Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda
Muhammadiyah Komitmen Dampingi Palestina, Sampaikan Gagasan Program Peacebuilding di Community Peace Center Yordania

Muhammadiyah Komitmen Dampingi Palestina, Sampaikan Gagasan Program Peacebuilding di Community Peace Center Yordania

YORDANIA – Menyelamatkan masa depan kaum muda di Palestina mendesak dilakukan untuk mengubah situasi yang tak menentu akibat serangan Israel yang tak kunjung usai. Proses ke arah itu membutuhkan inisiasi kolaborasi untuk tindakan nyata dengan pembangunan perdamaian.

Inisiasi tentang pembangunan perdamaian datang dari Muhammadiyah saat delegasinya melakukan kunjungan ke Community Peace Center, Amman, Yordania pada Kamis (11/9/2025), waktu setempat.

Hadir dalam pertemuan di antaranya Ahmad Imam Mujadid Rais Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Muarawati Nur Malinda Wakil Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Sekretaris Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Yayah Khisbiyah, serta peserta pelatihan yang terdiri dari kaum muda Palestina yang menyeberangi perbatasan dari Tepi Barat ke Yordania, perwakilan pemuda Yordania, bersama mitra lokal Palestina Witness Center, serta perwakilan dari Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania.

Rombongan delegasi Muhammadiyah diterima langsung oleh Omar Hashim Alkhalaileh Kepala Community Peace Center Yordania. Dalam kunjungan itu, para delegasi berdiskusi mengenai pengalaman serta pemikiran tentang bagaimana pemerintah Yordania bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan dalam membangun serta membina perdamaian.

Sekretaris Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah Yayah Khisbiyah dalam pertemuan menyampaikan gagasan program Palestine Peacebuilding Lab. Gagasan yang dibawa ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunitas kaum muda Palestina melalui penguatan keterampilan, berbagi pengetahuan, serta inisiatif dalam membangun perdamaian secara kolaboratif.

“Kami ingin sekali melaksanakan kegiatan ini di Palestina, namun izin visa dari otoritas Israel belum diberikan. Karena itu, program ini akhirnya kami lakukan di Yordania,” ujar Yayah. Ia menekankan bahwa kunjungan ini menjadi fondasi penting bagi pelatihan Peacebuilding Lab Palestine yang digelar pada tanggal 10-14 September di Yordania.

Pada skala yang lebih luas, diskusi berlanjut tidak hanya untuk komunitas lokal tetapi juga bagi masyarakat internasional. Soal misi bina damai di Palestina, Yayah juga menegaskan inisiatif ini sejalan dengan misi kemanusiaan dan internasionalisasi gerakan dakwah Muhammadiyah.

“Peacebuilding Lab Palestina adalah wujud nyata komitmen Muhammadiyah untuk mendampingi masyarakat Palestina dalam memperkuat kapasitas mereka, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun pengembangan perdamaian”, paparnya.

Kendati ada keterbatasan akses, kami tetap berupaya hadir bersama saudara-saudara di Palestina melalui kerja-kerja kolaboratif lintas negara. Pertemuan di Yordania ini, lanjut Yayah, akan menjadi fondasi penting dalam melanjutkan kerja sama dan solidaritas global.

“Kami percaya bahwa perdamaian dan ketangguhan hanya bisa terbangun jika masyarakat diberdayakan. Karena itu, Muhammadiyah akan terus mendukung upaya-upaya perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di Palestina”, pungkasnya.

Beberapa hal penting juga dibahas dalam pertemuan di antaranya nilai penting kesadaran kepada generasi muda Palestina untuk menumbuhkan sikap inklusif dan damai melalui wasathiyah Islam (Islam jalan tengah) serta menghidupkan pesan-pesan damai dari Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin.

Satu persoalan lagi yang perlu digaris-bawahi adalah bagaimana mitigasi dan pengelolaan konflik yang dihadapi oleh pikiran generasi muda tidak diisi oleh pesan kekerasan dan narasi negative. Oleh karena itu, delegasi Muhammadiyah menekankan perilaku mereka akan diarahkan pada tujuan pesan perdamaian.

Di samping itu, misi kemanusiaan lewat bina damai ini bagi organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan perlu segera memberikan wacana alternatif yang memiliki nilai positif melalui media sosial, kanal publik, serta pertemuan langsung yang mendorong pertukaran pemuda lintas budaya, agama, dan peradaban.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
12 September 2025
Silaturahim Lazismu ke PCIM Yordania, Muhammadiyah Berkomitmen Siapkan Generasi Penerus di Kancah Internasional

Silaturahim Lazismu ke PCIM Yordania, Muhammadiyah Berkomitmen Siapkan Generasi Penerus di Kancah Internasional

YORDANIA – Lawatan delegasi Muhammadiyah ke Yordania diawali dengan silaturahim bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (11/9/2025), dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais, Wakil Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Muarawati Nur Malinda dan Sekretaris Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah.

Dalam kunjungan itu, Ahmad Imam Mujadid Rais megatakan kepada anggota PCIM Yordania  tentang pentingnya menyiapkan kader sebagai generasi penerus dengan kecakapan serta integritas untuk melanjutkan gerakan dakwah Muhammadiyah.

Meneladani pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, Mujadid Rais menyampaikan spirit sosok teladan itu yang telah menyiapkan beasiswa dan pembinaan kader sejak awal berdirinya persyarikatan.

“Kiyai Ahmad Dahlan telah meninggalkan jejak bagaimana menyiapkan generasi penerus Muhammadiyah, serta memastikan kaderisasi berjalan,” ujarnya. Menurut Mujadid Rais, kita harus meyakini hidup hari ini yang dijalani dengan sungguh-sungguh, tanpa rasa risau tentang tantangan masa depan. Salah satu kuncinya, sambung dia, pembinaan dan penguatan pemahaman manhaj Muhammadiyah bagi generasi muda.

Menyoroti keberadaan PCIM Yordania, Yayah Khisbiyah mengapresiasi diaspora kader Muhammadiyah di Yordania yang telah berkiprah nyata dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan. Ini contoh konkret bagaimana internasionalisasi gerakan dakwah Muhammadiyah dilakukan oleh para mahasiswa Indonesia yang berani bergelut dalam pendidikan tinggi di luar negeri, seperti di Yordania.

“Tidak semua generasi muda Indonesia berani belajar di luar negeri, bahkan mengeluarkan biaya sendiri tanpa jalur beasiswa. Menuntut ilmu di Yordania menunjukkan pilihan untuk semangat bersaing di tengah kemajuan zaman,” tandasnya.

Ia menilai, semangat itu senafas dengan visi dan misi Islam berkemajuan yang diusung Muhammadiyah, yaitu Islam rahmatan lil ‘alamin. Yayah menambahkan, penting bagi kita semua tanpa lelah membangun kolaborasi lintas sektor.

“Terutama mendorong perubahan sosial yang didalamanya terdapat pandangan dunia melalui Islam Berkemajuan yang menghadirkan kebermanfaatan bagi seluruh umat manusia”, pungkasnya. Momentum silaturahim ini, lanjutnya, diharapkan kian memperkuat komitmen para kader Muhammadiyah di kancah internasional.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
12 September 2025
BPKH dan Lazismu Kolaborasi Program Kemaslahatan, Salurkan 1 Unit Ambulans untuk PCM Mangkubumi

BPKH dan Lazismu Kolaborasi Program Kemaslahatan, Salurkan 1 Unit Ambulans untuk PCM Mangkubumi

TASIKMALAYA – Dalam rangka memberikan nilai manfaat kepada masyarakat, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Lazismu, menyalurkan bantuan program kemaslahatan berupa satu unit mobil ambulans kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Penyerahan bantuan tersebut, secara simbolis berlangsung pada Kamis, (11/9/2025), di halaman Masjid Mahhad Al-Hidayah, Jalan Raya Mangkubumi Nomor 5, Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hadir dalam agenda itu, Perwakilan dari BPKH, Anggota Dewan Pengawas BPKH Deni Suardini,  Deputi Kemaslahatan BPKH Miftahudin. Dari unsur Lazismu diwakili oleh Sekretaris Badan Pengurus Lazismu, Gunawan Hidayat, tokoh Muhammadiyah setempat Syarif Hidayat, Hasan Asy’ari, Anggota PDM Kota Tasikmalaya Dede Habibullah, Asep Rahmat, M. Arip Gunawan, Ketua dan Anggota PDA Kota Tasikmalaya serta Lazismu Kota Tasikmalaya dan para tamu undangan.

Deni Suardini mewakili BPKH dalam sambutannya mengatakan bantuan satu unit mobil ambulans dari program kemaslahatan BPKH bertujuan untuk meningkatkan akses dan layanan kesehatan Masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dari moda transportasi ambulans dalam situasi darurat kesehatan.

“Bantuan satu unit mobil ambulans ini merupakan nilai manfaat yang diperoleh dari program kemaslahatan BPKH sumber pendanaannya berasal dari pengelolaan Dana Abadi Umat,” paparnya. Diharapkan lewat bantuan itu mampu menghadirkan manfaat yang signifikan bagi warga setempat.

Deni menambahkan program bantuan program kemaslahatan ini juga harus memenuhi lima aspek ketepatan dalam penyalurannya yaitu, tepat sasaran, waktu, administrasi, kuantitas dan manfaatnya. Oleh karena itu, lima aspek ini merupakan cerminan dari komitmen nyata BPKH terhadap kesejahteraan umat.

Dalam kesempatan itu, mitra terpercaya BPKH yaitu Lazismu, yang diwakili oleh Gunawan Hidayat menyampaikan terima kasihnya kepada BPKH atas penyaluran bantuan satu unit mobil ambulans untuk PCM Mangkubumi.

“Lazismu sebagai mitra kemaslahatan turut bangga dan senang karena kembali dipercaya BPKH untuk berkolaborasi. Secara khusus bantuan ini menyasar ke lokasi yang tepat untuk melengkapi layanan kesehatan di kota Tasikmalaya,” katanya. Dengan fasilitas itu, lanjut Gunawan, dari kerjasama yang terjalin antara BPKH dan Lazismu ada kontribusi signifikan dalam menopang layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Untuk memaksimalkan program layanan kesehatan di Kota Tasikmalaya, PCM Mangkubumi akan menggandeng Klinik Melati, Puskesmas Mangkubumi, dan Poskestren Amanah. Mudah-mudahan dengan lokasi PCM Mangkubumi yang strategis ini, mobil ambulans ini bisa memberikan manfaat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
12 September 2025
Program Back to Masjid Lazismu Kudus Mengalir Lewat Akses Air Bersih, Sumur Bor Untuk Jamaah Masjid An-Nur

Program Back to Masjid Lazismu Kudus Mengalir Lewat Akses Air Bersih, Sumur Bor Untuk Jamaah Masjid An-Nur

KUDUS – Menjawab kebutuhan jamaah untuk memperoleh air bersih di tempat ibadah merupakan peran Lazismu dalam mendukung fungsi sosial dakwah masjid. Di Mlati Kidul, Kecamatan Kota Kudus, Masjid An-Nur mengalami kendala pemenuhan akses air bersih.

Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) setempat segera mencari Solusi. Sumber air tanah di sekitar masjid menjadi pertimbangan. Masjid An-Nur sendiri di bawah naungan persyarkitan Muhammadiyah. Adapun persoalan akses air bersih ini juga telah dikomunikasikan dengan Lazismu Kudus.

Melalui pilar program sosial dakwah, persoalan yang dialami Masjid An-Nur bisa diatasi dengan program Back to Masjid. Secara prosedural Lazismu berkoordinasi dengan DKM Masjid An-Nur, dan berencana untuk membuat sumur bor yang melibatkan tim teknis.

Menurut Manager Lazismu Kudus, Ravitri Harvian, setelah dikomunikasikan dengan semua pihak yang terlibat, dijadwalkan pada pekan pertama untuk dilakukan pengeboran sumber air tersebut. Alat-alat dan tim teknis diusahakan bisa segera disesuaikan dengan besaran biaya bantuan program sosial dakwah melalui Back to Masjid.

Tepat hari Ahad, (7/9/2025), semua peralatan dan tim teknis tiba di halaman Masjid An-Nur. Lazismu Kudus mengawali program Back to Masjid dengan melaksanakan pengadaan sumur bor di Masjid An-Nur, yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Din No.113 B, Mlati Kidul, Kecamatan Kota Kudus.

Pengeboran dimulai sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Pemasangan mesin pengebor air sumur berjalan lancar. Instalasi pipa air melengkapi aktivitas pengeboran hari itu. “Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak akan ketersediaan air bersih untuk mendukung aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial di lingkungan masjid”, kata Harvian.

Pengeboran air tanah di Masjid An-Nur bukan hanya mencari solusi teknis, lebih dari itu sebagai komitmen Lazismu menghidupkan kembali peran dan fungsi sentral masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

Program Back to Masjid adalah inisiatif Lazismu Kudus dalam melakukan penguatan fungsi masjid yang tidak sebatas kesejahteraan masjidnya, tapi bagaimana Lazismu mendukung tata kelolanya sebagai penopang syiar dakwah.

Sasaran program Back to Masjid adalah musala dan masjid di lingkungan jamaah yang ada di internal persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat sekitar di Kabupaten Kudus. Dengan kegiatan ini, Lazismu berupaya menalikan spirit filantropi dan kehidupan sosial dakwah agar masjid dengan esensinya merangkul semua jamaah sebagai pusat peradaban umat.

Harvian menambahkan, pihaknya berharap program ini dapat diperluas ke titik-titik lain yang membutuhkan. “Kami berterima kasih kepada Kantor Layanan Lazismu PCM Kota Kudus, LPCR Muhammadiyah Kudus, serta para donatur dan relawan yang telah mendukung kegiatan ini selama berlangsung”, paparnya.

Salah seorang takmir Masjid An-Nur, Yusuf Arif, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Kami bersyukur dengan adanya sumur bor ini. Melalui fasilitas ini akan sangat bermanfaat, baik untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas sosial di lingkungan masjid.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kudus]

SELENGKAPNYA
9 September 2025
Susur Sungai dan Dusun Pelosok, Lazismu Salurkan Al-Qur’an dan Rendangmu di Tulang Bawang

Susur Sungai dan Dusun Pelosok, Lazismu Salurkan Al-Qur’an dan Rendangmu di Tulang Bawang

TULANG BAWANG – Fasilitas penyebrangan sungai itu tak begitu besar. Warga menyebutnya penyebrangan Hasan Bulan merujuk nama dusun di wilayah itu. Melalui rute ini, amil Lazismu bersama pimpinan muhammadiyah wilayah Lampung menyusuri sungai menuju Bratasena Adiwarna, suatu desa di pelosok kecamatan Dente Teladas, kabupaten Tulang Bawang, provinsi Lampung.     

Bratasena Adiwarna adalah satu dari desa di kecamatan Dente Teladas, yang menjadi target distribusi program Sedekah Al-Qur’an Untuk Pelosok Negeri. Perjalanan ini dimulai dari Bandar Lampung, tepat menjelang fajar melalui Pelabuhan Sadewa, Bandar Surabaya, Lampung Tengah.

Susur sungai memakan waktu setengah jam menuju lokasi penyaluran program. Di Jum’at berkah itu (5/9/2025), Gramedia meniitipkan amanah sedekah Al-Qur’an melalui Lazismu. Total Al-Quran yang disalurkan sebanyak 40 eksemplar. Secara seremonial penyerahan dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar, Pusat Diklat Bratasena Adiwarna.

Sekretaris Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, Banun Amariyah, menjelaskan bahwa  kecamatan Dente Teladas layak menjadi target Program Sedekah Al-Quran Untuk Pelosok Negeri, karena berada di pelosok, Kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Secara syarat lokasi ini terpenuhi dan melalui Masjid Al-Kautsar dapat disalurkan kembali ke masjid-masjid di sekitar Dente Teladas,” ujarnya. Di hari yang sama, sambung Banun, Lazismu juga menyalurkan Rendangmu.  

Menurut Banun, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang tahun depan bisa berpartisipasi untuk program Qurban Kemasan. Dagiung kurban dalam bentuk kemasan ini nanti disebar ke cabang-cabang dan ranting-ranting di Tulang Bawang yang daya jangkaunya bisa lebih luas bahkan bisa juga disalurkan untuk bantuan darurat pasca-bencana sebagai bagian dari bentuk ketahanan pangan.

“Bantuan Rendangmu disalurkan sebanyak 110 kaleng yang dibagikan kepada 22 Kepala Keluarga yang secara langsung diberikan kepada tiga orang duafa di desa itu,” kata Banun sambil menyarankan untuk menyicipi rasa Rendangmu.

Kehadiran Lazismu dan PWM Lampung disambut Buya Ridwan selaku Ketua PCM Dente Teladas. “Kami sangat bahagia karena jauh-jauh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung beserta rombongan sampai di sini,” pungkasnya.

Ia mengapresiasi Lazismu dalam penyaluran program tersebut di Dente Teladas. Buya Ridwan segera akan menyalurkan amanah itu di Cabang Muhammadiyah Dente Teladas, terutama kepada masjid-masjid sekitarnya.

Buya juga bersyukur warga bisa merasakan Rendangmu. Meski tidak mendapatkan hewan kurban tapi sudah dalam bentuk rendang daging sapi yang dikemas dalam kaleng terntu lebih bermanfaat.

Ketua PDM Tulang Bawang, Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah berpartisipasi memberikan bantuan Al-Quran dan Rendangmu. “Kepada para donatur yang telah turut serta untuk membantu saudara-saudara kami yang ada di Dente Teladas ini, sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depannya, bantuan selanjutnya dapat disalurkan juga pada cabang-cabang Muhammadiyah lainnya di Tulang Bawang. Mudah-mudahan bantuan itu akan menambah semangat di jalan dakwah, karena Dente Teladas adalah cabang yang terjauh di kabupaten Tulang Bawang.

Mbah Mat, seorang penerima manfaat lansia mendapat kesempatan merasakan langsung Rendangmu di rumahnya. Sambil menyiciipi Rendangmu, Mbah Mat mengatakan rasanya enak dan nikmat.  Ia mengaku tidak kesulitan untuk menggigit daging rendangnya yang lembut.

Ketua RT Dusun Pasir Mulyo, Desa Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Robi Harmoko, menyambut baik program Lazismu yang langsung sampai pada warganya. Mewakili warga, Robi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Lazismu. “Sungguh bantuan ini langsung menyentuh warga tidak mampu, utamanya lansia yang ada di sini”, pungkasnya.

Dengan kegiatan ini Muhammadiyah Lampung bersama Lazismu membuktikan komitmennya dalam di jalan dakwah lewat kepedulian sosial yang dilengkapi dengan pembagian Rendangmu untuk ketahanan pangan masyarakat di pelosok.

Kegiatan tersebut dihadiri Sudarman, Ketua PWM Lampung, Syamsudin, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PWM Lampung, Saad Sobari Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Lampung, Mulyadi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Tulang Bawang, LAZISMU Daerah Tulang Bawang, LPCRPM PDM Tulang Bawang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dente Teladas, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dente Teladas dan warga persyarikatan Muhammadiyah.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Lampung]

SELENGKAPNYA
8 September 2025
Melalui Program Save Our School, Lazismu Bangun Ruang Kelas Baru MIM di Kota Banjarmasin  

Melalui Program Save Our School, Lazismu Bangun Ruang Kelas Baru MIM di Kota Banjarmasin  

BANJARMASIN – Ruang kelas berukuran sempit terbagi menjadi dua sisi. Satu sisi tempat kegiatan belajar mengajar, sisi lainnya untuk ruang guru. Tidak ada lagi ruang kelas tambahan di madrasah ibtidaiyah itu. Guru dan siswa berharap sekolah yang letaknya persis di samping Masjid Muhammadiyah Ami Abdullah, di jalan Jl. A. Yani, Kota Banjarmasin ada ruang kelas baru.

Hingga tiba waktunya, Lazismu Daerah Kota Banjarmasin telah mengantongi informasi bahwa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kertak Hanyar selama ini ruang kelasnya berbagi tempat dengan ruang guru. Belakangan, Lazismu mendorong MIM Kertak Hanyar punya ruang kelas baru.

Melalui pilar program pendidikan yaitu Save Our School, harapan itu diwujudkan yang diawali dengan penggalangan dana. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banjarmasin merestui dan mendukung program SOS tersebut yang ditandai dengan rencana peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas.        

Pada hari Sabtu (6/9/2025), rencana itu terwujud. Lazismu Daerah Kota Banjarmasin melakukan penandatanganan MoU program SOS dengan MIM Kertak Hanyar. Nota kesepahaman ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan satu ruang sekolah untuk dua lantai seluas 48 meter persegi.

Acara itu dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) & Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Banjarmasin, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Se-Kota Banjarmasin, sejumlah takmir dan pengurus masjid, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 3, 6 dan 15, serta guru dan staf MIM Kertak Hanyar.

Ketua PCM Banjarmasin 11, Natsir Bardjat dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Khususnya kepada badan pengurus dan pimpinan Lazismu Kota Banjarmasin.

Natsir mengungkapkan, MIM Kertak Hanyar kekurangan ruang kelas. Kondisi ruang kelas yang sempit dalam praktiknya dibagi menjadi dua, satu ruangan untuk guru dan sisanya untuk ruang kelas. Seiring bertambahnya jumlah siswa, MIM Kertak Hanyar membutuhkan ruang kela sbaru.

“Sekolah ini sangat sederhana, kami berupaya untuk galang dana, akhirnya terkumpul meskipun belum sesuai target. Semoga Ini menjadi pemantik kita semua untuk menyukseskan pembangunan ruang kelas ini agar bisa terlaksana dengan waktu yang secepatnya”, paparnya.

Keterkaitan Lazismu dalam program pendidikan di kota Banjarmasin, diakui Ketua BP Lazismu Banjarmasin, Ahmad Fitri Rusli. Ia menyampaikan bahwa banyak hal yang telah dilakukan oleh Lazismu di Kota Banjarmasin.

“Pilar program yang ada di Lazismu seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dakwah, hingga lingkungan semua sudah dilaksanakan. Sebelumnya, Lazismu juga sudah melaksanakan renovasi total TK ‘Aisyiyah di Cabang 10 dengan total dana senilai Rp 150 Juta”, ungkapnya.

Dalam kesempatan berbeda, Lazismu turut menyalurkan program pendidikan membantu sekolah-sekolah lain seperti perbaikan pagar sekolah, WC, dan lainnya, di SD Muhammadiyah 3, 9 dan 15. Dia menambahkan, termasuk yang sekarang dilakukan yaitu pembangunan ruang kelas MIM Kertak Hanyar yang telah mengumpulkan dana penghimpunan sebesar Rp 50 juta.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan kepada kami dalam menjalankan program ini. Khususunya kepada muzaki yang telah menitipkan amanahnya berupa dana zakat, infak dan sedekah kepada Lazismu”, pungkasnya. Mudah-mudahan pembangunan ruang kelas MIM Kertak Hanyar bisa segera selesai.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Banjarmasin, Maskur, tuurt menyampaikan terima kasihnya kepada Lazismu Kota Banjarmasin dan donatur yang pada hari ini telah menyalurkan bantuan program SOS untuk membantu sekolah-sekolah.

Masih dalam ingatannya, kata dia, pada tahun 2024 pernah mengikuti acara seperti ini dan alhamdulillah nampaknya hasilnya diinginkan terutama sekolah yang membutuhkan dukungan fasilitas.

“Inilah peran dari Lazismu Kota, hari ini senantiasa menunjukkan komitmennya menyalurkan  bantuan program Pendidikan berupa pembangunan ruangan kelas MIM Kertak Hanyar”, tandasnya.   

Karena ruangan yang ada sempit, sambung Maskur, maka Pembangunan ini membutuhkan dana banyak. Salah satu tugas yang berat bagi Lazismu adalah menggalang donasi untuk bisa memenuhi dan mendukung Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarmasin 11 di bidang program pendidikan.

Mengetahui kabar menggembirakan itu, Badan Pengurus Lazismu Kalsel, yang diwakili oleh Mukhtar Ahmadi, turut mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Lazismu dan Muhammadiyah setempat. Ia menyampaikan agar program SOS atau yang disebutnya sebagai penyelamatan sekolah-sekolah Muhammadiyah itu bisa bermanfaat dan berkelanjutan.*

*Disarikan dari sumber berita: https://mu4.co.id/bantu-sekolah-muhammadiyah-bp-lazismu-kota-banjarmasin-launching-sos-2025/

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kota Banjarmasin]

SELENGKAPNYA
8 September 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross