

YOGYAKARTA – LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) 2025 dengan mengusung tema “Sinergi Kebajikan untuk Inovasi Sosial dan Capaian SDGs”. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, 29 November 2024, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPP MPV), Sleman, D.I. Yogyakarta, dan sekaligus menjadi momen penganugerahan penghargaan LAZISMU Terbaik.
RAKERNAS ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah D.I. Yogyakarta Muhammad Ikhwan Ahada, Ketua LAZISMU Pusat Ahmad Imam Mujaddid Rais, , serta Staf Ahli Hukum dan Politik Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta Sukamto, yang hadir mewakili Gubernur DIY. Perwakilan LAZISMU dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia juga turut serta memeriahkan kegiatan ini.
LAZISMU D.I. Yogyakarta berhasil meraih berbagai penghargaan dengan masuk dalam sembilan nominasi ajang penghargaan LAZISMU Award, empat di antaranya dinobatkan sebagai pemenang.
Nominasi :
KREATIVITAS PENGHIMPUNAN ZISKA TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Program SERDADU (Seribu dan Dua Ribu) – KL LAZISMU UNISA Yogyakarta
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Infak Teladan
PROGRAM PENDIDIKAN TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Program Sosial Dakwah “Bakti Untuk Guru” – Yang Terjerat Rentenir – LAZISMU Kantor Layanan BMT UMY
PROGRAM EKONOMI TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – EKONOMI “Saudagar Muda Muhammadiyah”
PROGRAM KESEHATAN TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Indonesian Mobile Clinic (IMC)
PROGRAM SOSIAL DAKWAH TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Sosial Dakwah “Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah” LAZISMU Kantor Layanan Rumah Singgah Pasien
LAPORAN TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta
AMIL BERPROGRESS
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta – Marzuki
Muzaki Progresif Corporate
BPRS HIK MCI sebagai Mitra LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta
LAZISMU TERBAIK
LAZISMU Wilayah D.I. Yogyakarta
LAZISMU Wilayah Jawa Tengah
Pemenang :
Kreativitas Penghimpunan Ziska Terbaik
Program Ekonomi Terbaik
Program Pendidikan Terbaik
LAZISMU Terbaik
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran LAZISMU daerah dan kantor layanan se-DIY yang telah bekerja keras secara solid dalam menyelesaikan berbagai problem sosial.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY yang selalu memberikan arahan, mitra penyaluran kami, serta para muzaki, donatur, perbankan, enterprise, BMT, LSM, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan mitra lainnya yang telah bekerja sama dengan kami,” tambahnya.
“Semoga ke depan, LAZISMU se-DIY menjadi semakin solid dan bermanfaat sebagai jalan kebaikan kita semua,” harapnya.
Rakernas ini menjadi momen penting bagi Lazismu untuk terus memperkuat sinergi dan inovasi dalam menjalankan program-program sosial yang memberikan manfaat luas. Dengan semangat kebersamaan, Lazismu DIY optimis dapat terus menjadi lembaga yang amanah dan profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu DIY]

YOGYAKARTA – Rapat kerja nasional Lazismu 2025 telah resmi ditutup oleh Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya, Yogyakarta, pada Minggu, (1/12/2024). Rangkaian kegiatan yang juga diikuti dengan pelatihan dewan pengawas syariah Lazismu se-Indonesia telah berakhir.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, dalam sambutannya mengucapkan terima kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara rakernas ini. Terutama kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah atas dukungannya terhadap kerja-kerja Lazismu di bidang filantropi.
“Sinergi dan harapan ada di pundak Lazismu bersama majelis, lembaga dan ortom di berbagai bidang,” ungkapnya. Lazismu Pusat akan terus mendampingi Lazismu Wilayah yang ada di seluruh Indonesia.
Hal utama yang perlu dijadikan agenda di tahun berikutnya sesuai dengan rekomendasi rakernas, sambung Mujadid Rais, yaitu digitalisasi dan pengawasan dari audit syariah. Seperti tema rakernas ini untuk mendukung dan melengkapi program Indonesia Emas di mana peran Lazismu menjadi strategis secara nasional.
Dari aspek program akan terus ditingkatkan yang dikuatkan dengan manajemen keuangan dalam kaitannya dengan penghimpunan zakat, infak, sedekah dan dana kemanusiaan lainnya (ZISKA) serta program pendistribusian," paparnya.
Mujadid Rais mengungkapkan ada program prioritas dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang merespons kemiskinan dan kelaparan dengan meningkatkan gizi yang seimbang. “Lazismu belum memiliki tema besar seperti digambarkan dalam program pemerintah sekarang ini” terangnya.
Kita harus terus merespons perkembangan yang terjadi dan meningkatkan kualitas kelembagaan dan sumber daya amil dari hari ke hari, ke depan kita harus lebih baik lagi. Di tahun 2025, target penghimpunan Lazismu sebesar Rp 610.553.000.000, setiap tahunnya naik 20 persen. Oleh karena itu, kata dia, relevansi program dan memastikan untuk mengawalnya yang telah dikonstruksi dengan rencana strategisnya agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan kolaborasi Lazismu dengan banyak mitra perlu diperluas dan ditingkatkan. Sejak awal berdirinya Muhammadiyah perkembangannya ditopang oleh zakat, infak dan sedekah.
“Hal itu sudah terbukti menghasilkan amal usaha yang bermanafaat untuk masyarakat luas. Semuanya hasil dari gerakan filantropi,” paparnya. Kemajuannya sudah membawa pada tingkat kesejahteraan tertentu. Maka dalam penghimpunan ujung tombaknya ada di Lazismu dan harus bersinergi dengan Unit Pembantu Pimpinan serta mitra strategis lainnya.
Kunci umat sejahtera dalam konteks ini, sambungnya, ada dalam dukungan dari lembaga filantropi yaitu dana dan program. Ini sudah dibuktikan Muhammadiyah. Lazismu harus hadir di tengah masyarakat yang didukung oleh gerakan dakwah muhammadiyah.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

YOGYAKARTA – Dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional Lazismu yang berlangsung selama tiga hari di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Kaliurang Yogyakarta, sebelum acara pembukaan rakernas, Lazismu menggelar pelatihan Dewan Pengawas Syariah untuk peningkatan kapasitas dewan pengawas syariah yang bergerak di wilayah kerja masing-masing.
Dalam sambutannya di pembukaan pelatihan Dewan pengawas Syariah Lazismu Jum'at, (29/11/2024) Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengungkapkan peran Lazismu untuk melakukan konsolidasi adalah upaya memperkuat ekosistem Lazismu. “Pada pelatihan kali ini kerangka besarnya bagaimana Lazismu dalam tata kelolanya aman secara syariah dan regulasi,” paparnya.
Dari pelatihan ini selama tiga hari, diharapkan dewan pengawas syariah, salah satunya menghasilkan dokumen pelatihan dewan pengawas syariah yang dalam prosesnya telah disusun. Tujuannya adalah memperkuat dewan pengawas syariah.
Ada beberapa evaluasi dari hasil audit kementerian agama yaitu Lazismu diarahkan untuk memiliki panduan syariah dan melakukan pelatihan untuk DPS (Dewan Pengawas Syariah). “Tahun ini pelatihan DPS sudah dilakukan Lazismu dan ini yang kali pertama,”katanya.
Semoga dengan adanya pelatihan ini, DPS Lazismu di seluruh Indonesia, memiliki kapasitas, sikap, keterampilan dan kompetensi dasar, kata Mujadid Rais. Selama tiga hari ini di acara Rakernas Lazismu 2025, untuk fasilitator alhamdulillah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah telah merekomendasikan beberapa orang yang memiliki kompetensi tentang fikih zakat.
Dalam acara pembukaan pelatihan DPS tersebut, Ketua DPS Lazismu Pusat Dadang Syarifudin mengemukakan bahwa fikih zakat di Lazismu bukan sekadar opini syariah. “Namun harus diimplementasikan dalam kegiatan Lazismu yang berkaitan dengan pendistribusian yang menyangkut keberadaan mustahik, penghimpunan dan akuntansi syariah.,” tandasnya
Pada upaya implementasinya peran dewan pengawas syariah menjadi relevan untuk mempertimbangkan, menilai dan mengeluarkan opini syariah berdasarka kajian dan riset. Untuk itu, peran majelis tarjih dan tajdid dalam mendukung Lazismu telah sesuai dengan spirit risalah islam berkemajuan.
Adapun fasilitattor pelatihan dewan pengawas syariah Lazismu ini diantaranya Hamim Ilyas, Dadang Syarifudin, Jaih Mubarok, Ayi Yunus Rusyana, Muhib Rosyidi, Sofian Elhakim, Dian Berkah, M. Ramdan Widi, dan Erni Juliana Al-Hasanah, Sementara itu, materi diberikan antara lain mengenai: Metode Istinbath dan Fatwa MTT tentang ZISKA, Fikih Zakat, Infak, Shadaqah dan Keagamaan lainnya (ZISKA), Etika, Tugas, Fungsi dan Wewenang Dewan Pengawas Syariah (DPS).
Materi lain yang tak kalah penting adalah Standard Operating Procedure, Proses Pembuatan Opini Syariah, Akuntansi Zakat, Audit dan Pengawasan Syariah di Lembaga Amil Zakat, serta Studi Kasus dan Praktik Pengawasan Syariah. Manfaat dari studi kasus ini agar DPS memperoleh pengetahuan tentang suatu kasus atau peristiwa dalam praktik pengelolaan dana ZISKA baik dari aspek keuangan, penghimpunan dan pendayagunaan program.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

YOGYAKARTA -- Dalam agenda Rakernas Lazismu 2025, Lazismu Wilayah Lampung memperoleh penghargaan LAZISMU Award. Penghargaan tahunan yang menjadi ajang apresiasi bagi kantor-kantor Lazismu berprestasi, pada Jumat, (29/11/2024).
Pada penyerahan Lazismu Award tersebut, Ketua Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang, seraya mengharapkan program-program inspiratif seperti ini terus berkembang di seluruh Indonesia.
Lazismu Wilayah Lam;pung berhasil meraih prestasi melalui Program Kesehatan Terbaik melalui inisiatif Griya Lazismu, yang dikelola oleh Kantor Layanan Lazismu RSUMM. Program ini dinilai inovatif dalam memberikan layanan kesehatan berbasis zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Badan Pengurus Lazismu Wilayah Lampung, Banun Amariah, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Lazismu Wilayah Lampung dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Lewat torehan prestasi ini, Lazismu Lampung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan inisiatif serupa yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dalam kesmepatan berbeda, Nur Rohmah, pengurus Lazismu RSU Muhammadiyah Metro mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Lazismu Pusat atas penghargaan ini.
Program kesehatan Griya Lazismu yang dikelola oleh Kantor Layanan Lazismu RSU Muhammadiyah Metro menjadi wujud nyata dari komitmen kami untuk membantu pasien dan keluarga melalui layanan berbasis zakat, infak, dan sedekah.
“Kami juga menyampaikan harapan agar program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.”
“Ke depan, kami berharap Griya Lazismu dapat lebih maju dan memberikan manfaat yang lebih besar, khususnya bagi pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan pelayanan tempat inap di tempat kami,' tambahnya.
Ia berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi tim Lazismu RSUMM untuk terus berinovasi dalam pelayanan sosial kesehatan, sekaligus mendorong terciptanya program-program serupa di wilayah lainnya.
“Kami berharap, Lazismu Lampung menjadi contoh sukses dalam mendistribusikan kebermanfaatan zakat melalui sektor kesehatan, menginspirasi kantor layanan Lazismu lainnya di seluruh Indonesia,” ujarya
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/pdm kota metro]

YOGYAKARTA – Lazismu Jawa Tengah kembali menunjukkan kiprah dan dedikasinya di dunia filantropi nasional. Dalam ajang Lazismu Award 2024 (29/11/2024), organisasi ini berhasil menyabet sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk gelar Lazismu Terbaik 2024. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Lazismu Jawa Tengah dalam menjalankan program-program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan dedikasi Lazismu Jawa Tengah dalam melayani umat.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Lazismu, mulai dari tingkat daerah hingga wilayah. Terima kasih kepada para donatur, mitra, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah mereka kepada Lazismu. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi umat,” ujar Tafsir.
Senada dengan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan menyebut penghargaan ini sebagai wujud nyata kerja kolektif yang profesional dan amanah.
“Penghargaan ini adalah buah dari semangat kerja keras seluruh amil dan dukungan yang luar biasa dari masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan menghadirkan program-program yang berdampak luas bagi umat. Ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang tanggung jawab yang lebih besar ke depan,” katanya.
Lazismu Jawa Tengah memborong berbagai penghargaan dalam kategori utama maupun nominasi, di antaranya penghargaan :
Lazismu Terbaik 2024
Program Kemanusiaan Terbaik 2024: Merbabu Asri Pipanisasi untuk Negeri
Laporan Terbaik 2024
Amil Berprogress: Ronny Megas Sukarno selaku Supervisor Pendamping Daerah Lazismu Jawa Tengah
Nominasi:
Program Kemanusiaan Terbaik 2024: PAMMU
Program Sosial Dakwah Terbaik 2024: Pelatihan Baca Al-Qur'an Braille
Program Ekonomi Terbaik: Sekolah Tani dan Ternak
Pertumbuhan ZISKA Terbaik 2024
Pelaksana Program Kemitraan Terbaik 2024
Amil Berprogress: Maya Robiatul Adawiyah, Manajer Keuangan Lazismu Jawa Tengah
Penghargaan dengan Makna Besar
Keberhasilan ini tidak hanya mengukuhkan Lazismu Jawa Tengah sebagai lembaga yang terpercaya, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berinovasi dalam menciptakan program-program unggulan. Penghargaan Merbabu Asri Pipanisasi untuk Negeri sebagai Program Kemanusiaan Terbaik menjadi salah satu bukti konkret bagaimana Lazismu mampu menghadirkan solusi untuk kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang minim akses air bersih.
Dedikasi untuk Umat
Capaian ini menjadi pengingat bahwa misi utama Lazismu adalah memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat. Dengan dukungan dari para donatur, mitra, dan masyarakat, Lazismu Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan serta mengembangkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini adalah tanggung jawab sekaligus peluang untuk terus melangkah lebih jauh. Kami ingin memastikan bahwa Lazismu tetap menjadi mitra utama umat dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” pungkas Dwi Swasana.
Lazismu Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program-program mereka demi menciptakan kebermanfaatan yang lebih besar di masa mendatang.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Syamsuddin]

YOGYAKARTA – Rapat kerja nasional (Rakernas) Lazismu yang mengusung tema “Sinergi Kebajikan untuk Inovasi Sosial dan Capaian SDGs” pada Jumat, 29 November 2024, yang diselenggarakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPP MPV), Kaliurang, Yogyakarta, berkomitmen mengembangkan Kampung Berkemajuan untuk mendukung dan melengkapi capaian SDGs.
Di forum nasional ini juga Lazismu selama acara berlangsung membahas arah kebijakan, strategi program dan fundraising serta pembahasan tata kelola kelembagaan yang didukung oleh sumber daya amil.
Diketahui bahwa Lazismu dengan enam pilar programnya memiliki kekhasan masing-masing di daerah dan di wilayah. Dan setiap tahunnya, Lazismu Pusat memberikan apresiasi kepada capaian-capaian Lazismu di wilayah dengan tiga kategori di aspek pendistribusian dan pendayagunaan program dan penghimpunan.
Untuk kategori penghargaan utama diraih oleh Lazismu DIY dan penghargaan kategori terbaik diraih oleh Lazismu Jawa Tengah. Pengumuman nominator dan penerima apresiasi dipandu Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Muarawati Nurmalinda.
Tujuan pemberian penghargaan ini menurutnya, untuk memberikan apresiasi atas kinerja kelembagaan yang telah dilaksanakan selama mengelola Lazismu sebagai lembaga amil zakat. “Selain itu apresiasi diberikan juga kepada amil dan program inovatif yang dikembangkan oleh Lazismu di berbagai wilayah,” jelasnya.
Sejalan dengan apresiasi tersebut, diharapkan penerima penghargaan senantiasa dapat termotivasi dan memberikan dampak positif kepada Lazismu Wilayah lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi. Jaringan Lazismu secarav nasional adalah modal sosial yang harus terus dijaga dan dirawat agar bias saling berkolaborasi dan bersinergi.
Apalagi fokus gerakan Lazismu adlaah mendukung dan melengkapi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Salah satunya adalah memaknai peran strategis Lazismu sebagai Unit Pembantu Pimpinan yang berkomitmen pada inovasi sosial yang berkelanjutan.
Adapun peraih penghargaan tersebut dengan kategori lainnya sebagai berikut: Pertumbuhan Ziska Terbaik diraih oleh Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan, Lazismu Wilayah Jawa Timur dan Lazismu Wilayah Tengah.
Sedangkan kategori kreativitas penghimpunan Ziska terbaik diraih oleh Lazismu Wilayah DIY dengan program Serdadu (Seribu dan Dua ribu) – KL Lazismu UNISA Yogyakarta, Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan lewat program Berbagi Mualaf Bersama Komunitas Bikers dan Lazismu Wilayah DIY dengan program Infak Teladan.
Sementara kategori lainnya dengan pendistribusian dan pendayagunaan kreatif dan inovatif terbaik meliputi program ekonomi terbaik, pendidikan terbaik, kesehatan terbaik, sosial dakwah terbaik dan kemanusiaan terbaik.
Untuk muzaki Lazismu juga memberikan apresiasi baik secara individu dan korporat yang selama ini telah memercayakan amanahnya melalui Lazismu. Adapun untuk kemitraan internal di persyarikatan Lazismu memberikan apresiasi kepada majelis, lembaga dan ortom terbaik.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

