Rakerwil Lazismu Kalteng, Pertajam Inovasi Sosial Terintegrasi untuk Pendayagunaan Berbasis Kebutuhan Lokal

Ditulis oleh
Author
Ditulis pada
2 Februari 2026
Kategori :

PALANGKARAYA – Penguatan tata kelola Lazismu sebagai lembaga amil zakat bertujuan mengintegrasikan program secara nasional. Aspek manajamen dan digitalisasi merupakan kebutuhan sebagai bagian dari inovasi sosial.

Kinerja Lazismu di setiap level tingkatan dari pusat, wilayah, daerah dan kantor layanan tertuang dalam peta jalan yang sudah dimusyawarahkan dalam forum rakernas di Kalimantan Selatan. Lazismu wilayah mempertajam dan memperkuatnya untuk bisa direalisasikan di wilayahnya masing - masing.

Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah meneguhkan komitmen itu melalui Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL), yang dilaksanakan pada 30 Januari – 1 Februari 2026 di Asrama Haji Al-Mabrur, Jl. G. Obos, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Rakerwil kali ini mengusung tema "Penguatan Inovasi Sosial Yang Terintegrasi, Berdampak Dan Berkemajuan Untuk Kalimantan Tengah Semakin Berkah”. Badan Pengurus Lazismu Pusat Mustiawan, dalam sambutannya menyampaikan, Lazismu kini tengah memasuki fase penguatan tata kelola kelembagaan dan integrasi program secara nasional.

“Inovasi sosial Lazismu harus dibangun di atas sistem yang terintegrasi, berbasis data, dan mampu menunjukkan dampak yang terukur”, ungkapnya. Ia menegaskan, secara tidak langsung, digitalisasi, profesionalitas amil, dan pemeliharaan kepercayaan publik menjadi fondasi utama pengembangannya di periode 2026 – 2030.

Sejalan dengan arah kebijakan nasional tersebut, Mustiawan mengungkapkan, capaian kinerja Lazismu Kalteng sepanjang tahun 2025, menunjukkan peningkatan signifikan dalam penghimpunan dana ZISKA.

Dalam kurun waktu tahun 2025, berhasil menghimpun sebesar Rp. 2.492.008.205, yang diproyeksikan pada tahun 2026 mencapai Rp. 2.990.409.846 pada akhir tahun ini sebagai bagian dari target nasional Lazismu senilai Rp 801.472.161.875 sebagai angka optimis.

“Hal itu akan dicapai melalui penguatan basis penghimpunan di seluruh kantor layanan, optimalisasi kanal digital, perluasan kemitraan strategis, serta penajaman program pendayagunaan berbasis kebutuhan lokal dan pengukuran dampak”, pungkasnya.

Mustiawan menilai, ini merupakan cerminan meningkatnya kepercayaan publik. Harus terus dijaga dengan pengelolaan yang profesional, transparans serta program yang berdampak untuik penerima manfaat secara luas, tegasnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Kalteng, Muchtar, yang membidangi Lazismu mengatakan menegaskan posisi Lazismu sangat strategis sebagai instrumen dakwah Muhammadiyah yang bekerja langsung di ranah sosial.

“Lazismu bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang hadir untuk menjawab persoalan umat secara nyata,” ujarnya, Muchtar membeberkan bahwa secara tidak langsung penguatannya berarti memperkuat daya hadir Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Melalui Rakerwil ini, sambung Muchtar, Lazismu di kota Bumi Tambun Bungai, berupaya meneguhkan komitmen bersama untuk memperkuat konsolidasi ideologis, manajerial, dan kebijakan strategis, sekaligus memastikan setiap program yang dijalankan terintegrasi secara kelembagaan berdampak nyata dan berkelanjutan.

Penguatan arah gerak Lazismu tersebut, diperdalam melalui kehadiran, Ahmad Syar'i, Ketua PW Muhammadiyah Kalteng di sela-sela pelaksanaan Rakerwil. Penguatan ideologis dengan menyampaikan sejarah dan latar belakang berdirinya Lazismu menandai lahirnya dari keprihatinan atas realitas sosial yang masih dihadapkan pada problem kemiskinan, rendahnya kualitas pendidikan, dan lemahnya tatanan keadilan sosial.

“Lazismu merupakan sarana menjemput keyakinan itu untuk menjawabnya bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi besar untuk mendorong keadilan sosial dan pembangunan manusia”, tandasnya.

Rakerwil Lazismu Wilayah Kalimantan Tengah, diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari unsur Kantor Perwakilan Wilayah, 13 kantor wilayah pembantu, dan 2 kantor layanan Lazismu se- Kalteng.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Fundraising Lazismu Pusat, M. Sholeh Farabi, jajaran Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Kalteng, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalteng, dan perwakilan Pimpinan Ortom tingkat Wilayah Muhammadiyah Kalteng, Pimpinan Amal usaha Muhammadiyah, Basnaz, serta para mitra Strategis Lazismu.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Kalteng]

Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross