Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Meriahkan Hari Bermuhammadiyah, Lazismu Banjarbaru Sediakan 600 Baksomu Gratis

KALIMANTAN SELATAN -- Lazismu Banjarbaru menggelar aksi bagi-bagi bakso gratis dalam gelaran Hari Bermuhammadiyah Banjarbaru sekaligus peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Al-Istiqomah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Minggu (7/7/2024).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lazismu Banjarbaru ini merupakan kegiatan perdana, dengan mengambil nama "BaksoMu".

"BaksoMU" juga didukung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarbaru dan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kota Banjarbaru.

Staf eksekutif Lazismu Banjarbaru, Tito Dwi Wirawan, menuturkan "BaksoMu" dibagi gratis kepada warga Muhammadiyah yang datang di Hari Bermuhammadiyah, daging dari "BaksoMu" ini merupakan hasil dari daging kurban yang lalu, disimpan didalam lemari pendingin, digiling dan dijadikan bakso.

"Warga Muhammadiyah bisa datang ke halaman parkir Masjid Al-Istiqomah, dan bisa mendatangi stand "BaksoMu", bakso dibagikan gratis cukup bayar pakai doa," ungkapnya.

"Alhamdulillah, warga Muhammadiyah sangat antusias sekali mengambil bakso yang sudah disajikan oleh ibu-ibu 'Aisyiyah Banjarbaru," tambahnya

Dalam waktu 3 jam, "BaksoMu" sebanyak 600 porsi ludes diserbu warga Muhammadiyah, tidak sedikit yang meminta tambahan bakso hingga beberapa porsi.

"Semoga dengan pertama kali BaksoMu ini, kedepan BaksoMu bisa kembali hadir dalam gelaran-gelaran Acara Muhammadiyah lainnya, karena antusias terhadap BaksoMu sangat bagus". Harapnya.

Salah Satu pengurus Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Banjarbaru selatan, Lisna datang ke Acara Hari Bermuhammadiyah untuk mengikuti rangkaian acara, terutama membantu stand-stand yang diadakan oleh panitia.

"Alhamdulillah, kegiatan hari ini sangat meriah didukung dengan cuaca yang cerah, semoga acara ini cerah dengan kegiatan nya," ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya BaksoMu yang disediakan oleh panitia sangat pas sekali dengan kegiatan di pagi hari ini. Ia berharap semoga BaksoMu kembali hadir di kegiatan Muhammadiyah lainnya.

Kegiatan hari Bermuhammadiyah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan dan pengembangan masjid Al-Istiqomah ini dihadiri oleh Walikota Banjarbaru, H.M. Aditya Mufti Arifin, sekretaris wilayah Muhammadiyah Kalsel, Asrani dan seluruh pimpinan Muhammadiyah serta 'Aisyiyah Se-kota Banjarbaru.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Reviadi Savitri]

SELENGKAPNYA
22 Juli 2024

Edutabmu Kantongi Predikat Gold, Lazismu Raih Penghargaan Zakat Awards 2024 Kategori Program Pendidikan Skala Nasional

SUMATERA BARAT --- Suatu penghargaan dan apresiasi tinggi bagi organisasi pengelola zakat (OPZ) nasional yang melakukan inovasi program secara berkelanjutan dan sebagai ajang untuk saling memiliki inovasi program zakat yang berdampak, melibatkan amil dan pemangku kepentingan (stakeholders). Zakat Awards 2024 adalah momen yang paling dinanti oleh organisasi pengelola zakat.

Dalam musyawarah nasional Forum Zakat (FOZ) ke-X yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin di Istana Wapres Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2024), dan munasnya berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat pada Rabu, 17 Juli 2024, penganugerahan ini diberikan kepada organisasi pengelola zakat.  

Ada 150 lebih lembaga amil zakat (LAZ) yang hadir dan akan menerima penghargaan tersebut. Salah satunya adalah Lazismu. Pada munas kali ini, Lazismu kembali mendapatkan penghargaaan dari Forum Zakat melalui ajang Zakat Awards 2024. 

Ibnu Tsani, Direktur Utama Lazismu menjelaskan, penghargaan yang diterima oleh Lazismu diserahkan pada saat Pembukaan Munas Forum Zakat (FOZ) di Kota Padang, Rabu 17 Juli 2024. "Lazismu mendapatkan penghargaan predikat Gold Awards untuk kategori program pendidikan organisasi pengelola zakat skala nasional,” katanya.

Dalam keterangannya, Ibnu Tsani menambahkan, semoga melalui penghargaan ini bisa menjadi energi baru bagi Lazismu se- Indonesia untuk terus bergerak memanfaatkan dana zakat, infak, sedekah dan dana social keagamaan lainnya (ZISKA) untuk peningkatan kualitas sumber daya amil dan sektor pendidikan.

Ibnu juga mengatakan, Lazismu harus bisa membaca dan menjawab berbagai persoalan yang dihadapi oleh umat. Dana ZISKA merupakan  instrumen dalam mewujudkan sumber daya amil yang berkemajuan.

Mewakili Lazismu, Ibnu Tsani tak lupa mengucapkan terimakasih kepada sekolah, guru, siswa, dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada Enuma dan The Head Foundation Indonesia atas dukungannya yang selama ini telah dijalankan sebagai wujud sinergi kebajikan untuk inovasi sosial,” tutupnya.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
18 Juli 2024

Lazismu dan Baznas Sidoarjo Salurkan Program Bedah Rumah

SIDOARJO – Mahmudah (48) tak kuasa menahan haru. Saat kakinya melangkah ke teras rumah yang baru selesai dibangun oleh Lazismu dan Baznas Sidoarjo melalui program bedah rumah, ingatannya langsung tertuju pada impian suaminya untuk membangun rumah di tahun 2021.

Pasalnya, kala itu baru berwujud pondasi namun tak dapat diteruskan akibat suaminya berpulang terpapar Covid-19. “Tiga tahun lebih pondasi itu mangkrak. Sejak suami berpulang, saya sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik. Uangnya tidak cukup untuk meneruskan membangun rumah,” katanya.

Sebagai tulang punggung ketiga buah hatinya, kata Mahmudah, kedua anaknya harus tetap bersekolah. Sementara anak tertua sudah masuk ke jenjang kuliah.

Mahmudah mengaku pasrah, harapan untuk memiliki rumah sudah pupus. Sampai suatu ketika, ia disarankan tetangga yang aktif di muhammadiyah untuk mengajukan bantuan bedah rumah ke Lazismu, kenangnya mengisahkan awal pengajuan bantuan itu.

Lazismu Sidoarjo melalui Ketuanya, Hifni Solikhin, merespons surat pengajuan bantuan Mahmudah.  Diketahui, Mahmudah dan ketiga anaknya masih menumpang di rumah orangtuanya. Dengan pertimbangan itu, kata Hifni, survei kelayakan dilakukan Lazismu Sidoarjo agar program bedah rumah dapat dilakukan dan tepat sasaran.

“Lokasi rumah Mahmudah berada di tanah pekarangan di RT 02, RW 01, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo,” terangnya.  Betul ketika disurvei belum selesai masih berupa pondasi, pungkasnya.

Sampai pada suatu putusan untuk layak dibantu, Hifni mengabarkan bahwa program bedah rumah pelaksanaannya diperuntukkan bagi keluarga duafa. “Dalam aktivasinya Lazismu Sidoarjo bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Untuk kolaborasi tersebut, lanjut dia, skemanya berbagi biaya program antara Lazismu dan Baznas Kabupaten Sidoarjo. Tujuan program bedah rumah, kata dia, membantu memperbaiki atau merenovasi rumah agar layak huni.

Tepatnya, pada 4 Juli 2024, bantuan serah terima program bedah rumah dilakukan. Lazismu dan Baznas Sidoarjo menyerahkan kepada Mahmudah. Alhamdulillah proses pembangunan rumahnya selesai pada 15 Juli 2024. “Rumah itu sekarang menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni Mahmudah,” pungkasnya.

Wakil Ketua Baznas Sidoarjo, Achmad Saleh, menuturkan, kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas nilai manfaat kepada masyarakat. “Jangkauan bantuan yang tepat sasaran dipastikan benar-benar untuk mereka yang membutuhkan," tandasnya

Mahmudah mengucapkan terima kasih kepada Baznas Sidoarjo dan Lazismu yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Sekarang saya bisa tinggal di rumah yang nyaman dan tidak khawatir saat hujan datang," ujarnya.

 [Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti P]

SELENGKAPNYA
17 Juli 2024

Lazismu Salurkan 5 Ekor Kambing di Kampung Jampang, Bogor

BOGOR -- Hari ini setelah melaksanakan salat Idul Adha 1445 H, Lazismu melaksnakan penyembelihan hewan kurban di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (17/6/2024). Lokasi penyembelihan ditempatkan di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo.

Penanggung Jawab penyembelihan dan pendistrbusian hewan kurban Lazismu Pusat, Tatang Ruchyat mengatakan kerjasama penyaluran hewan kurban yang di sembelih bersama MBS Ki Bagus Hadikusumo sudah direncanakan sebelumnya dengan jumlah hewan kurban sebanyak 5 ekor kambing.

Bersama para pengasuh boarding school dan santriwan, kata Tatang, proses penyembelihan berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.30 WIB. “Meski MBS juga melaksanakan penyembelihan di lokasinya, kolaborasi program Qurbanmu Bahagiakan Sesama berjalan lancar, pungkasnya.   

Salah seorang santriwan bernama Noval mengaku merasa senang bisa berpartisipasi menlenggarakan penyembelihan hewan kurban bersama – sama. “Kami didampingi langsung oleh para ustadz bagaimana memperlakukan hewan kurban sebelum dan setelah disembelih,” uajrnya.

Sampai dengan pencacahan kata Noval, kami semua saling bergotong-royong. Di sana para santriwati dan ustadzah mencacah daging kambing yang sudah dipisahkan untuk dikumpulkan dalam suatu wadah tersendiri.

Panitia penyembelihan hewan kurban di MBS, Furqon menuturkan keterlibatan santriwan dan santriwati sebagai edukasi bagaimana nilai-nilai sosial dan kepedulian menjadi bagian pembelajaran yang penting di momentum Idul Adha.

“Sesuai rencana hewan kurban dari para pequrban yang mengamanahkan ke Lazismu daging kurbannya akan dibagikan ke warga yang ada di sekitar MBS,” tuturnya.

Khususnya warga yang sangat membutuhkan di tiga rukun tetangga yang berlokasi di Desa Jampang, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, tandasnya.

Yani salah seorang warga yang menerima manfaat dari program Qurbanmu, mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas daging kurban yang telah kami terima. Semoga Lazismu semakin sukses dan selalu menebar manfaat.    

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
17 Juli 2024

Maslahat Ternak Penggemukan Sapi Perah Bantuan LAZISMU – BPKH di Pasuruan

PASURUAN – Dia bernama Wahid. Seorang peternak sapi yang bergiat merawat sapi di kelompok ternak Dusun Gesing, yang terletak di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Sehari-hari Wahid dan kawan-kawannya mengelola peternakan mulai dari memberi makan, membersihkan kandang dan memantau tumbuh kembang serta kesehatan sapi. Ada 10 ekor sapi dilokasi peternakannya yang diperoleh dari bantuan kolaborasi program kemaslahatan BPKH dan Lazismu.

Dia juga berperan sebagai penanggung jawabnya. Menurut keterangan dari Muhammad Syaifuddin, Manajer Lazismu Kabupaten Pasuruan, Wahid adalah Sekretaris Kelompok Ternak Dusun Gesing yang didalamnya semua yang terlibat diorganisir dengan apik.

Rabu, 10 Juli yang lalu, Lazismu dan BPKH bertandang melihat kondisi sapi yang dikelola Wahid dan kawan-kawannya. Didampingi Syaifuddin, Manajer Kemitraan Lazismu Pusat Upik Rahmawati, Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Wilayah Jawa Timur, Aditio Yudono, kunjungan Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Erry Ahmad Sunandar dan Asisten Manajer Pencairan dan Pelaporan Program Kemaslahatan BPKH, Emy Charisma ingin memastikan perkembangan ternak sapi di Dusun Gesing yang berada di kawasan Tapal Kuda itu manfaatnya berdampak.

Syaifuddin kepada tim media Lazismu (15/7/2024), menjelaskan, bantuan program kemaslahatan BPKH sebenarnya tidak hanya di Dusun Gesing, tapi ada di daerah lain yaitu Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, dan Bromo II, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Untuk lokasi di Dusun Gesing sendiri, kata Syaifuddin, bantuan 10 ekor sapi itu diserahterimakan pada bulan Mei 2023. Jika dihitung sudah setahun lebih sampai bulan Juli 2024 program penggemukan sapi ini berjalan.

“Monitoring dan evaluasinya dilakukan bertahap. Dokter hewan dan petugas dinas peternakan rutin datang satu bulan sekali untuk memantau perkembangan dan kesehatan sapi,” jelasnya.

Jenis sapi di lokasi ternak Dusun Gesing terdiri dari 7 ekor sapi Simental (Gacoan) dan 3 ekor sapi Limosin. Semua sapi itu, lanjut Syaifuddin, berjenis kelamin betina. “rata-rata bobot sapinya sekitar 190-250 kilogram,” terangnya.

Sejak bantuan program kemaslahatan itulah sapi-sapi yang ada di sini bulan demi bulan mulai terlihat perkembangannya.  

Bahkan saat dilakukan monitoring-evaluasi pada 10 Juli 2024, kata Syaifuddin, dari 2 ekor sapi yang ada sudah melahirkan 2 ekor sapi. Sementara 5 ekor sapi lainnya yang sedang bunting 7 bulan dan 2 ekor sapi di usia bunting 4 bulan, diperkirakan pada Oktober nanti akan melahirkan lagi.

“Targetnya mudah-mudahan tercapai jika Oktober nanti 4 ekor sapi itu melahirkan, maka akan ada tambahan sapi yang semuanya menjadi 16 ekor sapi,” pungkas Syaifuddin dengan nada semringah.

Mengapa targetnya 16 ekor sapi? Syaifuddin menjelaskan bahwa kelahiran 4 ekor sapi lagi diperkirakan jatuh pada bulan September – Oktober. Dan kelompok ternak menargetkan di tahun depan menjadi 20 ekor sapi. Di tengah upaya itu, kelompok ternak juga sudah bisa membuat kosentrat dan probiotik sapi sendiri serta punya lahan pakan berjenis rumput.

Syukur Alhamdulillah dari program penggemukan sapi tersebut, sekarang 10 ekor sapi itu bobotnya mencapai 350 – 500 kilogram. “Semoga target kelompok ternak Dusun Gesing bisa dicapai dengan sukses,” ujarnya.

Di lokasi berbeda Syaifuddin menginformasikan ada 6 ekor sapi di Desa Ngembal Kecamatan Tutur. Di kecamatan yang sama khususnya di lokasi ternak Bromo II terdapat 5 ekor sapi.

Dalam perkembangannya kata dia, dalam proses peternakan ternyata penggemukan sapi tidak cocok di kawasan yang bersuhu dingin. Atas kondisi itu 1 ekor sapi di Desa Ngembal mati. Evaluasi dilakukan dan sebagai solusinya, dari 5 ekor sapi yang tersisa, 4 ekor sapi penggemukan ditukar dengan 4 ekor sapi perah agar lebih produktif. Sedang 1 ekor lagi berjenis sapi limosin.

Diperkirakan 7 bulan lagi sapi-sapi itu baru bisa diperah, katanya. Sedangkan di lokasi ternak Bromo II, awalnya ada 5 ekor sapi. Karena kondisi dingin yang tidak cocok untuk penggemukan, maka 1 ekor sapi dijual dan 4 ekor lagi ditukar dengan sapi perah.

Bobot keempat sapi itu sekitar 300 – 400 kilogram, katanya. Sebagai catatan sambungnya, bila dihitung nilai ekonominya bahwa sapi yang sudah dapat diperah  dan menghasilkan 1 ekor sapi sebanyak 10 liter susu/ hari, maka sapi yang bisa diperah ada 3 sapi, sehingga 1 hari mendapatkan 30 liter susu, maka harga jual susu per liter sebesar Rp 7.000, dan jika dihitung lagi maka 30 x 7000 menghasilkan Rp 210.000.

Wahid dan kawan-kawan berharap peternakan sapi ini bisa terus berkembang. Semoga hasilnya bisa dirasakan sebagai manfaat yang bernilai ekonomi. Dia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH atas bantuan program kemaslahatan ini.   

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
15 Juli 2024

Lazismu Salurkan Program UMKM Di Cilacap, Haryono Siap Berkeliling dengan Gerobak Jualan Batagor

CILACAP -- Kegagalan berbuah berkah, begitulah nasib yang dialami Haryono (61), pria paruh baya asal kota Cilacap. Sempat terpuruk berjualan batagor dan siomay milik orang lain. Lantas bekerja serabutan, hingga pertemuannya dengan Lazismu membuka asa baginya untuk menjemput impian.  

Haryono akhirnya bisa bernafas lega setelah menerima bantuan gerobak usaha dari Lazismu Cilacap pada pertengahan Juni lalu. Gerobak itu akan digunakan kembali berjualan batagor keliling.

Menurut cerita pria yang usianya sudah masuk lansia ini, dia sempat berjualan batagor dan siomay milik orang lain. Tapi nasib baik belum berpihak karena diberhentikan dari pekerjaan yang ditekuninya beberapa tahun terakhir.

“Saya harus menyambung hidup, pekerjaan apa pun yang ditawarkan orang lain saya lakukan dengan penghasilan tak jelas,” ungkapnya.

Pada Juni 2024, lanjut Haryono, Lazismu Cilacap memberikan bantuan program UMKM yang bekerjasama dengan BPRS Suriyah. “Bantuan itu sungguh sangat membantu kondisi ekonomi saya yang tak pasti,” paparnya.

Berbekal gerobak baru dan pengalaman berjualan batagor dan siomay, saya harus lebih giat bekerja dan optimis dalam menjemput rejeki, katanya.

Gerobak usaha merupakan salah satu upaya Lazismu Cilacap dalam menggerakkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk penerima manfaat.

“Gerobak usaha milik Haryono hasil sinergi Lazismu Cilacap dan BPRS Suriyah Cilacap yang sama-sama memiliki komitmen untuk mengangkat kehidupan para pelaku UMKM,” kata Manajer Lazismu Cilacap, Budi Santoso (15/7/2024).

Usaha baru Haryono ini diberi nama Batagor Al-Barokah. Dia berharap, gerobak barunya dapat membantu mencari rejeki yang halal seperti nama batagornya.

Saat dihubungi awak media Lazismu, Budi Santoso mengatakan Bapak Haryono mulai aktif berjualan sejak 30 Juni 2024. Alhamdulillah, untuk kesekian kalinya Lazismu Cilacap mendistribusikan pilar program ekonomi salah satunya program pemberdayaan UMKM.

Jika sobat Lazismu melihat gerobak Batagor Al- Barokah milik Bapak Haryono di seputaran Cilacap Kota, jangan lupa untuk mampir dan beli batagornya, terang Budi Santoso.

[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah/Riyanto E Saputro]

SELENGKAPNYA
15 Juli 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross