Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

2.410 Jiwa Mendapatkan Manfaat dari Program Kemitraan Gojek dengan Lazismu

2410 orang yang terdiri dari driver ojek online, guru honorer, aktivis dakwah, marbot masjid, warga dhuafa, petugas kebersihan, warga terisolasi PSBB, dan lain-lain menerima donasi paket sembako dari Yayasan Anak Bangsa Bisa atau lebih dikenal dengan Gojek yang bekerjasama dengan Lazismu. 

Selain itu, yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah kelompok pasien TB, pekerja harian, korban PHK, sopir angkutan, buruh, bedang, UKM, juru parkir, dan penyandang disabilitas. Mereka tersebar di berbagai kota seperti Malang dengan 450 penerima, Solo 450 penerima, Jogja 450 penerima, Makassar 450 penerima, Padang 105 penerima, dan Medan 500 penerima.

Paket sembako yang mereka dapatkan antara lain beras, gula, minyak goreng, mie instan, telur, kornet, dan sarden. Yayasan Anak Bangsa Bisa menggelontorkan dana sebanyak Rp. 264.000.000 untuk pengadaan paket ini. Sedangkan dalam distribusi paket sembako melibatkan Lazismu. 

Program Kemitraan yang diterjemahkan oleh Lazismu menjadi program Indonesia Siaga: Ketahanan Pangan ditengah Pandemi Covid-19 ini berjalan sepanjang bulan Juni-Juli 2020. Laporan Program Kemitraan yang dikeluarkan oleh Lazismu menyebutkan bahwa tujuan dari program ini ada dua.

Pertama, memberikan paket bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19 termasuk para driver Gojek. Kedua, pembagian paket yang telah disiapkan dengan cara pengiriman ke masyarakat yang membutuhkan ataupun melalui layanan tanpa berhenti/turun, atau pola lainnya yang dipandang tepat dan tidak memicu berkumpulnya orang banyak. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

BPKH dan Lazismu Salurkan Bantuan Operasional 1000 Masjid di 10 Provinsi

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Lazismu mengadakan kerjasama penyaluran bantuan operasional 1000 masjid di 10 provinsi dengan kasus covid-19 tertinggi di Indonesia. Program ini dimulai dengan adanya kick off secara daring pada hari Rabu (14/10).

Kick off ini dihadiri oleh Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat; Rahmat Hidayat, BPKH; dan perwakilan Lazismu Wilayah yang melaksanakan program. 10 wilayah yang menjadi sasaran program ini antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Banten, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, dan Papua.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk pembiayaan operasional masjid dan honor untuk pengurus, terutama yang terdampak oleh pandemi covid-19. Dalam press releasenya, Ardhi Lutfi Kautsar, PIC program kerjasama ini berharap melalui kerjasama penyaluran bantuan operasional masjid ini umat Islam akan semakin meningkat keyakinannya. 

“Semoga kita semua semkain sadar akan ajaran Islam rahmatan lil ’alamin dan tolong menolong dalam kebajikan, sehingga umat Islam dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dalam bentuk saling mambantu sesama manusia,” tulisnya dalam press release.

Hilman Latief dalam sambutannya ketika kick off mengucapkan terima kasih kepada BPKH atas kepercayaan yang diberikan kepada Lazismu, baik dalam program bantuan operasional 1000 masjid maupun program-program lain. Ia menyebut tim Lazismu di berbagai wilayah dan daerah telah siap melakukan berbagai tahapan mulai dari verifikasi data, cek lapangan, konfirmasi, sampai persiapan dan eksekusi.

“Ini menjadi pembelajaran yang baik bagi kami baik di tingkat pusat maupun wilayah dan daerah dalam melaksanakan program-program kemaslahatan. Program ini akan kami kelola dan laksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan, sehingga mampu memberikan manfaat kepada masyarakat luas sebagaimana yang kita inginkan. Dengan program ini tim di daerah menjadi lebih solid, tertib, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Rahmat Hidayat menyebut kolaborasi BPKH dengan Lazismu ini memberi makna yang berarti baik kepada kedua lembaga dan juga kepada masyarakat. Hal ini juga membuat peran BPKH semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat.

“Ini akan menjadi syiar yang kuat sekaligus memiliki dampak yang nyata. Sehingga, program-program BPKH juga semakin dikenal, misalnya program haji muda. Antrean haji semakin kesini semakin panjang, sehingga ketika seseorang mendaftarkan haji pada usia 40, ia akan berangkat pada usia 60-70, itu adalah usia yang tidak fit. Maka, kalau bisa mendaftar haji sejak usia muda,” jelasnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Wardah Donasikan CSR 800 Juta untuk Beasiswa dan Bantuan Guru Honorer

YOGYAKARTA – PT. Paragon Technology and Innovation atau yang lebih dikenal dengan brand Wardah bekerjasama dengan Lazismu dalam menyalurkan dana sebanyak 800 juta. Dana ini digunakan untuk program beasiswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dan bantuan untuk guru honorer terdampak pandemi covid-19. 

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief mengungkapkan bahwa Lazismu telah lama menjadi mitra strategis dalam penyaluran baik dana CSR maupun dana Zakat.

“Lazismu telah bermitra dengan Wardah dalam beberapa tahun terakhir ini. Kami mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada PT Paragon Technology and Innovation atau wardah yang telah mempercayai lazismu sebagai salah satu mitra strategisnya dalam penyaluran dana CSR maupun zakat,” ujar Hilman melalui press release yang dikeluarkan oleh Lazismu.

Hilman Juga menambahkan bahwa program kerjasama dengan wardah telah dilakukan dengan menyentuh berbagai sektor. Meliputi sektor pemberdayaan perempuan, ekonomi, keluarga, layanan kesehatan, dan pendidikan baik fasilitas pendidikan, beasiswa, dan bantuan terhadap guru honorer. 

Penerima manfaat dari program kerjasama ini adalah 350 orang yang mendapatkan beasiswa dari wilayah 3T dan 250 guru honorer terdampak pandemi covid-19 di 5 provinsi.

Dalam kick off yang diadakan pada Kamis (15/10), Nurhayati Subakat, CEO Wardah mengatakan bahwa perusahaan Wardah menggunakan 5 karakter yang ditanamkan. Pertama adalah ketuhanan, ketuhanan membuat seseorang menjadi yakin dan optimis. 

“Ini yang membuat kami bangkit. Kedua, kepedulian. Kepedulian membuat kita semangat untuk kedepan. Ketiga, kerendahan hati. Jangan merasa paling hebat. Kita harus belajar terus menerus, menerima masukan dan ilmu,” ujarnya.

Keempat, ketangguhan. Ia menyebut orang-orang yang bergerak di Lazismu memiliki ketangguhan dan ketekunan. Kelima, inovasi. Setiap orang harus bisa menghadapi kehidupan dengan inovatif, walaupun di tengah kesulitan.

“Kita menjalankan protokol kesehatan itu adalah bentuk kepedulian kita terhadap orang lain. Kita harus peduli terhadap semua orang sehingga pandemi bisa segera berlalu. Mudah-mudahan 5 karakter itu bisa digunakan sebagai loncatan menuju kesuksesan kita,” tutupnya.

Sementara itu, Suryani, perwakilan penerima bantuan yang merupakan guru TK ABA di Yogyakarta mengatakan bahwa apresiasi dari Lazismu sangat bermanfaat. “Meskipun belum semuanya dapat, tapi semoga semua bisa segera mendapatkan terutama yang belum mendapatkan sertifikasi,” jelasnya. 

Muthohharun Jinan, Direktur Pondok Shabran UMS yang beberapa mahasiswanya juga mendapatkan beasiswa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Wardah dan Lazismu. Bantuan ini sangat bermanfaat khususnya pada masa pandemi dimana kebutuhan pendidikan masih terus berjalan sementara pemasukan menjadi terbatas.

Menurutnya program ini dapat menyemangati para penerima untuk terus menerus belajar dan bergiat di dunia pendidikan di tengah kesulitan pandemi. 

“Semoga beasiswa ini juga dapat meningkatkan produktivitas bagi perusahaan Wardah. Karena barangsiapa yang memudahkan urusan orang lain, maka Allah akan memudahkan urusannya. Kepada para penerima, mari kita manfaatkan beasiswa ini sebaik-baiknya. Kita harus amanah dalam menggunakan beasiswa ini,” tutupnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Peduli Panti Asuhan, Kawan Baik Bersama Lazismu Selenggarakan Program Sehat Bersama Quran

Yayasan Kawan Baik Indonesia bersama Lazismu Pusat menyelenggarakan Program Sehat Bersama Quran. Program ini adalah penyaluran paket pembelajaran dan kesehatan ke 9 panti asuhan di Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya. Paket yang diberikan berisi hand sanitizer, alat makan pribadi, masker, buku panduan pandemi, botol minum isi ulang, tas serut, Alquran, dan alat tulis.

Kegiatan ini dilaksanan di Jakarta pada Senin (19/10), Jogjakarta pada Rabu (21/10), dan Surabaya pada Kamis (22/10). Di Surabaya, Lazismu dan Kawan Baik akan membagikan paket kepada 340 anak yang tersebar di 5 panti asuhan. 

Antara lain PA Muhammadiyah Nyai Walidah, PA Muhammadiyah Karang Pilang, PA Muhammadiyah Medokan Ayu, PA Muhammadiyah At-Taqwa, dan PA Muhammadiyah Tandes. Sementara itu di Jogjakarta dan Jakarta masing-masing ada 125 anak yang tersebar di 2 panti asuhan di setiap kota. 

Selain paket pembelajaran dan kesehatan yang diberikan kepada anak asuh, program ini juga memberikan penyuluhan kesehatan dan sanitasi kepada panti asuhan berupa pemberian thermogun, santunan panti, penyuluhan kesehatan, penyemprotan disinfektan, dan pembuatan wastafel tempat cuci tangan.

Dody Jufiprianto, Direktur Kawan Baik, mengatakan bahwa program ini fokus memberikan bantuan kepada anak asuh mengenai kesehatan dan pendidikan Alquran, karena di masa pandemi mereka hidup bersama dalam kelompok besar, agar tidak menjadi klaster penyebaran virus covid-19 yang baru. 

“Kita wajib membantu mereka melakukan pencegahan penyebaran. Kita membantu panti asuhan agar menjadi benteng kokoh hidup sehat. Sementara dari sisi pendidikan kita bantu memberikan Alquran Tulis sebagai cara baru dan unik mencintai Alquran,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia menyebut program ini selain melibatkan Lazismu Pusat juga melibatkan Lazismu Kota Jakarta, Lazismu Kota Jogja, dan Lazismu Kota Surabaya. Program ini sudah pernah dilaksanakan sebelumnya pada awal tahun 2019 di Sukabumi, Bogor, Tangerang, Jakarta, dan Kepulauan Seribu.

“Alhamdulillah sejauh ini dibantu oleh para muzakki dan beberapa lembaga amil. Di awal kita bekerja sama dengan Rumah Zakat, Baznas Bazis DKI, dan sekarang dengan Lazismu,” imbuhnya.

Menurut keterangan Dody, Kawan Baik sudah menjadi mitra Lazismu sejak tahun 2017. Banyak program yang dijalankan bersama seperti bantuan ke Rohingya, Bencana Lombok, Palu, termasuk ketika hari raya ‘Idul Adha. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu dan Kawan Baik Launching Xpedisi Sehat Bersama Quran di Jakarta

JAKARTA - Pada hari Senin (19/10), Kawan Baik bersama Lazismu menjalankan program Xpedisi Sehat Bersama Quran di Jakarta. Program ini adalah penyaluran paket pembelajaran dan kesehatan ke 9 panti asuhan di Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya.

Paket ini pada hari Senin diberikan kepada Panti Asuhan Siti Khadijah Al-Kubra dan Panti Asuhan PCM Kembangan. Paket yang diberikan kepada Panti berisi thermogun, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, dan santunan panti. Adapun paket yang diberikan kepada anak panti berisi hand sanitizer, alat makan pribadi, masker, poster/pin, botol minum isi ulang, tas serut, Alquran, dan alat tulis.

Falhan, Manajer Program Lazismu menyebut bahwa program ini akan dilaksanakan di Jakarta, Jogjakarta, dan Surabaya.

“Hari ini kita launching program ini di Panti Asuhan Siti Khadijah Al-Kubra, salah satu Panti Asuhan milik Muhammadiyah. Setelah ini kita akan ke Panti Asuhan Muhammadiyah PCM Kembangan Jakarta Barat,” jelasnya.

Sementara itu, Asep Salwani, Ketua Panti Asuhan Siti Khadijah Al-Kubro menerima baik pemberian Lazismu dengan Kawan Baik. Ia menyebut bahwa ini adalah kegiatan yang sangat positif, apalagi dengan bantuan mushaf Alquran yang bisa ditulis.

“Ini selaras dengan program kami karena Panti Asuhan Siti Khadijah Al Kubra ini memiliki program untuk mencetak anak-anak yang memiliki iman dan taqwa melalui tahfidz Alquran. Jadi ini sangat menolong. Apalagi di tengah pandemi penyemprotan disinfektan sangat bermanfaat,” jelasnya.

Ia berharap program ini bisa menjadi program yang rutin. Lebih-lebih bantuan mushaf Alquran untuk mendukung program tahfidz. Barry Adhitya Badan Pengurus Lazismu Pusat mengatakan bahwa Lazismu dengan program ini mendorong perilaku baik dan sehat di masa pandemi. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Nyaris Berhenti Kuliah, Seorang Mahasiswi Mendapatkan Bantuan 1000 Sarjana Lazismu Parepare

PAREPARE - Salah seorang mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika di Kota Parepare mendapatkan beasiswa 1000 Sarjana oleh Lazismu Kota Parepare. Ia sebelumnya nyaris berhenti kuliah karena tidak mampu membayar biaya kuliah.

Mahasiswi semester tiga ini mengalami kesulitan pembayaran uang kuliah. Namun, melalui bantuan dari salah seorang dosennya, ia mengajukan bantuan pembiayaan dari Lazismu. Saiful Amir, Sekretaris Lazismu Kota Parepare membenarkan bahwa program Beasiswa 1000 Sarjana diberikan kepada salah seorang mahasiswi dari kalangan keluarga tidak mampu.

Setelah Lazismu Kota Parepare melakukan proses asesmen dan memverifikasi data serta syarat administrasi seperti Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan, Kartu Mahasiswa, Kartu Hasil Studi, KK, KTP, dan keterangan dari pihak kampus dinyatakan lengkap, maka bagian program mengunjungi rumah yang bersangkutan dan melakukan wawancara dengan orang tua penerima. 

“Maka dana bantuan studi lansung kami serahkan,” terang Saiful.

Saiful Amir menyerahkan beasiswa tersebut pada Kamis (15/10) di kantor Lazismu, Jl Jenderal Ahmad Yani KM 2 bersama beberapa staff Lazismu.

Jumiana, penerima manfaat mengaku sangat senang dan terharu karena bantuan ini sangat berarti. Ia menceritakan bahwa akibat keterbatasan ekonomi keluarga, ia nyaris putus asa karena tidak bisa melanjutkan kuliah. 

“Alhamdulillah dengan petunjuk seorang dosen saya, turut membantu mengkomunikasikan dengan pihak Lazismu Parepare. Dan hanya dalam waktu beberapa jam beasiswa ini kami terima. Sekali lagi terima kasih Lazismu,” ungkap Jumiana.

Juleha, ibu dari Jumiana mengucapkan syukur kepada Allah. Ia sejak awal khawatir putrinya tidak mampu melanjutkan kuliah karena biaya. 

“Saya khawatir anak saya akan berhenti kuliah karena kami saat ini belum mampu membayarkan kuliahnya. Saya ini hanyalah ibu rumah tangga dan bapaknya adalah seorang nelayan. Sejak beberapa bulan ini hasil tangkapannya nyaris tidak ada. jadi terima kasih banyak kepada Lazismu atas bantuannya, semoga Allah Swt membalasnya dengan pahala berlipat ganda,” jelasnya.

Hj Erna Rasyid Taufan selaku ketua Lazismu menyampaikan via daring bahwa Lazismu akan senantiasa hadir membantu kesulitan masyarakat yang tidak mampu. Ia menyebut bahwa salah satu program nasional Lazismu adalah Program Beasiswa 1000 Sarjana yang disupport melalui skema zakat, infak dan sedekah. Program ini dimaksudkan untuk membantu menyelesaikan tingginya angka kemiskinan sehingga banyak orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya ke jenjang lebih tinggi sampai Perguruan Tinggi.

“Maka dari itu, Lazismu dari pusat sampai daerah harus mengalokasikan dana Ziska untuk mensupport para generasi unggul agar bisa mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Insya Allah dengan kesadaran umat Islam menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui Lazismu maka akan semakin banyak penerima manfaat yang akan merasakan program ini khususnya dari keluarga yang tidak mampu,” ungkap Erna Rasyid.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross