

Serah terima hewan qurban dilakukan oleh perwakilan Kantor Cabang Syariah (KCS) PermataBank Syariah Kota Banjarbaru, Nuriyadi kepada Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarbaru, Abdul Aziz. Sapi ekor sapi yang diserahkan memiliki bobot sekitar 315 kg. Selain PermataBank Syariah, Lazismu juga menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar sebagai mitra penyaluran.

Mewakili Kantor Cabang Syariah (KCS) PermataBank Syariah Kota Banjarbaru, Nuriyadi menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan qurban bersama Lazismu ini merupakan instruksi dari pusat. "Pelaksanaan qurban ini merupakan instruksi pusat dalam artian Lazismu dan PermataBank Syariah telah bekerja sama di tingkat pusat, maka kami di daerah ini hanya mengikuti. Untuk sumber pendanaan sendiri kami mempunyai Unit Pengelola Zakat, dari sanalah disiapkan untuk kegiatan seperti ini," jelasnya.
Nuriyadi pun mengapresiasi pelaksanaan ibadah qurban yang terkoordinasi dengan baik. "Kami sangat mengapreasiasi pelaksanaan qurban yang dilaksanakan bersama ini. Terlihat sangat meriah dan terkoordinasi dengan baik," ujarnya.
Terakhir, Nuriyadi berharap agar kerja sama ini dapat terus terjalin antara kedua belah pihak. "Semoga kerja sama terus bisa terjalin, baik itu di tingkat pusat maupun di tingkat daerah serta untuk pelaksanaan qurban dari segi jumlah ke depan bisa ditambah," tutupnya.
Tito Dwi Wirawan, Manajer Lazismu Kota Banjarbaru merasa bersyukur karena pihaknya dapat melaksanakan ibadah qurban bersama PermataBank Syariah. "Kami bersyukur bisa ikut dalam pelaksanaan penyaluran qurban bersama ini, apalagi pelaksanaan ini secara nasional dalam artian tidak hanya di Banjarbaru namun beberapa daerah lainnya juga," ungkapnya.
Tito menjelaskan untuk sapi yang menghasilkan 210 paket qurban. Paket daging qurban ini pun didistribusikan ke beberapa pihak, tak hanya sebatas warga Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Al Istiqomah Kota Banjarbaru saja. "Sapi yang telah disembelih menghasilkan 210 paket qurban yang selanjutnya dibantu para relawan kami salurkan ke beberapa pihak, seperti warga Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Al Istiqomah Banjarbaru, warga pemukiman sekitar panti tersebut, warga ranting Muhammadiyah Sungai Ulin, serta mahasiswa perantauan berbagai kampus di Banjarbaru," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Salah satu mitra pendukung ibadah qurban di Kamawakan adalah Komunitas Biker Shirath. Komunitas ini menyumbangkan satu ekor sapi untuk disembelih dan didistribusikan kepada warga sekitar, baik mualaf maupun non muslim. Ahmad Rifqi Rabbani, Divisi Touring Biker Shirath menyampaikan alasan dipilihnya Desa Kamawakan sebagai tempat berqurban. Menurutnya, lokasi tersebut layak untuk menerima hewan qurban karena ibadah qurban baru dua kali digelar di sana, termasuk pada tahun ini.

"Kami melaksanakan qurban di Desa Kamawakan karena daerah tersebut terdapat beberapa mualaf yang dibina Muhammadiyah. Selain itu, pelaksanaan qurban sendiri juga baru tahun kedua di sana, jadi beberapa masyarakatnya mungkin baru merasakan mendapatkan daging hewan qurban. Kalau kami laksanakan berbeda di daerah perkotaan mungkin sudah banyak yang melaksanakan dan masyarakatnya pun sudah sering merasakannya," terang Rifqi.
Rifqi mengungkapkan, pelaksanaan qurban bersama Lazismu bukan yang pertama kali. Kolaborasi yang dijalin pada tahun ini merupakan yang kedua kali, pada tahun sebelumnya Komunitas Biker Shirath telah melaksanakan qurban di perkampungan mualaf Desa Patikalain, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Terakhir, Rifqi mengharapkan agar amal ibadah para pequrban diterima oleh Allah dan mendapat ganjaran yang sebaik-baiknya. "Mudah-mudahan para pequrban mendapatkan ganjaran sebaik-baiknya dan untuk masyarakat bisa menerima daging qurban dengan baik," harapnya.
Staf Penghimpunan Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rusmansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra telah bersedia melakukan ibadah qurban di Masjid Istiqamah Muhammadiyah, Desa Kamawakan. "Kami ucapkan terima kasih serta apreasiasi kepada seluruh mitra pendukung yang turut berpartisipasi pada pelaksanaan qurban di Kamawakan. Dengan adanya ibadah qurban tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk warga binaan Lazismu dan menambah syiar dakwah Islam di sana," ujarnya.
Rusmansyah menambahkan, pelaksanaan qurban di Desa Kamawakan ini diharapkan dapat memperkuat syiar Islam, terutama bagi warga mualaf. "Dengan pelaksanaan ibadah qurban tersebut dapat memperkuat syiar Islam dan menjadi contoh ibadah bagi warga mualaf bahwa dalam Islam kita diajarkan untuk melaksanakan qurban," imbuhnya.
Selain satu ekor sapi dari Komunitas Biker Shirath, Desa Kamawakan juga mendapatkan satu ekor sapi dari Kantor Layanan (KL) Lazismu Al Ummah Kota Banjarmasin. Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Selatan juga menyerahkan daging qurban yang disembelih di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan kepada warga Desa Kamawakan. Kegiatan ini juga didukung oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Banjarmasin dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Keadaan ini mendapatkan respons dari Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Amil KL Lazismu PCM Kintap memberikan bantuan melalui program Pemberdayaan UMKM kepada Marzuki. Program Pemberdayaan UMKM merupakan program yang berada di bawah Pilar Ekonomi Lazismu, bentuknya adalah pemberian modal usaha dan penguatan usaha dengan skema kemitraan kepada individu atau kelompok usaha.
Kepala KL Lazismu PCM Kintap, Bambang Sutarjo menyampaikan bahwa pihaknya merasa perlu untuk mendukung usaha Marzuki mengingat sudah lebih kurang lima tahun berjalan dan belum mengalami peningkatan. "Kami melihat dengan sudah lamanya bapak Marzuki berjualan namun belum mengalami peningkatan, kami mencoba membantu dengan memberikan tambahan modal senilai enam ratus ribu rupiah," ujarnya.
Bambang menambahkan, pihaknya berharap akan ada lebih banyak lagi UMKM yang dapat dibantu oleh Lazismu. "Mudah-mudahan bantuan UMKM tidak hanya berhenti pada beberapa orang melainkan terus bertambah penerima manfaatnya. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan para donatur," imbuhnya saat penyerahan bantuan pada Selasa (21/06) di depan Warung Pak De.
Senada dengan itu, Marzuki selaku penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Pemilik warung makanan ini rencananya akan menggunakan bantuan yang diberikan untuk menambah jenis dan ragam makanan yang dijual. "Sangat berterima kasih atas bantuan ini. Bantuan yang diterima dapat menambah jenis dan macam barang untuk selanjutnya dijual lagi," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Ahmad Riyadhie, Staf Administrasi dan Keuangan Lazismu Kabupaten Banjar menyampaikan rasa syukur karena pihaknya bisa kembali melaksanakan kegiatan distribusi qurban. "Alhamdulillah kami kembali bisa melaksanakan program ini. Untuk tahun ini menyasar tiga desa di tiga kecamatan berbeda. Pertama Desa Tungkaran Martapura, kedua Padang Panjang Karang Intan, dan terakhir Handil Purai Beruntung," terangnya.
Masing-masing lokasi, menurut Riyadhie, mendapatkan alokasi satu ekor sapi. "Untuk jumlah pequrban pada tahun ini 21 orang. Jadi setiap lokasi masing-masing satu ekor sapi. Seperti biasanya untuk teknis pelaksanaan diserahkan ke masing-masing lokasi," ujarnya.
Riyadhie kemudian menambahkan, ibadah qurban yang diselenggarakan oleh Lazismu menggunakan pendekatan sedekah. Artinya, pequrban tidak akan mendapatkan hak atas daging qurban, melainkan disedekahkan kepada warga di lokasi pelaksanaan ibadah qurban. Tentunya sesuai namanya sedekah qurban, para pequrban ketika mengikuti program ini sudah paham bahwa mereka tidak menerima daging melainkan seluruh daging akan dibagikan ke warga di sekitar lokasi pelaksanaan," tambahnya.

Sementara itu, Sabriannor mewakili panitia penyelenggaraan qurban di Handil Purai menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah dalam hal ini Lazismu dalam memfasilitasi penyelenggaraan qurban di tempatnya. "Saya mewakili seluruh warga Desa Handil Purai mengucapkan terima kasih yang setulus tulusnya kepada Lazismu Kabupaten Banjar yang sudah memfasilitasi bantuan berupa hewan qurban," ucapnya.
Sabriannor juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pequrban yang telah menyisihkan hartanya sehingga pelaksanaan ibadah kurban di tempatnya terasa lebih bermakna dengan adanya seekor hewan qurban berupa sapi. "Semoga apa yang telah diberikan bernilai ibadah dan diridhai Allah SWT. Aamiin," tutupnya.
Program qurban ini merupakan turunan dari tema besar Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu "QurbanMu Inovasi untuk Ketahanan Pangan" sebagai bentuk dukungan untuk menggembirakan syiar Qurban 1443 H. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi semangat masyarakat dalam membantu sesama manusia yang belum mampu untuk melaksanakan ibadah qurban.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Bantuan biaya pendidikan dalam program Beasiswa Mentari ini diberikan kepada ananda Ayu yang menempuh pendidikan di Muhammadiyah Boarding Schol (MBS) Nurul Amin Alabio, Hulu Sungai Utara. Bantuan berupa uang tunai ini diberikan melalui kakak kandung Ayu. Beasiswa Mentari merupakan salah satu program di bawah Pilar Pendidikan Lazismu, dengan menyasar para penerima manfaat dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.
Kepala KL Lazismu PCM Kintap, Bambang Sutaji saat penyerahan bantuan pada Selasa (21/06) menyampaikan bahwa melalui program ini pihaknya berkomitmen dalam mendukung warga sekitar dalam menempuh pendidikan. "Melalui program pada Pilar Pendidikan ini tentunya bentuk dukungan untuk warga sekitar," ungkapnya.
Bambang juga mengharapkan, penyaluran bantuan ini bisa meringankan beban dalam menempuh pendidikan dan agar ananda Ayu lebih giat belajar. "Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban biaya orang tuanya yang tergolong kurang mampu. Yang terpenting ananda Ayu harus terus semangat dalam menempuh pendidikan," harapnya.
Kakak kandung Ayu yang mewakili pihak keluarga dalam menerima bantuan pendidikan ini menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah di Kintap atas kepedulian yang telah diberikan. "Kami selaku keluarga penerima manfaat menyampaikan banyak terima kasih untuk Muhammadiyah melalui Lazismu Kintap atas kepedulian serta bantuan untuk biaya pendidikan adik kami," ujarnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

