

Bogor – Lazismu PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Program Taman Lansia pada 8-9 Maret 2025 di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Program ini diikuti oleh 50 peserta lansia sebagai bagian dari upaya pendampingan, pelayanan, dan perhatian terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh mereka.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan bimbingan keagamaan serta pelayanan kesehatan fisik dan mental bagi para lansia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup mereka.
Ketua PDA Kabupaten Bogor, Ibunda Erma Hermawati, menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat dan Lazismu atas dukungan yang telah diberikan dalam pelaksanaan program ini.
"Program pemuliaan lansia ini tidak hanya memberikan wawasan dan pengembangan spiritual bagi peserta, tetapi juga memberikan bingkisan yang tentunya sangat bermanfaat. Kami berharap para aghnia dan muzakki terus menyalurkan ZIS mereka melalui Lazismu, karena manfaatnya sangat terasa bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ibunda Suniawati Kartini, perwakilan dari PWA Jawa Barat, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Lazismu atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan program ini.
"InsyaAllah, kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia, menjadikan mereka tetap sehat, taqwa, bahagia, dan bermartabat. Kami berharap Lazismu dapat terus menjadi mitra dalam program ini, sehingga dapat berlangsung setiap tahun. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih," tuturnya.
Dengan adanya Program Taman Lansia ini, diharapkan para peserta dapat merasakan manfaat yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik dari segi kesehatan maupun spiritualitas. Lazismu dan PDA Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
[Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Hafiz]

PULANG PISAU (7/3/25) – Lazismu Pulang Pisau mengawali kegiatan Berbagi Takjil di bulan Ramadhan dengan bersinergi bersama Pimpinan Cabang (PC) IMM Pulang Pisau, Pimpinan Komisariat (PK) IMM K.H. Ahmad Dahlan, Pimpinan Komisariat (PK) IMM Rosyad Saleh, Mubaligh Hijrah DPD IMM Kalteng, serta para relawan Muhammadiyah Pulang Pisau.
" Tebar Takjil " merupakan salah satu program Ramadhan 1446 H yang diinisiasi oleh Lazismu Pulang Pisau. Kegiatan ini bertujuan untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang masih dalam perjalanan pulang kerja menjelang maghrib, serta menyalurkan paket takjil ke masjid dan musholla yang membutuhkan. Aksi berbagi ini dilaksanakan di Jalan Raya Abel Gawei, Kecamatan Kahayan Hilir, Pulang Pisau.
Sekretaris Pimpinan Cabang IMM Pulang Pisau, Haryo Wibowo menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mendukung program ini. "Kami IMM Pulang Pisau mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan ini melalui Lazismu Pulang Pisau. Berkat dukungan Anda, program berbagi takjil ini dapat terlaksana. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang masih beraktivitas untuk berbuka puasa. Semoga saudara-saudara yang telah berkontribusi mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT di bulan Ramadhan," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PK IMM K.H. Ahmad Dahlan, Rifai Mawandani mengatakan bahwa program ini adalah wujud nyata implementasi nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial. "Mari kita terus berkontribusi dalam memajukan kebaikan dan kepedulian sosial, sehingga kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang, insya Allah " katanya.
Sekretaris PK IMM Rosyad Saleh, Nurul Husna, juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi antara Lazismu Pulang Pisau dengan Ortom serta para relawan.
"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli, gemar berbagi, dan beramal," tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Bagi-Bagi Takjil ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat yang berpuasa, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta menanamkan budaya berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Lazismu Pulang Pisau, Bonni Febrian, mengapresiasi IMM Pulang Pisau yang terus berkomitmen menjadi mitra Lazismu dalam menjalankan program Tebar Takjil selama bulan Ramadhan.
" Terima kasih kepada teman-teman IMM, baik dari PC maupun komisariatnya, serta semua relawan lainnya. Sinergi adalah keharusan, kolaborasi adalah keniscayaan. Menjalankan gerakan kecil dan sederhana ini membutuhkan usaha yang luar biasa. Semangat dan jiwa kerelawanan harus terus dijaga. Tetap semangat ber-Fastabiqul khairat!, " ujarnya.
Selain Tebar Takjil, selama Ramadhan 1446 H, Lazismu Pulang Pisau juga memiliki berbagai program sosial, antara lain:
- Kado Ramadhan: Berbagi bingkisan bahan pokok untuk lansia, dhuafa, yatim, dan guru formal di wilayah Pulang Pisau.
- Back To Masjid: Program menyemarakkan masjid sebagai pusat dakwah.
- Beasiswa Mentari: Bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang kurang mampu.
- KIAM (Kajian Islam dan Berbagi untuk Mualaf) : Program kajian keislaman dan dukungan untuk para mualaf.
- Pelayanan Zakat Mal, Fitrah, dan Fidyah : Penyaluran zakat melalui Masjid KH ahmad Dahlan
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Ramadhan 1446 H dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening berikut: Rekening Donasi a.n. Lazismu Pulang Pisau - INFAQ/SEDEKAH – BNI 0715772512 - ZAKAT – Bank Mandiri 159-00-0796706-9 Konfirmasi Transfer & Jemput Donasi : 0813-4646-4345 Atau dapat langsung mengunjungi Kantor Lazismu Pulang Pisau di: Lt. Dasar Masjid KH Ahmad Dahlan Jl. Lintas Kalimantan, Simpang Bundaran Belah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
[Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Bonni]

PULANG PISAU (6/3/25) – Lazismu Pulang Pisau turut mendukung kegiatan Ramadan yang dilakukan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Rosyad Saleh yaitu "Cleaning Mosque Rosyad Saleh" (CMRS), yaitu Program Bersih-bersih untuk Masjid dan Mushola yang berada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Dukungan tersebut berupa pengadaan peralatan dan sarana untuk kegiatan tersebut, selaras dengan Program Ramadan 1446 H yaitu "Back To Masjid".
Bonni Febrian selaku Sekretaris Lazismu Pulang Pisau mengatakan, Lazismu akan berusaha mensupport setiap kegiatan yang dilakukan oleh Majelis, Ortom dan Lembaga, tentunya sesuai dengan visi dan kemampuan Lazismu. Dan yang terpenting adalah koordinasi dan sinergi, sehingga program dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan hari ini adalah melanjutkan kegiatan bersih-bersih Masjid. di Masjid Noor Hidayah, Desa Mentaren Blok B Ray 5 Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, setelah kegiatan sebelumnya sukses digelar di Masjid K.H. Ahmad Dahlan Pulang Pisau pada tanggal 28 Februari 2025 lalu.
Kegiatan CMRS ini merupakan wujud sinergi antara Pimpinan Komisariat IMM Rosyad Saleh dan Lazismu Pulang Pisau dalam menjaga kebersihan dan kerapian masjid. Masjid Noor Hidayah dipilih sebagai lokasi kegiatan kali ini, karena keberadaan marbot yang sudah lanjut usia dan sangat membutuhkan bantuan.
Sekretaris Pimpinan Komisariat Rosyad Saleh, Nurul Husna menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kerapian masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Immawati Anastasia Lisa, Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini.
“Sebagai kader non-muslim, saya merasa bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kita semua untuk bekerja sama dan berkontribusi untuk kebaikan bersama, tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya CMRS di Masjid Noor Hidayah, diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli dan turut serta dalam menjaga kebersihan dan kerapian masjid. Program ini juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
[Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Bonni]

BANTEN – Program Ramadhan Lazismu bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah melului Kajian Keislaman untuk Mualaf (KIAM) dikemas dengan program nyata di Kampung Baduy Kompol, Leuwidamar, Lebak, Banten.
Ketekunan mendampingi mualaf hingga bersinergi dalam syiar ramadan di suku pedalaman Baduy, Banten Selatan terus dilakukan LKD Muhammadiyah dengan pendekatan pembinaan dan pemberdayaan pada Jum’at, (7/3/2025) di wilayah binaannya itu.
Tidak hanya pembinaan dengan kajian keislaman, kali ini bersama Lazismu kegiatan mualaf difokuskan untuk lebih berdaya. Sebagai bentuk komitmen itu, para mualaf memperoleh pelatihan dalam bidang peternakan dan budidaya kacang tanah.
Konsentrasi pembinaan mualaf ini, menurut Wakil Ketua LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten, Hanafi, berawal dari didirikannya Pusbinmu (Pusat Pembinaan Mualaf), yang merupakan bagian dari program Mualaf Learning Center (MLC) LDK PWM Banten.
Hanafi menjelaskan, untuk lebih fokus memberdayakan dan membina para mualaf di suku terasing atau pedalaman Baduy, pihaknya mendirikan dan meresmikan Pusbinmu (Pusat Pembinaan Mualaf), yang merupakan bagian dari program Mualaf Learning Center (MLC) LDK PWM Banten.
Dalam program tersebut, pemberdayaan yang diperoleh para mualaf juga dilengkapi dengan kajian akidah, ibadha dan tahsin, yang didampingi oleh instruktur. “Kami bersyukur program ini didukung oleh LDK PP Muhammadiyah dan Lazismu,” paparnya.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, mengapresiasi program ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara dakwah dan pemberdayaan bagi komunitas mualaf. “Kegiatan pemberdayaan dan pendampingan ini Alhamdulillah didukung oleh Lazismu. Dengan dukungan itu program seperti ini, insyaallah akan terus berjalan,” katanya seraya mengajak peserta semangat menuntut ilmu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

ACEH -- Gedung Pusat Layanan Informasi dan Dokumentasi Haji dan Umroh telah berdiri di Provinsi Aceh, dibawah kendali Kemenag. Diharapkan keberadaannya nanti dapat memberikan nilai manfaat kepada umat Islam sebagai buah sinergi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu dalam program kemaslahatan.
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief mengapresiasi kerja-kerja keumatan dan kolaborasi program yang digagas BPKH dengan Lazismu yang telah berlangsung sejak 2017 hingga sekarang.
“Lazismu sejak 2017 telah menjadi mitra kemaslahatan BPKH,”kata Hilman pada Rabu (5/3/2025) saat menyaksikan seremoni serah terima gedung PLIDHUT Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh.
Hilman juga mengutarakan beberapa pekerjaan yang dimandatkan BPKH kepada Lazismu untuk melayani umat dapat dilaksanakan dengan baik.
“Seperti agenda di Aceh kali ini, Lazismu berkolaborasi dengan BPKH untuk memberikan pusat pelayanan informasi dan dokumentasi haji dan umroh terpadu. Ke depan tentu saja kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat. Tidak hanya penyediaan infrastruktur melainkan juga penguatan sumber daya manusia,” jelasnya.

Hilman menambahkan bahwa Lazismu dan BPKH juga telah melakukan kerjasama dalam penyaluran beasiswa, bantuan-bantuan sosial termasuk juga peningkatan infrastruktur.
Hilman mengungkapkan, kerja-kerja kolaborasi seperti ini penting dilakukan oleh Muhammadiyah, melihat di beberapa daerah kita masih menemukan umat yang membutuhkan bantuan, baik infrastruktur, maupun penguatan SDM.
“Jadi Lazismu diharapkan bisa berperan aktif untuk mendukung daerah-daerah termasuk sekolah-sekolah yang sulit dijangkau,”pungkasnya.
Sementara itu, ketika disinggung soal persiapan ibadah haji, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengatakan sejauh ini persiapan haji berjalan lancar, dan sedang dalam proses pelunasan.
“Sekitar 60 ribu orang masih belum daftar Kembali. Mudah-mudahan bisa kita dorong untuk segera melunasi, agar kuota haji bisa terpenuhi dan nanti jamaah bisa melakukan persiapan lebih awal,” tandasnya.
Hilman juga mengatakan, pihaknya sedang proses pematangan prosedur layanan haji yang telah ditetapkan oleh Arab Saudi. “Karena banyak perubahan regulasi di Arab Saudi, dan kita harap tidak ada masalah lagi kedepannya,”tutur Hilman.
Hilman juga mengungkapkan target jamaah haji Indonesia tahun 2025 ini sebesar 203.320 untuk jamaah regular.
“Kita harapkan bisa terpenuhi, dan sampai saat ini kita belum ada kuota tambahan dan itu kita optimalkan dulu yang ada. Mudah-mudahan bisa optimal baik haji reguler maupun haji khusus,”pungkas Hilman.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/adam]

JAKARTA – Curah hujan di Jakarta berangsur normal, warga yang terdampak banjir di sekitaran sungai Ciliwung mulai beraktivitas kembali. Sebagian warga membersihkan rumah yang berlumpur dan lainnya membersihkan tempat ibadah.
Menjelang magrib di bilangan Rawajati dan Pejaten Timur, ratusan pengungsi yang terdampak banjir mendapatkan Takjil dan Makanan Berbuka Puasa dari Program Tebar Takjil Lazismu pada Selasa, 05 Maret 2025.
Program Ramadhan Tebar Takjil bertujuan meringankan beban penyintas yang terdampak bencana banjir, sejak 2 Maret lalu, terutama mereka yang tinggal dekat bantaran sungai Ciliwung.
Amil Lazismu Rizky Saragih yang menggawangi penyaluran Tebar Takjil, mengatakan bahwa timnya menyediakan sekitar 400 paket takjil dan makanan berat untuk penyintas banjir yang berbuka puasa.
“Kami mengantarkan amanah dari donatur untuk berbagi kebahagiaan bersama penyintas banjir di Jabodetabek, khususnya di bulan suci Ramadhan. Bantuan ini untuk meluaskan nilai manfaat program Ramadhan Lazismu bagi masyarakat yang berbuka puasa," ungkapnya.
Salah seorang penerima manfaat yang juga penyintas, Hatiyanto, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih kepada Lazismu dan seluruh donatur yang telah meringankan beban kami dalam menghadapi musibah ini," katanya
Penyintas lainnya, Ibu Endang menjelaskan banyak warga yang kesulitan untuk melaksanakan proses ibadah di bulan ramadhan.
"Alhamdulillah Lazismu hadir di waktu yang tepat, dan mempermudah kami untuk berbuka puasa, semoga berkah untuk semuanya," tuturnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

