

Kendari, 20 Maret 2025 – Lazismu Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memulai distribusi Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) untuk Ramadan 1446 H dengan menggelar kegiatan Kick Off Pendistrubusian ZIS Ramadan yang bertempat di Ma Indotec Muhammadiyah Kendari. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Walikota Kendari, Bapak Sudirman, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sultra, pihak Kampus PTMA, warga Muhammadiyah simpatisan, serta penerima paket sembako.
Acara ini diawali dengan pengajian yang dipimpin oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sultra yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket sembako kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya penyaluran paket ZIS Ramadan untuk wilayah Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra.
Adrian, Menejer Area Lazismu Sultra, dalam sambutannya mengingatkan bahwa bulan Ramadan sudah hampir mencapai penghujungnya. "Kegiatan ini adalah langkah awal untuk memastikan distribusi ZIS berjalan dengan tepat waktu dan sampai kepada yang berhak. Mari kita tunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Lazismu Sultra untuk membantu mereka yang membutuhkan," ujar Adrian.
Wakil Walikota Kendari, Bapak Sudirman, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra. "Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lazismu Sultra ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi mustahiq, terutama dalam memastikan bahwa dana ZIS yang dikumpulkan dapat dikelola dengan maksimal. Ini juga menjadi langkah yang sangat baik untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran," ungkap Sudirman.
Lebih lanjut, Alifuddin Sekretaris PWM Sultra, menambahkan bahwa Lazismu merupakan bukti nyata dari gerakan Muhammadiyah yang langsung menyentuh masyarakat. "Lazismu menunjukkan bahwa gerakan Muhammadiyah tidak hanya berbicara, tetapi juga bergerak untuk membantu masyarakat sesuai dengan yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan dalam teologi Al Maun," katanya.
Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengingatkan masyarakat dan muzaki bahwa sisa waktu Ramadan sudah sedikit lagi, dan mereka diimbau untuk segera menunaikan kewajiban berzakat, berinfaq, dan bersedekah. Melalui distribusi ZIS, Lazismu Sultra berharap dapat memberikan dampak yang besar kepada masyarakat yang membutuhkan dan memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan dengan efektif dan tepat sasaran.
Lazismu Sultra terus berkomitmen untuk menjadi wadah yang amanah dalam mengelola ZIS, serta berkhidmat untuk kesejahteraan masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya, dalam semangat keberkahan dan kebaikan yang terus berkembang.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Hafiz]

PEKANBARU - Lingga Cargo menyalurkan zakat perusahaan melalui Lazismu Pekanbaru. Zakat yang diamanahkan kepada Lazismu ini akan didistribusikan kepada 28 warga tidak mampu di sekitar Majid Nurul Ihsan pada Jumat (21/03/25) Jl. Irkab. No.a5, Kel. Sidomulyo Timur, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru,
"Alhamdulillah hari ini Lazismu Pekanbaru bekerjasama dengan Lingga Cargo untuk menyalurkan bantuan, dalam pelaksanaanya, Lazismu berkoordinasi dengan RT dan pengurus masjid setempat agar penerima manfaat tepat sasaran" jelas Fadhullah selaku manager Lazismu Pekanbaru
Selain itu, ia mengajak masyarakat yang menerima santunan untuk mendoakan perusahaan Lingga Cargo dapat terus berkembang dan maju sehingga perusahaan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan perusahaan Lingga Cargo yang memberikan bantuan, dilipatgandakan keuntungannya kelak seiring dengan apa yang telah diberikan kepada warga yang tak mampu. Kami juga harapkan ini diterima dengan baik dan bermanfaat”, pungkasnya
Ketua Pengurus Masjid Nurul Ihsan, M. Haris Kampai menjelaskan santunan ini sudah lama bekerjasama dengan Lazismu Pekanbaru, kendati demikian telah turut melakukan survei ke lokasi penerima manfaat agar bantuan tersebut tepat sasaran.
"Kegiatan ini sudah lama dijalin kerjasamanya dengan Lazismu Pekanbaru. Penerima manfaat ditentukan berdasarkan survei sejalan dengan apa yang telah dilakukan Lazismu dalam menilai lokasi dan penerima manfaatnya sesuai dengan asnaf,” imbuhnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi menjalin kerja sama dengan Lazismu dalam pengembangan sistem pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui aplikasi MyBCA. Seremoni penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, dihadiri oleh Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, Presiden Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono, serta Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M. AP, pada Jumat (21/03/2025).
Kolaborasi ini bukan kali pertama antara BCA dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Sebelumnya, BCA telah bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk sektor pendidikan serta produksi film "Ir. Djuanda: Pemersatu Laut Indonesia", hasil kolaborasi antara Muhammadiyah dan BCA.
Ketua Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengapresiasi kerja sama ini dan menekankan pentingnya sinergi antara lembaga filantropi dan sektor perbankan.
"Saat ini, sudah ada lebih dari 8 juta pengguna MyBCA dan lebih dari 40 juta rekening yang terdaftar di BCA. Dengan keterlibatan Lazismu dalam ekosistem MyBCA, ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan serta mempermudah masyarakat dalam menunaikan ZIS," ujarnya.
Presiden Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyampaikan bahwa BCA telah menjalin berbagai sinergi dengan Muhammadiyah, terutama di bidang pendidikan. Kini, melalui kolaborasi dengan Lazismu, BCA ingin turut memperkuat ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Indonesia dengan menghadirkan sistem pembayaran digital yang lebih mudah dan aman.
Sementara itu, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M. AP, selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan bahwa BCA sebagai bank swasta terbesar di Indonesia merupakan mitra yang tepat bagi Muhammadiyah, yang kini menjadi organisasi filantropi keagamaan terbesar ke-4 di dunia.
"Dengan potensi yang dimiliki, Muhammadiyah berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama, terutama dalam mendukung pilar ekonomi, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar tahun 2015," tuturnya.
Melalui kerja sama ini, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara digital melalui MyBCA. Diharapkan, inisiatif ini dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam berbagi dan mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dikelola oleh Lazismu.
BCA dan Lazismu optimistis bahwa langkah ini tidak hanya memperkuat ekosistem digital dalam pembayaran zakat, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih luas untuk kesejahteraan umat dan bangsa.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Widad Wijayanti]

JAKARTA --- Pekan ketiga di bulan suci Ramadan, kolaborasi program digital ditunjukan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama Lazismu dalam penyediaan sistem pembayaran zakat, infak, dan sedekah pada aplikasi myBCA.
Kerjasama ini melengkapi beragam saluran pembayaran zakat, infak dan sedekah yang disediakan lazismu di aplikasi myBCA, secara opsional nasabah dapat lebih luwes menyalurkan bantuan melalui saluran pembayaran ini.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengatakan, sebagai lembaga keuangan dan perbankan, kami telah mengamati belakangan ini perkembangan aktivitas beramal di tengah masyarakat masih sangat bergantung pada perkembangan teknologi.
"Sekarang ini, masyarakat lebih condong menyalurkan kegiatan berbaginya melalui platform saluran digital. Oleh karena itu, BCA turut memfasilitasi layanan secara lebih mudah kepada nasabah dalam menyalurkan amalnya. Fitur pembayaran zakat, infak dan sedekah yang ditambahkan di myBCA, untuk mengoptimalkan aktivitas penghimpunan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah,” paparnya.
Menanggapi kerjasama ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais dalam peluncuran fitur zakat di myBCA, yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta (21/32025) menyambut baik kemitraan tersebut.
Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional, siap mendukung aplikasi ini secara digital dalam penghimpunan zakat, infak dan sedekah. Tujuannya untuk menjawab transformasi sosial yang terjadi di masyarakat dengan gaya hidup yang modern dan canggih seiring perkembangan teknologi.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan misi Lazismu dalam memberikan peningkatan layanan dengan kemudahan dan kenyamanan umat muslim untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat. Melalui integrasi layanan berbasis digital tersebut diharapkan umat muslim dapat terus berkontribusi sehingga memiliki dampak sosial terutama kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai penerima manfaat.
“Kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, serta sedekah terutama di era digital. Lazismu memberikan dukungan penuh dan siap menjadi mitra tepercaya untuk memastikan dana yang dihimpun tersalurkan secara transparan, tepat guna, dan memberikan dampak nyata secara lebih luas”, pungkasnya.
BCA dan Lazismu sebelumnya telah berkolaborasi dalam pembayaran zakat, infak, dan sedekah dengan metode pembayaran transfer ke rekening BCA. Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, antusiasme masyakarat khususnya umat Muslim untuk melakukan zakat, infak, dan sedekah diperkirakan meningkat. Karena itu, hadirnya kanal pembayaran digital akan lebih mempermudah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas kepercayaannya dalam menjadikan BCA sebagai mitra. Sebagai lembaga yang berpengalaman dalam pengelolaan ZIS, Lazismu memiliki akses luas untuk menyalurkan dana secara tepat kepada penerima manfaat. BCA mengajak seluruh nasabah untuk memanfaatkan kemudahan ini sebagai sarana berbagi dan berbuat baik,” kata Direktur BCA Santoso.
Disela peluncuran tersebut, Lazismu dan BCA memberikan informasi berupa angkah-langkah pembayaran zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu dengan memanfaatkan saluran pembayaran di aplikasi myBCA, sebagai berikut:
1. Nasabah masuk ke dalam aplikasi myBCA
2. Pilih fitur “Bayar dan Isi Ulang”
3. Pilih menu “Donasi & Zakat”
4. Pilih “Lazismu”
5. Isi detail zakat/infak/sedekah yang hendak dikirim
6. Selesaikan pembayaran
[Kelembagaab dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Kementerian Agama melalui program Be-Zakat, menyalurkan beasiswa zakat Indonesia untuk membiayai keberlangsungan mahasiswa yang memerlukan akses pendidikan dari keluarga kurang mampu. Bantuan beasiswa ini meliputi biaya kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara penuh.
Beasiswa tersebut bersumber dari Baznas yang selanjutnya disalurkan kepada 17 Lembaga amil zakat nasional. Lazismu sebagai salah satu lembaga amil zakat yang medapatkan amanah itu turut hadir untuk menandatangani nota kesepahaman di Kantor Kemenag, tepatnya di Auditorium HM Rasjidi, pada Kamis, (20/3/2025).
Ketua Badan Pengurus Lazismu Ahmad Imam Mujadid Rais hadir menandatangani nota kesepahaman itu yang didampingi oleh Direktur Program Lazismu Ardi Lutfi Kautsar. Mujadid Rais mengatakan beasiswa pendidikan untuk keluarga yang tidak mampu merupakan langkah strategis untuk membuka askses pendidikan.
“Terutama akses pendidikan tinggi yang di Lazismu sendiri program beasiswa ini telah menjadi bagian dari pilar program pendidikan untuk mereka yang membutuhkan dari tingkat dasar sampai dengan pergurua tinggi”, katanya.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, mengungkapkan ujuan dari program ini untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera dengan pemanfaatan dana zakat secara berkelanjutan.
"Dana zakat tidak hanya digunakan untuk bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda melalui pendidikan," ujar Waryono memastikan dana tersebut tidak berhenti di bantuan soiaal jangka pendek.
Sebagai informasi, Beasiswa Penuh ini merupakan beasiswa pendidikan untuk biaya kuliah penuh selama delapan semester. Mahasiswa PTKIN menerima bantuan sebesar Rp99,7juta, sementara mahasiswa PTN mendapat Rp140,5 juta. Jumlah ini mencakup seluruh kebutuhan akademik mereka selama masa studi.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam arahannya mengatakan zakat bukan hanya tentang angka, tetapi bagaimana kita menyatukan strategi, melakukan pemetaan kemiskinan, dan memastikan kebermanfaatan zakat untuk umat.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menekankan nilai penting pendekatan yang strategis dalam upaya menuntaskan tantangan kemiskinan, baik itu kemiskinan struktural, kultural, maupun natural. Dia menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang lebih efektif dan efisien, mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

BANDA ACEH - Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Aceh bagikan 150 paket Ramadhan bagi pakir miskin, dhuafa, janda, di Kota Banda Aceh, kali ini juga LAZISMU membagikan paket tersebut kepada guru honor SD, SMP, SMA dan SMK, MTS Baitul Arqam serta MA sebagai wujud berkah ramadhan warga Muhammadiyah.
Paket tersebut berupa beras, telur, sirup serta rendangMu yang dibagikan kepada warga sekitar bertujuan menyalurkan manfaat bagi umat berbagi inisiatif sosial selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Lasimu Aceh Kompleks Mesjid Taqwa jalan KH, Ahmad Dahlan. Sabtu (22/3/25).
Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Aceh Firdaus D. Nya’Idin menyampaikan, dengan bantuan ini diharapkan masyarakat sekitar lebih mengenal LAZISMU dan Muhammadiyah, sehingga pada tahun berikutnya akan banyak warga yang memberikan donasinya kepada LAZISMU untuk disalurkan.
“Khusus buat guru sekolah di lingkungan Muhammadiyah diharapkan dengan bantuan ini dapat membangkitkan semangat bagi tenaga pendidik dilingkungan persyarikatan Muhammadiyah khususnya bagi tenaga guru honor,” katanya.

Ramadhan 1446 H, LAZISMU prioritaskan untuk guru Honorer yang ada dilingkungan sekolah dan Panti Muhammadiyah Banda Aceh dan Aceh Besar, sedangkan untuk kaum dhuafa hanya diberikan yang berdomisili di seputaran Amal Usaha Muhammadiyah.
Pada Ramadhan 1446 H, ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Donatur yaitu Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Sekolah Tinggi Kesehatan (STIkes) Muhammadiyah Aceh, seluruh warga Muhammadiyah serta donatur lainnya.
Firdaus mengatakan bahwa sinergi ini sebagai bukti nyata bahwa kerja sama antar-lembaga dapat memperluas dampak sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, saya harap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa mendatang.
Penyaluran 150 paket Ramadhan sebagai wujud berkah Ramadhan warga Muhammadiyah disaksikan oleh pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Muhammad Yamin Abduh SE M.Si, Ketua PDM Banda Aceh DR Tarmizi Gadeng, dan Juhaimi Bakri M.Ag, Sekretaris PDM Aceh Besar.
[Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah]

