

Bertempat di Gedung Day Care Lansia Aisyiyah, Perumnas Condongcatur, Sleman, DI Yogyakarta, Lazismu menggelar program Pesantren Lansia. Kegiatan ini bekerja sama dengan Day Care Lansia Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Perumnas Condongcatur. Pesantren Lansia akan berlangsung pada bulan Ramadhan, sejak 27 Maret hingga 20 April 2023, diikuti oleh 70 orang santri lansia.
Mewakili Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Nur Sigit Nugroho membuka pelaksanaan program Pesantren Lansia Ramadhan 1444 H. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian Lazismu kepada para lansia. "Lazismu sebagai Unit Pembantu Pimpinan di Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang dilaksanakan baik oleh Muhammadiyah dan Aisyiyah. Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak lagi program-program yang dapat disinergikan dengan Lazismu," ujarnya.

Sigit menambahkan, dana yang dikelola oleh Lazismu merupakan dana umat yang harus disalurkan tepat sasaran kepada penerimanya. Program Pesantren Lansia ini merupakan bentuk penyaluran dana umat dalam bentuk program kepedulian kepada Lansia. "Mudah-mudahan program ini berjalan dengan lancar dan terus berkelanjutan," harapnya.
Sementara itu, Ketua PRA Perumnas Condongcatur, Nuryani menyampaikan bahwa para lansia sangat rentan dengan kondisi kesehatan, terlebih jika dipengaruhi oleh pikiran yang kosong. Hal ini mendorong diadakannya kegiatan Pesantren Lansia ini. Pesantren Lansia dilandasi oleh semangat "Birrul Walidain", sehingga menjadi wadah untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang prima dengan kegiatan bermanfaat pada usia mereka.
"Lansia ini sangat rentan dengan kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kondisi pikiran yang kosong karena tidak ada kegiatan. Atas dasar tersebut kami berinisiatif untuk memperhatikan kesehatan lansia, terutama kesehatan rohani dan jasmani dengan mengadakan program Pesantren Lansia," terangnya.
Program Pesantren Lansia Lazismu melengkapi keberadaan Gedung Day Care Lansia Aisyiyah ini. Sejak diresmikan pada tahun lalu, beragam kegiatan untuk para lansia pun telah dilakukan. Sebelum memiliki gedung sendiri, kegiatan pesantren lansia dilakukan di Balai Kesejahteraan Sosial yang ada di lokasi PRA Perumnas Condongcatur.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Keadaan ini mendapatkan perhatian khusus dari Kantor Layanan (KL) Al Furqan. KL yang berada di bawah koordinasi Lazismu Kota Banjarmasin tersebut menyalurkan paket sembako kepada 80 orang mustahik yang berhak menerimanya. Paket sembako tersebut masing-masing berisi beras 8 liter, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kg. Setiap paket yang diberikan bernilai 150 ribu rupiah.
Penyaluran paket sembako yang berlangsung Selasa (21/03) pagi di halaman Masjid Al Furqan, Jalan Bumi Mas Raya Kota Banjarmasin. Sebagian lagi diserahkan dengan menyambangi rumah-rumah para penerima manfaat. Kepala KL Lazismu Al Furqan, Yazidi Indar menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Lazismu. "Ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan sesuai fungsi Lazismu, yaitu menerima zakat, infak, dan sedekah, kemudian menyalurkan kembali kepada 8 asnaf," terangnya.
Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarmasin juga turut hadir dalam acara penyaluran bantuan ini, diwakili oleh Ustadz H. Ahmad Fitri Rusli. Pada sambutannya ia menyampaikan terima kasih kepada KL Lazismu Al Furqan yang telah melaksanakan penyaluran bantuan kali ini. Ia pun menghimbau kepada para muzakki, donatur, dan dermawan agar selalu menyalurkan sebagian hartanya kepada Lazismu Al Furqan. "Jangan khawatir, infak dan sedekahnya akan disalurkan kembali kepada 8 asnaf seperti yang diserahkan pada hari ini dan merupakan bentuk kepedulian memberi untuk negeri," tegasnya.

Selain menyalurkan paket sembako dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, KL Lazismu Al Furqan juga menyerahkan beberapa bantuan lainnya. Di antaranya yaitu program Beasiswa Sang Surya kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) sebesar 1 juta rupiah, Beasiswa Mentari kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 sebesar 1 juta rupiah, dan program Peduli Guru untuk 3 pengajar TPA Al Furqan sebesar 1,5 juta rupiah. Di samping itu, bantuan program Back to Masjid untuk kemakmuran dan kesejahteraan jamaah Masjid Al Furqan sebesar 1 juta rupiah. Bantuan ini merupakan hasil dari penghimpunan selama bulan Januari hingga Maret 2023.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Johansyah]

Pos Hangat ini merupakan inisiasi Lazismu didukung Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah guna menyediakan makanan dan minuman secara gratis kepada peserta MTQ. Fikri Cahyadi, Kepala KL Lazismu Ash Shalihin Haruyan yang bertugas menjadi penanggung jawab Pos Hangat tersebut menyampaikan bahwa keberadaan pos ini menarik perhatian para peserta dan pengunjung kegiatan MTQ.
"Sejak dibuka cukup banyak yang berdatangan untuk menikmati hidangan yang tersedia, diperkiraan ratusan orang berdatangan," ungkap Fikri yang juga merupakan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Haruyan.
Fikri mengharapkan melalui pos tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi Muhammadiyah dalam kegiatan acara MTQ yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Apalagi sejak dibuka, tidak sedikit yang singgah untuk menikmati makanan yang tersedia.
Senada dengan itu, Eli Rahmawati, salah seorang relawan yang turut ikut dalam aksi tersebut mengungkapkan rasa senang karena bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Terlebih lagi, Pos Hangat juga mendapatkan kunjungan dari Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah yang membuka gelaran acara tersebut. "Sangat senang bisa ikut berkontribusi dalam kegiatan ini. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang berkunjung," imbuhnya.
Pos Hangat yang dibuka sampai malam hari tersebut menyediakan beragam makanan ringan, air mineral, dan minuman baik hangat maupun dingin. Selain untuk melayani para peserta dan pengunjung MTQ, keberadaan Pos Hangat juga sebagai syiar Muhammadiyah, terutama dalam memperkenalkan program-program Ramadhan 1444 H Lazismu kepada khalayak Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Pada kesempatan ini, Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin menyampaikan potensi zakat dapat tergali dengan maksimal dengan terus mengembangkan ekosistem zakat tersebut. Edukasi kepada masyarakat tentang zakat pun harus terus dijalankan, agar dapat memahami apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah. Pengelolaan zakat pun harus terus dilakukan secara profesional oleh pihak pengelola zakat.
"Penghimpuanan dan pemanfaatan zakat serta dampaknya diharapkan akan makin meningkat dan dampaknya semakin luas dan nyata. Komponen utama zakat berasal dari kompenen asal usul zakat. Muzakki, amil zakat, dan mustahik dari aspek perencanaan, pengumpulan dan penyaluran dikelola dengan profesional dan amanah, serta sertifikasi terhadap para muzakki," tegas Ma'ruf Amin.
Ketua BAZNAS RI, Noor Ahmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa tren yang terjadi dalam dua tahun sebelumnya sangat mengejutkan. Selama pandemi, masyarakat giat berderma untuk saling tolong menolong. Bahkan menurutnya, pihak generasi muda pun turut serta menjadi tokoh utama dalam menyalurkan dana infak.
"Selama Covid, kekuatan zakat ternyata luar biasa bagi masyarakat dan dinanti oleh masyaraakat. Berkahnya luar biasa dan mudah-mudahan berakhirnya Covid salah satunya karena zakat. Peningkatan jumlah zakat serta keiktsertaan anak muda harapannya keberadaan zakat bisa mengentaskan kemiskinan," ungkap Noor Ahmad.
Dalam gelaran yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI, para Menteri, perwakilan ormas Islam, tokoh masyarakat, dan tamu undangan ini Lazismu meraih penghargaan terbaik dalam kategori Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dengan Program Kemanusiaan Terbaik. Penghargaan diterima oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang diserahkan oleh Deputi BAZNAS RI, Arifin Purwakananta.

Penghargaan ini diterima dengan penuh syukur oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi para amil untuk terus meningkatkan kinerja. BAZNAS Award ini pun akan dapat meningkatkan kepercayaan publik.
"Alhamdulillah Lazismu mendapatkan penghargaan dengan kategori LAZ (Lembaga Amil Zakat) dengan Program Kemanusiaan Terbaik dalam Baznas Award 2022. Semoga dengan diperolehnya penghargaan ini menjadi motivasi bagi Lazismu untuk terus meningkatkan kinerjanya dan memberi dampak serta manfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, apresiasi BAZNAS ini diharapkan dapat menambah kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS)-nya melalui Lazismu," ujar Rais.
Sehubungan dengan akan menghadapi bulan Ramadhan ini, lanjut Rais, pihaknya juga mengajak masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah untuk menyalurkan ZIS-nya melalui Lazismu. "Mari kita isi momentum Ramadhan dengan ber-fastabiqul khoirot dalam menjalankan ibadah kita, khususnya ZIS. Semoga amal ibadah kita mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT," ajaknya.
Serupa dengan Rais, Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Suryanto yang turut serta mendampingi juga menegaskan bahwa penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi. Terlebih lagi dalam hal program-program kemanusiaan, sesuai dengan kategori yang diraih oleh Lazismu dalam BAZNAS Award 2023 ini.
"Dengan penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi pada masa yang akan datang. Demikian pula dalam pengadministrasian program-program kemanusiaan, mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan rehabilitasi serta rekonstruksi, sehingga tercipta ekosistem dalam program kemanusiaan yang dapat melibatkan lebih banyak pihak dan mitra kerja sama, sehingga program dapat memberikan dampak bagi penerima manfaat, terukur, dan berkesinambungan untuk pemenuhan berbagai indikator dalam pencapaian SDGs," terang Edi.
Penghargaan yang diterima oleh Lazismu dengan Program Kemanusiaan Terbaik dalam BAZNAS Award 2023 turut menambah capaian yang telah diraih. Sebelumnya, Lazismu telah meraih penghargaan Pemenang Terbaik I Kategori Filantropi dalam Indonesia's SDGs Action Awards 2022. Penghargaan Indonesia's SDGs Action Awards 2022 diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada berbagai pihak yang turut mendukung pencapaian SDGs.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Acara ini dihadiri oleh Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Nur Sigit Nugroho, Ketua PWM DI Yogyakarta Muhammad Ikhwan Ahada, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta Jefree Fahana, para guru penerima bantuan, dan undangan lainnya. Tema yang diambil yaitu "Zakat Kuatkan Indonesia, Muhammadiyah Bersama Lazismu DI Yogyakarta", sesuai dengan tema Ramadhan yang diturunkan oleh Lazismu PP Muhammadiyah.
Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Nur Sigit Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai dengan tema Ramadhan yang diusung oleh Lazismu pada tahun ini, salah satu sasaran penerima manfaat adalah para pelaku pendidikan. Bantuan ini pun dapat menjadi langkah awal bagi program-program yang lainnya.
Lazismu pada Ramadhan tahun ini mengambil tema 'Zakat Kuatkan Indonesia'. Di dalamnya terdapat beberapa program untuk disasarkan, salah satunya untuk bidang pendidikan. Meskipun bantuan ini belum bisa mencakup seluruh guru yang ada di wilayah Yogyakarta, mudah-mudahan ini bisa menjadi awal untuk program-program selanjutnya," ungkap Sigit.
Bantuan yang diberikan oleh Lazismu ini mendapatkan apresiasi dari Ketua PWM DI Yogyakarta, Muhammad Ikhwan Ahada. Menurutnya, anggota persyarikatan harus menjadi pusat perubahan, termasuk Lazismu. Perubahan itu dapat dilakukan dengan menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat. Perubahan yang dilakukan dengan pergerakan tersebut mencakup 3 tingkatan gerakan, yaitu selektif, komparatif, dan kompetitif, sesuai dengan kepribadian Muhammadiyah.
"Kepribadian Muhammadiyah adalah sebagai amar maruf nahi munkar. Untuk itu, kita sebagai anggota Muhammadiyah harus menjadi pusat perubahan. Termasuk di dalamnya adalah Lazismu yang harus selalu hadir berperan dalam setiap gerak langkah Muhammadiyah yang membawa agama dengan cara yang penuh kedamaian dan membawa solusi, sehingga bisa menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat," ajak Ikhwan.
Ikhwan pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Wilayah DI Yogyakarta serta kepada para penerima manfaat program Peduli Guru ini. "Selamat dan apresiasi kepada Lazismu DI Yogyakarta sebagai UPP (Unsur Pembantu Pimpinan) atas capaian penghimpunan zakat yang terus meningkat dan dipercaya masyarakat. Mudah-mudahan terus menjadi garda terdepan persyarikatan sebagai penggerak program-program persyarikatan yang ada di DI Yogyakarta. Terakhir terima kasih kepada Bapak Ibu yang sudah berperan aktif menjadi penerima manfaat dari Lazismu ini," ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Jefree Fahana menerangkan, bidang pendidikan menjadi prioritas dalam penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah di wilayahnya, diikuti oleh pemberdayaan ekonomi. Bantuan yang diberikan kali ini sejumlah 500 paket sembako yang diberikan kepada para guru. Ia pun berharap agar program ini dapat terus berlanjut, sehingga membantu ekonomi para guru.
"Pada saat ini Lazismu DI Yogyakarta menerima dana titipan dari Lazismu Pusat untuk disalurkan kepada guru. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 500 paket sembako. Dengan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat dan juga mudah-mudahan ini menjadi berkah untuk guru. Selain itu kami mengharapkan juga ada program lanjutan dalam bentuk pemberdayaan guru, khususnya pemberdayaan ekonomi untuk guru dengan harapan bisa meningkatkan pendapatan guru," harap Jefree.
Program Peduli Guru berada di bawah Pilar Pendidikan Lazismu yang menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia dan kader-kader keumatan melalui kegiatan pendidikan. Salah satu sasarannya adalah para guru yang memiliki keterbatasan ekonomi. Tujuannya adalah agar dapat membantu perekonomian para guru agar dapat terus menjalankan proses pendidikan dengan baik.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Bertempat di masjid yang terletak di antara perumahan Mutiara Citra Asri (MCA) dan perkampungan warga Sumorame ini, kegiatan memasak makanan yang akan dibagi secara gratis pun dilakukan sejak pagi untuk jamaah masjid setelah menunaikan sholat Jumat pada (10/3). Menu yang menjadi pilihan adalah Nasi Sop Iga disiapkan oleh Tim Kendara Saji Makanan yang dikomandani oleh Budi Sarwono, relawan senior Lazismu Wilayah Jawa Timur.
"Sebanyak 300 mangkok Nasi Sop Iga dipersiapkan untuk jamaah masjid. Pekerjaan dilakukan secara cepat dan cermat sehingga dapat selesai memasak tepat 30 menit sebelum sholat Jumat. Agar cepat rampung, Tim Kendara Saji Makanan Lazismu yang berjumlah 6 orang dibantu oleh ibu-ibu Aisyiyah yang tinggal di perumahan MCA Candi," jelas Budi.
Tepat setelah para jamaah menunaikan ibadah sholat Jumat di Masjid Al Hikmah, Tim Kendara Saji Makanan bergegas membagikan Nasi Sop Iga dalam mangkuk. Para jamaah mengantri dengan tertib dan teratur. Selain kegiatan Jumat Berkah Plus dengan berbagi makanan, Lazismu Wilayah Jawa Timur juga mengadakan Sambang Santri Taman Pendidikan a-Qur’an (TPQ) berbasis masjid.
“Alhamdulillah, 300 porsi makanan itu habis diserbu jamaah masjid yang mengantri dengan tertib dan teratur. Sebanyak 12 dos air demineral juga disediakan untuk minum para jamaah usai makan siang. Walau demikian, Tim Kendara Saji Makanan Lazismu masih sempat menyisihkan satu panci untuk dikonsumsi pada acara TPQ sore hari di tempat yang sama," imbuh Budi.
Kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diupayakan dapat berjalan dengan istiqomah. Program ini berjalan dengan sukses atas dukungan dari para dermawan, donatur dan muzakki yang menitipkan dana amal kebaikannya melalui Lazismu Wilayah Jawa Timur. Selain itu, aksi ini juga dalam rangka menunaikan amanah dari para dermawan dan donatur.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

