

Pekanbaru – LAZISMU. Upaya pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 yang dilakukan Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) dan Lazismu tak berhenti pada aspek kesehatan, dari sisi dampaknya terutama di wilayah Pekanbaru, yang juga merontokkan sendi-sendi ekonomi keluarga tak luput dari perhatian.
Menyikapi hal itu, Hari Siyanto selaku Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Pekanbaru menyampaikan, melalui program ketahanan pangan, Lazismu akan berkolaborasi dengan Tribun Pekanbaru. Kolaborasi itu dibuktikan dengan penandatangan program kerjasama di Kantor Tribun Pekanbaru, Senin (6/7/2020). Diharapkan dengan sinergi itu dapat meluaskan syiar kurban dengan melibatkan para stakeholders.
“Tribun sebagai bagian dari media nasional adalah mitra strategis. Dalam hal ini kampanye secara bersama-sama tentang program Qurban Untuk Ketahanan Pangan. Melalui sinergi program, masyarakat akan mengetahui dan teredukasi untuk sekaligus diajak menunaikan kurban melalui Lazismu,” ujarnya.
Haris menekankan, di lain waktu, akan dibangun program ketahanan pangan mandiri sebagai alternative mencari solusi imbas dari Covid-19. Dengan begitu, bisa melibatkan lebih banyak para pemangku kepentingan yang lain.
"Ini bagian dari program untuk menunjang ketahanan pangan mandiri, siapa yang menerima manfaat, mereka adalah semua yang terdampak. Tapi dalam jangka panjang, kita akan bangun model ketahanan pangan mandiri, tidak hanya membagi daging tapi juga ada program edukasi,” ungkapnya.
Ada dua hal yang ditekankan, pertama, sisi edukasi, dan kedua sisi penyalurannya. Dalam mengedukasi, informasi mengenai bagaimana menyembelih hewan kurban yang benar adalah nilai pentingnya, mengingat secara umum panitia kurban berada di sekitar masyarakat yang tersebar di masjid dan komplek perkantoran, di situ fokusnya," kata Haris.
Sedangkan sisi penyalurannya, bisa dalam bentuk daging dan rendang yang dikalengkan. “Kita juga ikut program untuk membantu ketahanan pangan saudara-saudara kita di luar negeri seperti di Palestina, Myanmar dan Yaman,” paparnya.
Perwakilan dari Tribun Pekanbaru, Helmi Anwar, mengatakan, kerjasama ini dilakukan dalam upaya membagikan hewan kurban untuk kaum duafa di Pekanbaru. “Program ini rutin dilakukan Tribun dan akan disalurkan kepada para Pengasong Koran (Mitra Tribun Pekanbaru), warga sekitar Kantor Tribun Pekanbaru dan warga lainnya,” pungkasnya.
Melalui sinergi ini, lanjut Helmi, Tribun Pekanbaru akan terus berkomitmen untuk menjalankan program penyaluran hewan kurban yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerimanya. (st)

Banyumas – LAZISMU. Selain tempat berteduh, rumah juga memiliki berbagai fungsi lainnya. Rumah menjadi tempat melepas penat, keberadaan papan haruslah memiliki fungsi utamanya. Nyaman dan aman terhadap berbagai risiko penyakit yang mengintai penghuninya.
Namun masih ada sebagian orang yang belum memiliki bangunan rumah yang layak huni. Jangankan rumah, yang tidak memiliki tempat tinggal pun masih banyak dijumpai. Menghadapi hal tersebut, Lazismu membentuk sebuah program yang sasarannya penerima manfaat yang masih belum memiliki hunian layak melalui program bedah rumah.
Dalam program ini, Direktur Eksekutif Lazismu Banyumas, Sabar Waluyo mengatakan, dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, Lazismu mangategorikan hunian yang tidak layak. Seperti keadaan rumah yang sudah reot, terdapat kerusakan, yang kondisi itu patut menjadi perhatian dan pertimbangan untuk di atasi dalam program ini.
Sabar mengungkapkan, pada Sabtu, 04 Juli 2020, Lazismu Banyumas menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah kepada Bapak Sumarno, seorang warga Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.
“Rumah Bapak Sumarno yang sebelumnya sudah reot, dengan struktur bangunan yang terbuat dari kayu dan berdinding papan bambu sudah tak layak huni,” paparnya.
Karena itu, Lazismu Banyumas melalui program bedah rumah berikhtiar memberikan hunian yang lebih layak kepada penerima manfaat, Bapak Sumarno.
Sebagai awal kegiatan program, Lazismu melakukan penilaian pada 29 Juni 2020, ke lokasi target sasaran. Selanjutnya, dilaksanakan pembenahan. Kemudian, pada Sabtu, 4 juli 2020, rumah layak huni diserahkan kepada Bapak Sumarno selaku pemilik rumah.
Pada program bedah rumah, Lazismu Banyumas membangun rumah dengan menggunakan standar yang ditentukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat sehingga rumah yang dibangun menjadi aman terhadap penyakit dan nyaman ketika dihuni. (jnd)



Jakarta – LAZISMU. Mempermudah layanan pembayaran dengan teknologi digital bagi Lazismu merupakan bagian dari upaya melayani masyarakat dengan prima. Di era digitalisasi, metode pembayaran digital sangat digemari. Termasuk menunaikan zakat, infak dan sedekah, karena itu, Lazismu menggandeng PCS Indonesia sebagai mitra strategis dalam mengembangkan gerakan non tunai yang dicanangkan pemerintah.
Ini juga menjadi peluang bagi Lazismu dan PCS Indonesia untuk dapat mengedepankan cashless donasi, terutama bagi Lazismu yang menghimpun donasi dari zakat, infak dan sedekah. Buah kolaborasi itu, diwujudkan dengan acara soft launching digitalisasi pembayaran zakat, infak dan sedekah di Sahid Sudirman Center, Jakarta, 8 Juli 2020
Acara itu dihadiri oleh Badan Pengurus Lazismu, Rizaluddin Kurniawan yang membidangi Divisi Fundraising, Direktur Eksekutif Lazismu Edy Suryanto, dan Manager Fundraising Lazismu Edy Muktiono dan Direktur PCS Indonesia RD Juwita Suhesti.
CEO dan Founder PCS Indonesia, Elvizar mengatakan, diperlukan cara-cara yang luar biasa untuk mengikuti perkembangan teknologi digital yang memadukan aktivitas sosial. “Revolusi pembayaran digital era sekarang ini dilakukan dengan cara non-tunai. Masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai ketika beraktivitas dan berpergian,” katanya.
PCS Indonesia menawarkan electronic data capture (EDC) yang terintegrasi dengan aplikasi yang ada di dalamnya. Elvizar menambahkan, ini bagian dari memberikan solusi dan mendukung berbagai macam merchant untuk memudahkan jalannya operasional serta mengikuti perkembangan zaman menggunakan kanal pembayaran QR Code. “Digitalisasi pembayaran zakat, infak dan sedekah dapat memudahkan Lazismu dalam memberikan layanan yang terbaik kepada donatur ke pelosok negeri,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Badan Pengurus Lazismu, Rizaluddin Kurniawan, menyambut baik atas terobosan ini. Artinya kita mengajak orang lain menunjukkan untuk berbuat baik, maka ganjaran setimpal juga akan diperoleh dengan cara-cara yang baik. “Lazismu juga telah menerapkan kanal pembayaran dengan QRIS, sehingga dapat mendukung saluran-saluran pembayaran lain secara elektronik melalui OVO, GoPay, Link Aja dan lainnya sehingga memudahkan donatur untuk berdonasi,” jelasnya.
Dalam kerjasama selanjutnya, PCS akan mendukung Hardware yaitu EDC serta sistem di dalamnya yang akan didistribusikan ke seluruh kantor layanan Lazismu di Indonesia. Di sela-sela acara, PCS Indonesia dan Lazismu juga menyerahkan bantuan untuk anak yatim dan duafa yang berasal dari panti asuhan Muhammadiyah Tanah Abang, Jakarta. (na)

Malang – LAZISMU. Sebagai wujud komitmen Lazismu, dalam melaksanakan prinsip akuntabilitas dan kredibilitas lembaga kepada publik dan umat Islam di Indonesia, setiap tahun di wilayah Jawa Timur, dilakukan kegiatan audit atas laporan keuangan. Audit tahun ini dilakukan atas laporan keuangan 2019 pada kantor Lazismu se-Indonesia, baik kantor perwakilan wilayah, kantor perwakilan wilayah pembantu daerah dan kantor layanan.
Kantor Lazismu se- Jawa Timur yang akan diaudit sebanyak 28 kantor layanan di daerah dan kantor layanan tingkat wilayah. Laporan Keuangan 2019 tersebut akan diaudit dan diperiksa oleh Tim Auditor dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dari Jakarta.
Sebagai persiapan audit dan penguatan penerapan sistem keuangan, maka dilaksanakan Workshop Audit Laporan Keuangan yang terbagi dalam dua wilayah. Pertama, untuk Lazismu se-Jatim bagian Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Pamekasan, Kota Pasuruan, Kab. Blitar, Kota/kab. Probolinggo, Banyuwangi, Kota/Kab. Mojokerto, Jember, Lumajang, Kota/kab. Malang dan Batu diadakan pada Sabtu, 11 Juli 2020 di gedung B.A.U. Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Telogo Mas, Kabupaten Malang.
Pembukaan Workshop dihadiri oleh Prof. DR. Thohir Luth, MA selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang juga sebagai Dewan Syariah Lazismu Jatim, drh. Zainul Muslimin, Ketua Lazismu Jatim, dan beberapa pengurus Lazismu Jatim serta peserta workshop.
Dalam sambutannya, Prof. Thohir Luth menyambut baik upaya Lazismu untuk terus menjaga kepercayaan dan amanah dari muzaki dan donatur. Menurutnya, kepercayaan (trust) merupakan bagian terpenting dari kiprah untuk meningkatkan persyarikatan menjadi organisasi yang modern, berkemajuan dan kredibel. “Para amil Lazismu harus terus menjaga dengan penuh kehati-hatian dana dari ummat untuk meningkatkan taraf kehidupan umat,” harapnya.
Hal senada disampaikan, drh. Zainul Muslimin, selaku Ketua Lazismu Wilayah Jatim. Menurutnya upaya ini adalah bentuk nyata para amil untuk memantaskan diri sebagai pemegang amanah dana zakat yang dapat dipercaya dan kredibel. Karena itu, laporan keuangan yang teraudit oleh KAP pada seluruh kantor layanan Lazismu di Indonesia adalah merupakan bukti bahwa Lazismu memang layak menjadi lembaga amil zakat terpercaya di mata publik, katanya.
Untuk kantor layanan Lazismu di daerah lainnya seperti Kota Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Gresik, Tuban, Lamongan, Bojonegoro dan Tulungagung, diadakan pada hari berikutnya, Ahad, 12 Juli 2020 di gedung Graha Sedamu, Kabupaten Magetan. Bertindak selaku instruktur dan pemandu workshop dilakukan oleh Eny M. Wijayanti selaku Badan Pengurus (BP) Lazismu Pusat dan Moh. Syaifuddin Ali Sahidu, selaku Badan Pengurus Lazismu perwakilan wilayah Jatim.
Menurut Ali Sahidu, anggota BP Lazismu perwakilan wilayah Jatim yang membidangi keuangan dan pembukuan, diharapkan dengan workshop ini semua kantor Lazismu daerah memiliki kesiapan dalam menghadapi audit atas Laporan Keuangan 2019, baik format laporan keuangan yang standar maupun kerapian dalam mengarsip berkas-berkas bukti transaksi.
Dengan audit yang akan dilaksanakan pada akhir Juli 2020 ini, Ali Sahidu kembali berharap predikat dan opini Wajar Tanpa Pengecualin (WTP) atas Laporan Keuangan 2019 dari KAP kembali diraih oleh Lazismu se-Jawa Timur. Dengan demikian Lazismu se-Jawa Timur semakin kredibel, terpercaya dan dapat meningkatkan pelayanan kepada umat, katanya. (Ad)

