Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

CEGAH STUNTING, LAZISMU DAN AISYIYAH EDUKASI IBU HAMIL DI KABUPATEN BANYUMAS

KABUPATEN BANYUMAS -- Upaya untuk mencegah terjadinya stunting pada anak juga dilakukan oleh Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas. Bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), Lazismu Kabupaten Banyumas mengadakan kegiatan Program Penanganan dan Pencegahan Stunting yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Kalibagor. Acara ini dihadiri oleh Ketua PDA Kabupaten Banyumas, Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Banyumas, Manajer Lazismu Kabupaten Banyumas, Polsek Kalibagor, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibagor, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kalibagor, Kantor Layanan (KL) Lazismu Kalibagor, Kepala Desa se-Kecamatan Kalibagor, dan Bidan Desa Kalibagor.

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu (20/09) ini, 73 ibu hamil dari setiap desa di Kecamatan Kalibagor antusias mengikuti rangkaian acara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan Lazismu Kabupaten Banyumas yang ditujukan pada pencegahan dan penanganan gizi buruk anak sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan disertai kemampuan fisik dan mental yang siap untuk belajar.

Salah satu rangkaian kegiatan adalah penyampaian edukasi dan informasi tentang pentingnya menjaga tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan. Salah satunya oleh Ratifah, M.Kes. selaku Wakil Ketua PDA Banyumas yang memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai preventif stunting. Selanjutnya Lazismu Kabupaten Banyumas memberikan bingkisan berupa paket sembako yang berisi RendangMu yaitu daging qurban dalam kemasan siap santap dan bahan pokok lainnya.

Sementara itu, H. Diana Sriwiluyanto yang hadir mewakili Camat Kalibagor memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Lazismu dalam mencegah stunting. "Terima kasih atas kontribusi Lazismu dalam penanganan stunting di sini. Kami berharap para ibu hamil memahami akan pentingnya pencegahan stunting untuk perkembangan anak," ucapnya.

Salah satu peserta, Endang Sugianti mengaku telah mendapatkan banyak informasi mengenai pencegahan stunting melalui kegiatan ini. Ia pun turut mengucapkan terima kasih kepada Lazismu. "Dengan adanya acara ini kami mengucapkan terima kasih kepada panitia (Lazismu) sehingga kami ibu hamil mendapatkan wawasan pentingnya pencegahan stunting bagi ibu hamil dan balita," ujarnya.

Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi pada seribu hari pertama kehidupan, dari janin hingga usia 24 bulan. Di Jawa Tengah, angka stunting telah mencapai 21,6%. Oleh karena itu, melalui kegiatan tersebut Lazismu Kabupaten Banyumas berupaya untuk ikut berpartisipasi dalam rangka mewujudkan "Zero Stunting".

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Romi Zarida]

SELENGKAPNYA
22 September 2023

LAZISMU DAN IPM GALANG DANA UNTUK PENYINTAS GEMPA MAROKO DAN BANJIR LIBYA

KABUPATEN PATI -- Gempa yang mengguncang Maroko telah menyentuh simpati berbagai lapisan masyarakat. Kerusakan dan dampak korban jiwa yang sangat besar membuat lembaga-lembaga kemanusiaan berbondong-bondong membuka kesempatan untuk menyalurkan bantuan berupa donasi. Tak hanya gempa di Maroko, warga yang terdampak banjir di Libya juga membutuhkan uluran tangan. Bahkan, puluhan ribu orang masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang sebesar tsunami menerobos dua bendungan sungai di hulu kota pada Ahad malam (10/09) dan meluluhlantahkan sekitarnya.

Lazismu Kabupaten Pati melakukan penghimpunan donasi dengan memanfaatkan momen Car Free Day di Alun-alun Pati. Penghimpunan donasi yang berlangsung Ahad (17/09) ini sesuai dengan instruksi Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sebagai bentuk kepedulian dan penyaluran bantuan bagi mereka yang terdampak bencana tersebut.

Kegiatan penghimpunan dana dimulai sejak pukul 6 pagi bertempat di depan Masjid Agung Baitunnur Pati. Selain diikuti oleh amil Lazismu Kabupaten Pati, aksi galang dana ini juga melibatkan aktivis dari Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Pati sebanyak 11 orang.

Tak hanya melakukan aksi galang dana untuk Maroko dan Libya, Lazismu Kabupaten Pati yang diwakili oleh Luthfi Wildani selaku manajer dan Divisi Fundraising Eka Nugraha juga melakukan sosialisasi zakat dan infak pada kegiatan Car Free Day yang diadakan oleh TK ABA 2 Pati. Lazismu Kabupaten Pati juga turut menyalurkan bingkisan kepada para lansia dhuafa.

Dari penggalangan donasi pada hari Ahad tersebut berhasil diperoleh dana sebesar Rp. 820.000,-. Donasi masih terus dibuka dengan datang langsung ke Kantor Zakat Center Lazismu Kabupaten Pati, Jalan Dr. Susanto No. 27 atau transfer dengan mencantumkan kode 21 dibelakang angka, contoh Rp. 1.000.021,- melalui BSI 7104027827 atas nama LAZISMU kemudian melakukan konfirmasi pembayaran kepada admin Lazismu Pati melalui Whatsapp 081325987070.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Samsudin]

SELENGKAPNYA
21 September 2023

WAKIL BUPATI KENDAL APRESIASI PENCEGAHAN STUNTING OLEH LAZISMU

KABUPATEN KENDAL -- Kegiatan pencegahan stunting yang dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Kendal mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki, S.H. dalam acara bertajuk "Cegah Stunting Itu Penting" pada Selasa (19/09) di Masjid Mujahidin, Pegulon, Kabupaten Kendal. Acara yang diikuti oleh ibu-ibu hamil ini berisi edukasi pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, serta penyerahan bantuan paket sembako. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dr. Abidin, Wakil Ketua BAZNAS Kendal Moh. Antono, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) Dr. Sri Rejeki, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kendal Muslikhah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kendal Latifah, M.A.R.S., serta jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Kendal.

Dalam sambutannya, Windu menyampaikan bahwa pencegahan atau penurunan angka stunting merupakan program pemerintah yang melibatkan semua instansi pemerintah dari pusat hingga desa. Ia pun berharap, melalui kegiatan ini angka stunting dapat ditekan yaitu dengan cara menjaga pola makan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan tidak stress. Pencegahan stunting pun dilakukan sebagai upaya bersama untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Ibu hamil hidupnya jangan stress, hidup dibuat happy," pesan Windu yang juga menjabat sebagi Ketua Tim Penanganan Stunting Kabupaten Kendal.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Utomo menyampaikan, saat ini Muhammadiyah berikhtiar untuk hadir secara fisik di tengah-tengah ibu-ibu hamil dalam rangka menyampaikan sosialisasi pencegahan stunting dan menyerahkan paket sembako. "Melalui ikhtiar lahir dan batin ibu-ibu hamil dalam keadaan sehat, karena tercukupi nutrisi, makanan bergizi dan seimbang tidak mesti mahal, sehingga lahir anak-anak yang cerdas, kuat dan soleh atau solehah," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kendal, Sutiyono mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang hadir. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan. "Saya berharap kegiatan pencegahan stunting seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali, namun dapat dilaksanakan secara berkesinambungan," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Lazismu Kabupaten Kendal, Suprapto selaku koordinator penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan pencegahan stunting ini dilaksanakan serentak se-Jawa Tengah. Lazismu Kendal menggandeng unsur-unsur terkait yang ada pada Pemerintah Kabupaten Kendal, seperti Baperlitbang, Dinas Kesehatan, DP2KB, dan Puskesmas. Sementara itu dari lingkungan Muhammadiyah Kendal, Lazismu juga bekerja sama dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), RSI Muhammadiyah Kendal, RS PKU Aisyiyah, RS Darul Istiqomah, PDA, PDNA, PCM Kendal serta PCA Kendal. Takmir Masjid Mujahidin Kendal juga terlibat langsung dalam menyiapkan lokasi dan menyediakan sarana kegiatan.

"Kami menyadari, bahwa untuk mencegah dan menurunkan angka stunting tidak dapat dilaksanakan sendiri, namun harus terkoordinasi dengan sebaik-baiknya dan melibatkan banyak pihak," tegas Suprapto.

Pada kegiatan ini sebanyak 50 ibu hamil di Kecamatan Kendal mendapatkan undangan untuk mengikuti kegiatan pencegahan stunting. Data-data ibu hamil didapatkan dari Puskesmas 1 dan Puskesmas 2 Kecamatan Kendal. Kegiatan tersebut berupa edukasi pola hidup sehat ibu dan anak yang di sampaikan oleh Dosen Prodi Gizi UMKABA, Dian dan Fila dibantu oleh tim mahasiswa UMKABA yang melaksanakan program pengabdian masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dilayani oleh tim kesehatan dari RSI Muhammadiyah Kendal, RS PKU Aisyiyah Kendal, serta RS Darul Istiqomah Kendal yang meliputi pemeriksaaan kesehatan ibu hamil dan layanan USG di bawah koordinasi Wakil Direktur Layanan RSI dr. Bramukhoere. Sementara untuk bantuan paket sembako, peserta mendapatkan beras, telur, dan daging dalam kaleng kemasan atau RendangMu.

Diketahui bahwa Indonesia memiliki salah satu masalah utama yang harus dihadapi yaitu stunting, kondisi ketika anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan fisik dan kognitif akibat kekurangan gizi kronis pada seribu hari pertama kehidupan mereka, mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Jawa Tengah, salah satu provinsi terbesar di Indonesia dengan populasi lebih dari 36 juta jiwa juga tidak luput dari masalah ini.

Dalam menghadapi masalah tersebut, zakat dari umat Islam diyakini mampu bersumbangsih dalam mengatasi permasalahan sosial tersebut. Salah satu program penanganan pencegahan stunting yang digagas oleh Lazismu adalah program Timbang (Tingkatkan Kemampuan Gizi Seimbang), yaitu program pencegahan gizi buruk anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar serta mampu berinovasi dan berkompetisi pada tingkat global. Bentuk programnya adalah dengan cara perbaikan terhadap pola makan dan pola asuh serta terdistribusinya bantuan nutrisi untuk ibu dan anak. Tujuan dari program ini adalah pencegahan dan penanggulangan masalah gizi, serta membentuk tim fasilitator desa untuk penyelenggaraan FLC (Family Learning Center) dan juga membangun kapasitas tim fasilitator desa dalam memfasilitasi FLC. Jenis programnya antara lain adalah kegiatan layanan dan konsultasi kesehatan, Family Learning Center (FLC), adanya kampanye melalui TOGATOMA (Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat), serta Aksi Desa.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Suprapto]

SELENGKAPNYA
21 September 2023

LAZISMU DUKUNG PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN TURUNKAN ANGKA STUNTING

KABUPATEN GROBOGAN -- Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berupaya untuk menurunkan angka stunting. Upaya ini juga didukung oleh pihak ketiga, salah satunya adalah Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Melalui Lazismu Kabupaten Grobogan bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Godong dan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gubug, bantuan disalurkan kepada 30 ibu dan anak. Penyerahan bantuan dilaksanakan di kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah Kecamatan Godong, Selasa (19/09) yang dihadiri oleh Camat Godong, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Godong, PCA Kecamatan Godong, RS PKU Muhammadiyah Gubug, bidan pendamping desa, dan para penerima manfaat.

Ketua PCA Kecamatan Godong, Sofi Abu Bakar menuturkan, program ini dilaksanakan di empat desa yang ada di kecamatan tersebut. 30 ibu dan anak penerima manfaat terdiri dari 7 ibu dan anak dari Desa Godong, 10 ibu dan anak dari Desa Bugel, 10 ibu dan anak dari Desa Ketitang, dan 3 ibu dan anak dari Desa Klampok.

"30 penerima manfaat program Lazismu dalam upaya menekan angka stunting di Grobogan berasal dari empat desa di Kecamatan Godong. Semoga dengan adanya Gerakan Bersama Pencegahan Stunting ini dapat bermanfaaat bagi para penerima bantuan," ungkap Sofi.

Manajer Lazismu Kabupaten Grobogan, Andik Waluyo menjelaskan, bantuan yang diberikan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Grobogan antara lain berupa RendangMu, susu, beras, dan telur. Tidak hanya pemberian paket makanan, layanan pengobatan gratis juga diberikan dalam kegiatan tersebut.

"Selain pemberian bantuan makanan bergizi bagi ibu dan anak penderita stunting, gerakan bersama ini juga melaksanakan pengobatan gratis dan sosialisasi pola hidup sehat untuk cegah stunting dari tim medis RS PKU Muhammadiyah Gubug," jelasnya.

Sebagai Amal Usaha Muhammadiyah, lanjut Andik, RS PKU Muhamamdiyah Gubug turut dilibatkan dalam kegiatan ini agar Aisyiyah dan Muhammadiyah Godong dapat bersama-sama menggerakkan masyarakat untuk menekan angka stunting. "Khususnya warga Muhammadiyah dan umumnya masyarakat Grobogan untuk bersama menekan angka stunting, demi terciptanya generasi penerus bangsa yang sehat, tumbuh kembang baik agar bisa memajukan bangsa dan negara," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
21 September 2023

CEGAH STUNTING, RATUSAN IBU HAMIL BERISIKO DI SALATIGA TERIMA BANTUAN RENDANGMU

KOTA SALATIGA -- Dukungan terhadap program penanganan stunting yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Salatiga ditunjukkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga dengan penyerahan bantuan RendangMu kepada ibu hamil berisiko. Diharapkan 650 kaleng rendang kemasan tersebut dapat menjadi makanan tambahan sehat. Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Pj. Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M. saat Apel Senin Pagi (18/09) di Halaman Pemerintah Kota Salatiga yang disaksikan oleh Ketua PDM Kota Salatiga Prof. Dr. Sa'adi, M.Ag., Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Salatiga Marijo, M.Pd., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Ir. Wuri Pujiastuti, M.M., dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M. menyampaikan ucapan terima kasih kepada PDM dan Lazismu Kota Salatiga atas dukungan terhadap program pencegahan stunting. "Saya berterima kasih kepada PDM Salatiga dan Lazismu yang telah berkontribusi pada pencegahan dan penanggulangan stunting di Kota Salatiga," ujarnya.

Stunting, lanjut Sinoeng, merupakan program yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Salatiga melalui berbagai kegiatan sehingga jumlahnya dapat terus ditekan. Hingga Agustus 2023, jumlah stunting di kota ini telah berhasil ditekan hingga mencapai 5,75 persen dari sebelumnya sekitar 11 persen. RendangMu yang dibagikan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi 216 ibu hamil berisiko yang sebelumnya telah dipilih dan berhak mendapat bantuan makanan bergizi.

"Saya berharap agar harmonisasi dan komitmen PDM dan Lazismu Kota Salatiga menyebar kebaikan ini berdampak positif terhadap penurunan stunting dan kemiskinan di Salatiga," harap Sinoeng.

Sementara itu, Prof. Dr. Sa'adi, M.Ag. selaku Ketua PDM Kota Salatiga menuturkan, berbagai upaya untuk mengolaborasikan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya bersama Pemerintah Kota Salatiga terus dilakukan. Salah satunya melalui program untuk menekan angka stunting, dengan melibatkan Lazismu Kota Salatiga.

Senada dengannya, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Salatiga Marijo, M.Pd. menambahkan, program Lazismu yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kota Salatiga sebelumnya adalah Program Super. "Yakni benah rumah warga sebanyak 3 unit senilai Rp 45 juta, dan bantuan UMKM kepada 4 warga penerima," terangnya.

Adapun 650 kaleng rendang produksi Lazismu senilai Rp. 36.500.000,- tersebut siap dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan. Distribusi dilakukan sesuai dengan data yang telah dihimpun Pemerintah Kota Salatiga.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dadan Hamdani]

SELENGKAPNYA
20 September 2023

SEDEKAH SUBUH, KOLABORASI FILANTROPIS CILIK LAZISMU DAN SDN 47 KOTA PAREPARE

KOTA PAREPARE -- Dengan menggandeng Lazismu Kota Parepare melalui gerakan Filantropis Cilik, UPTD SD Negeri 47 Kota Parepare kembali meluncurkan satu program inovasi yaitu Sedekah Subuh atau S2. Program ini diluncurkan Jumat (15/09) di hadapan para peserta didik di sekolah yang memiliki misi "Terwujudnya Peserta Didik Berakhlak Mulia, Unggul Prestasi, dan Cinta Lingkungan" tersebut.

Kepala UPTD SDN 47 Parepare, Sudirman Manda menjelaskan, tujuan dari Sedekah Subuh melalui gerakan Filantropis Cilik ini adalah mengajarkan peserta didik untuk bersedekah sejak dini. Ketika mereka tumbuh dewasa dan menjadi sukses, para peserta didik ini akan menjadi orang yang dermawan karena sejak dini telah diajarkan untuk bersedekah.

"Di balik harta kita tentunya ada hak orang lain yang membutuhkan. Dengan bersedekah, insyaAllah harta kita akan suci dan kehidupan kita akan diberkahi oleh Allah SWT," tutur Sudirman Manda.

Kehadiran Lazismu di SDN 47 Kota Parepare, sambung Sudirman, untuk memperkenalkan program Gerakan Filantropis Cilik. Filantropis terdiri dari dua kata yaitu filan dan tropis. Filan artinya cinta dan tropis artinya manusia.

"Jadi, filantropis adalah gerakan cinta sesama manusia. Mengapa dikatakan cinta sesama manusia? Dana yang terkumpul akan dikembalikan ke sekolah dalam bentuk beasiswa kepada siswa-siswi yang kurang mampu. Jadi, gerakan ini dari siswa untuk siswa," jelas Sudirman yang telah berhasil memimpin UPTD SD Negeri 47 Kota Parepare hingga meraih 69 penghargaan dalam kurung waktu 1 tahun 5 bulan ini.

Sementara itu, Muhammad Yusdiawan mewakili Lazismu Kota Parepare mengapresiasi program Sedekah Subuh yang diluncurkan oleh UPTD SD Negeri 47 Kota Parepare. "Program ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi untuk diajarkan dan dibiasakan sejak kecil untuk berbagi kepada sesama. Mudah-mudahan program ini terus berjalan dengan baik dan berkelanjutan," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Cahaya Anita]

SELENGKAPNYA
20 September 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross