

MESIR -- Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 18 dari Jakarta, EMT Muhammadiyah tiba di Bandara Internasional Kairo, Mesir pada Rabu (24/01) pukul 10.20 waktu setempat. Kedatangan EMT Muhammadiyah sebagai tim awal (Advance) ini disambut oleh pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir. Khairul Hakim, pengurus PCIM Mesir yang memimpin penjemputan menuturkan, kedatangan EMT Muhammadiyah sudah dinanti sejak beberapa hari lalu.
"Kami sudah menanti kedatangan Tim Advance EMT Muhammadiyah sejak beberapa hari lalu. Kedatangan tim ini sungguh menggembirakan bagi kami karena reputasinya dalam berbagai respon bencana di luar negeri," ujar Khairul.
Sebelum tiba di Mesir, Advance EMT Muhammadiyah telah beberapa kali melakukan komunikasi dengan PCIM Mesir. Hal ini untuk mempermudah tugas yang akan dijalankan. "Selama ini kami hanya bisa berkomunikasi secara online dan baru kali ini bisa bertemu langsung dengan personel Tim Advance," sambung Khairul.
Tim selanjutnya dibawa ke gedung Markaz Dakwah PCIM Mesir di kawasan Al Asherah Nasr City. Tempat ini merupakan wadah aktivitas pengurus PCIM sejak tahun 2018 yang lalu. "Markaz Dakwah PCIM Mesir ini diresmikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. pada waktu itu, tepatnya pada tanggal 5 April 2018," terangnya sambil menunjukkan plakat peresmian yang terpasang di ruang tengah.
Setelah melepas lelah, Advance EMT Muhammadiyah melakukan pertemuan dengan pengurus PCIM Mesir bersama 10 mahasiswa Muhammadiyah yang sedang menempuh pendidikan di Al-Azhar. Ketua PCIM Mesir, Hidanul Achwan menceritakan sejarah panjang gedung yang dijadikan Markaz Dakwah ini. "Alhamdulillah sejak awal kami terlibat dalam proses pembangunan gedung ini sehingga kami bisa membagi ruangan lebih proporsional untuk ruang tamu, ruang pertemuan, ruang menginap pengelola gedung, bahkan kami juga mempunyai kamar yang disewakan untuk homestay. Dari hasil sewa ini dapat kami gunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan PCIM," tutur Hidan, panggilan akrab lelaki yang sudah tinggal di Mesir selama 7 tahun ini.
Pertemuan ini kemudian membahas rencana perjalanan Advance EMT Muhammadiyah bersama PCIM Mesir yang akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Naibul Umam, Koordinator Advance EMT Muhammadiyah banyak mendapatkan masukan serta saran dari PCIM Mesir. "Sebelumnya kami telah menyusun rencana perjalanan dan kesempatan kali ini bisa kami gunakan untuk mendetailkan tahapan pertemuan dengan beberapa pihak," ungkap Umam.
Selama 9 hari ke depan, Advance EMT Muhammadiyah didampingi PCIM Mesir akan melakukan kunjungan pertemuan dengan beberapa pihak, antara lain Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kementerian Kesehatan Mesir, Palang Merah Mesir, Rumah Sakit Palestina, gudang logistik bantuan untuk Palestina, serta perwakilan WHO. "Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada Mas Hidan dan kawan-kawan PCIM Mesir yang secara khusus telah menetapkan tim untuk memperlancar tugas ini," ucapnya.
Tujuan utama tugas Advance EMT Muhammadiyah adalah untuk memastikan rencana pendirian rumah sakit lapangan. Dengan menjalin koordinasi bersama berbagai pihak, tim ini dapat membangun kesepahaman dan rencana yang lebih teknis untuk keperluan pendirian rumah sakit lapangan, termasuk menetapkan lokasi representatif yang aman. Advance EMT Muhammadiyah mendapatkan dukungan sepenuhnya oleh Lazismu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional terus melakukan respons kedaruratan atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Melalui Muhammadiyah Aid dan kolaborasi lintas lembaga yang didukung oleh lembaga kemanusiaan lokal di Palestina, bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia dipastikan terus disalurkan dan diterima dengan baik oleh para penerima manfaat.
Selain menyalurkan bantuan makanan dan kesehatan, Muhammadiyah Aid dengan dukungan penuh dari Lazismu juga menurunkan tim awal untuk layanan darurat kesehatan. Emergency Medical Team atau EMT akan bertugas melakukan 'assessment' dan melakukan koordinasi dengan WHO di Palestina. EMT Muhammadiyah rencananya akan berada di Palestina bersama WHO selama 7 hari. Dengan demikian, misi kemanusiaan ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dalam rangka memberikan bantuan dan pelayanan kepada warga di Gaza.
EMT Muhammadiyah tersebut secara resmi dilepas oleh Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat pada Selasa (23/01). Hilman berharap agar peran penting dan strategis EMT Muhammadiyah di Palestina dapat memberikan dampak dalam kerja-kerja kemanusiaan yang akan berkolaborasi dengan banyak pemangku kepentingan.
"Ini merupakan kesempatan tim persyarikatan dalam mempersiapkan penyampaian bantuan masyarakat Indonesia secara langsung. Kita ikhtiarkan agar upaya masyarakat Indonesia mengumpulkan dana untuk masyarakat Palestina bisa tersampaikan secara cepat dan efektif," harap Hilman.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional, Syafiq A. Mughni menyampaikan bahwa keberangkatan EMT Muhammadiyah tahap awal ini untuk menjalankan misi kemanusiaan dalam rangka menjalankan amanah dari rakyat Indonesia untuk menolong korban krisis kemanusiaan di Gaza. Di dalam lingkup persyarikatan, selain didukung oleh Lazismu, EMT Muhammadiyah juga berada dalam koordinasi Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
"Saat ini, kita melihat tim respons untuk membantu saudara kita. Inilah yang menjadi titik besar dari kerja MDMC, EMT, Lazismu, dan lain sebagainya," tutur Syafiq.
Penyaluran bantuan kemanusiaan dari Lazismu untuk warga Palestina bukan merupakan hal yang baru. H. Ahmad Imam Mujadid Rais selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah menjelaskan, distribusi bantuan telah disalurkan sejak tahun 2018. Keberadaan EMT Muhammadiyah akan menjadi salah satu wujud kepedulian Muhammadiyah kepada rakyat Palestina.
"Mewakili Lazismu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memercayakan amanahnya kepada Lazismu. Untuk itu, dengan diutusnya EMT Muhammadiyah bisa memberikan informasi berharga dan hasilnya dapat menjadi catatan serta masukan dalam melakukan respons-respons bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina selanjutnya," sebut Rais.
Jumlah relawan kemanusiaan yang tergabung dalam EMT Muhammadiyah, lanjut Rais, sebanyak 5 personel. Mereka terdiri dari Naibul Umam Eko Sakti yang menjadi Team Leader, Tri Yunanto Arliono sebagai dokter layanan kesehatan, Safety and Security Officer (SSO) Wahyu Pristiawan Buntoro, Huda Khoirun Nahar selaku logistik, dan Gunawan Hidayat bertindak sebagai perwakilan Lazismu yang akan turut serta melakukan koordinasi di lapangan.
Tindakan Israel dalam menduduki Palestina terus berlangsung. Terakhir, upaya tersebut dimulai pada 7 Oktober 2023 yang menelan banyak korban terutama warga sipil. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina berdasarkan data per Januari 2024, sedikitnya 24.762 warga Palestina meninggal dunia. Sekitar 70 persen dari mereka dilaporkan terdiri dari perempuan dan anak-anak. Sementara itu, 62.108 warga Palestina lainnya dilaporkan terluka.
Bahkan dalam laporan Office for the Coordination of Humanitarian Affairs menyebutkan, sebanyak 355 warga Palestina termasuk 90 anak-anak terbunuh di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur dalam rentang 7 Oktober 2023 hingga 17 Januari 2024. Sampai dengan 19 Januari 2024 tercatat 1,7 juta pengungsi berlindung di tempat penampungan darurat yang ditangani The United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) dan penampungan umum, serta tempat-tempat informal. Karena situasi keamanan dan upaya evakuasi, maka para pengungsi terus memperoleh layanan dan perlindungan kendati harus menempati lokasi penampungan yang sangat padat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN DEMAK -- Sebagai bentuk pelaporan terhadap hasil penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola, Lazismu Kabupaten Demak menggelar kegiatan tahunan berupa "Gathering Muzakki, Munfik, dan Donatur". Acara ini berlangsung di Aula SMK Pondok Pesantren Darussalam Demak, Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan ini merupakan wadah sosialisasi untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam akan pentingnya ZIS tersebut.
Ikhwanushoffa selaku Manajer Area Lazismu Wilayah Jawa Tengah menyampaikan materi yang memberikan pemahaman mendalam mengenai peran ZIS dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sambutannya ia mengingatkan kembali dengan mengutip Al-Qur'an surat Al-Ma'un. "Dalam Al-Qur'an surat Al-Ma'un kita diajarkan untuk tidak bersikap kasar kepada anak yatim, selalu membantu fakir miskin, dan menjauhi perilaku riya saat memberikan donasi, zakat, atau infak," tegasnya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, para peserta mendengarkan dengan antusias materi yang disampaikan. Muzakki, munfik, dan donatur berkesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam memberikan bantuan kepada sesama. Hal ini menciptakan atmosfer kekeluargaan dan solidaritas yang menjadi landasan utama dari kegiatan ini.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah laporan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS. Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Demak, Dwi Yulianto Mustikoaji mengapresiasi para muzakki, munfik, dan donatur dalam rangka meningkatkan transparansi. "Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan dukungan dari para muzakki, munfik, dan donatur. Dana yang terkumpul telah disalurkan dengan tepat sasaran untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," jelasnya dalam kegiatan yang berlangsung pada Ahad (07/01).
Sementara itu, mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Demak, H. Suyitno menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kesadaran terhadap tanggung jawab sosial. "Gathering ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, tetapi sebuah wadah untuk membangun komitmen bersama dalam menunaikan kewajiban sosial kita sebagai umat muslim. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya sebagai amalan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada sesama," ungkapnya.
Pada kesempatan ini Lazismu Kabupaten Demak juga menggelar pameran program-program sosial yang telah dilaksanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih nyata kepada para muzakki dan donatur mengenai dampak positif yang telah dicapai melalui kontribusi mereka. Para peserta pun berkesampatan untuk saling berbagi pengalaman dan motivasi dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan PDM Kabupaten Demak H. Suyitno, Manajer Area Lazismu Wilayah Jawa Tengah Ikhwanushoffa, dan Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Demak Dwi Yulianto Mustikoaji. Sekitar 100 muzakki, munfik, dan donatur Lazismu Kabupaten Demak juga turut berhadir dalam kegiatan ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PEKANBARU -- Warga terdampak banjir di kawasan Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru mendapatkan bantuan dari Lazismu. Penyaluran bantuan berlangsung pada Senin (22/01) di Masjid Nurul Jannah yang terletak di Jalan Utama, Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Bantuan ini terdiri dari 100 kg beras, 10 rak telur dan 1 karton sarden yang akan dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan logistik dapur umum.
Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang dapat didistribusikan oleh pihaknya tersebut. "Alhamdulillah hari ini kita bisa mendukung untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menyalurkan bahan makanan beras, telur, untuk posko dapur umum yang didirikan masyarakat," ujarnya.
Harapannya, lanjut Agung, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka yang terdampak banjir. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memercayakan bantuan melalui Lazismu Kota Pekanbaru. "Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kesusahan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kebanjiran. Terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuannya melalui Lazismu Pekanbaru," ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Dapur Umum, Eva mengatakan, terdapat sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir. Dengan demikian kebutuhan konsumsi beras setiap hari mencapai 20 kg. "Ada 250 KK yang terdampak banjir. Jadi untuk kebutuhan konsumsi berasnya untuk sekali makan ada 10 kg, jadi 2 kali di siang dan malam hari membutuhkan 20 kg beras per hari," terang Eva.
Bantuan yang diberikan oleh Lazismu Kota Pekanbaru ini mendapatkan apresiasi dari Selamat selaku Ketua 02 Sri Meranti, Kecamatan Rumbai. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian Lazismu Kota Pekanbaru dengan adanya bantuan sembako dan juga lauk pauk untuk masyarakat terdampak banjir.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Mudah-mudahan ini penuh berkah dan kami yang menerima bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik, apalagi dalam keadaan darurat seperti saat ini," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN SRAGEN -- Program Kampung Berkemajuan Tahan Banting (Ketahanan Pangan Bandeng Taqwa Pecing) diluncurkan pada Sabtu (06/01) di Masjid Taqwa Pecing. Kegiatan ini merupakan inisiasi program pemberdayaan sosial untuk meningkatkan perekonomian oleh Masjid Taqwa Pecing dan Lazismu Kabupaten Sragen melalui inovasi produk olahan bandeng yang melibatkan ibu-ibu di Kampung Pecing.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sragen, Kepala Kantor Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen, Kepala Kantor Kelurahan Sragen Wetan, serta Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sragen. Tidak ketinggalan 80 peserta dari berbagai lapisan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini.
Ketua PDM Kabupaten Sragen, K.H. Ali Rosyidhi memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan oleh warga Kampung Pecing dalam menginisiasi Program Tahan Banting ini. "Dengan harapan program ini bisa memperkuat ekonomi warga Kampung Pecing," ujarnya.
Ucapan terima kasih diberikan oleh Supono selaku Takmir Masjid Taqwa Pecing kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Program Tahan Banting di kampung ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Tahan Banting," ucapnya.
Sementara itu, Dyah Nur Laily Fathonah yang bertindak sebagai narasumber menyampaikan pemikiran mendalam mengenai perlunya memberikan ruang, kesempatan, dan akses yang lebih luas bagi perempuan. Pemilik Rumah Makan Dapur Lely ini mengingatkan, perempuan dapat membantu menuntaskan permasalahan di masyarakat.
"Perkembangan dan tuntutan zaman semakin pesat. Karena itulah perempuan perlu diberikan ruang, kesempatan, dan akses untuk berdaya sehingga dapat membantu dalam menuntaskan isu-isu yang tengah terjadi di masyarakat," ungkap Laily.
Terakhir, Laily berharap agar program ini dapat diminati oleh masyarakat. "Selamat berjuang dan semoga Program Tahan Banting ini sukses dan diminati semua kalangan masyarakat," tutupnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN WONOSOBO -- Asosiasi Aren Nusantara atau dikenal dengan Aren bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliwiro melakukan aksi penanaman pohon di Kabupaten Wonosobo. Aksi bertajuk "Seremoni Penanaman 2000 Pohon Aren Program Konservasi Lahan Kritis" yang mendapatkan dukungan penuh dari Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lazismu Wilayah Jawa Tengah, dan Lazismu Kabupaten Wonosobo ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pada program konservasi lahan kritis di daerah tersebut. Program ini telah dimulai sejak bulan November 2023 hingga Maret 2024 nanti yang dirancang sebagai program Pilar Lingkungan Lazismu.
Pada acara penanaman pohon di lapangan Surya Muda Selomanik, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo yang berlangsung Ahad (21/01), Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, K.H. Tafsir mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan di tempat asal tumbuhnya aren. Namun seiring dengan banyaknya penebangan aren untuk diambil sagunya dan tidak dilakukan penanaman kembali maka terjadilah disharmoni atau ketidakselarasan. Hal ini memicu terjadinya bencana alam.
"Filosofinya mestinya tebang satu tanam satu. Tapi kita tebang habis tanpa menanam. Itulah terjadi disharmoni. Maka kemarau mudah kering, musim hujan mudah banjir, dan longsor. Itu adalah bagian dari disharmoni," terang Tafsir.
Para penerima manfaat melakukan tahapan penanaman pohon secara simultan pada program konservasi lahan kritis di daerah ini. Dua ribu batang bibit pohon aren yang telah dibagikan akan ditanam di lahan yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Wadas Lintang dan Kaliwiro. Tujuannya adalah untuk pelestarian lingkungan akibat terjadinya krisis di kedua kecamatan ini, yaitu kelangkaan air saat musim kemarau dan potensi terjadinya tanah longsor kala musim hujan.
Lebih jauh, Tafsir mengucapkan terima kasih dan selamat kepada PCM Kaliwiro, PDM Wonosobo, Komunitas Aren, dan Lazismu yang telah menanam kembali pohon-pohon aren di kawasan tersebut. Ini merupakan ikhtiar untuk mengembalikan alam agar kembali harmonis. "Tidak hanya sekadar untuk menjaga lindungan tetapi juga punya nilai ekonomi, sehingga aren punya nilai ekologis dan ekonomis, juga sebenarnya punya makna teologis. Mudah-mudahan pohon aren yang kita tanam akan tumbuh subur dan bermanfaat untuk semuanya," harapnya.
Acara ini dirancang untuk menciptakan kesadaran masyarakat, mengampanyekan langkah-langkah konservasi serta memberikan motivasi agar aktif berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan. Melalui Seremoni Penanaman 2000 Pohon Aren Program Konservasi Lahan Kritis ini masyarakat diharapkan dapat merasakan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan sehingga tercipta keberlanjutan dan kelestarian lahan untuk generasi mendatang.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

