


Lazismu.org – Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes.menyebut nikmat kesehatan merupakan salah satu karunia Allah SWT yang sering diabaikan oleh manusia. Ia mengatakan banyak manusia yang tidak menyadari bahwa nikmat sehat mahal. Dalam salah satu hadis Rasulullah SAW bersabda “Ada dua nikmat yang sering dilalaikan oleh manusia yaitu nikmat sehat dan kesempatan.”
Baginya, Kondisi sehat adalah kondisi di mana seseorang bisa maksimal dalam melakukan ibadah dan bekerja bahkan untuk bersantai dan berlibur, kesehatan memang bukan segalanya tapi aktivitas tidak bisa dinikmati jika dalam keadaan sakit.
Kondisi sakit bisa mengingatkan bahwa kesehatan manusia merupakan kenikmatan yang tak terhingga, kesehatan bagai mahkota yang tidak dapat dirasakan kecuali bagi orang yang sedang terkena musibah penyakit.
Ia menyebut berapa banyak di negeri ini yang memiliki kekayaan namun tidak bisa menikmatinya. Bahkan ditemukan ada orang baru berusia 40 tahun dengan rizki yang melimpah namun sakit multiorgan sehingga makan enak pun harus dibatasi.
Rasulullah SAW pernah bersabda tentang lima perkara sebelum datangnya lima perkara salah satunya adalah “waktu sehat sebelum datang waktu sakit” sebagai dalil pentingnya kesehatan.
Bahkan ahli tafsir Ibn Katsir membahas ayat Rabbana atina fi al-dunya hasanah wafil akhirati hasanah (Al Baqarah : 201), menurutkan muatan kebahagiaan dunia yang kita mohonkan kepada Allah salah satunya adalah nikmat kesehatan.
Jika manusia sudah melakukan ikhtiar merawat diri lalu sesudahnya Allah memberikan kesehatan, hal tersebut merupakan bagian dari Amal Saleh. KH. Sudja sebagai perintis rumah sakit PKU merupakan bagian dari amal saleh.
Petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit lalu menyelamatkan nyawa seseorang, hal tersebut juga merupakan perbuatan sangat mulia. Sehingga Muhammadiyah dalam geraknya mengamalkan perintah untuk menjaga kesehatan diwujudkan dengan membangun pelayanan medis.
Melalui Lazismu dan PKU, Muhammadiyah mendirikan dan mengembangkan amal usaha kesehatan yang bagian dari dakwah persyarikatan yang tolok ukur keberhasilannya bukan keuntungan namun lebih kepada memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sumber : muhammadiyah.or.id

JAKARTA -- Konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel menyita perhatian dunia. Kecaman pun datang dari berbagai pihak. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam pernyataan persnya menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas ribuan masyarakat sipil yang meninggal dunia dan mengalami luka-luka.
Tak hanya itu, PP Muhammadiyah menyerukan kepada umat Islam untuk memanjatkan doa dan sholat ghaib bagi kaum muslimin yang menjadi korban perang serta memohon kepada Allah agar perang segera berakhir dan masyarakat dunia hidup damai dan sejahtera. PP Muhammadiyah juga menegaskan bahwa Muhammadiyah senantiasa mendukung perjuangan Palestina serta bersiap mengirimkan bantuan dan relawan kemanusiaan, aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak yang dapat dipercaya untuk membantu masyarakat sipil yang menjadi korban perang, terutama anak-anak dan perempuan.
Terkait rencana pengiriman bantuan tersebut, Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Suryanto menjelaskan bahwa pada tahap awal bantuan akan fokus pada obat-obatan dan makanan. Pihaknya juga memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan berharap dapat membantu masyarakat di sana yang sangat membutuhkannya.
"Lazismu pada tahap awal ini menyalurkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan obat-obatan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penyaluran bantuan," terangnya.
Bantuan kemanusiaan untuk Palestina, lanjut Edi, merupakan sesuatu yang sudah tidak asing bagi Lazismu. Tidak hanya untuk mereka yang terdampak konflik atau peperangan, Lazismu juga ambil bagian dalam peningkatan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, maupun bantuan reguler seperti pada saat Ramadhan maupun dalam pelaksanaan ibadah qurban.
"Melalui program Muhammadiyah Aid, Lazismu turut berperan penting dalam aksi kemanusiaan internasional, terutama untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Tidak hanya saat pecah konflik, berbagai bantuan pun disalurkan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup di sana," imbuh Edi.
Terakhir, Edi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut membantu rakyat Palestina dengan menyalurkan bantuan melalui Lazismu. Lazismu akan kembali melakukan kegiatan penghimpunan secara nasional dalam rangka membantu saudara-saudara kita di Palestina. Bantuan dapat disalurkan melalui https://lazismu.org/bantupalestina yang ada di web Lazismu PP Muhammadiyah.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BOJONEGORO -- Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan angin segar melalui bantuan yang diberikan oleh Lazismu. Sebagai langkah nyata dalam mendukung UMKM, Lazismu Kabupaten Bojonegoro memberikan bantuan kepada pelaku UMKM Barbershop pada Rabu (11/10) yang dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, Imam Hambali.
Dalam sambutannya, Imam Hambali menegaskan komitmen Lazismu untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ia berharap agar bantuan yang diberikan ini dapat membantu UMKM Barbershop di Kabupaten Bojonegoro agar dapat terus tumbuh dan berkembang serta memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat.
"Ini sebuah potensi yang sangat bagus sekali. Saya harap ini tidak hanya dikerjakan secara individu akan tetapi bisa dikerjakan secara kelompok sehingga bisa menjadi Barbershop yang sangat baik, khususnya di Bojonegoro dan bisa dikembangkan di daerah lain," terang Imam.
Lebih jauh, Imam menekankan pentingnya pemahaman terhadap empat istilah dalam menjalankan bisnis. Keempat istilah itu adalah produk, tempat, promosi, dan harga. Ia juga mengingatkan kepada UMKM Barbershop untuk terus berkarya dan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak.
"Dalam suatu bisnis itu ada empat istilah. Yang pertama produk, produk ini jika telah memiliki kualitas dan kapasitas yang bagus maka insyaAllah akan bagus. Yang kedua ini adalah tempat, buatlah tempat yang nyaman dan berkelas. Yang ketiga yaitu promosi, dengan adanya promosi ini maka hal itu memudahkan kita untuk bisa dikenal dan dipublikasikan. Dan yang terakhir yang keempat yaitu harga, di sini jika suatu usaha memiliki tempat yang bagus, promosi berkualitas maka harga akan menyesuaikan. Terakhir jangan takut, tetap berkarya, tetap bermitra dengan siapapun," lanjut Imam.
Dalam acara yang berlangsung meriah di kantor Lazismu Kabupaten Bojonegoro tersebut, bantuan diberikan kepada 15 peserta pelatihan UMKM Barbershop yang telah mengikuti pelatihan sejak tanggal 20 September sampai tanggal 11 Oktober 2023. Bantuan ini meliputi peralatan barbershop, pelatihan keterampilan, serta dukungan usaha lainnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Sartono]

KOTA PALANGKA RAYA -- Kebakaran yang terjadi di Komplek Sosial Mendawai Ujung Jalan Tjilik Riwut Km. 1 Kota Palangka Raya pada Selasa (12/09) masih menyisahkan kepedihan. Sekitar 45 Kepala Keluarga (KK) atau 138 jiwa terdampak dengan musibah ini. 28 rumah hangus terbakar, serta 13 rumah lainnya terdampak dengan kondisi rusak parah.
Setelah seminggu pasca kebakaran tersebut, bantuan pun mulai mengalir dari berbagai pihak. Berkoordinasi dengan Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah, Lazismu Kota Palangka Raya bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Palangka Raya bergerak untuk menghimpun bantuan. Penghimpunan dana ini berlangsung mulai Kamis (14/09) hingga Senin (18/09).
Setelah dana terkumpul, Lazismu Kota Palangka Raya melaksanakan penyaluran bantuan kepada warga terdampak kebakaran berupa 28 unit kompor gas. Bantuan ini diterima secara langsung oleh Dawit selaku Lurah Palangka pada Selasa (19/10).
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Palangka Raya, Budiannor berharap agar bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan mampu meringankan beban warga yang mengalami musibah ini. "Semoga bantuan yang kita salurkan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran," ujarnya.
Sementara itu, Dawit selaku Lurah Palangka mengucapkan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Muhammadiyah melalui Lazismu. "Atas nama pribadi dan Kelurahan Palangka, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur melalui Lazismu Kota Palangka Raya yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu warga kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan yang telah diberikan," ujarnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN GUNUNGKIDUL -- Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Gunungkidul turut memantik kepedulian dari warga yang ada di luar daerah tersebut. Kantor Layanan (KL) Lazismu Mantrijeron dari Kota Yogyakarta turut membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan. Hingga Rabu (04/10), bantuan air bersih telah didistribusikan sebanyak 1.015.000 liter atau setara dengan 203 tangki.
Untuk bisa terus menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, KL Lazismu Mantrijeron berkolaborasi dengan berbagai elemen seperti Organisasi Otonom Muhammadiyah, masjid se-Kemantren Mantrijeron, Remaja Masjid, relawan kebencanaan, dan elemen masyarakat lainnya. Selain bantuan air bersih, KL Lazismu Mantrijeron juga telah menyalurkan bantuan tandon air dengan kapasitas 5.700 Liter untuk wilayah yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan air bersih ini pun diakui oleh Kepala KL Lazismu Mantrijeron, Nur Alam Romadhon tidak lepas dari partisipasi para donatur dan mitra yang telah mengamanahkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Lazismu. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan mitra yang terlibat dalam program ini. "Semoga bermanfaat bagi para penerimanya dan semoga keberkahan senantiasa tercurahkan," ujarnya.
Salah amil Lazismu Mantrijeron, Abi Farruq menjelaskan, bantuan air bersih tersebut telah didistribusikan ke enam kapanewon di Gunungkidul. Enam kapanewon tersebut adalah Purwosari, Tepus, Panggang, Nglipar, Girisubo, dan Rongkop. "Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap mengingat adanya keterbatasan sumber mata air yang ada. Alhamdulillaah, sampai akhir September 2023 ini ada sedikitnya 20.248 penerima manfaat yang telah merasakan manfaat bantuan Program Air Untuk Negeri dari KL Lazismu Mantrijeron," imbuhnya.
Kabupaten Gunungkidul memiliki 18 kapanewon yang terdampak kekeringan. Sampai saat ini, jumlah warga terdampak kekeringan terus meluas. Tercatat 118.000 jiwa yang terdampak bencana ini. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul pada tahun ini warga terdampak kekeringan bertambah banyak dibandingkan dengan tahun lalu. KL Lazismu Mantrijeron pun berencana untuk membuat tandon air permanen dengan kapasitas 10.000 liter serta pemasangan pipa.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nur'aini Puji Lestari]

KABUPATEN SIDOARJO -- Program "Sidoarjo Gemar Bersedekah" terus menggema. Setelah sebelumnya diluncurkan bulan September lalu di Masjid An Nur pada Kajian Ahad ke-3 Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, program ini pun terus digalakkan. Lazismu Kabupaten Sidoarjo pun telah menjadwalkan agenda sosialisasi, baik ke tingkat cabang maupun amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah-sekolah.
Sebagai bentuk sosialisasi tersebut, pada acara pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gedangan yang berlangsung Ahad (08/10), 200 kaleng Sedekah Subuh pun diserahkan. Penyerahan ini dilakukan oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sidoarjo Hifni Solikhin kepada Ketua PCM dan PCA Gedangan. Turut menyaksikan penyerahan simbolis ini yaitu Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Thohir Luth, Ketua PDM Sidoarjo Dzoul Milal, serta Ketua PDA Sidoarjo Zubaidah Syafi.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Hifni Solikhin menuturkan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan sejak akhir bulan September lalu. Kunjungan pun telah dilakukan ke SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo serta di PCM Sedati dan PCM Gedangan.
"Setelah di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo dan PCM Gedangan, Gerakan Sidoarjo Gemar Bersedekah akan terus kami gulirkan dan dijadwalkan ke seluruh cabang dan sekolah," ungkap Hifni.
Program ini pun mendapatkan sambutan positif dari warga Muhammadiyah. Salah satunya adalah Enny Yulianti, Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Puri Surya Jaya yang turut hadir dalam acara ini. Ia mengaku sangat mendukung adanya kaleng Sedekah Subuh. "Sangat bagus kaleng Sedekah Subuh ini yang dibagikan Lazismu pada setiap keluarga. Saya bisa menyisihkan uang belanja setiap pagi," sambutnya.
Program "Sidoarjo Gemar Bersedekah" bertujuan untuk memfasilitasi anggota persyarikatan maupun masyarakat umum dalam menyalurkan infak dan sedekahnya. Dalam program ini, Lazismu Kabupaten Sidoarjo menggunakan media kaleng Filantropis Cilik dan Sedekah Subuh. Uang yang terkumpul melalui kaleng-kaleng ini kemudian dikelola dan disalurkan dalam berbagai program Lazismu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

