Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

MARBOT MASJID TERIMA BANTUAN ROMBONG BANK MEGA SYARIAH DAN LAZISMU

KABUPATEN SIDOARJO -- 9 tahun Muhammad Yusuf menjalani profesi sebagai marbot masjid. Pekerjaan ini ia lakoni di Masjid Sholahudin, Perum Puri Surya Jaya, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Dengan sepenuh hati, ayah dengan 2 anak ini menjaga kondisi masjid agar selalu bersih, nyaman, dan aman untuk dipergunakan sebagai tempat beribadah. Marbot masjid adalah orang yang bertanggung jawab untuk hal-hal tersebut.

"Saya sudah menjalani tugas kebersihan di Masjid Sholahudin ini sejak anak saya masih duduk di Sekolah Dasar. Sekarang yang pertama sudah kerja dan yang kedua masih kuliah semester satu di kampus swasta di Sidoarjo. Tak terasa sudah sekitar 9 tahun saya menjalani tugas untuk membersihkan masjid, mengepel seluruh ruangan, membersihkan karpet, menyapu halaman, juga merawat peralatan kebersihan, seperti sapu, pel, dan pembersih lainnya," ungkap Yusuf.

Selain bertugas sebagai marbot masjid, Yusuf juga berjualan es tebu dengan dibantu oleh istrinya. Lapak miliknya tersebut berada di sebelah masjid. Dengan lapak ini, ia dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga biaya pendidikan anak-anaknya. "Penjualan es tebu rata-rata 100 ribu sampai 150 ribu per hari," imbuhnya.

Pria berusia 54 tahun ini menjadi salah satu penerima manfaat program Pemberdayaan UMKM yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo. Ia termasuk dalam kategori Pemberdayaan Ekonomi Marbot Masjid. Program ini berasal dari bantuan Bank Mega Syariah melalui Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Alhamdulilah, dengan adanya bantuan dari Lazismu, saya bisa menambah barang dagangan. Sekarang dengan adanya rombong bisa jualan pentol dan juga barang kebutuhan harian seperti bahan-bahan kebutuhan sehari-hari, gula, tepung, minyak, masih belum lengkap karena menyesuaikan keuangan," terang Yusuf.

Dengan adanya bantuan ini, Yusuf kini dapat berjualan dengan nyaman. Ia terlihat bahagia saat berada di lapak dagangannya sembari menunggu pembeli. Yekti Pitoyo, amil Lazismu Kabupaten Sidoarjo menuturkan saat berkesempatan mengunjungi lapak Yusuf, yaitu sebuah rombong berwarna jingga khas Lazismu.

"Bantuan untuk pak Yusuf, marbot Masjid Sholahudin adalah alat usaha berupa rombong kontainer," jelas Yekti.

Demikian pula dengan Evy Lestari, Bendahara Yayasan Sholahudin. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan untuk marbot masjidnya. Harapannya, bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, Lazismu dapat terus memberi manfaat.

"Jazakumullah khairon khatsiro atas kepedulian dan kontribusi yang luar biasa kepada pelaku usaha, terutama untuk marbot masjid. Semoga bantuan ini memberikan semangat dan motivasi untuk lebih meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami mewakili Yayasan Masjid Sholahudin mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Semoga kehadiran Lazismu ke depan lebih banyak lagi memberikan manfaat bagi ummat," pungkas Evy.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
4 Januari 2024

TUTUP TAHUN, LAZISMU LAMPAUI TARGET PENGHIMPUNAN DI BANYUMAS

KABUPATEN BANYUMAS -- Lembaran tahun 2023 ditutup dengan sukses oleh Lazismu Kabupaten Banyumas. Penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang menjadi salah satu fokus utama berhasil melebihi target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2023, angka penghimpunan mencapai 24,1 miliar rupiah dari target yang dipatok sebesar 19,1 miliar rupiah.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, Lazismu Kabupaten Banyumas pun menjalankan proses closing tahunan pada tanggal 31 Desember 2023. Seluruh elemen dari Lembaga Amil Zakat milik persyarikatan ini, termasuk program, penghimpunan, dan keuangan, melakukan penyesuaian data dan menyelesaikan berbagai dokumen yang ada pada tahun 2023. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa semua kegiatan Lazismu Kabupaten Banyumas berjalan dengan tertib dan sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Sabar Waluyo selaku Manajer Lazismu Kabupaten Banyumas menyampaikan komitmen Lazismu Banyumas untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif yang lebih besar di tahun-tahun mendatang. "Closing 2023 ini salah satu tujuannya adalah agar kita tidak meninggalkan pekerjaan rumah tahun 2023 dan bisa menghambat pekerjaan di tahun 2024," ungkapnya.

Capaian ini menjadi prestasi luar biasa yang tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan masyarakat Kabupaten Banyumas yang begitu besar terhadap misi kemanusiaan Lazismu. Dana yang berhasil dikumpulkan akan diperuntukkan untuk membantu ribuan penerima manfaat yang membutuhkan bantuan di berbagai sektor kehidupan. Lebih dari 34.000 penerima manfaat menerima bantuan zakat, infak, dan sedekah yang tersebar di berbagai lapisan masyarakat, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Tidak hanya menjadi kebanggaan Lazismu Kabupaten Banyumas semata, capaian ini juga menginspirasi untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat yang sama, Lazismu Kabupaten Banyumas memasuki tahun 2024 dengan optimis untuk terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Romi Zarida]

SELENGKAPNYA
4 Januari 2024

MENTERI AGAMA RI AMANAHKAN BANTUAN UNTUK PALESTINA MELALUI LAZISMU

JAKARTA -- Kementerian Agama RI menyerahkan bantuan untuk rakyat Palestina kepada dua lembaga besar di Indonesia, yaitu Lazismu dan LazisNU. Penyerahan bantuan dana senilai Rp. 41.520.207.987,- berlangsung di gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (02/01) malam dalam acara Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina. Bantuan ini dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dalam lingkungan Kementerian Agama RI di seluruh Indonesia.

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas menuturkan, acara tersebut diinisiasi sebagai bentuk perhatian kepada rakyat Palestina, di samping wadah penyerahan bantuan secara simbolis. Ia pun berharap agar kementerian maupun lembaga atau instansi lain dapat terinspirasi untuk memberikan donasi kepada saudara-saudara di Palestina. "Sekaligus menjadi bukti bagaimana Pemerintah Indonesia sangat peduli dengan situasi di Palestina dan keberpihakannya kepada bangsa Palestina," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama se-Indonesia juga menyerahkan dana senilai Rp. 3.381.888.260,- kepada dua lembaga tersebut. Yaqut menyebutkan, bantuan serupa ini merupakan bentuk kepedulian DWP Kementerian Agama atas apa yang terjadi di Palestina. "Bantuan yang kita sampaikan malam ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Kementerian Agama, termasuk DWP Kemenag, terhadap kepedihan yang saat ini dirasakan oleh saudara kita di Palestina," ungkapnya.

Bantuan yang disalurkan ini, lanjut Menteri Agama RI, diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi rakyat Palestina. "Sudah lebih dari 80 hari perang terjadi di sana dan kita mendengar saudara-saudara kita kelaparan di Palestina. Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan rakyat Palestina," tutur Yaqut.

Bantuan dari ASN Kementerian Agama RI diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI, sementara bantuan DWP Kementerian Agama RI diserahkan oleh Eny Retno Yaqut selaku Penasihat didampingi oleh Wakil Penasihat Tanti Kristiani Saiful dan Ketua DWP Kementerian Agama RI Farikha Nizar. Dari Lazismu dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais serta Direktur Fundraising dan Kerja Sama, Edi Muktiono.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
3 Januari 2024

MUHAMMADIYAH ACEH BERIKAN LAYANAN KESEHATAN DAN PSIKOLOGI GRATIS UNTUK PENGUNGSI ROHINGYA

KOTA BANDA ACEH -- Para pengungsi Rohingya yang ada di Banda Aceh mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari Muhammadiyah. Kegiatan ini dilakukan di Gedung Balai Meuseuraya Aceh yang berlokasi di kawasan Lampineung, tepatnya di depan Kantor Gubernur Aceh pada Senin (01/01). Tidak hanya itu, lebih dari 100 orang pengungsi tersebut juga mendapatkan layanan psikologi gratis. Warga Rohingya di lokasi tersebut berjumlah 137 orang, terdiri dari 70 laki-laki, 49 perempuan, 14 anak balita, dan 4 anak batita.

Layanan ini dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh dengan mengerahkan Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) serta Organisasi Otonom. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) serta tenaga kesehatan dan psikolog dari Fakultas Psikologi Unmuha.

Wakil Ketua PWM Aceh yang membidangi Lazismu dan MDMC, Muhammad Yamin menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dalam lingkungan Muhammadiyah Aceh. "Alhamdulillah, hari ini Senin, 1 Januari 2024, Muhammadiyah melalui MDMC, Lazismu, serta ortom-ortom dan Universitas Muhammadiyah Aceh bekerja sama dalam pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, dan bantuan psikososial di lokasi pengungsian Rohingya di Balai Meuseuraya Aceh," terangnya.

Senada, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Aceh, Zulhilmi berharap agar aksi kemanusiaan ini dapat membantu para pengungsi Rohingya yang ada di Balai Meuseuraya Aceh, terutama dari segi layanan kesehatan dan psikologi. "Kegiatan bersama yang kami laksanakan hari ini berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari warga Rohingya di Balai Meuseuraya Aceh. Harapannya, kehadiran kami dapat meringankan beban para pengungsi Rohingya," sebut Zulhilmi.

Selain dihadiri oleh Wakil Ketua PWM Aceh dan Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Aceh, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Aceh Firdaus Nyak Idin, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Aceh Rika Widyasari, perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Hadie Melia Sinta, dan perwakilan Ikatan Pelajar Muhammadiyah yaitu Devika Arianti, Rosi Dini, Handayani, dan Safa Banat Jamilah. Tim kesehatan yang terlibat antara lain dr. Aslinar, Sp.A. M.Biomed. dan tenaga keperawatan Ners. Ernawati, S.Kep.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
3 Januari 2024

PELATIHAN MEDIA DALAM MONTHLY MEETING MANAGER LAZISMU SE-JAWA TENGAH

KABUPATEN KUDUS -- Monthly Meeting Manager merupakan agenda rutin bulanan yang dihelat oleh Lazismu Wilayah Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi kesempatan strategis bagi para manajer Lazismu se-Jawa Tengah untuk mengevaluasi kinerja Lazismu Daerah dan merumuskan strategi penghimpunan dana sosial yang lebih efektif. Pada Kamis-Jumat (29-29/12), Monthly Meeting Manager yang dirangkai dengan Pelatihan Media diselenggarakan di Hotel @Home, Kudus.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan serta perwakilan Manajer Area dan Staf Media Lazismu dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kerja Lazismu dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah di Jawa Tengah.

Dwi Swasana Ramadhan dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menghadapi era disruptif dan merangsang peningkatan pengumpulan dana sosial di Jawa Tengah. "Kegiatan tersebut juga melibatkan 90 peserta dari berbagai divisi media, fokus pada pelatihan Media & Digital Fundraising Lazismu se-Jawa Tengah, dengan tujuan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital," ujarnya.

Lazismu diharapkan dapat terus berkembang dalam menghimpun dana sosial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, lanjut Dwi Swasana Ramadhan, para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan untuk meningkatkan kontribusi Lazismu di tengah-tengah masyarakat. "Dengan selesainya kegiatan Monthly Meeting Manager dan Pelatihan Media ini, Lazismu Jawa Tengah diharapkan memperkuat posisinya dalam pengelolaan dana sosial dan menjadi motor perubahan positif bagi masyarakat," tegasnya.

Selama dua hari, para peserta terlibat dalam sesi-sesi pelatihan, diskusi kelompok, dan lokakarya yang dipandu oleh para ahli di bidangnya. Materi kegiatan mencakup strategi media digital, teknik pemasaran, perencanaan program, pengelolaan sumber daya manusia hingga manajemen keuangan berkelanjutan. Para peserta tampak antusias mengikuti acara ini dengan menunjukkan semangat untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan teknologi dan informasi di era baru.

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kudus, Nurur Rohman berharap agar para peserta kegiatan ini siap menghadapi tantangan ke depan. "Setelah kegiatan ini, manajer dan staf media yang hadir akan lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan di dunia digital yang terus berkembang," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen Lazismu Wilayah Jawa Tengah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah tersebut. Dengan memperkuat kapasitas manajerial dan kemampuan pemanfaatan media digital, Lazismu Wilayah Jawa Tengah berharap dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta lebih efisien dalam mengumpulkan dana untuk kesejahteraan bersama.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Zaki Rofii]

SELENGKAPNYA
2 Januari 2024

PELIHARA AYAM KAMPUNG, SUDARSIH TERIMA BANTUAN LAZISMU DAN BANK MEGA SYARIAH

KABUPATEN SIDOARJO -- Hidup sebagai orang tua tunggal dengan 2 anak bukan perkara gampang bagi Sudarsih. Perempuan 48 tahun asal Kabupaten Sidoarjo ini harus menjalani hidup dengan penuh perjuangan, terlebih sejak suaminya meninggal 5 tahun lalu. Ia pun memimpikan untuk memiliki kandang ayam agar dapat memberi penghasilan demi menghidupi keluarga.

Beruntung, Sudarsih menjadi salah satu dari 40 penerima manfaat program Pemberdayaan UMKM yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Sidoarjo. Di bawah Pilar Ekonomi Lazismu, program ini mendapatkan suntikan dana dari Bank Mega Syariah melalui Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Kini, di halaman belakang rumah, Sudarsih telah memiliki kandang ayam berukuran 2x2 meter.

Kepada amil Lazismu Kabupaten Sidoarjo yang berkunjung pada Sabtu (30/12), Sudarsih mengaku bahwa telah mulai memelihara ayam sejak suaminya masih hidup. Hasilnya cukup untuk kesejahteraan keluarga. Dengan bantuan yang diberikan oleh Lazismu, penghasilannya pun dapat meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas kandang untuk memelihara ayam tersebut.

"Saya mulai memellihara ayam kampung sejak suami saya masih ada. Awalnya dulu punya ayam Babon 7 ekor dan ayam Jago 2, setiap minggu rata-rata bertelur 20 butir. Saya jual seharga 3 ribu ke pelanggan. Hasilnya bisa menambah uang belanja dan untuk memenuhi kebutuhan membeli pakan. Sekarang dengan bantuan kandang dari Lazismu Sidoarjo saya bisa memelihara bibit ayam kampung berjumlah 20 ekor ayam dan 10 ekor bebek. Selain untuk dipelihara agar menghasilkan telur juga akan dijual ayamnya untuk persiapan hari lebaran, karena kebutuhan daging ayam kampung cukup tinggi saat lebaran," ungkapnya Sudarsih.

Sejatinya, lanjut Sudarsih, memelihara ayam kampung cukup sederhana. Hanya dibutuhkan ketelatenan. Agar pertumbuhan ayam kampung sempurna, bibit yang dipilih harus sehat. Ciri-cirinya, bibit ayam bisa berdiri tegak, tidak ada tanda-tanda cacat, gerakannya gesit, mata bersinar, dan bulu tampak bersih dan mengkilap.

"Untuk pakan saya berikan campuran jagung dan dedak atau bekatul. Bekatul atau dedak adalah limbah penggilingan padi yang dapat dibeli dengan mudah dan murah di pasar atau di tempat penggilingan padi. Selain itu juga sesekali saya berikan cacahan sayuran," imbuh Sudarsih.

Kebersihan kandang juga harus dipelihara, di samping memberikan pakan yang teratur. Setiap hari kandang harus dibersihkan dari kotoran agar lingkungan bersih dan ayam peliharaan tidak mudah terkena penyakit. Sudarsih pun berharap agar ayam dan bebek peliharaannya dapat memenuhi kebutuhan saat lebaran tiba. "Semoga bibit ayam dan bebek bantuan Lazismu ini bisa tumbuh sehat, saat hari raya lebaran besok sudah bisa dijual," harapnya.

Amil Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Yekti Pitoyo selaku penanggung jawab program ini menjelaskan, pihaknya memilih Sudarsih sebagai salah satu penerima manfaat bukan tanpa alasan. Pertama, Sudarsih merupakan seorang janda dengan 2 anak yang masih membutuhkan biaya untuk sekolah. Selain itu, Sudarsih juga aktif mengikuti pengajian di Ranting Aisyiyah. "Sudarsih juga telah memiliki usaha memelihara ayam kampung dan butuh modal untuk mengembangkan usahanya. Yang dibutuhkan kandang dan bibit," terangnya.

Terakhir, Yekti berharap agar program ini dapat mendatangkan manfaat bagi Sudarsih. "Pemberdayaan ekonomi keluarga yatim ini menjadi salah satu kategori penerima dari program Pemberdayaan UMKM dari Bank Mega Syariah melalui Lazismu PP Muhammadiyah. Semoga bisa memberikan manfaat untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga yatim," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
2 Januari 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross