Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

KOMITMEN UNTUK PENDIDIKAN, LAZISMU BERIKAN BEASISWA MENTARI

KABUPATEN TANAH LAUT -- Meski masih tergolong baru, keberadaan Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kintap, Kabupaten Tanah Laut semakin dirasakan oleh masyarakat. Kiprahnya dalam melayani umat melalui berbagai program menjadi angin sejuk dalam dunia filantropi di daerah ini. KL Lazismu PCM Kintap kembali menyalurkan bantuan, kali ini dalam bidang pendidikan di kantor yang terletak di Kebun Raya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Bantuan biaya pendidikan dalam program Beasiswa Mentari ini diberikan kepada ananda Ayu yang menempuh pendidikan di Muhammadiyah Boarding Schol (MBS) Nurul Amin Alabio, Hulu Sungai Utara. Bantuan berupa uang tunai ini diberikan melalui kakak kandung Ayu. Beasiswa Mentari merupakan salah satu program di bawah Pilar Pendidikan Lazismu, dengan menyasar para penerima manfaat dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.

Kepala KL Lazismu PCM Kintap, Bambang Sutaji saat penyerahan bantuan pada Selasa (21/06) menyampaikan bahwa melalui program ini pihaknya berkomitmen dalam mendukung warga sekitar dalam menempuh pendidikan. "Melalui program pada Pilar Pendidikan ini tentunya bentuk dukungan untuk warga sekitar," ungkapnya.

Bambang juga mengharapkan, penyaluran bantuan ini bisa meringankan beban dalam menempuh pendidikan dan agar ananda Ayu lebih giat belajar. "Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban biaya orang tuanya yang tergolong kurang mampu. Yang terpenting ananda Ayu harus terus semangat dalam menempuh pendidikan," harapnya.

Kakak kandung Ayu yang mewakili pihak keluarga dalam menerima bantuan pendidikan ini menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah di Kintap atas kepedulian yang telah diberikan. "Kami selaku keluarga penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasih untuk Muhammadiyah melalui Lazismu Kintap atas kepedulian serta bantuan untuk biaya pendidikan adik kami," ujarnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
14 Juli 2022

Buku Panduan Zakat

Berikut Buku Panduan Zakat cetakan 2021

SELENGKAPNYA
1 Januari 2022

1000 ANAK YATIM PIATU BARU DI DIY, LAZISMU BERSAMA MPS DAN ALFAMART SERAHKAN BANTUAN

YOGYAKARTA -- Pandemi yang telah berjalan lebih dari satu tahun menyebabkan dampak yang signifikan terhadap anak-anak. Sebagai harapan masa depan bangsa, anak-anak selayaknya mendapatkan perhatian. Banyak di antara anak-anak menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu akibat pandemi. Mereka mengalami kondisi yang sulit, bahkan dapat menjadi gelandangan akibat tidak adanya perhatian dari berbagai pihak.

Hal ini mendorong Lazismu untuk memberikan bantuan sebanyak 210 paket kepada keluarga anak yatim piatu pada hari Selasa (2/11) melalui acara Bantuan Paket Sembako untuk Yatim Piatu Terdampak Covid-19 yang dilakukan secara hybrid di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Mahli Zainuddin Tago, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta Cahyono, serta Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) PWM DI Yogyakarta Ridwan Furqoni.

MPS PWM DI Yogyakarta mendata bahwa terdapat lebih kurang seribu anak menjadi yatim piatu baru yang tersebar pada lima daerah di wilayah DI Yogyakarta akibat ditinggal orang tua yang meninggal karena terpapar Covid-19. Pendataan anak yatim piatu baru akibat pandemi dilaksanakan secara terbuka dengan menggunakan form digital kemudian disebarluaskan melalui berbagai sarana, seperti halnya media sosial, organisasi, dan masyarakat umum. Setelah dilakukan pemilihan data kemudian dilakukan survei oleh relawan Muhammadiyah dengan mendatangi rumah masing-masing. Survei ini dilakukan berbasis cabang dengan pertimbangan lebih dekat terhadap domisili anak tersebut. Hasil dari pelaksanaan survei yang dilakukan untuk masa anak usia 0-18 tahun ini akan dilanjutkan ke tahap bantuan pengasuhan berkelanjutan berbasis cabang dengan memberikan santunan layak selama masih berada di usia anak.

Ketua MPS PWM DI Yogyakarta, Ridwan Furqoni menuturkan, pihaknya berharap agar anak-anak tersebut mendapatkan pengasuhan namun kenyataannya masih banyak yang belum mendapat perhatian. Meski demikian, masih ada banyak pihak yang membantu. "Data yang terkumpul di MPS mencapai kurang lebih seribu anak yatim piatu baru akibat pandemi. Berharap anak mendapatkan pengasuhan dari orang tua namun takdir Allah berbeda. Namun ada banyak pihak untuk terus membantu agar optimal dalam pengasuhan kepada anak sehingga tumbuh dewasa menjadi kader keumatan," ungkap Ridwan.

Senada dengan Ridwan, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago menegaskan bahwa anak-anak yang kehilangan orang tuanya harus didampingi. "Dalam proses tumbuh, anak harus kehilangan figur orang penting. Insyaallah anak akan menjadi tangguh dan kita harus mendampingi. Secara nasional anak kehilangan orang tua sebanyak tiga puluh ribu dan khusus DI Yogyakarta sebanyak seribuan anak," tegasnya.

Mahli juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Lazismu Wilayah DI Yogyakarta serta MPS PWM DI Yogyakarta atas kerja keras yang telah dilakukan. "Apresiasi kepada Lazismu DIY dan MPS DIY yang sudah koordinasi dengan PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) dan PCA (Pimpinan Cabang Aisyiyah) sehingga pekerjaannya menjadi ringan," ungkapnya.

Sementara itu, Cahyono selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta berharap agar anak-anak yang terdampak pandemi kelak dapat mandiri, sejahtera, dan menunai prestasi. "Wabah Corona lebih banyak dirasakan oleh anak-anak dengan menerima ujian dari Allah. Insyaallah Allah akan menyayangi, membangun kemandirian, memberikan kesejahteraan dan prestasi di kemudian hari. Program yang direncanakan oleh MPS dan Lazismu akan terus dilanjutkan dan digerakkan," harap Cahyono.

Program pendampingan anak-anak yatim piatu sudah lama dilakukan oleh Muhammadiyah, namun masih banyak masyarakat yang sering salah paham bahwa ketika menemukan anak yatim piatu, hal yang perlu dilakukan adalah dengan memasukkannya ke lembaga pengasuhan anak atau panti asuhan, sementara di dalam regulasi dan fiqih anak menyebut bahwa pengasuhan terbaik adalah keluarga. Bilamana ada keluarga kurang memahami pengasuhan maka yang harus dilakukan adalah dengan memberikan motivasi penguatan atau pembekalan serta memberikan santunan awal terlebih dahulu. Apabila masih belum mampu maka sebaiknya dicarikan pengasuh pengganti dan jika masih mengalami kesulitan maka jalan terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan memasukkan anak ke dalam lembaga pengasuhan anak atau panti asuhan.

Permasalahan anak-anak yatim piatu akibat terdampak Covid-19 ini perlu terus didorong dengan mengedepankan pengasuhan yang dilakukan oleh pihak keluarga sehingga mendapatkan fasilitas terbaik. Program pendampingan ini dilakukan bersama PCM, PCA dan Kantor Layanan Lazismu se-DI Yogyakarta. Ke depannya direncanakan akan dibentuk sebuah lembaga khusus yang fokus dalam pendampingan anak dengan bekerjasama melalui lembaga atau mitra lain.

Program Bantuan Paket Sembako untuk Yatim Piatu Terdampak Covid-19 ini merupakan kerjasama Lazismu dengan Alfamart yang berisi bantuan berupa makanan pokok, Al-Qur'an, dan daging kurban kemasan RendangMu. Program bantuan ini direncanakan akan terus dilakukan hingga mencapai seribu paket atau sebanyak jumlah anak-anak yang menjadi yatim piatu akibat pandemi Covid-19.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
2 November 2021

Gempa Malang, MDMC Lakukan Asesmen Amal Usaha Muhammadiyah yang Terdampak

MALANG - Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 6,7 pada Sabtu (10/7), pukul 14.00 WIB. Gempa bumi terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer. 

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M=6,7. Informasi itu kemudian diperbarui bahwa magnitudo gempa adalah M=6,1.

Gempa terjadi pada koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS), 112.48 Bujur Timur (BT), tersebut terjadi selama 37 detik. BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur tersebut, tidak berpotensi tsunami.

Di wilayah Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang tengah melakukan pendataan kerusakan akibat gempa tersebut. Tercatat, beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diantaranya adalah Kecamatan Wajak, Kecamatan Dampit, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Merespon bencana tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center kemudian melakukan asesmen aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak gempa, dan memberikan paket bantuan sembako kepada warga yang terdampak.

Hasil asesmen MDMC adalah ada beberapa Amal Usaha Muhammadiyah yang mengalami kerusakan, antara lain SMK Muhamamdiyah 6 Donomulyo (Rusak Sedang), SMK Muhammadiyah 2 Pagak (Rusak Berat), SMP Muhammadiyah 10 Turen (Rusak Ringan), SMP Muhammadiyah 5 Pagak (Rusak Ringan), dan SD Muhammadiyah 10 Pagak (Rusak Ringan).

Sedangkan hingga saat ini masih dilakukan assesment untuk daerah lain.

Dalam Laporan Situasi yang dikeluarkan oleh MDMC, para relawan Muhammadiyah tersebut membutuhkan alat transportasi double cabin, makanan siap saji, bahan bangunan, baksos untuk membersihkan dan merenovasi puing-puing bangunan, dan alat untuk membersihkan reruntuhan.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 6,7 pada Sabtu (10/7), pukul 14.00 WIB. Gempa bumi terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer. 

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M=6,7. Informasi itu kemudian diperbarui bahwa magnitudo gempa adalah M=6,1.

Gempa terjadi pada koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS), 112.48 Bujur Timur (BT), tersebut terjadi selama 37 detik. BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur tersebut, tidak berpotensi tsunami.

Di wilayah Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang tengah melakukan pendataan kerusakan akibat gempa tersebut. Tercatat, beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diantaranya adalah Kecamatan Wajak, Kecamatan Dampit, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Merespon bencana tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center kemudian melakukan asesmen aset-aset Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak gempa, dan memberikan paket bantuan sembako kepada warga yang terdampak.

Hasil asesmen MDMC adalah ada beberapa Amal Usaha Muhammadiyah yang mengalami kerusakan, antara lain SMK Muhamamdiyah 6 Donomulyo (Rusak Sedang), SMK Muhammadiyah 2 Pagak (Rusak Berat), SMP Muhammadiyah 10 Turen (Rusak Ringan), SMP Muhammadiyah 5 Pagak (Rusak Ringan), dan SD Muhammadiyah 10 Pagak (Rusak Ringan).

Sedangkan hingga saat ini masih dilakukan assesment untuk daerah lain.

Dalam Laporan Situasi yang dikeluarkan oleh MDMC, para relawan Muhammadiyah tersebut membutuhkan alat transportasi double cabin, makanan siap saji, bahan bangunan, baksos untuk membersihkan dan merenovasi puing-puing bangunan, dan alat untuk membersihkan reruntuhan.

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
14 April 2021

Lazismu Solo Bersama Aisyiyah Salurkan Gerobak untuk Penguatan Ekonomi

SURAKARTA - Pemberdayaan ekonomi melalui sektor UMKM terus digalakkan oleh Lazismu Solo. Kali ini Lazismu Solo bekerja sama dengan Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan Aisyiyah Kota Surakarta menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada Ibu Asih. 

Ibu Asih sehari-hari berjualan tahu kupat di depan Pegadaian Gading. Tapi setahun terakhir kondisi gerobak sudah tidak layak, maka inisiatif Pimpinan Aisyiyah untuk mengajukan bantuan kepada Lazismu. 

Sinergi berkelanjutan antara Lazismu dan MEK PDA tersebut akhirnya berhasil merealisasikan gerobak ke-6, dari seluruh gerobak yang sudah diberikan kepada penerima manfaat. 

Ibu Prawi, perwakilan MEK PDA mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terus berlangsung hingga saat ini.

"Terbukti bantuan gerobak ataupun modal usaha selama ini sangat bermanfaat khususnya bagi ibu-ibu jamaah Aisyiyah untuk mengembangkan usahanya,” ujar Prawi.

Ditemui disela-sela serah terima gerobak, Ibu Asih mengatakan bahwa usahanya ini adalah melanjutkan usaha orang tua. Karena selama pandemi usahanya terdampak maka rencana untuk memperbaiki gerobak urung dilaksanakan. 

"Alhamdulillah, karena sering mengikuti pengajian Aisyiyah di Ranting ada informasi bantuan gerobak dari Lazismu, saya mengajukan kepada Pimpinan Ranting Aisyiyah,” ungkapnya. 

Hal yang sama dikatakan oleh Isnan, bagian Program Lazismu Solo. Ia menyebut bahwa bantuan gerobak usaha merupakan komitmen Lazismu untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan yang berkelanjutan. 

“Menggalakkan dana-dana zakat untuk program yang produktif adalah ikhtiar bersama kita bertahan menghadapi pandemi,” ujar Isnan. 

Menurutnya, dana yang diamanahkan oleh muzakki dan donatur kepada Lazismu akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dan tepat sasaran untuk dibantu. Sehingga tercipta proses kemandirian dan pendayagunaan yang berkelanjutan dan bukan hanya jangka pendek. 

Reporter: Yusuf

SELENGKAPNYA
14 April 2021

“Warung Koboy” untuk Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Yogyakarta – LAZISMU. Warung sederhana seperti angkringan di Yogyakarta dapat ditemui di setiap sudut jalan. Warung Koboy favorit mahasiswa selalu diminati banyak kalangan sebagai ciri khas unik Yogyakarta.

Adalah Ari Nur Cahyono (22), pemuda dari keluarga tidak mampu dan tidak memiliki pekerjaan. Pemuda lajang ini tinggal di Dusun Kalimundu RT 02, Gadingharjo Sanden, Kabupaten Bantul.

Pemuda seusia Cahyono tidak boleh menganggur. Ia harus diberdayakan agar terus berkreasi. Karena itu, Cahyono satu dari sekian penerima manfaat bantuan Lazismu Kantor Layanan  Artha Amanah Sanden. Bantuan diserahkan langsung oleh Lazismu DIY kepada Cahyono (24/3/2018).

Program pemberdayaan kali ini, diwujudkan melalui ekonomi kreatif, dengan membuka usaha ciri kas Yogyakarta berupa angkringan atau warung koboy. Menurut Kepala Kantor Lazismu Artha Amanah, Muhammad Farid Hadiyanto, akringan merupakan usaha ciri kas Yogyakarta, dari segi harga jual juga lebih murah dan usaha yang menghasilkan.

“Angkringan lebih diminati masyarakat karena harganya yang ekonomis. Salain itu juga makanan yang dijual juga beberapa dari setoran atau produksi dari binaan Lazismu juga,” kata Fari menilai.

Angkringan menyediakan berbagai macam menu jajanan tradisonal dan minuman.  Dilengkapi jajanan kekinian yang sehat dan hemat. Buka dari siang hingga malam hari sehingga menjadi tempat kuliner sederhana dan memasyarakat.

Lazismu Artha Amanah Sanden berupaya selalu berperan dalam mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan ekonomi kreatif dan produktif serta diharapkan dapat meningkatkan penghasilan penerima manfaat (fh).

SELENGKAPNYA
12 April 2021
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross