Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

MELALUI DUA PILAR, LAZISMU TEBAR KEBAIKAN DI KAPUAS

KABUPATEN KAPUAS -- Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah kembali menyalurkan dana bantuan untuk pendidikan. Kali ini bantuan tersebut diberikan kepada SMP Muhammadiyah C-4 Dadahup yang berada di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manajer Area Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah, Kurniawan pada Ahad (07/01) di sekolah tersebut.

Bantuan di bawah Pilar Pendidikan Lazismu ini berupa School Kit kepada para peserta didik dan uang tunai untuk para guru melalui program Peduli Guru. Tidak hanya itu, Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah juga memberikan bantuan tambahan modal bagi kantin sekolah. Bantuan ini berasal dari program Pemberdayaan UMKM yang ada di bawah Pilar Ekonomi Lazismu.

Manajer Area Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah, Kurniawan menyebutkan, bantuan Pilar Pendidikan Lazismu menjadi prioritas untuk disalurkan. Pihaknya pun telah menyiapkan dana cukup besar untuk menjalankan program-program di bawah pilar tersebut. "Kami telah mengalokasikan sejumlah dana yang tidak sedikit khusus untuk Pilar Pendidikan, seperti program Beasiswa Mentari, School Kit, dan Peduli Guru," ungkapnya.

Muhammad Fitriani selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah merincikan bahwa telah banyak bantuan yang disalurkan oleh pihaknya melalui ketiga program tersebut. "Dari ketiga program pada Pilar Pendidikan itu kami telah menyalurkan kepada ratusan penerima manfaat atau lebih kurang 181 orang, ditambah bantuan UMKM guna penambahan modal kantin sekolah dengan penerima 2 sekolah. Terima kasih para donatur Lazismu, semoga Lazismu Kalimantan Tengah menjadi bagian anda sekalian dalam semangat berderma," terangnya.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah C-4 Dadahup, Slamet menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah, baik untuk para pendidik maupun kepada peserta didik. "Mudah-mudahan berkah dan menambah semangat, khususnya untuk peserta didik dan belajar lebih semangat lagi," ujarnya.

Meski lokasi SMP Muhammadiyah C-4 Dadahup cukup jauh dan melalui medan yang tidak mudah, penyaluran bantuan menjadi wujud komitmen Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan. Selain ke lokasi tersebut, Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah juga menyerahkan bantuan ke sekolah lain yang ada di Kabupaten Kapuas.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
12 Januari 2024

PEDULI WARGA DHUAFA DI KOTA PALEMBANG, LAZISMU BAGIKAN BERAS

KOTA PALEMBANG -- Warga dhuafa di Kota Palembang terus mendapatkan perhatian dari Lazismu. Lembaga Amil Zakat milik Muhammadiyah ini kembali membagikan beras sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang tidak mampu. 300 warga dhuafa yang tersebar di berbagai kecamatan masing-masing mendapatkan beras sebanyak 5 kilogram.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Palembang, Kiagus M. Fahmi menyampaikan bahwa penyaluran beras merupakan salah satu program rutin yang dijalankan oleh pihaknya. Hal ini dilakukan untuk membantu warga dhuafa di kota tersebut. "Ini adalah penyaluran dari program Sedekah Subuh yang kita peruntukkan menjadi bantuan beras bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.

Program Sedekah Beras, sambung Fahmi merupakan salah satu program unggulan Lazismu Kota Palembang. "Melalui program ini, kami ingin membantu warga dhuafa yang membutuhkan beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," sebutnya.

Fahmi mengajak masyarakat untuk turut serta berkontribusi dalam program Sedekah Beras. Masyarakat dapat menyalurkan sedekah berasnya melalui rekening Lazismu Kota Palembang atau dapat datang langsung ke kantor yang terletak di Gedung Dakwah Komplek Perguruan Muhammadiyah Palembang Balayudha. "Kami mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam program sedekah beras ini. Dengan bersedekah, kita dapat membantu sesama yang membutuhkan. Jangan lupa bisa follow Instagram Lazismu Palembang agar bisa melihat info-info lainnya," imbuh Fahmi yang juga merupakan guru di SD Muhammadiyah ini.

Salah satu penerima manfaat program Sedekah Beras Lazismu Kota Palembang, Siti mengaku sangat bersyukur atas bantuan beras yang diterimanya. Perempuan berusia 50 tahun ini mengatakan bahwa bantuan beras sangat berarti bagi dirinya dan keluarga. "Saya sangat bersyukur atas bantuan beras dari Lazismu Palembang. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga," ujarnya.

Distribusi beras dilakukan secara langsung oleh amil Lazismu Kota Palembang kepada warga dhuafa yang telah terdata. Para penerima manfaat dari program Sedekah Beras antara lain tukang sapu jalan, tukang parkir, warga dhuafa di sekitar wilayah ranting Muhammadiyah, pedagang kecil, marbot masjid, serta santri penghafal Al-Qur'an yang merupakan yatim dhuafa.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Andi Wijaya]

SELENGKAPNYA
11 Januari 2024

LAZISMU DAN BANK MEGA SYARIAH BANTU UMKM PENYANDANG DISABILITAS

KABUPATEN SIDOARJO -- Keterbatasan fisik tidak menjadi halangan bagi Choirul Huda dalam beraktivitas. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, lelaki berusia 35 tahun ini berjualan pulsa, sebuah usaha yang telah ditekuninya selama 8 tahun. Usaha tersebut kini mendapatkan kesempatan untuk lebih berkembang melalui program Pemberdayaan UMKM yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo. Program ini merupakan kolaborasi Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Bank Mega Syariah.

Saat amil Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Yekti Pitoyo menyambangi rumah Choirul yang terletak di Jati Kalang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (09/01), ia pun banyak bercerita. Menurutnya, sejak lahir ia memiliki tulang kaki dan tangan yang tidak bisa tumbuh secara normal. Malang, ia hanya bisa duduk karena kesulitan untuk berjalan. Namun demikian, anak kedua dari 3 bersaudara ini tetap bersyukur atas kehidupan yang dijalaninya.

"Saya tetap bersyukur memiliki kondisi tubuh seperti ini, semua sudah ketetapan Allah. Dulu saya sempat sekolah sampai kelas 5 Madrasah Ibditaiyah, kemana-mana diantar oleh ibu, berangkat ngaji dan sekolah diantar jemput digendong. Sebetulnya ibu pengin saya sekolah terus, tapi saya kasihan ibu yang kemana-mana mengendong saya. Karena hanya ibu saya yang bisa menemani. Kalau orang lain dengan kondisi fisik saya seperti ini, takut tidak bisa mengendong, malah jatuh," ungkap Choirul.

Keberadaan sang ibu menjadi suntikan penyemangat tersendiri bagi Choirul. Ia pun berjuang keras agar tidak bergantung dengan orang lain, terutama dalam menjalani hidup. "Saya beruntung memiliki ibu yang penuh kasih sayang merawat saya. Sebagai anak laki-laki, saya juga ingin mandiri, ingin punya penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup agar tidak tergantung pada orang lain. Apalagi sejak bapak meninggal 6 tahun lalu," tuturnya.

Seiring dengan perkembangan waktu mendorong pergeseran dalam menjalankan usaha. Hal ini pun diakui oleh Choirul sebagai pelaku UMKM yang berjualan pulsa. Ia harus menyesuaikan diri dengan perubahan, namun masih terkendala modal.

"Dulu awal berjualan pulsa eletronik lumayan hasilnya, bisa untung sampai rata-rata 50 ribu per hari. Sekarang jarang orang beli pulsa, hanya yang memiliki handphone jadul dan orang-orang desa yang masih beli pulsa, yang hanya bisa dipakai SMS dan telepon. Dengan model handphone Android seperti saat ini, jarang yang beli pulsa, tapi beli paket data. Nah ini yang menjadi kendala saya. Untuk jualan paket data membutuhkan modal yang cukup banyak dan harus punya stok untuk perputaran dari beberapa jenis penyedia layanan data seluler. Tapi usaha ini tetap saya telateni untuk berjualan pulsa eletrik, dan berharap punya modal bisa jualan paket data," terang Choirul.

Bantuan yang diberikan oleh Lazismu kategori UMKM Disabilitas ini sangat berarti bagi Choirul untuk meningkatkan usahanya. Ia pun mengucapkan syukur sembari berharap agar apa yang digelutinya dapat terus berkembang. "Alhamdulillah, Lazismu Sidoarjo memberikan bantuan modal usaha ini. Semoga menambah semangat saya untuk mengembangkan usaha jualan pulsa dan paket data," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
11 Januari 2024

JAGA KEKOMPAKAN, KUNCI KEBERHASILAN LAZISMU DI SIDOARJO

KOTA SURABAYA -- 2 penghargaan diraih oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo dalam rangkaian Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Wilayah Jawa Timur yang berlangsung pada Sabtu-Ahad (06-07/01) di Suit Hotel, Surabaya. Penghargaan Lazismu Jawa Timur Award ini terdiri dari kategori Pendistribusian dan Pendayagunaan Kreatif dan Inovatif Bidang Sosial Dakwah Terbaik melalui program Pembangunan Mushola di Daerah Terpencil, serta Bidang Ekonomi melalui program Pemberdayaan UMKM Disabilitas serta WarungMu.

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Achmad Solichul Amin mengungkapkan, penghargaan ini merupakan kado bagi seluruh tim yang telah bekerja penuh keikhlasan, baik Badan Pengurus maupun Eksekutif Lazismu Kabupaten Sidoarjo. Komunikasi dengan menyamakan visi dan misi pun menjadi kunci keberhasilan.

"Alhamdulillah atas penghargaan ini. Kami sebagai Badan Pengurus yang belum genap satu tahun sejak pengukuhan pada bulan Juni tahun lalu berusaha untuk melakukan berbagai pembenahan. Sebagai pengurus baru yang diberi amanah untuk mengelola Lazismu bersama tim berusaha mencari ide kreatif untuk memberikan pelayanan terbaik baik bagi muzakki maupun mustahik, dengan berkomunikasi dan menyamakan visi dan misi dengan Eksekutif," ungkap Achmad Solichul Amin.

Sebagai pengurus, lanjut Achmad Solichul Amin, pihaknya membuka ruang kreativitas seluas-luasnya pada setiap amil maupun eksekutif agar aktif memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan bersama. "Dengan kerja sama tim dan selalu belajar dan tidak puas dengan apa yang sudah kami terima hari ini, InsyaAllah akan memberikan semangat untuk bekerja dalam menjalankan amanah mengelola lembaga zakat. Semoga Lazismu Sidoarjo bisa turut berkontribusi mewujudkan tema Rakerwil yaitu Penguatan Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDGs. Dengan menjaga kekompakan tim, baik dari unsur Badan Pengurus maupun Badan Eksekutif," harapnya.

Menurut Achmad Solichul Amin, dengan adanya kekompakan tim, program yang dijalankan pun dapat berdampak, terukur, dan berkelanjutan. Lazismu juga dapat memberikan tawaran solusi baru dalam mengatasi masalah sosial secara lebih efektif dan efisien melalui inovasi sosial. Dengan implementasi konsep inovasi sosial diharapkan bisa menjawab berbagai permasalahan sosial masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

"Salah satu upaya dalam mendorong terjadinya inovasi sosial, Lazismu Sidoarjo membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari majelis, lembaga, ortom, cabang maupun ranting, serta amal usaha di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah," tutup Achmad Solichul Amin.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
10 Januari 2024

HIMPAUDI AMANAHKAN BANTUAN SENILAI 400 JUTA RUPIAH UNTUK PALESTINA MELALUI LAZISMU

JAKARTA -- Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia atau HIMPAUDI menyerahakan dana kemanusiaan untuk Palestina kepada Lazismu Pimpinan Pusat. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di kantor Lazismu PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat. Perwakilan HIMPAUDI dihadiri oleh Ketua Umum PP Betti Nuraini, Ketua PP Emmy Zam-Zam, Ketua PW Jawa Tengah Rusmanto, serta Sekretaris PW Jawa Tengah Rinto. Sementara Lazismu dihadiri oleh Direktur Utama Edi Suryanto, Direktur Fundraising dan Kerja Sama Edi Muktiono, serta Manajer Fundraising dan Kerja Sama Konvensional M. Adi Rosyadi.

Ketua Umum PP HIMPAUDI, Betti Nuraini menyampaikan, dari ratusan ribu anggota, sebagian besar masih bergaji sangat minim. Namun yang luar biasa adalah kepedulian para guru ini terhadap penderitaan rakyat Palestina. "Karena kasih sayang mereka kepada anak-anak kita di Palestina, mereka menyisihkan uang yang mereka miliki. Harapannya agar bisa sampai kepada anak-anak yang mengalami kesulitan dan kekerasan," ujarnya saat penyerahan yang berlangsung Kamis (04/01).

Menurutnya, nilai yang berhasil dihimpun sangat fantastis, mengingat keterbatasan penghasilan guru-guru tersebut. Dana kemanusiaan yang dihimpun mencapai lebih kurang 1,1 miliar rupiah, 400 juta rupiah untuk disalurkan melalui Lazismu. Dipilihnya Lazismu sebagai lembaga penyalur bukan tanpa alasan, pihaknya meyakini bahwa Lazismu mampu untuk menyampaikan amanah bantuan ini hingga sampai kepada anak-anak di Palestina.

Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Suryanto memuji kepedulian guru-guru yang bernaung di bawah HIMPAUDI kepada rakyat Palestina. Ia menjelaskan, pengelolaan dana kemanusiaan untuk Palestina dilakukan satu pintu melalui Muhammadiyah Aid yang memberikan respons terhadap aksi kemanusiaan internasional.

"Kita juga memiliki program untuk Rohingya, dan terakhir kemarin di Turki, Maroko, dan lain sebagainya," terangnya.

Selain itu, lanjut Edi, Muhammadiyah juga menjalin kerja sama dengan mitra-mitra lokal di Palestina. Dengan demikian, bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan efisien sehingga bisa menjangkau warga yang terdampak di sana. "InsyaAllah titipan amanah dari HIMPAUDI ini akan segera kami salurkan," sebutnya.

Terakhir, Edi pun berharap agar kerja sama serupa dapat dilakukan untuk masa-masa mendatang. Terlebih Lazismu sudah menjalankan berbagai program pemberdayaan di Palestina, bahkan sebelum konflik terjadi. "Ada banyak hal dan program-program yang bisa kita kerjasamakan ke depannya," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
10 Januari 2024

LAZISMU AJAK PELAKU UMKM AGAR KREATIF DALAM PEMASARAN

KABUPATEN SIDOARJO -- "Belajarlah strategi pemasaran dari pedagang buah, orang Madura," seru Adit Hanata Putra. Kalimat ini terlontar saat Tyaswati yang sehari-hari berjualan soto menanyakan tentang bagaimana agar menarik orang untuk datang membeli. Sontak, jawaban ini membuat 40 orang yang memadati ruang rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo tertawa.

Mereka semua sedang mengikuti "Pelatihan Kewirausahaan dan Bantuan Modal Usaha Tahap 2" yang selenggarakan oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Bank Mega Syariah. Para peserta terpilih menjadi penerima manfaat program Pemberdayaan UMKM Lazismu.

"Lho kan betul, jenengan (anda) bisa lihat di pinggir jalan ada tulisan dijual 5 ribu per kilo. Di situ ada tumpukan buah-buah yang besar dan ranum, sangat menarik pengendara yang lewat. Ternyata setelah berhenti untuk berniat membeli, harga 5 ribu itu buah-buahan yang sudah layu, bukan yang dipajang. Akhirnya pasti membeli kalau tidak membeli juga malu, sudah berhenti. Itulah salah satu strategi mendatangkan pelanggan. Jadi jangan kalah, harus sekreatif mungkin promosi ketika berjualan agar menarik pembeli," lanjut Adit yang menjabat Wakil Ketua Badan Pengurus Bidang Fundrasing dan Kerja Sama Lazismu Kabupaten Sidoarjo yang didapuk jadi pemateri pada pelatihan ini.

Adit kemudian menyampaikan strategi untuk pengembangan pemasaran bagi pelaku usaha yang dapat dilakukan melalui jejaring penjualan secara daring. Metodenya adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti Whatsapp, Facebook, Instragram, Tiktok, maupun platfom digital seperti Shopee, Tokopedia, atau GoFood. Selain itu ia juga memetakan potensi jejaring pasar sesama peserta pelatihan.

Pada sesi tanya jawab pelatihan yang berlangsung Jumat (29/12), Adit menemukan bahwa para pelaku usaha bidang makanan yang hadir saat pelatihan ini sebagian besar belum memiliki sertifikat halal. Hal ini akan menjadi program pendampingan selanjutnya. "InsyaAllah pendampingan penerima manfaat ini akan ada keberlanjutan, akan ada kelas untuk pendampingan sertifikat halal bagi pelaku usaha bidang makanan dan pelatihan penguatan jejaring pasar melalui digital marketing. Doakan banyak donasi masuk ke Lazismu, agar program ini bisa berjalan," imbuhnya.

Sementara itu, Hifni Solikhin selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sidorjo menyampaikan pesan kepada para peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan bantuan modal usaha, baik berupa alat usaha maupun uang dengan penuh kesungguhan serta bisa menjaga amanah yang diberikan. "Program bantuan ini berawal baik, maka harus berakhir dengan kebaikan. Niatkan berbisnis untuk mencari rezeki halal agar meningkatkan kesejahteran keluarga," tegasnya.

Hifni pun mengingatkan melalui Al-Qur'an surah At-Talaq ayat 2-3 agar para pelaku usaha terus meningkatkan ketakwaan sehingga memperoleh rezeki dan keberkahan. Dengan bertakwa, Allah pun menjamin rezeki kita. "Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya diberi-Nya kelapangan dan diberi-Nya rezeki yang tidak diduga-duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya dijamin-Nya. Sesungguhnya Allah sangat tegas dalam perintah-Nya dan Dialah yang mentakdirkan segala sesuatu," pungkas Hifni.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
9 Januari 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross