Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

BINA MUALAF LAZISMU KEMBALI DIGELAR DI TANAH BUMBU

KABUPATEN TANAH BUMBU -- Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu terus konsisten dalam menjalankan pembinaan di daerah tersebut. Kali ini Lazismu berkolaborasi dengan Komunitas Pelita dan Dinas Perpustakaan Kabupaten Tanah Bumbu melalui program Pemberdayaan Mualaf Pedalaman Meratus. Sasarannya adalah saudara-saudara mualaf yang ada di Desa Emil Baru Km. 80, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Rangkaian pembinaan yang berisi berbagai macam kegiatan ini berlangsung pada Jumat (31/05). Perwakilan Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu yang terdiri dari Ketua Badan Pengurus, Manajer, serta beberapa relawan turut berhadir. Berbagai aktivitas menarik dengan muatan edukatif pun telah disiapkan untuk masyarakat Desa Emil Baru.

Manajer Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu, Muammar Khadafi menyebutkan, permainan yang disajikan dikemas dengan menyenangkan dan edukatif yang ditujukan untuk menghibur serta mengembangkan kreativitas anak-anak desa. Selain itu juga ada kajian Islam yang diberikan untuk para warga. Tujuannya adalah memberikan wawasan dan pengetahuan baru dalam suasana penuh keakraban.

"Ada juga kegiatan senam yang melibatkan seluruh warga, mempererat kebersamaan dan menjaga kebugaran fisik. Hingga Aksi berbagi ikan segar kepada warga desa juga dilakukan," imbuh Khadafi.

Dengan adanya acara ini, lanjut Khadafi, Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu berharap dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara masyarakat desa Emil Baru. Semangat kolaborasi dengan Komunitas Pelita dan Dinas Perpustakaan menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kunci keberhasilan dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Pada bulan Ramadhan lalu, Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu juga menggelar buka puasa bersama warga mualaf di lokasi ini. Desa Emil Baru merupakan salah satu titik program Kampung Berkemajuan Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan yang menyasar para mualaf di pedalaman. Melalui program ini, para penerima manfaat akan mendapatkan layanan baik dari sisi pembinaan agama, pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
31 Mei 2024

LAGA PROGRAM PEMBERDAYAAN ZISWAF, LAZISMU KEPULAUAN BANGKA BELITUNG RAIH JUARA 3 DALAM FESTIVAL EKONOMI SYARIAH

KOTA PANGKALPINANG -- Awalnya tak percaya Lazismu Kepulauan Bangka Belitung ikut ajang "beauty contest" Festival Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Bank Indonesia. Festival tahunan yang terus digalakkan Bank Indonesia ini sebagai implementasi wawasan literasi ekonomi syariah yang tujuannya mendorong ekosistem ekonomi syariah berkelanjutan. Pada Selasa pagi, 16 April 2024, telepon genggam Rifki Hanif Setiawan berdering. "Saya dikontak salah satu Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Bangka Belitung," ujar Ketua Badan Pengurus Lazismu Kepulauan Bangka Belitung ini ketika dihubungi awak redaksi berita Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Informasinya, Bank Indonesia menunjuk Lazismu Kepulauan Bangka Belitung untuk mengikuti Festival Ekonomi Syariah 2024 untuk kategori Lembaga Ziswaf Unggulan. "Segera siapkan persyaratannya, nanti Bank Indonesia akan menghubungi Lazismu Bangka Belitung," kata Hanif yang terkejut mendengar kabar itu.

Dalam benak Hanif, amil yang aktif hanya 5 orang dan 1 orang relawan. "Apa yang mau disiapkan untuk persyaratan itu, sementara Lazismu Kabupaten Bangka Belitung baru berdiri tahun 2020," pikirnya.

Hanif mengaku, pada hari berikutnya setelah PWM Kabupaten Bangka Belitung mengabarkan, salah seorang utusan Bank Indonesia menghubunginya. Ia diminta untuk mengirimkan profil Lazismu dan mengirimkan program pemberdayaan ekonomi sebagai syarat mengikuti lomba. Persyaratan lainnya, Lazismu juga harus membuat video program pemberdayaan ekonomi itu.

Permintaan persyaratan dari Bank Indonesia ini membuatnya tak berkutik. Pasalnya hanya diberi waktu dua minggu. "Pantas tidak Lazismu mengikuti lomba ini," kata Hanif. Sudah terlanjur basah, mau tidak mau Lazismu harus siap. Momen langka dan kapan lagi bisa mengikuti. Ini kesempatan emas bagi Lazismu untuk unjuk gigi di kontes bergengsi Bank Indonesia.

Hanif, yang sudah mengatakan sanggup, bergegas mengambil langkah seribu. Segera ia mengumpulkan seluruh anggota Badan Pengurus dan amil Eksekutif untuk merencanakan dan mempersiapkan perlombaan tersebut.

Program Ekonomi Tujuh Aksi

Hari demi hari pada pertengahan April menjadi menegangkan. Hanif dan kawan-kawan amil Eksekutif berpacu belanja ide. Video seperti apa yang akan disuguhkan kepada pihak Bank Indonesia yang menarik dan bercerita. Sesuai keputusan rapat, kata Hanif, ada tujuh program ekonomi yang disematkan dalam lomba lembaga ZISWAF unggulan.

Program ekonomi yang pertama adalah Gerobakmu. Penerima manfaatnya bagi yang sudah memiliki usaha di pinggir jalan, namun tidak memiliki etalase atau gerobak untuk usaha. Sejak 2022, penerima manfaatnya betambah dari 4 gerobak menjadi 8 gerobak. "Program berbasis UMKM yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat atau Rumah Tangga Miskin," jelas Hanif.

Lazismu juga memiliki program ekonomi yang lain, ada Keramba Apung Dakwah. Program ini merupakan pemberdayaan ekonomi produktif berkelanjutan yang inovatif untuk kelompok masyarakat dibawah asuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah. Program ini bermula dari kelompok masyarakat yang memiliki kolam bekas tambang timah yang terbengkalai namun memiliki potensi ekonomi. "Adanya keramba apung di kolong bekas tambang timah menjadi pelindung bagi ikan agar tidak dimangsa oleh predator air," tandasnya.

Selain itu program pemberdayaan berbasis UMKM lainnya ada Snack Bu Susie yang khusus membuat kudapan ringan dengan kue andalanya berupa Pastel Kering. Ada juga peternakan Ayam Kampung Gemilang, Aquaponik Sekolah Perempuan Berbudaya Desa Keretak, Wisata Alam Gunung Mangkol dan disabilitas berusaha yang diwujudkan dalam Marta Cell untuk pemberdayaan penyandang disabilitas dengan berjualan pulsa elektronik.

Bank Indonesia selaku penyelenggara memiliki standar penilaian yang cukup rigit. Mulai dari perencanaan program, dan jangka waktunya, serta evaluasi yang mengerucut terhadap dampak sosial ekonominya menjadi keutuhan penilaian yang saling berpengaruh.

Tak dinyana, kabar datang dari pihak Bank Indonesia, tepatnya 21 Mei 2024, untuk menindaklanjuti tahapan penyisihan Lomba Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2024. "Bersama ini kami sampaikan 3 besar peserta yang melanjutkan ke Babak Final yang akan diadakan secara offline di Kota Batam," cerita Hanif meniru pesan dari Bank Indonesia.

Dari hasil babak penyisihan tersisa tiga lembaga filantropi, yaitu BAZNAS Provinsi Riau - KPwBI Riau, Rumah Zakat Sumbar - KPwBI Sumatra Barat, dan Lazismu Kepulauan Bangka Belitung - KPwBI Kepulauan Bangka Belitung. Selanjutnya, diharapkan para peserta agar dapat mempersiapkan diri untuk Babak Final dan diinfokan bahwa Juara I akan menjadi narasumber pada seminar keesokan harinya berlokasi di Politeknik Negeri Batam.

"Pada puncak final, tanggal 27 Mei 2024, kami betul-betul diuji. Rentetan pertanyaan harus dijawab dengan fakta. Ini seperti interview mendalam (indepth interview) yang membutuhkan energi dalam menjawab berdasarkan data yang dimiliki Lazismu Kepulauan Bangka Belitung dalam program pemberdayaan ekonomi," ungkap Hanif.

Saat ditanya kepada Hanif, program ekonomi apa yang menjadi jagoan Lazismu Kepulauan Bangka Belitung, Hanif menjawab Wisata Alam Gunung Mangkol. Dalam perjalanannya justru dalam penilaian program itu tidak menjadi pilihan penilaian yang dilakukan Bank Indonesia. Alih-alih mendapat apresiasi, justru Bank Indonesia memberikan penilaian yang tak terduga bahwa Keramba Apung Dakwah milik Lazismu Kepulauan Bangka Belitung mendapat apresiasi yang positif.

Berdasarkan penilaian tersebut, Lazismu Kepulauan Bangka Belitung berhak menyandang pemenang juara ketiga dalam Festival Ekonomi Syariah 2024 yang dihelat oleh Bank Indonesia.

Lili Febrianti selaku Manajer Area Lazismu Kepulauan Bangka Belitung merasa bersyukur atas capaian Lazismu di Negeri Laskar Pelangi ini. Peran selaku amil tak bosan mengajak masyarakat untuk berzakat, berinfak dan bersedekah.

"Adapun donasi yang diamanahkan kepada Lazismu telah disalurkan dalam program yang kali ini telah dilombakan oleh BI. Bahkan dalam program-program pemberdayaan lainnya kami berharap dukungan dari para donatur sehingga perlahan dapat membantu warga yang diimpit kemiskinan," ucapnya.

Penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi Lazismu Kepulauan Bangka Belitung yang juga pengelola Mangkol, Norohmananda, sangat senang mendengar kabar itu. "Kontribusi Lazismu untuk pembangunan sosial dan ekonomi di Bangka Belitung menghadirkan program-program yang diapresiasi berbagai pihak, khususnya Bank Indonesia. Semoga masyarakat terus berzakat, berinfak dan bersedekah di Lazismu sehingga apa yang diberikan dapat dirasakan oleh masyarakat baik itu program produktif maupun konsumtif, "terangnya.

Dalam kaitan dengan ini, Sahirman Jumli, Ketua PWM Kepulauan Bangka Belitung mengatakan bahwa capaian Lazismu Kepulauan Bangka Belitung berbuah manis setelah meningkatkan kerja sama di aspek internal dan eksternal dengan pemangku kepentingan. "Lazismu harus kreatif inovatif agar penghimpunan dan penyaluran dana ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya) bisa meningkat dan menjembatani antara muzakki dengan mustahik," sebutnya.

Secara tidak langsung, sambung Sahirman, ini merupakan keterbukaan dan transparansi yang dilakukan Lazismu ketika berinteraksi dengan mitra kolaborasi yang pada gilirannya memantik partisipasi banyak pihak dan kondisinya memberikan kabar bahagia yang bisa diketahui oleh masyarakat agar akan ada banyak lagi yang berzakat ke Lazismu. "Sukses selalu untuk Lazismu Kepulauan Bangka Belitung untuk kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
31 Mei 2024

LAZISMU GOES TO CAMPUS MERIAHKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

KABUPATEN TASIKMALAYA -- Mengangkat tema "Gerakan Kebaikan untuk Semua", Lazismu Wilayah Jawa Barat menggelar kegiatan Lazismu Goes to Campus. Acara ini menjadi yang ketiga kalinya setelah sebelumnya diadakan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung). Kegiatan yang berlangsung meriah pada Rabu (30/05) ini bertempat di Graha Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Barat, Endang Mahbub mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan tentang Lazismu sekaligus memberikan ilmu baru kepada mahasiswa terkait zakat dan ekonomi syariah. "Kita akan memberikan literasi tentang pentingnya bagaimana pengelolaan keuangan syariah. Semoga kegiatan ini bisa memberikan nilai manfaat yang menambah informasi," harapnya.

Endang menambahkan, selain mengenalkan Lazismu, kegiatan ini juga menjadi jalan untuk mengajak kepada kebaikan oleh Lazismu Wilayah Jawa Barat. "Sesuai di Q.S. Ali Imran ayat 104, bahwa jika ingin menjadi umat yang terbaik, maka harus terus tanpa henti mengajak kebaikan. Itulah upaya kita mengajak seluruh civitas akademika terus bergerak membuat kebaikan-kebaikan," imbuhnya.

Sementara itu, Rektor UMTAS, Neni Nuraeni memberikan apresiasi kepada Lazismu Wilayah Jawa Barat yang mau untuk bekerja sama dengan UMTAS. "Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa membawa kebaikan dan menyelesaikan masalah di dalam masyarakat. Terima kasih sudah memilih kami untuk menjadi mitra," ungkapnya.

Lazismu Goes to Campus ini diisi seminar dengan pemaparan materi menyangkut Zakat dan Ekonomi Syariah. Pemateri pertama adalah Reza Priyana dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memaparkan materi "Ekonomi Syariah", dilanjutkan oleh Widyani Rochmatin yang membawakan materi "Literasi Zakat Generasi Millenials". Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Stand Up Comedy dari Zahra Petani yang merupakan komika alumnus pesantren Darul Arqam Garut.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Mohammad Aqbil]

SELENGKAPNYA
30 Mei 2024

BEASISWA SANG SURYA WARNAI KEGIATAN LAZISMU GOES TO CAMPUS

KABUPATEN TASIKMALAYA -- Kegiatan Lazismu Goes to Campus yang digelar oleh Lazismu Wilayah Jawa Barat juga dimeriahkan dengan penyerahan beasiswa. Acara ini berlangsung di Graha Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) pada Rabu (30/05). Tujuannya adalah mengenalkan tentang Lazismu sekaligus memberikan ilmu baru kepada civitas akademika UMTAS terkait zakat dan ekonomi syariah.

Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Barat, Endang Mahbub berharap agar ke depannya pihaknya bisa memberikan lebih banyak manfaat bagi UMTAS. "Doakan kami bisa tumbuh lebih besar lagi, sehingga beasiswa untuk mahasiswa UMTAS juga bisa lebih banyak lagi," ucapnya.

Rektor UMTAS, Neni Nuraeni dalam sambutannya menyambut baik bantuan beasiswa yang diberikan oleh Lazismu Wilayah Jawa Barat kepada para mahasiswanya ini. "Alhamdulillah Ini sangat membantu dan memotivasi bagi mahasiswa kami," ujarnya.

Neni pun berkeinginan agar kerja sama seperti ini dapat terus konsisten dilakukan. "Kita ke depannya semoga bisa terus berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan ke depan bersama UMTAS," tuturnya.

Lazismu Goes to Campus kali ini adalah yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung). Tema yang diangkat adalah "Gerakan Kebaikan untuk Semua". Selain menyelenggarakan seminar, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Beasiswa Sang Surya untuk 10 mahasiswa UMTAS dari Lazismu Wilayah Jawa Barat.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Mohammad Aqbil]

SELENGKAPNYA
30 Mei 2024

USAHA WARUNG MILIK TUNANETRA MENDAPATKAN SUNTIKAN BANTUAN LAZISMU DAN BANK MEGA SYARIAH

KABUPATEN SIDOARJO -- David Lesmana merupakan seorang penyandang disabilitas. Lelaki berusia 43 tahun ini tidak bisa melihat. Bukan sejak lahir, namun setelah operasi mata yang pernah dijalaninya mengalami jalan buntu.

Amil Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Yekti Pitoyo yang telah mengunjungi kediaman David pada Sabtu (25/05) di Jalan Kenongo RT. 05, RW. 02, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo menceritakan, penglihatan bapak tiga anak itu mulai berkurang pasca operasi yang dijalani pada tahun 2014. Operasi tersebut dilakukan karena matanya minus 16. Hingga tahun 2016, ia sama sekali tidak bisa melihat dan hanya menangkap cahaya saja.

"Dulu ketika penglihatannya masih normal beberapa kali pindah pekerjaan. Pernah menjadi sopir, kerja di mesin bubut, juga pernah jadi tukang las," terang Yekti.

David hanyalah tamatan SMP. Dengan kondisi tersebut, perkerjaan apapun ia lakoni. Seperti menjadi sopir, tukang las, hingga bekerja menjalankan mesin bubut. Pekerjaan terakhir yang berhenti dijalani akibat kecelakaan kerja, cedera tangan mengakibatkan dua jari tengah dan manis terpotong.

Meski kehilangan penglihatan, ungkap Yekti, David tidak patah arang. Sejak tahun 2017, ia dan istrinya kemudian mengelola usaha makanan di depan rumahnya. Warung bernama Lumintu tersebut buka setelah waktu maghrib hingga subuh. Menu yang dijual adalah masakan khas Warung Tegal (warteg) misal nasi kuning, nasi campur, rawon, aneka lauk pauk seperti ayam goreng, perkedel, tempe, dan lainnya.

"Kelebihan warung makannya dibandingkan yang lain adalah harga terjangkau, pilihan menu yang beraneka, dan pembeli bebas mengambil sendiri lauk pauknya. Warung David tidak pernah menolak pembeli apabila ingin membeli nasi atau lauk saja. Pelanggan pun semakin banyak, bahkan dari luar kota seperti Mojokerto dan Pasuruan," ungkap Yekti.

Warung Lumintu awalnya hanya menghabiskan beras sebanyak 2 kilogram. Seiring dengan berjalannya waktu, warung ini semakin laris sehingga rata-rata sehari menghabiskan beras hingga 15 kilogram. Dengan semakin meningkatnya pelanggan, warung tersebut otomatis membutuhkan tambahan peralatan. David berkeinginan untuk memiliki kompor bros dua tungku. Kompor ini merupakan kompor gas khusus yang digunakan untuk usaha makanan. Api dari kompor tersebut memiliki api yang menyembur sehingga dapat mempercepat proses memasak sehingga mampu menangani pesanan dalam jumlah besar.

Melalui bantuan program Pemberdayaan UMKM Binaan Lazismu Kabupaten Sidoarjo. David mendapatkan bantuan dalam kategori Keluarga Disabilitas. Program ini merupakan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Bank Mega Syariah yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo.

"Dengan kondisi penglihatannya, David tetap semangat menjalankan bisnisnya. Setiap pukul tiga dini hari bersama anak pertamanya, ia kulakan ke pasar berjalan kaki dengan dituntun. Kebetulan jarak rumah dan pasar sekitar 500 meter," tutup Yekti.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
29 Mei 2024

KETUA BADAN PENGURUS LAZISMU PP MUHAMMADIYAH: SANTRI HARUS BISA BERDIASPORA

KABUPATEN TASIKMALAYA -- Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon yang terletak di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar Baitul Arqam Purnastudi. Baitul Arqam Purnastudi berlangsung selama tiga hari, terhitung dari tanggal 28-30 Mei 2024 di Gedung Al-Furqon Sport Center (ASC). Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tasikmalaya dan jajarannya serta para pengasuh dan ustadz-ustadzah pesantren Muhammadiyah Al-Furqon.

Berdasarkan surat yang dilayangkan kepada Lazismu, Baitul Arqam Purnastudi untuk para santri tersebut menghadirkan narasumber Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais. Mudir Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah, Uum Syarif Usman mengatakan, standar kompetensi santri yang ditetapkan tidak hanya diidentikkan sebagai seseorang yang menuntut ilmu di pesantren dan dianggap sebelah mata.

"Tetapi justru dengan bekal ilmu yang diperolehnya dari pesantren, santri bisa menjadi jauh lebih sukses daripada orang lain yang tidak pernah mengemban ilmu di pesantren," tutur Uum.

Dengan demikian, peserta dapat menghayati bahwa menjadi seorang santri adalah suatu kebanggaan yang bisa membawa kesuksesan di dunia dan akhirat. Indikator keberhasilannya setelah mengikuti Baitul Arqam Purnastudi ini adalah diharapkan santri dapat memahami perannya dalam kehidupan bangsa.

Di samping itu, sebagai indikator lainnya peserta menyadari bahwa sebagai warga negara yang sedang menjalankan misi menuntut ilmu adalah individu yang perannya sebagai aset berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, peserta dapat menjadi teladan sekaligus bisa mengisahkan kisah-kisah suksesnya yang dapat memberi inspirasi dalam kehidupan.

Yang paling penting adalah sambung Syarif Usman, setelah tamat dari pesantren dapat memanfaatkan keilmuannya. Tradisi yang pernah dilakukan di pesantren pun dapat menjadi keteladanan di dalam keluarga dan masyarakat.

Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais yang menyampaikan materi Diaspora Santri dalam Kehidupan Bangsa, mengingatkan bahwa fungsi dan peran santri dalam kehidupan bangsa adalah penting. "Sebagai santri sejatinya harus bangga. Banyak kisah yang sudah ditorehkan oleh para santri sehingga menjadi teladan sukses, khususnya di lingkungan Muhammadiyah," paparnya.

Dalam pesannya, Rais juga mengajak para santri jika lulus dari pesantren dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. "Santri bisa berdiapsora menuntut ilmu, baik di dalam dan di luar negeri, dan bisa memberikan sumbangsihnya terhadap Muhammadiyah," kata peraih gelar master Hubungan Internasional University of Melbourne ini.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
29 Mei 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross