Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Bangunan Sudah Lapuk, Lazismu Banjarmasin Akan Bantu TK ABA 35

Kondisinya sudah lapuk disana-sini, tampak atap kelas yang sebagian berlubang karena dimakan usia. Belum lagi lantai sekolah yang juga hampir sama memprihatinkannya. Itulah sedikit gambaran kondisi bangunan Gedung Taman Kanak-kanak (TK) ABA 35 Cab. Aisyiyah 10 yang ber alamat Jl. Batu Benawa II no 13 RT 45 kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Kondisi demikian disebabkan usia bangunan yanag sudah tua, ditambah bahan bangunan yang 100 persen terbuat dari kayu sehingga lantai dan plafonnya banyak yang berlubang.

Beruntung, saat ini tidak ada aktivitas belajar mengajar lantaran kondisi pandemi. "Untungnya murid-murid sedang libur, karena pandemi. Bisa dibayangkan kalau aktivitas belajar mengajar berlangsung dan roboh," kata May selaku guru di TK tersebut, Senin (7 september 2020), mengungkapkan ketakutannya atas kondisi bangunan yang sudah sangat membahayakan.

May berharap, ada perhatian dari parsyarikatan terhadap gedung-gedung pendidikan yang mulai tua.

Sementara itu, H. Umransyah Alie, SH selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, akan menindaklanjuti mengenai kondisi TK ABA tersebut.

"Kami akan menugaskan Manager lazismu Kota Banjarmasin ustadz Khairul Anam untuk mengecek kerusakannya," kata H. Umransyah Alie.

Melalui Lazismu dengan dukungan donatur yang menjadi muzaki dan muhsinin, dirinya menambahkan, akan mengupayakan semaksimal mungkin renovasi bangunan TK ABA 35  yang sangat penting bagi masa depan anak-anak itu.

Lazismu berupaya terus menggalang dana untuk perbaikan gedung sekolah ini dengan mengajak donatur yang ingin menginfakkan sebagian hartanya, sehingga anak-anak dan tenaga pengajar tidak takut lagi menggunakan fasilitas belajar tersebut. (hen/fur)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Pertahankan Semangat Veteran Perang, Lazismu Kota Semarang Gelar Dialog

Masihkah generasi muda meneladani semangat pejuang kemerdekaan? Dalam rangkaian kegiatan peringatan hari kemerdekaan Indonesia Lazismu Kota Semarang melaksanakan kegiatan dialog terbuka dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), organisasi para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Rabu (2/9/20). Komunikasi antar generasi diyakini perlu dilestarikan oleh generasi muda Muhammadiyah. Oleh karenanya Lazismu menggandeng Pemuda Muhammadiyah menggelar acara dialog bersama LVRI di kantor LVRI DPD Jateng di jl. HOS Cokroaminoto, Semarang.

Mungkin generasi sekarang tidak akan merasakan kenikmatan hidup seperti sekarang ini tanpa perjuangan para veteran perang di masa itu,” demikian dikatakan Sekretaris Lazismu Kota Semarang, Marhaeni. Silaturrahmi dilaksanakan untuk menemukan titik hubung antar generasi. Para pejuang dengan segala keterbatasannya melaksanakan tugas membela tanah air dari ancaman penjajah, hingga rela menyerahkan jiwa dan raganya. Generasi sekarang berhutang budi banyak, dan selayaknya memberikan apresiasi atas perjuangan para veteran perang.

Misi
organisasi LVRI adalah mewariskan nilai-nilai, jiwa dan semangat
juang kepada generasi penerus.

“Kemerdekaan dan kedaulatan negara didapatkan dengan proses perjuangan yang panjang, dengan pengorbanan harta, jiwa dan raga,” ungkap Ketua LVRI DPD Jateng, Kol. Purn. Amin Munajat.

Pejuang yang mempertahankan kemerdekaan dikategorikan dalam 4 kelompok, yaitu
pejuang antara tahun 1945 sampai dengan 1949, pejuang pembela kemerdekaan trikora,
pejuang dwikora, pejuang seroja saat operasi keamanan di Timor Timur,
ditambah pejuang perdamaian internasional.


Pada
kenyataannya tidak semua pejuang merasakan kehidupan kemerdekaan yang
manis, sebagian mereka masih menempati rumah yang belum layak,
kondisi ekonominya kurang baik, sementara fisiknya sudah semakin
melemah,” demikian Amin menyampaikan.

Sudah
selayaknya pemuda mengikuti jejak langkah para pejuang. Nilai-nilai
semangat juang, rasa cinta tanah air dan kerelaan mengutamakan
kepentingan negara di atas kepentingan pribadi perlu di
implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ketua Pemuda
Muhammadiyah, Suharno menghimbau pemuda agar tetap menjaga kedekatan
dengan generasi sebelumnya, dengan cara menjalin silaturrahmi secara
intensif.

"Saya sempat mengunjungi rumah seorang veteran, Sanjoto, yang tinggal di jalan Blimbing, Semarang. Saat ini umurnya 90 tahun. Dia adalah saksi sejarah betapa beratnya perjuangan mempertahankan kemerdekaan kala itu. Sanjoto bertugas mengawal gerilya panglima jenderal Sudirman," ujar Suharno.

“Saya berperan sebagai penunjuk jalan, mengamankan jenderal Sudirman yang saat itu terpaksa di tandu karena sakit, namun tetap memimpin perang gerilya di daerah Wonogiri hingga Ponorogo,” demikian Suharno menirukan kisah Sanjoto. Sanjoto juga masih ingat betul aksi heroik ketika regu pasukannya menyergap konvoi 10 mobil tentara Belanda yang mengangkut persenjataan, logistik dan pasukan di sekitar perbatasan Wonogiri dengan Sukoharjo. Kemenangan yang membanggakan saat regu kecil pasukannya beberapa kali melumpuhkan konvoi tentara Belanda, dengan cara perang gerilya.

Kebanggaan
prestasi Sanjoto ternyata tidak sinkron dengan kondisi ekonominya
sekarang. Rumah sederhana yang dia tempati, kondisinya kurang layak.
Dinding temboknya sudah rapuh, rangka kayunya sudah lapuk, kalau
hujan datang atapnya bocor. Karena kebesaran hatinyalah yang membuat
dia tidak mengeluh. Dia menjalani hari-hari tuanya bersama sang
isteri yang setia mendampinginya. Tidak lupa Sanjoto berpesan kepada
generasi muda agar selalu kreatif di segala bidang. “Generasi muda
tidak boleh ragu-ragu, dan selalu kobarkan semangat mengisi
kemerdekaan.” tuturnya. (Has)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Laksanakan Program Pemberdayaan UMKM, Lazismu Bekali Para Pendamping Dengan BIMTEK

Pandemi virus Corona bukan hanya sekedar bencana kesehatan, virus yang dikenal sebagai Cobid-19 ini telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mulai gelisah.

Guna mendorong tumbuh besarnya UMKM berbasis keluarga dalam peningkatan perekonomian dimasa pandemi Covid-19, disamping diperlukan ketersediaan modal finansial, UMKM juga membutuhkan pelatihan (modal intelektual) maupun pendampingan (modal sosial). Maka LAZISMU melalui kiprahnya ikut berpartisipasi, sebagai bentuk mendukung program penanggulangan Covid-19 dalam memberdayakan pelaku UMKM dengan pendekatan filantropi, yang tidak hanya didukung dengan penyediaan modal tapi juga pelatihan dan pendampingan.

Semangat kebersamaan masyarakat akan mendorong bangsa keluar dari persolaan pandemi Covid-19 tentunya, peran ekonomi keluarga, ekonomi UMKM, yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kita. Bagi keluarga maupun UMKM yang sudah berjalan harus bisa melihat peluang dengan baik di tengah pandemi Corona.

Meskipun pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap ekonomi keluarga dan UMKM, namun ada beberapa faktor yang membuat keluarga dan UMKM masih bisa bertahan ditengah wabah Covid-19. Yang pertama, umumnya UMKM yang menghasilkan barang konsumsi dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Pendapatan masyarakat yang menurun drastis tidak berpengaruh banyak terhadap permintaan barang dan jasa yang dihasilkan. UMKM malah bisa bergerak dan menyerap tenaga kerja meski jumlahnya terbatas dan dalam situasi Covid-19.

Kedua, pelaku usaha UMKM umumnya memanfaatkan sumberdaya lokal, baik sumberdaya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan. Artinya, sebagian besar kebutuhan UMKM tidak mengandalkan barang impor. Dan yang ketiga, umumnya bisnis UMKM tidak ditopang dana pinjaman dari bank, melainkan dari dana sendiri dan Lembaga sosial non-profit salah satunya LAZSIMU.

Menindaklanjuti program pemberdayaan UMKM, sinergi Alfamidi, Wardah Cosmetic, Anggoro Eko Cahyo dan LAZISMU di Jawa Timur, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pendamping. Bimtek dilaksanakan di gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Kertomenanggal IV/1 Surabaya, 25 Agustus 2020.

BIMTEK diikuti oleh 25 orang peserta selaku Pengurus dan Staf yang membidang Program. Peserta adalah utusan dari 9 kantor Lazismu Daerah dan 2 Kantor Layanan Lazismu (KLL), antara lain daerah; Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Lamongan, Bojonegoro, Ponorogo, Jember, Pamekasan, KLL PW Aisyiyah Jatim dan KLL Hasanah serta beberapa Pengurus Lazismu Jatim yang membidangi program.

Tujuan BIMTEK ini adalah untuk memberikan bekal dan wawasan serta petunjuk teknis detail agar program Pemberdayaan UMKM yang merupakan kerja bareng dan sinergi Alfamidi, Wardah Cosmetic, Anggoro Eko Cahyo dan LAZISMU di Jawa Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar serta tidak menemui kendala yang berarti.

Materi yang disampaikan meliputi Motivasi Pendampingan, Proses Legal dan Perijinan UMKM oleh pemateri dari Disperindag Jatim, Kemasan Produk UMKM oleh UPT Makanan-Minuman-Kemasan Provinsi Jawa Timur dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Teknis Pendampingan UMKM oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu  Jatim.

Diharapkan setelah BIMTEK ini peserta selaku pendamping lapangan dapat melaksanakan program pendampingan pemberdayaan terhadap 70 UMKM di Jawa Timur sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditetapkan, di daerah dan tempatnya masing-masing. Kegiatan ini merupakn tahap awal program pemberdayaan UMKM. Setelah ini akan dilakukan tahap berikutnya yaitu pemberian modal, pelatihan, pendampingan dan meningkatkan keunggulan produk UMKM. (Adit)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Peduli disaat pandemi, Lazismu Pulang Pisau lakukan pentasyarufan program peduli guru di tiga kecamatan

PULANG PISAU- Lazismu Pulang Pisau melaksanakan pentasyarufan Zakat melalui program Berbagi Guru di masa pandemi, Ahad  (30/08).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di  Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau bekerjasama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Pulang Pisau, yaitu memberikan bantuan dana kepada 24 orang  guru TK / PAUD /TPA Aisyiyah Bustanul Athfal  yang ada di  3 wilayah Kecamatan, yaitu  kecamatan Kahayan hilir, Pandih Batu dan Kahayan Kuala.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pulang Pisau, Anissa Tauhidah menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi, proses belajar mengajar di sekolah dilakukan secara daring  dan untuk pembelian kuota internet memakai dana pribadi guru,  oleh sebab itu dengan adanya bantuan ini  selain   membantu kebutuhan pokok, juga dapat digunakan membeli  paket internet   untuk mendukung  proses belajar mengajar secara daring.

Anissa mengatakan rencana mendatang Aisyiyah Pulang Pisau juga akan mengadakan kegiatan berbagi kepada anak yatim dan dhuafa ke daerah daerah  yang selama ini belum pernah terjangkau, seperti di kecamatan sebangau dan jabiren,  dan semoga bisa terus bersinergi  dengan Lazismu.

" Alhamdullillah, terima kasih kepada Lazismu Pulang Pisau telah mensupport kegiatan Aisyiyah berbagi di masa pandemi,  mudah mudahan   kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan   dan semoga Lazismu  semakin  maju , berkah dan bermanfaat ujarnya"

Sementara itu   ketua Lazismu.Pulang Pisau yang diwakili Sekretaris , Bonni Febrian menyampaikan bahwa  pentasyarufan  zakat, infaq dan shodaqoh kali ini adalah melaksanakan  amanah salah satu Pilar Lazismu di bidang Pendidikan, semoga bermanfaat  dan sedikit meringankan bagi para tenaga Pengajar di TK/PAUD dan TPA Aisyiyah di masa pandemi, dan berharap semoga kegiatan Lazismu kedepan dapat terus  bersinergi dengan semua elemen persyarikatan Muhammadiyah.

" Terima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah menyalurkan  Zakat, Infaq dan Shodaqohnya melalui Lazismu, semoga Allah memberikan pahala dan keberkahan  hartanya dan meridhoi niat baiknya, dan semoga Wabah Pandemi Covid-19 ini segera berakhir" katanya.

Bonni menambahkan bahwa selama ini , siswa siswi TK dan PAUD Aisyiyah juga telah rutin memberikan sedekahnya melalui program Kaleng infaq filantropi cilik dari Lazismu  Pulang Pisau.

Lazismu Pulang Pisau terus berkhidmat untuk umat dengan menjalankan program-program pendayagunaan yang mampu menjangkau wilayah secara cepat, fokus ,  tepat sasaran dan  dapat menjawab tantangan  perubahan dan ptoblem sosial masyarakat yang terus berkembang (Bonni Febrian)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Sukoharjo Salurkan Donasi Biaya Pendidikan dan Alat Bantu Difabel

Pada Kamis (3/9), Lazismu Sukoharjo menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada salah satu santriwati Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Rooihatul Jannah Hidayatullah Sukoharjo. Keluarga tidak mampu membiayai salah satu putrinya karena bapak dari putri tersebut dirumahkan akibat pandemi. Menariknya, pesantren ini tetap masuk seperti biasa sejak Juli 2020, dengan menerapkan protokol kesehatan dari pemerintah.

Muslih, mewakili Lazismu Sukoharjo menyalurkan bantuan secara langsung ke pesantren di Desa Dukuh, Kecamatan Sukoharjo bersama dengan orang tua santriwati. Bantuan yang diberikan adalah biaya keseluruhan sejak pendaftaran hingga uang bulanan sampai bulan September. Menurut Muslih, santriwati yang dibiayai telah melewati tahap survei dan dinyatakan layak untuk dibantu. "Semoga bermanfaat sehingga yang dibantu dapat melanjutkan pendidikan di pesantren dengan baik," ujarnya ketika penyerahan donasi.

Suwanto, ayah dari santriwati mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Lazismu. Tak lupa ia minta doa agar segera diberikan kelancaran rezeki. "Kami titip putri, semoga dia betah dan semangat belajar di pesantren," ujarnya kepada pengurus Pesantren Rooihatul Jannah. Sementara itu, pengurus Pesantren menyampaikan terimakasih kepada Lazismu yang telah memberikan donasi dan kepada orang tua santriwati yang telah menitipkan putrinya ke pesantren. "Semoga barokah untuk semua," pungkasnya.

Selain donasi biaya pendidikan, Lazismu Sukoharjo di hari yang sama juga menyerahkan kursi roda dan alat bantu jalan kepada penyandang disabilitas di Kecamatan Weru, Sukoharjo. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wiwoho, Ketua PD Muhammadiyah Sukoharjo. Wiwoho mendoakan agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat. "Ya hanya sedikit, karena Lazismu cuma menyalurkan. Semoga besok bisa memberikan lebih banyak sehingga bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya sambil serah terima bantuan.

Penyerahan ini dilakukan pada Kamis selepas shalat Isya' di Masjid Assalam, Desa Karangtengah, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Sehingga, penyerahan secara simbolis dapat disaksikan oleh seluruh jamaah Masjid Assalam.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Wakil Wali Kota Pekanbaru Beri Pesan Kepada Wisudawati PTQ

Menghadiri wisuda santriwati Pondok Tahfidz Qur,an (PTQ) LAZISMU
Pekanbaru, pada Sabtu,(29/08/20) di SMA Muhammadiyah I, Jl. Akhmad
Dahlan No. 90, Kel. Kampung Melayu, Kec. Sukajadi, Wakil Wali Kota
Pekanbaru Ayat Cahyadi, S.Si memberikan pesan kepada wisudawati agar
selalu murojaah hafalanya sehingga menjadi hafidzah yang mutqin.

“Tentu
yang sudah diwisuda 30 juz, agar dimurojaah terus sehingga mereka
betul-betul mutqin, menjadi Al-Qur’an yang berjalan” jelas Ayat Cahyadi
S.Si

Selain itu, ia juga mendoakan  para muzzaki yang telah
berdonasi untuk para penghafal Al-qur’an, agar diberikan keberkahan
dalam hidupnya.

Di lain sisi ketua Pengajian IDI Riau dr. Dimas
Pramita Nugraha, M.SC merasa sangat bangga atas kegiatan wisuda
santriwati PTQ Putri, ia juga berharap kerjasama antara Pengajian IDI
Wilayah Riau dan LAZISMU Pekanbaru terus berlanjut dalam program PTQ
sehingga menghasilkan semakin banyak hafidz-hafidzah di Pekanbaru.

“Ini
merupakan suatu kebanggaan bagi kita, mudah-mudahan kerjasama antara
IDI Riau dan LAZISMU Pekanbaru terus berlanjut, dan kita bisa
menghasilkan semakin banyak hafidz-hafidzhah di Pekanbaru” Jelasnya.

Sementara
itu Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pekanbaru, Hari Siyanto, SE
menjelaskan bahwa program PTQ ini mengasilkan 9 hafidzah selama dua
tahun dengan tahapan satu tahun menghafal dan satu tahun murojaah serta
mengabdi mengajar di sekolah-sekolah dan masjid-masjid

“Harapannya program ini bisa berkembang lagi tidak hanya dari segi kualitas tetapi juga dari segi kuantitas”

Ia
menambahkan kepada para masyarakat untuk tidak ragu menyiapkan infak
terbaik dan donasi terbaiknya, LAZISMU Pekanbaru akan amanahkan
donasinya untuk pengembangan PTQ yang di inisiasi oleh LAZISMU Pekanbaru
dan Unit Pengajian IDI Wilayah Riau.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross