

JAKARTA -- Pada Ramadhan 1444 H Lazismu kembali mendukung keamanan dan kenyaman masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman. Sebagai wujud kepedulian itu, Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyiapkan Posko MudikMu Aman pada lebaran ini yang berada di lima titik lokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan 1444 H Lazismu yang juga merupakan kerja sama dengan PT Paragon Technology and Innovation yang dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari H-5 lebaran hingga H+5 pada arus balik lebaran.
Kelima titik lokasi ini berada di Merak yaitu Terminal Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan; Cikampek tepatnya di Klinik Syafira Jalan Raya Cikampek-Cirebon, Pangulah Baru, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang; Kabupaten Indramayu di SMK Muhammadiyah Kandanghaur; dan Kota Bandung di Jalan Raya Bandung-Garut, Parakanmuncang. Sementara di Kabupaten Brebes, Posko MudikMu Aman berada di Masjid Ahmad Dahlan, Komplek Perguruan Muhammadiyah, Paguyangan.
Koordinator Posko MudikMu Aman, Nazhori Author mengatakan, berdirinya posko-posko mudik tersebut sebagai bentuk dukungan Lazismu bagi masyarakat yang pulang kampung. Jika kelelahan dalam perjalanan, para pemudik dapat memanfaatkannya dengan singgah untuk istirahat melepas lelah sebelum melakukan perjalanan kembali.
Di titik-titik tersebut, Lazismu juga berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat agar Posko MudikMu Aman dapat berjalan maksimal dan bisa melayani para pemudik. "Fasilitas disediakan berupa layanan charger gratis, periksa kesehatan gratis, pijat gratis, air minum dan takjil untuk berbuka puasa, wifi gratis, dan sarana ibadah salat bagi pemudik," jelas Author.
Program MudikMu Aman Lazismu telah berjalan sejak 2017 yang lalu dan sempat terhenti saat kondisi pandemi Covid-19. Pada tahun 2023 ini program tersebut kembali diselenggrakan untuk melayani masyarakat yang melintas di jalur mudik. Author menambahkan, selain di lima titik tersebut, beberapa Kantor Lazismu Wilayah juga berkoordinasi dengan Kantor Lazismu Daerah, MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) dan pimpinan Muhammadiyah setempat untuk mendirikan Posko MudikMu aman, seperti di Pekalongan, Banyumas, Magelang, Ngawi, Yogyakarta, dan daerah lainnya.
Momen ini merupakan waktu yang tepat bagi Lazismu sebagai sarana mengajak masyarakat khususnya kaum muslim untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran bahwa dengan membayar zakat dapat memberikan manfaat dan dampak bagi orang lain. Ini sejalan dengan tema Ramadhan Lazismu tahun ini secara nasional yaitu Zakat Kuatkan Indonesia.
Terakhir, tutur Author, Lazismu mengucapkan terima kepada para pemudik yang telah singgah ke Posko MudikMu Aman. "Bagi kami layanan yang terpenting adalah bagaimana pemudik nyaman dan aman berada di Posko MudikMu Aman yang selalu tetap memperhatikan kebersihan," pungkasnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN -- Banjir yang terjadi pada akhir bulan Maret 2023 masih dirasakan dampaknya oleh warga yang tinggal di beberapa kecamatan. Air masih menggenangi rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini mendorong Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk terjun ke lokasi guna membantu warga dengan menyalurkan bantuan.
Bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan bergerak untuk mendistribusikan paket bantuan berupa Kado Ramadhan. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Kantor Layanan (KL) Lazismu Nagara dan KL Lazismu Paharangan. 100 paket Kado Ramadhan pun disalurkan pada Senin (03/04) mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WITA dengan menggunakan armada ambulans Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta 1 unit mobil boks. Selain melibatkan Lazismu dan MDMC, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga turut serta membagikan bantuan.
Arif Rahman selaku Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang turut serta dalam proses distribusi menuturkan, kondisi masyarakat yang memprihatinkan ini membuat pihaknya bergerak cepat memberikan bantuan. Terlebih lagi dalam situasi bulan Ramadhan, sehingga bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam aksi ini.
"Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta MDMC dan KL Lazismu Paharangan serta KL Lazismu Nagara menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang tertimpa banjir. Keadaan mereka sekarang memang wajib dibantu. Kami menyampaikan terima kasih kepada muzakki dan donatur yang telah membantu kegiatan tersebut," ujar Arif.
Sementara itu, H. Syarifudin mewakili MDMC Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjelaskan bahwa ada beberapa titik terdampak banjir yang mendapatkan perhatian dari Muhammadiyah. Titik-titik tersebut yaitu Desa Bangkau Kecamatan Kandangan; Desa Bayanan, Tumbukan Banyu, dan Habirau, Kecamatan Daha Selatan; serta Desa Panggandingan dan Paharangan Kecamatan Daha Utara. "Kegiatan kami saat ini adalah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada 100 KK yang terdampak. Karena keterbatasan logistik yang kami miliki, tidak semua masyarakat bisa kami bantu," terangnya.
100 paket Kado Ramadhan dibagikan kepada masyarakat di daerah yang dihuni oleh mayoritas warga Muhammadiyah tersebut. Titik distribusi ini dipilih lantaran daerah tersebut telah terendam banjir lebih dari sepekan lamanya. Diharapkan dengan adanya Kado Ramadhan tersebut juga dapat membantu meringankan warga dalam menjalani ibadah puasa.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Rusmansyah]

KOTA BANJARBARU -- Bulan suci Ramadhan disambut dengan semarak oleh Lazismu Kota Banjarbaru. Hal ini ditandai dengan kegiatan penyaluran Kado Ramadhan yang menyasar sekitar 255 penerima manfaat. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Hajjah Nuriyah Kota Banjarbaru dan diiringi dengan kajian keagamaan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan, Prof. Dr H. Sarbaini, M.Pd.
Staf Fundrising dan Program Lazismu Kota Banjarbaru, Nurul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab kepada para donatur. "Semua program yang dapat kami laksanakan hingga hari ini sejatinya adalah perpanjangan tangan dari para muzakki yang sudah mempercayakan zakatnya melalui kami," terangnya.
Nurul menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga amanah dari para muzakki. "InsyaAllah kami selalu mengupayakan untuk menjaga amanah muzakki Lazismu Kota Banjarbaru dengan menyalurkan zakat tepat sasaran. Seperti penyaluran yang kami laksanakan hari ini yaitu membagikan 255 paket sembako untuk para dai atau ustadz dan guru honorer," tambahnya.
Sementara itu, Agus Syukron, guru SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru yang turut menerima Kado Ramadhan pada acara yang berlangsung Ahad (02/04) tersebut mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih kepada donatur maupun muzaki yang telah berzakat dan berinfak di Lazismu sehingga Lazismu dapat menebar manfaat zakat yang lebih luas. Kami sebagai guru sangat terbantu atas program ini," ungkapnya.
Kado Ramadhan merupakan salah satu program unggulan Lazismu Kota Banjarbaru pada momen bulan suci ini. Ada tiga penerima manfaat program ini yaitu da'i, guru, dan dhuafa. Pada penyaluran serempak tersebut Lazismu Kota Banjarbaru juga mengundang karyawan Amal Usaha Muhammadiyah yang ada di Kota Banjarbaru. Bantuan yang diberikan berupa paket makanan kebutuhan sehari-hari dengan nilai Rp. 200.000,- per paket.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

PALESTINA -- Prahara kemanusiaan masih tak kunjung selesai di tanah Palestina. Aksi kekerasan terhadap warga di sana kembali terjadi di kawasan suci Masjid Al Aqsha. Peristiwa ini, justru terjadi pada bulan suci Ramadhan saat warga Palestina sedang menjalankan ibadah puasa. Merespons kondisi itu, Lazismu melaksanakan aksi kemanusiaan dengan memberikan bantuan kepada penerima manfaat di Jalur Gaza.
Sikap kepedulian muzakki dan munfiq di Indonesia atas kondisi tersebut memantik Lazismu untuk menyampaikan amanah dari tanah air dengan menyalurkan bantuan bagi penyintas di Palestina. Dalam aksi kemanusiaan ini Lazismu tidak sendiri, tapi berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui program Muhammadiyah Aid. Melalui Muhammadiyah Aid, sinergi program kemanusiaan internasional ini terlaksana bersama Takween Association for Development selaku mitra kemanusiaan. Takween dipilih menjadi mitra kemanusiaan karena memiliki rekam jejak yang baik dengan adanya beberapa lembaga yang telah menjalin kemitraan, memiliki izin dari Pemerintah Palestina, serta merupakan NGO (Non-Governmental Organization) lokal yang berkedudukan di Gaza, West Bank, Golan.
Sadi M. Dabboor, Ketua Takween Association dalam keterangannya menyebutkan, pada Ramadhan tahun ini, para penyintas masih kesulitan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Ironinya, hari raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, sementara warga Gaza dalam kondisi hidup yang sangat sulit yang berdampak negatif pada kehidupan mereka ke depannya.
"Program Ramadhan ini merupakan salah satu bentuk bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh Takween setiap tahun. Pada bulan ini kami berharap dapat mencukupi kebutuhan keluarga penyintas dengan bantuan yang diberikan," ungkap Sadi M. Dabboor.
Hal ini, lanjut Sadi M. Dabbor, diperparah dengan blokade di Jalur Gaza yang juga berdampak pada semua aspek. Situasi ini menyebabkan peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran. Bantuan yang akan didistribusikan, salah satunya Food Basket, diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga yang sangat mendesak tersebut.
Sementara itu, Direktur Program Lazismu PP Muhammadiyah, Upik Rahmawati menyampaikan bahwa bantuan senilai USD 31,650 atau setara dengan Rp, 479.211.314,- tersebut berasal dari masyarakat Indonesia yang berempati pada keadaan saudara-saudara kita di Palestina yang tidak kunjung selesai keluar dari kondisi dan situasi peperangan. "Masyarakat Indonesia melalui Lazismu berharap bantuan makanan untuk berbuka puasa, Kado Ramadhan, dan pakaian dapat mengurangi beban hidup dan mereka bergembira menyambut hari raya dengan tercukupinya kebutuhan dalam beberapa hari ke depan," terangnya.
Bantuan yang disalurkan oleh Lazismu berupa 925 paket Food Basket dan 300 paket makanan untuk berbuka puasa kepada keluarga-keluarga penyintas di kawasan lokasi terdampak. Selain itu ada 100 paket bantuan zakat fitri dan sedekah, serta 100 paket bingkisan dan pakaian untuk hari raya Idul Fitri. Kegiatan distribusi mulai terlaksana pada tanggal 18 April 2023 akan berlanjut sampai dengan Idul Fitri.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

PALESTINA -- Semangat berbagi pada bulan suci bersama Lazismu tak hanya dirasakan oleh penerima manfaat di tanah air. Di mancanegara, saudara-saudara umat Islam Palestina juga turut berbahagia melalui 1350 paket bantuan yang disalurkan oleh Lazismu. Bantuan ini turut meringankan mereka dalam menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan di tengah situasi yang tidak menentu akibat kekerasan dan blokade yang terjadi di sana.
Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian, Muarawati Nur Malinda menuturkan, selain bantuan yang bersifat karitatif atau bantuan langsung, Lazismu juga akan mendorong pendistribusian dana Lazismu untuk program-program yang berkelanjutan, termasuk untuk penyaluran dana ke Palestina. "Dengan demikian bantuan yang kita salurkan bisa menjadi sesuatu yang berkelanjutan. Tidak habis dalam sesaat," ujarnya.
Melalui tiga mitra lokal yaitu Takween for Development Association, Waafa Microfinance and Capacity Building, dan Wowen's Center Al Thouri Silwan, bantuan yang berasal dari para muzakki dan munfiq Lazismu ini berhasil menyasar para penerima manfaat. Pemilihan mitra tersebut dilakukan melalui seleksi oleh Task Force Palestina Aid. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, seperti rekam jejak yang baik dengan adanya beberapa lembaga yang telah menjalin kemitraan serta memiliki izin dari Pemerintah Palestina.
Ketua Task Force Palestina Aid, Rahmawati Husein menyebutkan, pemilihan tersebut dilakukan guna memastikan bantuan tersebut dapat dikawal dengan sebaik-baiknya. Muhammadiyah betul-betul ingin menyampaikan bantuan dari donatur yang dititipkan melalui Lazismu kepada yang berhak menerima. "Karena kami memilih mitra-mitra lokal yang berpengalaman untuk penyaluran ini," ujarnya.
Terkait kebijakan pendistribusian Lazismu, Task Force Palestina Aid sudah membuka pengumuman untuk mitra-mitra lembaga swadaya masyarakat untuk memasukkan proposal pemberdayaan. "Setelah Syawal kita akan melakukan seleksi proposal untuk program-program pemberdayaan dan 'Peace Building'," lanjut Rahmawati.
Sebanyak 1350 paket bantuan yang disalurkan kepada warga Palestina terdiri dari 800 paket iftar keluarga, 300 paket bingkisan hari raya Idul Fitri, 150 paket pakaian, dan 100 paket bantuan tunai. Total nilai yang disalurkan Lazismu senilai USD 100 ribu.
Selain pendistrisbusian melalui program Muhammadiyah Aid, Lazismu juga memberikan beasiawa kepada para mahasiswa Palestina untuk mengenyam pendidikan Master, Doktoral, dan program Shortcourse di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Program ini ditangani oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah. Sebagian dana beasiswa ini juga berasal dari Quantum Akhyar Institute pimpinan Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. Disamping itu, Lazismu juga telah membangun 2 sekolah Muhammadiyah di Lebanon untuk para pengungsi Palestina di negara tersebut. Program ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Lebanon.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT -- Lazismu Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Lembaga Resiliensi Bencana atau lebih dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Angakatan Muda Muhammadiyah Ranting Panaragan Jaya Utama memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran. Yanto, Warga Panaragan Jaya Utama, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tubaba, menerima bantuan ini pada Selasa (16/04). Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Kepala Tiyuh Panaragan Jaya dan jajarannya, Babinsa setempat, Ketua DKM dan Angkatan Muda Masjid Baitul Makmur, Ketua PRM Panaragan Jaya, serta warga sekitar.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Tulang Bawang Barat, Bambang Wiyono menyampaikan bahwa bantuan ini berasal dari dana infak yang dihimpun oleh Lazismu dan donasi dari masyarakat. "Lazismu merupakan sebuah Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah yang mempunyai peran sangat penting di masyarakat dalam memberikan penyuluhan dan dalam upaya pengentasan kemiskinan," ujarnya.
Bambang menambahkan, Lazismu Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki Enam Pilar Program. Salah satunya adalah program kemanusiaan, seperti yang diberikan untuk warga Panaragan Jaya Utama sebagai penyintas musibah kebakaran rumah. "Kami memiliki Enam Pilar Lazismu, di antaranya adalah Kemanusiaan, Pendidikan, Kesehatan, Sosial Dakwah, Lingkungan, dan Ekonomi," imbuhnya.
Menyambung, Endo Susanto selaku Ketua MDMC Kabupaten Tulang Bawang Barat, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk perhatian Muhammadiyah terhadap bencana kebakaran rumah yang menimpa warga. "Kami bersama Lazismu Tulang Bawang Barat dan elemen masyarakat tiyuh serta aparatur pemerintahan hari ini memberikan bantuan berupa asbes sebanyak 2 kodi, kayu mentru 5x10 sebanyak 1/2 kubik, dan kebutuhan pokok harian berupa sembako," terangnya.
Sementara itu, Camat Tulang Bawang Tengah, Achmad Nazaruddin yang turut hadir juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Muhammadiyah dengan membantu meringankan beban korban kebakaran ini. "Semoga ini menjadi perhatian kita semua bahwa saling membantu antar sesama dan semangat bergotong royong akan memupuk rasa persatuan dan solidaritas antara kita di masyarakat," harapnya.
[Komunikasi dan Digitalisasi Lazismu PP Muhammadiyah]

