

KABUPATEN KEBUMEN -- Mengusung tema "Sinergi Majelis/Lembaga dan Ortom Muhammadiyah Kebumen untuk Penguatan Inovasi Sosial", Lazismu Kabupaten Kebumen sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Berbeda dengan sebelumnya, pelaksanaan agenda rutin tahunan tersebut kali ini bersamaan dengan Baitul Arqam yang dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Majelis, Lembaga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Ortom se-Kabupaten Kebumen.
Acara yang bertempat di Balai Hikmah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kutowinangun Kebumen ini dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah Dwi Swasana Ramadhan serta Ikhwanushoffa selaku Manajer Area Lazismu Wilayah Jawa Tengah. Selain itu juga turut hadir dalam acara ini Ketua PDM Kebumen H. Puji Handoko, serta jajaran Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kebumen.
Manajer Lazismu Kabupaten Kebumen, Sulis Rohmanto menyampaikan hasil audit Lazismu yang memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengengecualian (WTP) untuk tahun 2023. Penghimpunan Lazismu Kabupaten Kebumen mencapai 12 miliar rupiah pada tahun 2023, melebihi target awal sebesar 10 miliar rupiah. Ia juga berterima kasih kepada Kantor Layanan di bawah Lazismu Kabupaten Kebumen yang telah berkontribusi. "Untuk tahun 2024 Lazismu Kebumen menargetkan penghimpunan 15 miliar dengan harapan lebih cepat menuju SGDs," ujarnya.
Sementara itu, mewakili Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kebumen, Muslim Fikri menginginkan agar Rakerda ini menjadi momentum soliditas dan kreativitas amil dalam upaya penguatan sinergi dan inovasi sosial. "Semua capaian dan keberhasilan tahun sebelumnya menjadi dorongan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi dalam mendukung masyarakat dan memperkuat sinergi di Lazismu Kebumen," ungkapnya.
Kegiatan Rakerda Lazismu Kabupaten Kebumen tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu Rabu hingga Kamis (10-11/01). Predikat WTP berhasil diraih oleh Lazismu Kabupaten Kebumen setelah menjalani audit oleh Kantor Akuntan Publik Abdul Hamid dan Rekan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN SIDOARJO -- Senyum merekah terpancar dari wajah Ujianto. Kini ia dapat kembali menyambung hidup dengan berjualan buah keliling, sebuah pekerjaan yang biasa dilakoninya tersebut. Bantuan satu unit sepeda motor dan modal usaha telah diterimanya dari Lazismu Kabupaten Sidoarjo.
Aktivis Pemuda Muhammadiyah berusia 35 tahun ini sebelumnya mengalami kecelakaan tabrak lari. Malang baginya, sepeda motornya rusak sehingga ia tidak lagi bisa berjualan. Untuk membantu agar ia bisa kembali mengais rezeki sebagai penjual buah keliling, Lazismu Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan dari program Pemberdayaan UMKM untuk kategori Entrepreneur Muda. Program ini merupakan kolaborasi Lazismu Kabupaten Sidoarjo dan Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Bank Mega Syariah.
Bantuan ini diusulkan oleh Galih Pribadi, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur karena mengetahui Ujianto sudah beberapa bulan tidak berjualan. Ia menceritakan, Ujianto sebelumnya sempat terjerat utang. Namun masalah tersebut telah diselesaikan.
"Ujianto adalah anggota Pemuda Muhammadiyah yang dulu rumahnya di Wonoayu, 2 tahun ini pindah ke Tarik. Ia terjerat utang di salah satu bank. Akhirnya didampingi oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dibantu menyelesaikan dengan skema rumah yang di Wonoayu dijual untuk menutup hutang-hutangnya lalu hijrah ke Tarik dan membeli rumah sederhana sehingga bisa memulai hidup baru dengan tetap berjualan buah. Dua tahun menempati rumah di Tarik ternyata dapat cobaan kecelakaan," ungkap Galih.
Ujianto sudah menjalani usaha berjualan buah kelliling selama tujuh tahun. Biasanya ia berangkat dari rumah untuk belanja buah selepas subuh kemudian berkeliling hingga pukul 4 sore. Buah-buah tersebut dijajakan di kawasan Kecamatan Wonoayu, sekitar 5 kilometer dari rumahnya. Saat ditemui tim Lazismu di rumahnya pada Rabu (07/02), ayah dengan 2 anak yang masih duduk di kelas 1 SMA dan kelas 6 Sekolah Dasar ini menceritakan awal mula musibah yang menimpanya.
"Ketika keliling berjualan buah, sepeda motor saya ditabrak lari, sehingga rusak tidak bisa digunakan berjualan lagi. Modal untuk kulakan buah juga habis untuk berobat. Tiga bulan tidak bekerja karena masa penyembuhan," tutur Ujianto bercerita.
Buah yang dijualnya mengikuti musim yang ada. Keuntungannya digunakan untuk keperluan sehari-hari. "Biasanya saya berjualan buah yang sedang musim. Kadang melon, semangka, atau mangga. Rata-rata setiap hari bisa untung berkisar antara 100 ribu, kadang 60 ribu," imbuhnya.
Awalnya Lazismu Kabupaten Sidoarjo akan memberikan bantuan berupa biaya perbaikan atau servis sepeda motor agar bisa dipakai berjualan kembali. Namun setelah dilakukan survei, ternyata kondisi sepeda motor milik Ujianto mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan biaya perbaikannya cukup mahal. Akhirnya pihak Lazismu Kabupaten Sidoarjo memutuskan untuk membelikan sepeda motor agar bisa membantu Ujianto berjualan buah keliling lagi.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

KOTA YOGYAKARTA -- Komitmen dalam mengawal isu kesehatan bagi warga di wilayah DI Yogyakarta terus dilakukan oleh Lazismu. Salah satu program yang aktif dijalankan adalah End TB (Tuberkulosis). Program ini berupa pengobatan dan pendampingan bagi pasien TB serta masyarakat yang berisiko tertular tuberkulosis. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi Lazismu dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah DI Yogyakarta agar dapat memperluas cakupan manfaat program tersebut.
Salah satu penerima manfaat program End TB, Pardjiyono kini telah sembuh total dari penyakit tuberkulosis sejak November 2023. Kesembuhan ini bisa dicapainya berkat kedisiplinan menjaga konsumsi obat sesuai dengan arahan dokter. Pardjiyono tinggal di Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.
Pada Sabtu (20/01), Lazismu Wilayah DI Yogyakarta bersama Majelis Kesehatan Aisyiyah (MKA) Cabang Pakem, Sleman yang diwakili Ismiyati serta perwakilan Puskesmas Pakem, Sri Baita berkesempatan mengunjungi kediaman Pardjiyono. Dalam kesempatan ini, penyaluran paket bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) yang sehat dan bernutrisi diberikan kepada Pardjiyono. Paket bantuan yang berisi sembako serta vitamin ini diharapkan dapat menjadi nutrisi tambahan untuk mendorong pemulihan kesehatan Pardjiyono serta mencegah kemungkinan kambuh.
Mewakili Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Harira Irba menyampaikan harapan dan doa untuk kesehatan Pardjiyono serta manfaat dari program End TB tersebut. "Semoga melalui program ini Bapak Pardjiyono dapat terbantu dalam proses pemulihan kesehatan, dan juga semoga program ini dapat terus berjalan dan menyebarkan kebermanfaatannya bagi para pengidap hingga penyintas TB di wilayah DI Yogyakarta," harapnya.
Kedatangan ini pun disambut gembira oleh Pardjiyono. Harapan serta ucapan terima kasih ia sampaikan atas bantuan yang telah diberikan oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. "Semoga ke depan tidak ada lagi yang terkena TB, cukup saya saja yang terakhir. Terima kasih Lazismu yang sudah membantu nutrisi untuk saya konsumsi setiap hari. Mudah-mudahan saya tambah sehat dan kuat, pulih seperti dahulu. Aamiin," pungkasnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA YOGYAKARTA -- Prestasi ditorehkan oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta yang berhasil meraih berbagai penghargaan dalam rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat tahun 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama DI Yogyakarta di Ross In Hotel pada Rabu (31/01). 47 Lembaga Amil Zakat (LAZ) di antaranya 6 BAZNAS tingkat provinsi dan kabupaten serta 41 LAZ yang ada di wilayah DI Yogyakarta mengikuti kegiatan ini.
H. Nurhuda mewakili Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama DI Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan agar Badan Amil Zakat (BAZ) dan LAZ dapat bersinergi dan saling meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) dengan cara menjaga akuntabilitasnya. "Pengelolaan ZIS-DSKL harus sesuai prinsip 3A (Aman regulasi, Aman Syar'i, Aman NKRI)," ujarnya.
Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Kemeterian Agama RI, Ahmad Syauqi yang menjadi narasumber menyampaikan pentingnya audit syariah dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai. "Bahwa kegiatan pengelolaan zakat telah dilaksanakan dengan tolak ukur yang ditetapkan secara efektif dan efisien," ungkapnya.
Ke depan lembaga zakat didorong untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas layanan dalam pengelolaan zakat, terkhusus pada aspek teknis, administrasi, dan keuangan maka akan diberlakukan akreditasi lembaga zakat. Selain Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah, kegiatan ini juga diiringi dengan pemberian berbagai penghargaan untuk BAZ dan LAZ yang berprestasi pada tahun 2023.
Lazismu Wilayah DI Yogyakarta meraih peghargaan pada LAZ Tingkat Provinsi Terbaik kategori Kenaikan ZSI-DSKL Tertinggi tahun 2022-2023. Selain Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Lazismu Kabupaten Sleman dan Lazismu Kabupaten Bantul juga meraih penghargaan yang sama pada LAZ tingkat kabupaten. Pada kesempatan ini Lazismu Wilayah DI Yogyakarta juga meraih penghargaan LAZ Terbaik Tingkat Provinsi pada kategori Capaian Infak tertinggi untuk Palestina.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Eka Yuhendri menyampaikan terima kasih kepada warga persyarikatan dan masyarakat atas kepercayaan yang telah diberikan kepada pihaknya. "Terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama DI Yogyakarta atas penghargaan yang diberikan kepada Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. Tentu penghargaan ini ditujukan kepada Lazismu secara keseluruhan," sebutnya.
Penghargaan ini, lanjut Eka, merupakan hasil kerja keras seluruh amil yang ada di mulai dari kantor layanan, daerah, hingga wilayah di DI Yogyakarta. "Semoga ke depan semakin solid dan banyak memberikan program-program yang bermanfaat dan maslahat untuk masyarakat di DI Yogyakarta. Aamiin," pungkasnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

MESIR -- Angka kematian terus meningkat akibat serangan yang menimpa Palestina. Kondisi ini diikuti dengan stok bahan pangan dan minuman yang semakin menipis dan tidak memadai. Akibatnya, banyak warga Palestina harus mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak layak, sehingga mengakibatkan sakit bahkan sampai meninggal. Selain itu, fasilitas kesehatan yang tidak memadai semakin memperburuk keadaan di sana.
Muhammadiyah melalui Lazismu kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Bantuan ini sebelumnya dipersiapkan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir dan Kantor Layanan (KL) Lazismu PCIM Mesir bersama mitra yaitu Gazze Destek Derneği (GDD). GDD memiliki gudang untuk kemanusiaan yang berada di Kota Obour, Kairo, Mesir.
Kepala KL Lazismu PCIM Mesir, Muhamad Khairul Hakim menyebutkan, bantuan berupa Medical Truck ini mengangkut obat-obatan untuk mencukupi kebutuhan medis di Palestina. Proses pengemasan dan bongkar muat bantuan tersebut diawasi dan dilakukan langsung oleh tim PCIM dan KL Lazismu PCIM Mesir. Tim ini terdiri amil KL Lazismu PCIM Mesir yaitu Kepala KL Lazismu PCIM Mesir Muhamad Khairul Hakim, Staf Keuangan Salila Ardiyah, Staf Humas M. Aslam Islami serta Ida Nur Lailatul Maulidah. Sementara perwakilan PCIM Mesir adalah M. Hatta Imaduddin selaku bidang media dan penanggung jawab gudang GDD dihadiri oleh Ust. Ya'kub.
"Proses loading mulai pukul 14.00 CLT (waktu setempat) kemudian berangkat pukul 17.30 CLT. Bantuan rencana akan diterima oleh The Palestine Red Crescent Society (PRCS) atau Bulan Sabit Merah Palestina," ungkap Khairul.
Proses memuat bantuan medis berupa obat-obatan ke dalam kontainer sekaligus pemberangkatan kontainer menuju Rafah ini berlangsung pada Ahad (11/02). Khairul kemudian merinci, paket obat-obatan yang dikirimkan meliputi 16.000 buah wideprex, 9.640 buah corvizim, 350 buah metronidazole, dan 5.017 buah sunnyfungal. Bantuan ini berasal dari donasi yang dihimpun melalui Lazismu.
"Kami perwakilan dari tim Lazismu Mesir dan PCIM Mesir mengucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Muhammadiyah Aid yang sudah memercayakan kami sebagai tim lapangan dalam mengawal jalannya bantuan yang akan dikirimkan ke Palestina. Kami merasa sangat senang dan bangga karena antusias warga Muhammadiyah kepada warga Palestina sangat tinggi," terang Khairul.
Selama bertugas, Khairul mengaku bahwa tim Lazismu dan PCIM Mesir mendapatkan banyak pelajaran dalam mengawal amanah bantuan dari rakyat Indonesia. Bantuan ini merupakan cerminan kepedulian masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Muhammadiyah. "Banyak pelajaran yang kami dapat selama terjun di lapangan dalam mengawal bantuan, rasa senang dan syukur yang senantiasa terucap melihat betapa besarnya bantuan dan kepedulian masyarakat Indonesia untuk Palestina khususnya Muhammadiyah. Semoga Muhammadiyah selalu eksis dalam mengawal bantuan untuk saudara-saudara kita yang ada di Palestina," harapnya.
Mewakili GDD yang merupakan mitra Lazismu di Mesir, Ustadz Ya'kub menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah menginisiasi pengiriman bantuan ke Palestina. "Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Muhammadiyah yang turut eksis selalu dalam mengirimkan bantuan ke Palestina, khususnya pada hari ini saya merasa senang karena paket bantuan medis dari Muhammadiyah akan diberangkatkan dari Kota Obour, Kairo, Mesir menuju Rafah. Semoga bantuan ini sampai dengan cepat dan tepat, dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada segenap donatur Muhammadiyah dan kita doakan bersama semoga menjadi amal jariyah di hari akhir nanti," ujarnya.
Tim PCIM dan KL Lazismu PCIM Mesir terus melakukan komunikasi dengan untuk memastikan bantuan tersebut aman selama perjalanan dan tiba di perbatasan Rafah dengan selamat. Rombongan truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan ini berjumlah 3 unit, salah satunya membawa bantuan dari Lazismu. Diperkirakan bantuan akan sampai di tujuan sekitar 5-7 hari ke depan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Muhamad Khairul Hakim]

KOTA PEKANBARU -- Lazismu Kota Pekanbaru bersama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Riau bergerak menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Kawasan ini terdampak banjir akibat Sungai Siak kembali meluap dan mengakibatkan daerah di sekitarnya kembali mengalami bencana banjir. Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai merupakan salah satu daerah yang berdampingan dengan Sungai Siak.
Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo saat penyaluran bantuan yang berlangsung pada Rabu (07/02) menyebutkan, bantuan yang diberikan adalah berupa paket sembako. "Alhamdulillah, hari ini kita Lazismu Pekanbaru bersama LAZ yang bergabung dalam FOZ Riau menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir di Jalan Nelayan," ujarnya.
Agung berharap agar bencana banjir bisa segera berakhir. Selama ini, aktivitas masyarakat cukup terganggu dalam mencari rezeki. "Kita berharap agar musibah ini bisa segera selesai, masyarakat bisa beraktivitas normal kembali tanpa khawatir akan terjadi luapan sungai Siak lagi. Tetap berdoa memohon kepada Allah dan bersabar menghadapi kondisi ini," pesannya.
Sementara itu, Camat Rumbai Kota Pekanbaru, Vemi Herliza mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Lazismu kepada warga terdampak banjir. "Kami mengucapkan terima kasih banyak sudah berkenan hadir berempati terhadap warga kami. Saat ini berapa pun kami terima karena memang kalau pemerintah tidak sanggup sendiri jadi butuh dukungan kawan-kawan, para donatur untuk bisa mengurangi beban masyarakat," ungkapnya.
Vemi pun meminta dukungan dari semua kalangan untuk membantu warga yang terdampak banjir serta berharap agar bencana ini cepat berakhir sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. "Besar harapan kami semua dukungan, semua ikhitar ini, selesai banjirnya dengan cepat, balik beraktivitas seperti biasanya, karena memang kondisi alam saat ini tidak bisa diprediksi," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

