

PEMATANG SIANTAR – Renovasi masjid Taqwa telah selesai. Masjid yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, saat ini berdiri megah dengan pembiayaan renovasi bersumber dari dana program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Hari ini, pasca-renovasi, Masjid Taqwa diserahterimakan oleh BPKH. Hadir dalam seremoni serah terima Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq dan Badan Pengurus Lazismu Pusat, Muarawati Nurmalinda, yang disambut tarian Tortor Somba oleh pelajar SMP 12 Muhammadiyah Kota Siantar pada Jum’at, (30/1/2026).
Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Amri Yusuf, dalam kesempatan itu mengatakan, BPKH dalam prosesnya, proposal renovasi masjid itu diajukan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Lazismu Kota Siantar, pada tahun 2024.
“BPKH baru bisa menyalurkan bantuannya tahun 2025, yang secara rinci diperuntukan untuk pembangunan kubah masjid, pintu gerbang dan pagar,” papar Amri meyakinkan bahwa program kemaslahatan ini menjadi optimal nilai manfaatnya.
Amri menjelaskan bahwa BPKH dalam tugasnya mengelola dana haji dari calon jamaah haji dan dana wakaf. Adapun bantuan renovasi pembangunan Masjid Taqwa, sambung Amri, bersumber dari dana wakaf umat.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Siantar, Sailan Nasution, menyampaikan terima kasihnya kepada BPKH dan Lazismu Pusat atas dukungannya sehingga masjid ini selesai direnovasi. “Dalam perjalanannya, Lazismu Pusat sudah mendampingi dan menjemput dana bantuan BPKH itu,” ujarnya.
Tidak lupa, kepada Wamendikdasmen atas kehadirannya ke Siantar, turut memberikan nilai dakwah, kata Sailan setelah penyematan ulos kepada Fajar sebagai penghargaan adat. Sailan menjelaskan, di kompleks Masjid Taqwa, ada sekolah Muhammadiyah, dari tingkat TK, SD, SMP dan SMK.

Sementara itu, Badan Pengurus Lazismu Pusat, Muarawati Nurmalinda mengatakan, renovasi masjid ini telah melalui proses audit. “Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian tak terpisahkan sebagai kolaborasi program kemaslahatan antara BPKH dan Lazismu”, ujarnya.
Sampai proses serah terimanya tersebut, lanjut Muarawati, Lazismu masih terus mendampingi sampai dengan proses pelaporannya hingga tuntas secara kualitas. Lazismu tutut menyampaikan terima kasih kepada BPKH dan semua pihak atas dukungannya. Muarawati mengatakan sebelumnya BPKH telah melakukan visitasi memastikan renovasi telah tuntas.
Dalam kesempatan yang sama, Wamendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq, lewat sambutannya mengatakan masjid berfungsi sebagai tempat ibadah perlu dioptimalkan, khususnya untuk turut membentuk karakter generasi muda yang baik.
“Masjid Taqwa Muhammadiyah sedapat mungkin bisa menarik generasi muda untuk menjadikan masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman. Sehingga, mampu mengantisipasi dampak negatif media sosial”, paparnya.
Makmurkan masjid sebagai tempat terbuka dan inklusif, tandasnya. Maka perlu membangun sarana pendidikan dengan sistim gotong - royong.
Turut hadir dalam serah terima itu, Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Asisten II Zaenal Siahaan, Wesly Silalah, sejumlah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, PD Muhammadiyah serta Aisyiyah Kota Siantar, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Siantar, Natsyir Armaya Siregar yang juga mewakili MUI Kota setempat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

