako tersebut diberikan pada seluruh pegawai AUM. Baik yang berstatus sebagai guru /pegawai tetap yayasan, honorer, ataupun yang belum mendapat sertifikasi. “Harapannya, kebutuhan mereka karena wabah ini dapat terbantu,” tambahnya.
Dia menjelaskan Sebelumnya, Lazismu Watulimo juga menyalurkan bantuan sembako tahap pertama untuk 30 fakir miskin pada Ahad (26/4/20). Paket bantuan sembako juga diberikan pada karyawan Lazismu Watulimo.
Adapun Total gerakan filantropi yang dimotori Lazismu telah berhasil menghimpun dana Rp 22 juta dalam kurun waktu sebulan. Gerakan taawun tersebut untuk menghadapi pandemi Covid-19 di Kecamatan Watulimo.

Reban - LAZISMU. Lazismu limpung melalui program lumbung pangannya sedikit demi sedikit ingin membantu meringakan beban masyarakat. Terutama masyarakat yang terkena dampak Pandemi ini.
Pandemi Covid 19 ini memang berdampak sangat luar biasa disektor ekonomi, keluarga yang tadinya bisa makan sekarang keadaannya tidak ada yang bisa dimakan.
Salah satu yang dibantu oleh Lazismu Limpung yakni mbah waltun dan istrinya towiyah yang berada di dukuh Pringombo desa ngadirejo Reban kabupaten Batang.
Mbah waltun dan istrinya memiliki dua orang anak dan masih harus bekerja di usia senja. Anak pertama nya baru saja mempunyai anak kecil sehingga tak memungkinkan untuk bekerja. Sementara anak keduanya mengalami sedikit gangguan mental yg tidak bisa memaksanya bekerja layaknya orang normal. Sedangkan menantunya yg baru pulang dari jakarta tidak ada pekerjaan sama sekali di kampung.
Sehari hari mbah waltun bekerja mengumpulkan pasir dari sungai untuk dijual, Namun selama Ramadhan ini tidak satu karung pasir pun yg terjual. Istri mbah waltun akhirnya memberanikan diri meminta berhutang beras pada tetangga nya karena sudah tidak ada beras yg bisa dimasak untuk berbuka nanti.
Jangankan memikirkan lauk pauk yg enak, bisa makan kenyang saja keluarga itu sudah bersyukur.
Lazimu limpung yg mendengar pengaduan ini langsung bergerak cepat ke rumah mbah waltun. Beberapa kilo beras dan paket sembako diberikan untuk membantu keluarga mereka pada hari Senin (11/5/2020).
Senyum bahagia dan terima kasih berulang ulang terucap dari mulut beliau kepada para donatur yg telah menitipkan sedikit rejekinya pada Lazismu Limpung.
Mari gerakkan menengok tetangga kita dimasa pandemi covid 19 ini. Banyak saudara kita yg bahkan tidak punya beras untuk makan.
Terimakasih untuk para donatur yg menyisihkan sebagian rezekinya untuk mereka. Mari Bantu mbah waltun yg lain agar bisa tetap hidup dengan layak

