Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Pemulihan Pasca Gempa Sulbar, Muhammadiyah Dampingi 13 Desa

MAMUJU - Memasuki masa pemulihan setelah tanggap darurat berakhir di Sulawesi Barat tanggal 4 Februari 2021 silam, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bekerjasama dengan Lazismu masih terus hadir mendampingi warga terdampak dengan menyiapkan berbagai program.

 Indrayanto, Koordinator Divisi Tanggap Darurat MDMC PP Muhammadiyah mengatakan bahwa saat ini Muhammadiyah terus mematangkan rencana-rencana program lanjutan di Sulawesi Barat dengan dukungan Lazismu dan pihak eksternal.

“MDMC didukung oleh Lazismu akan meneruskan pendampingan terhadap penyintas gempa di Sulawesi Barat. Program-program yang kami siapkan yaitu pembangunan huntara, penerjunan KKN mahasiswa STIE Muhammadiyah Mamuju dan pendampingan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat. Termasuk, Kami juga jalankan program bersama NGO asal Swiss, Solidar Suisse,” katanya.

Indrayanto menambahkan untuk jangka menengah dan panjang juga akan terus dimatangkan program pemulihan aset kesehatan milik PWM Sulawesi Barat. Rehab dan optimalisasi fungsi Klinik Muhammadiyah Mamuju membutuhkan perhatian serius karena menjadi fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk layanan kesehatan bagi warga.

"Terkait pelaksanaan program-program di masa pandemi Covid-19, kami berkomitmen untuk terus menegakkan protokol kesehatan dengan ketat. Kami akan membatasi jumlah relawan yang diturunkan di Sulawasi Barat dan tentu selalu menekankan pelaksanaan protokol kesehatan kepada mereka,” pungkasnya.

MDMC-Lazismu bersama Solidar Suisse

Kabupaten Majene menjadi daerah yang terdampak paling parah dari gempa yang terjadi pada tanggal 15 Januari 2021 silam di Sulawesi Barat. Oleh karena itu, MDMC memilihnya menjadi daerah dampingan dalam masa pemulihan bekerja sama Solidar Suisse dengan melaksanakan program Earthquake Response West Sulawesi (ERWES). 

Dony Halim Mutiasa selaku koordinator program ERWES dari MDMC menyampaikan setelah menetapkan kriteria daerah dampingan, dari banyak kawasan terdampak gempa di Sulawesi Barat, MDMC bersama Solidar Suisse memilih 13 desa dari 2 kecamatan di Majene sebagai daerah layanan pendampingan.

“Desa-desa tersebut adalah Maliaya, Bambangan, Kayuangin, Lamungang Batu, Lombang, Lombang Timur, Lombong, Lombong Timur, Malunda, Mekatta, Salutahongan di Kecamatan Malunda dan Kabiraan serta Sulai di Kecamatan Ulumanda,” katanya. 

Menurut Dony, di 13 desa tersebut, ERWES akan berjalan selama dua bulan.

“Program ini bertujuan menyediakan Hunian Darurat (hundar) yang layak bagi penyintas dan pendampingan kepada masyarakat desa terkait pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan dalam kondisi darurat bencana,” imbuhnya

Dony menyebut bahwa program ERWES terdiri dari empat tahap yaitu verifikasi data, distribusi barang, pendampingan pembuatan Hundar dan monitoring.

“Dalam program ini akan dibagi shelter kit, hygine kit, dan Covid-19 kit masing-masing sebanyak 1250 unit serta ditambah dengan air bersih (galon). Sedangkan untuk proses pembangunan shelter saat ini sudah mencapai progres 30% yaitu pemasangan kerangka dan terpal dalam proses distribusi,” ujarnya.

Dony berharap warga akan mendapat hunian darurat yang layak dan juga hunian yang sesuai dengan protokol kesehatan serta pola hidup bersih dan sehat sehingga dapat mengurangi risiko lanjutan dari dampak bencana yang sudah terjadi.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Buka Public Expose, Hilman Sampaikan Urgensi Survei Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

LAZISMU.ORG - Survei Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah adalah upaya untuk membangun ekosistem zakat, infaq, dan sodaqoh (ZIS) dan wakaf di dalam Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini penting untuk mengetahui peta dan pemahaman ZIS di dalam persyarikatan Muhammadiyah.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Prof. Hilman Latief dalam Public Expose Hasil Survei Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah yang digelar oleh Lazismu secara daring, Sabtu (27/2).

Menurut Hilman, hasil survei akan dapat menjadi pertimbangan bagi Lazismu dan Majelis, Lembaga, dan Ortom ketika akan melakukan kerja sama dengan Lazismu. Baik dalam konteks pusat, wilayah, maupun daerah.

"Peran Lazismu sebagai unsur pembantu pimpinan yang punya tugas untuk menghimpun dana masih strategis untuk kita kembangkan dan kita proyeksikan secara lebih kuat ke depan. Kita memiliki rancangan rencana dan strategi hingga tahun 2030." ujar Hilman.

Ia menyebut ekosistem ZIS di internal Muhammadiyah masih relatif lemah. Ada banyak kekurangan dalam mobilisasi ZIS di dalam persyarikatan. Hal ini perlu ditinjau ulang dan disistematisasi ulang.

Setelah Majelis, Lembaga, dan Ortom mengetahui hasil survei, Lazismu akan membagikan renstra Lazismu kepada Majelis, Lembaga, dan Ortom agar semakin terang pola interaksi Lazismu dengan MLO lain.

"Ini penting agar kita bisa bekerja sama dalam menghimpun dana," imbuhnya.

Menurutnya, literasi zakat di Muhammadiyah relatif tinggi. Bahkan, lebih tinggi dari masyarakat umum. Namun, Lazismu di beberapa daerah memiliki daya dongkrak atau tingkat kepercayaan yang rendah.

"Ada gap yang harus kita selesaikan. Bagaimana bisa indeks literasi warga Muhammadiyah cukup bagus namun tingkat kepercayaan kepada Lazismu masih kurang tinggi," tutup Hilman.

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Gelar Rakerda, Pemkab Ciamis Apresiasi Kehadiran Lazismu Ciamis

CIAMIS - Lazismu Kabupaten Ciamis menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Lazismu di Auditorium STIKes Muhammadiyah Ciamis, Sabtu (27/02).

Rakerda dengan tema "Membangun Umat dengan Kearifan Lokal" ini bekerja sama dengan Mahasiswa D3 Farmasi STIKes Muhammadiyah Ciamis. Dihadiri oleh 70 pesertadari berbagai organisasi dan unsur Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Toto Marwoto, Asisten Daerah 2 Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi kepada Lazismu Ciamis karena telah memberikan peran dan kontribusi yang besar bagi masyarakat Ciamis.

Menurutnya, walaupun baru berdiri 1 tahun lalu, Lazismu Ciamis mampup melakukan pergerakan yang luar biasa.

"Baru 1 tahun gerakannya sudah luar biasa. Apalagi diisi oleh anak-anak muda," ujarnya sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemprov Jawa Barat.

Pada saat yang sama, dr. Ridwan Rahman, Ketua Lazismu Ciamis menyebut bahwa Lazismu Ciamis terus berusaha mengajak masyarakat Ciamis untuk membantu Lazismu memerdekakan umat yang terpinggirkan karena kemiskinan, kebodohan, dan gangguan kesehatan.

Ia berharap Lazismu dapat mengetuk masyarakat agar menjadi bagian sejarah.

"Kita semua akan selalu hadir dan terus berjuang dalam memerdekakan umat yang terpinggirkan oleh kemiskinan, kebodohan dan gangguan kesehatan," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut akan sulit terjadi apabila Lazismu tidak didukung oleh masyarakat dan tidak berjamaah dalam melakukan kebaikan.

"Pahlawan-pahlawan dahulu pun tidak dapat mengusir para penjajah jika tidak bergerak secara berjamaah untuk mengusir penjajah," paparnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, bahwa dengan spirit surat Al-Ma’un sesuai dengan pesan K.H. Ahmad Dahlan, dalam mengerjakan amal saleh tidak boleh diiringi dengan sifat riya.

Selain Rakerda, di dalam acara tersebut juga dilakukan pentasyarufan Beasiswa Mentari dan Beasiswa Sang Surya secara simbolis, serta penyerahan penghargaan-penghargaan Pengelolaan Kantor Layanan Terbaik, Filantropis Cilik, UMKM Terproduktif dan Kolaborasi Penghimpunan Majelis Ta’lim.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Daerah 2 Kabupaten Ciamis, Drs. H. Toto Marwoto, M.Pd., Sekretaris Lazismu Pusat, Dr. Mahli Zainuddin, M.Si, Ketua Lazismu Jawa Barat, Zaini Abdul Malik, M.A, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis, H. Iif Taufiq El Haque, S.Kep, Ners, M.H.kes, Baznas Kabupaten Ciamis, Kikin Mutaqien, S.Pd, M.Pd serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Laporan tahunan Lazismu Ciamis Tahun 2020 dan Rencana Kerja Lazismu Ciamis Tahun 2021 hingga selesai.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Peletakan Batu Pertama, Lazismu Bangun Masjid Senilai 2,8 M di Surabaya

SURABAYA - Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Lazismu Wilayah Jawa Timur dan Lazismu Daerah Surabaya melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) Masjid Al-Anwar di J Al Anwar Kota Surabaya berada di Jl Medokan Asri MA 3 Blok O nomor 10 Perum YKP, Rungkut, Surabaya, Minggu (28/2).

Peletakan batu pertama dihadiri secara langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, PCM Rungkut, PCA Rungkut, BP Lazismu Jawa Timur, BP Lazismu Surabaya, Camat Rungkut, Lurah Medokan Ayu, RW, RT setempat, dan pewakif dr Nurdiansyah.

Pada saat yang sama, hadir secara Virtual Ketua BP Lazismu Pusat Prof Hilman Latief, M.A.,Ph.D. dan juga pewakif H. Anwar Supriyadi.

Dana dan tanah yang digunakan untuk membangun Masjid Al-Anwar berasal dari dua muwakif, yaitu dr Nurdiansyah dan H Anwar Supriyadi.

Besar Anggaran Belanja pembangunan Masjid Al Anwar berkisar 2,8 M. Wakaf dari kedua muwakif tersebut sebesar Rp 1,4 M. Sedangkan kekurangan Rp 1,4 M diambilkan dari infak muzakki yang lain.

Dilansir dari laman resmi Lazismu Surabaya, berdirinya Masjid Al Anwar yang berdekatan dengan Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu ini akan dijadikan sebagai pusat perkaderan Persyarikatan Muhammadiyah.

Di dalam kompleks Masjid akan di bangun pula TK ABA, yang sebagian siswanya berasal dari anak asuh panti bayi. Juga akan di buka Sekolah Tahfidz Al-Qur'an untuk perkaderan lanjutan.

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Uhamka Berikan Beasiswa Kepada 50 Mahasiswa

JAKARTA SELATAN - Kantor Layanan (KL) Lazismu Universitas Prof. HAMKA (Uhamka) memberikan beasiswa Sang Surya kepada 50 mahasiswa berprestasi dan tidak mampu di Uhamka, Sabtu (27/2).

Beasiswa Sang Surya Lazismu adalah beasiswa yang disalurkan oleh Lazismu kepada mahasiswa-mahasiswi di seluruh Indonesia. Baik mahasiswa yang sedang menempuh jenjang strata satu maupun di atasnya.

Beasiswa yang diberikan oleh Kantor Layanan Lazismu Uhamka ini diberikan selama satu tahun penuh. Meliputi biaya perkuliahan atau biaya hidup selama menjalani studi di Uhamka.

Ketua KL Lazismu Uhamka Nandi Rahman berharap beasiswa tersebut dapat menumbuhkan harapan bagi mahasiswa-mahasiswi agar meraih pendidikan terbaik dan mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bangsa.

"Di tengah suasana pandemi seperti ini kami mencoba untuk tidak berhenti memberikan beasiswa kepada mahasiswa. Kami juga memberikan banuan-bantuan kepedulian lain kepada mahasiswa yang terdampak pandemi," ujar Nanda sebagaimana dilansir dari kompas.

Menurut keterangan Nanda, dana beasiswa tersebut dikumpulkan dari gaji dosen dan karyawan di lingkungan Uhamka. 

Pada saat yang sama, Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro menyebut bahwa setiap semester Uhamkan memberikan bantuan beasiswa keppada mahasiswa senilai 10 hingga 15 miliar. Bahkan, selama pandemi, pihaknya telah menggelontorkan dana beasiswa sebesar 25 miliar.

"Ini belum termasuk potongan biaya kuliah, santunan, pemberian obat-obatan, dan lain-lain," ujar Gunawan.

Ia berharap mahasiswa-mahasiswi penerima beasiswa dari kalangan aktivis, mahasiswa berprestasi, maupun mahasiswa terdampak pandemi bisa memanfaatkan beasiswa dengan sebaik-baiknya.

"Semoga bisa membantu menyelesaikan kuliah, prestasi semakin meningkat, dan mampu memberikan solusi yang nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat," tutupnya.

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bangun Huntara untuk Korban Tanah Bergerak, Tafsir Apresiasi MDMC Purbalingga

PURBALINGGA - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Tafsir memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga, MDMC, dan Lazismu Purbalingga yang telah bekerja keras membangun hunian sementara bagi warga terdampak bencana tanah bergerak. 

Menurutnya, Muhammadiyah selalu hadir untuk memberikan bantuan. Muhammadiyah selalu bergerak cepat menolong siapapun yang terkena musibah.

"Kami mengedepankan OMOR atau One Muhammadiyah One Respon," ujarnya sebagaimana dilansir dari laman resmi PWM Jawa Tengah.

Selain meresmikan Huntara bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Minggu (28/2), Tafsir juga menyerahkan dana tanggap bencana dari Lazismu Jawa Tengah senilai Rp 30 juta rupiah. Dana ini akan digunakan oleh Muhammadiyah Purbalingga untuk membantu korban bencana tanah bergerak di Tumanggal, Purbalingga.

Sebagaimana diketahui, puluhan rumah di Desa Tumanggal, Kecamatan Pangadegan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, rusak parah akibat tanah bergerak yang terjadi sejak tahun lalu. Akibatnya, ratusan warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke sekolah dan rumah kerabat.

Sejak tahun lalu, relawan Muhammadiyah dari MDMC maupun Lazismu telah mendampingi korban bencana tanah bergerak. Andi Pranowo, Manajer Lazismu Purbalingga menyebut bahwa Lazismu Purbalingga telah sering membagikan paket rendangMu, paket sembako, pakaian baru, mukena, air mineral, logistik makanan, dan lain-lain.

"Kita salurkan ke posko disana sejak terjadi tanah bergerak kira-kira bulan November tahun lalu. Kebetulan MDMC dan Lazismu sudah mendirikan posko layanan untuk penanggulangan bencana dan penghimpunan logistik," imbuhnya ketika dihubungi lazismu.org.

Ia berharap agar masyarakat yang terdampak bencana merasakan kepedulian dari warga sekitar dan Lazismu. Ia juga berharap agar masyarakat yang tidak terdampak dapat turut membantu melalui donasi di Lazismu.

Pada saat yang sama, Suprapto, Ketua MDMC Purbalingga menyebut bahwa biaya pembangunan hunian sementara tersebut berasal dari donatur yang dihimpun melalui Lazismu Purbalingga.

"Dari sumbangan donatur melalui Lazismu, kita bangun 13 unit hunian sementara, 7 kamar mandi dan dapur. Kita kerjakan bersama-sama oleh MDMC, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), termasuk TNI, BPBD, dan relawan lain dari masyarakat," ujar Suprapto.

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross