

KABUPATEN BELITUNG -- Dalam rangka memeriahkan Milad ke-111 Muhammadiyan, Lazismu Kabupaten Belitung menggelar acara Khitanan Ceria di Panti LKSA Muhammadiyah Putra. Khitanan massal gratis ini dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Belitung H. Erli Pranajaya, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Belitung Agus Sulistiadi, serta perwakilan Dinas Sosial, Rofridawati.
Sekretaris PDM Belitung, H. Erli Pranajaya menggarisbawahi peran Muhammadiyah dalam memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Belitung. Menurutnya, salah satu contohnya adalah melalui kegiatan Khitanan Ceria yang didukung oleh Lazismu Kabupaten Belitung ini.
Senada, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Belitung, Agus Sulistiadi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan inisiatif perdana yang dilakukan oleh pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bentuknya adalah khitanan gratis yang diberikan kepada warga kurang mampu di Kabupaten Belitung. "Harapannya, respons positif dari masyarakat akan mendorong pelaksanaan program serupa dengan kuota lebih besar pada tahun-tahun mendatang," ujarnya dalam sambutan acara yang berlangsung Rabu (03/01) ini.
Sementara itu, Rofridawati mewakili Dinas Sosial sangat mengapresisasi kegiatan khitanan massal ini. Ia pun mengucapkan terima kasih karena dengan menjadi mitra Lazismu dengan turut ikut serta membantu masyarakat Belitung yang kurang mampu melalui khitanan ini.
31 anak menjalani proses khitanan yang dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Belitung ini. Mereka juga mendapatkan bingkisan yang berisi sarung, peci, kalender, dan baju muslim. Tidak hanya menjadi momentum perayaan Milad ke-111 Muhammadiyah, acara ini juga menjadi simbol kepedulian Lazismu Kabupaten Belitung dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak yang kurang mampu di Pulau Belitung.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN KERINCI -- Ratusan rumah warga di hilir sungai Batang Merao yang melintasi Kecamatan Siulak, Air Hangat, Air Hangat Barat, Depati VII, dan Sitinjau Laut terendam banjir pada awal tahun ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci merinci, 1633 rumah terdampak dengan adanya banjir ini. Akibatnya, 5134 jiwa atau 2639 Kepala Keluarga pun harus mengungsi.
Keadaan ini segera direspons oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kerinci. Melalui Lazismu dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), bantuan kemanusiaan pun disalurkan kepada warga terdampak banjir pada Selasa (02/01). Bantuan berupa sembako tersebut dibagikan langsung melalui Posko Bencana Banjir yang ada di Desa Koto Dua Lama Kecamatan Air Hangat dan Desa Lubuk Suli Kecamatan Depati VII, Koto Cayo Kecamatan Air Hangat Barat, dan Desa Koto Lebuh Tinggi di Kecamatan Siulak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kerinci, Dedi Andrizal menyampaikan terima kasih kepada PDM Kerinci yang telah cepat dan tanggap melalui Lazismu untuk membantu para penyintas banjir yang ada di Kabupaten Kerinci. Ucapan terima kasih ini disambut baik oleh perwakilan Lazismu Kabupaten Kerinci, Igo Hermawan. Ia mengatakan bahwa bantuan melalui Lazismu ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian Muhammadiyah atas musibah banjir yang menimpa warga di daerah tersebut.
"Melalui penghimpunan yang dilakukan oleh Lazismu Kerinci, kami menyalurkan bantuan sesuai assessment yang telah kami lakukan. Kebutuhan prioritas seperti sembako dan makanan bagi masyarakat. Semoga bermanfaat bagi masyarakat terdampak dan menjadi ladang amal bagi donatur dan relawan, barakallah," ungkap Dedi.
Kondisi banjir di Desa Lubuk Suli Kecamatan Depati VII mengakibatkan ruas jalan Penghubung ke desa sekitar masih tergenang. Salah satu aksesnya adalah dengan menggunakan perahu karet.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN SUMEDANG -- Jajaran Muhammadiyah Jawa Barat berkomitmen untuk cepat tanggap dalam melayani warga yang sedang terdampak musibah gempa bumi di Kabupaten Sumedang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Ahmad Dahlan saat meninjau Pos Koordinasi Muhammadiyah di Kabupaten Sumedang pada Selasa (02/01). Kunjungan ini juga dalam rangka menyerahkan bantuan kepada para penyintas.
"Tim dari Lembaga Resilensi Bencana, kita lebih akrab nyebutnya MDMC, dan Lazismu Jawa Barat sangat cepat bergerak, memberikan layanan terbaik pada korban bencana. Kami tentu sangat berterima kasih kepada tim dan terus mendukung berbagai kebutuhan di lapangan," ujar Ahmad Dahlan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumedang, Dadang Setiawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWM Jawa Barat yang cepat tanggap terhadap bencana yang terjadi. "Kami sangat berterima kasih kepada Ketua PWM Jawa Barat yang telah hadir membersamai kami di daerah untuk meninjau langsung dampak gempa di Sumedang. Jujur saja, sampai hari ini kami masih merasakan kekhawatiran karena gempa yang masih terasa. Terima kasih juga atas kehadiran MDMC dan Lazismu Jawa Barat membersamai kami di sini dalam melakukan pendampingan," ungkapnya.
Sementara itu, PDM Cirebon melalui Lazismu memberikan bantuan berupa uang tunai dan empal gentong kemasan sebanyak lima dus. Bantuan dengan nilai total 5 juta rupiah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Cirebon, Mohamad Ranudin kepada Ketua PDM Sumedang. "Kami mengajak para dermawan untuk mengulurkan tangan guna membantu mereka yang terdampak bencana gempa bumi Sumedang. Lazismu sudah menyiapkan kemudahan untuk berdonasi melalui beragam kanal atau bisa langsung ke kantor Lazismu," ucap Ranudin.
Para relawan Muhammadiyah di bawah koordinasi MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) sudah bersiaga sejak Minggu malam, beberapa jam sejak kejadian gempa yang melanda Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. Selain mendirikan Pos Koordinasi Muhammadiyah di Klinik ‘Aisyiyah Sumedang, MDMC juga melakukan respons cepat, antara lain kaji cepat dampak bencana, pemasangan tenda komunal, serta pendirian tenda darurat untuk warga terdampak.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN SLEMAN -- Awal tahun 2024 ditandai dengan penyelenggaraan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. Acara ini berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya, Jalan Kaliurang Km 12,5 Klidon, Kabupaten Sleman pada Jumat-Sabtu (05-06/01) yang diikuti oleh para pengurus Lazismu Wilayah, Daerah, dan Kantor Layanan (KL) se-DI Yogyakarta serta perwakilan majelis, lembaga, dan ortom tingkat wilayah. Rakerwil Lazismu DI Yogyakarta 2024 ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta yaitu Wakil Ketua Ariswan dan Sekretaris Arif Jamali Muis.
Dalam sambutannya, Arif Jamali Muis mengingatkan agar kegiatan ini dapat memberikan dorongan sehingga menghasilkan manfaat yang besar. Hal ini bercermin pada apa yang telah dilakukan oleh pendiri Muhammadiyah. Oleh karena itu, kolaborasi pun harus terus dijalin oleh Lazismu.
"Rakerwil Lazismu DI Yogyakarta 2024 harus mampu mendorong model pemberdayaan masyarakat yang progresif atau berkemajuan dan inovatif sehingga memberikan manfaat besar bagi penerima manfaat sebagaimana ide, gagasan, dan rintisan K.H. Ahmad Dahlan. Lazismu merupakan gerakan otentik dan organiknya Muhammadiyah yang terus berkhidmat untuk menyejahterakan masyarakat secara luas," tutur Arif yang membuka kegiatan ini.
Lebih lanjut, Arif mengingatkan bahwa Lazismu harus terus meningkatkan semangat gerakan kolaborasi dan sinergi. Keduanya dilakukan baik secara internal di persyarikatan maupun eksternal bersama lembaga dan instansi terkait.
Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais mengungkapkan, upaya membangun pranata sosial Muhammadiyah yang berkemajuan dilakukan dengan melakukan inovasi sosial yang menjadi realitas objektif di suatu daerah. "Salah satunya yaitu dengan mendorong anak-anak kita sejak dini untuk menunaikan zakat, meningkatkan ghiroh ibadah, amal, dan zakat. Tujuan Lazismu yaitu untuk meningkatkan dampak kemaslahatan yang lebih luas," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Jefreey Farhana menyampaikan bahwa tema yang diusung kali ini adalah "Kolaborasi Majelis/Lembaga dan Penguatan Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDGs". "Rakerwil menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi Lazismu se-DI Yogyakarta dengan majelis, lembaga, ortom melalui pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan, sosial, ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan," jelasnya.
Sebagai seremonial pembukaan Rakerwil 2024, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta menyerahkan bantuan dana kemanusiaan yang dihimpun untuk Palestina senilai Rp. 7.578.031.817,- kepada Lazismu PP Muhammadiyah. Penghimpunan ini dilakukan oleh seluruh kantor Lazismu yang ada di DI Yogyakarta, mulai dari tingkat wilayah, daerah, hingga KL.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN ROKAN HULU -- Curah hujan tinggi yang terjadi di Riau menyebabkan air sungai meluap. Dampaknya adalah banjir menggenangi beberapa kabupaten. Di Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat melaporkan bahwa banjir terjadi di beberapa kecamatan.
Lazismu Wilayah Riau kemudian merespons dengan bergerak menghimpun dana dan menyalurkan bantuan melalui Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) guna membantu para penyintas banjir di Kabupaten Rokan Hulu. Daerah ini dipilih lantaran mengalami dampak serius dibandingkan titik lainnya. Selain itu, kaji cepat juga dilakukan di Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar pada Rabu (03/01) dengan melibatkan relawan Muhammadiyah yang terdiri dari Mapala dan mahasiswa UMRI, serta Lazismu Kota Pekanbaru.
Di Kabupaten Kampar, kaji cepat dilakukan di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar. Meski air telah dilaporkan surut, namun terdapat amal usaha Muhammadiyah yang masih terendam banjir yaitu TK ABA. Layanan kesehatan dibutuhkan di titik ini untuk membantu warga pasca banjir.
Sementara itu di Kabupaten Rokan Hulu, tim relawan Muhammadiyah langsung memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak. 21 warga Muhammadiyah mendapatkan bantuan berdasarkan data yang diberikan oleh PDM Rokan Hulu. Lazismu Wilayah Riau menyiapkan bantuan berupa beras sebanyak 125 kg dan 24 kaleng RendangMu untuk para penerima manfaat.
Syaiful selaku Ketua MDMC Rokan Hulu menyebutkan, banjir di Kecamatan Rambah terjadi sejak 28 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Dengan surutnya air, masyarakat saat ini sudah mulai bergotong royong melakukan pembersihan rumah. "Saat ini kondisi air mulai surut namun masyarakat juga belum bisa beraktivitas seperti biasanya. Alhamdulillah BPBD dan Dinas Sosial sudah mendirikan posko dan dapur umum. Bantuan mulai berdatangan dan hari ini juga dari Lazismu dan MDMC sudah ikut serta membantu masyarakat Rohul," terangnya.
Koordinasi dan kolaborasi, lanjut Syaiful, terus dilakukan dengan posko BPBD dan dapur umum untuk menyalurkan bantuan dan memberikan pertolongan kepada para penyintas banjir. Masyarakat kini membutuhkan bantuan kesehatan pasca banjir untuk mencegah adanya penyakit kulit dan diare.
Ketua Lazismu Wilayah Riau, Paiman Sanen menyebutkan, aksi ini merupakan bentuk gerak cepat Lazismu dan MDMC untuk membantu masyarakat Riau yang terdampak banjir. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau, terutama yang sudah saling membantu mengumpulkan dana untuk penyintas banjir. "Ini merupakan langkah awal. Semoga ke depannya banyak lagi yang terlibat, baik dari warga persyarikatan atau masyarakat umum serta amal usaha Muhammadiyah di seluruh Riau dan juga banyak relawan Muhammadiyah yang membantu meringankan kebencanaan di Riau ini," ungkapnya.
Berdasarkan informasi terkini dari BPBD setempat, banjir masih terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, seperti di kecamatan Kunto Darussalam, Bonai, dan Darambah Hilir. Beberapa kecamatan ini berada di hilir sungai Rokan sehingga debit air masih tinggi, ditambah hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BATANG -- TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kasepuhan Batang merupakan salah satu sekolah yang menjalin kerja sama dengan Lazismu Kabupaten Batang dalam rangka menanamkan kepedulian dan semangat berbagi sejak dini kepada para peserta didik. Program pendidikan karakter yang meliputi nilai-nilai agama, sosial, dan moral ini sudah berjalan lebih dari 2 bulan. Lazismu pun memfasilitasi melalui program Filantropis Cilik.
Jumat (05/01) Lazismu Kabupaten Batang membuka hasil dari program Filantropis berupa celengan ini. 111 siswa yang terbagi dalam 5 kelas turut berpartisipasi. Pembukaan kaleng ini merupakan yang perdana sejak program ini dijalankan.
Kepala TK ABA Kasepuhan Batang, Inayatul Afiyani mengungkapkan harapannya atas program Lazismu ini. "Ini bagian dari sekolah dalam mendidik anak sebagai bekal agar mempunyai empati terhadap lingkungan sekitar. Semoga hasil infak bisa bermanfaat bagi sekolah dan anak-anak. Kami berharap orang tua juga lebih giat dalam mendidik anaknya melalui program Filatropis Cilik tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, Sarif Khiftanul Bakhri selaku Manajer Lazismu Kabupaten Batang menjelaskan, program ini tidak semata-mata hanya sekadar penghimpunan, namun untuk menumbuhkan kebiasaan berbagi di kalangan anak-anak. Ia berharap kelak akan muncul filantropis-filantropis cilik baru.
"Filantropis Cilik merupakan program unggulan yang digagas oleh Lazismu Pusat dengan tujuan utama bukan untuk melihat nominal penghimpunan. Namun, lebih jauh dari itu secara filosofis adalah melahirkan filantropis-filantropis cilik baru, para insan yang sadar sedari dini. Sekecil apapun, kebaikan tetaplah sebuah kebaikan dan apabila dipupuk terus menumbuhkan kebiasan berbagi yang positif dan kebaikan tersebut tumbuh terus hingga tak terhingga," ujar Sarif.
Selain itu, hasil dari Filantropis Cilik tersebut nantinya akan dituangkan melalui program program yang berkolaborasi dengan sekolah. Di antaranya adalah program parenting, peningkatan kapasitas sumber daya pendidik, serta berbagai program lainnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Irfan Fambudi]

