

Ketua Lazismu Kota Bekasi Wati Setianingsih berharap agar kegiatan vaksinasi tersebut bisa mencegah terjadinya penularan virus covid-19 yang semakin merajalela. Ia berharap agar daya tahan tubuh masyarakat di Kota Bekasi tambah kuat.
"Jangan merasa takut. Insyaallah vaksin ini aman. Bisa membuat tubuh kita lebih kuat dan sehat. Lazismu Kota Bekasi berperan aktif dan turut mensukseskan program Vaksinasi Merdeka," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi berharap agar ketika 17 Agustus nanti masyarakat Bekasi sudah memiliki imun yang kuat terhadap virus covid-19.
"Jangan takut, jangan khawatir, jangan terpancing oleh isu yang mengatakan bahwa orang yang divaksin dapat menyebabkan kematian. Itu terbalik. Justru orang yang divaksin itu akan sehat, imunnya stabil dan jauh dari virus-virus yang ada," terangnya senada dengan Wati.
Selain bekerja sama dengan keluarga besar Muhammadiyah Kota Bekasi, Jajaran Polrestro Bekasi Kota juga menggelar vaksinasi merdeka sejak 1-17 Agustus 2021. Gerai vaksinasi merdeka dilakukan serentak di 12 kecamatan Kota Bekasi.
“Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI dan mendukung percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity,” kata Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi, Senin.
Reporter: Yusuf

Dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI, sekolah yang pertama tersebut dibangun atas kerjasama antara Lazismu dengan Lebanese Palestine Youth Forum. Sekolah tersebut fokus pada pengajaran Alquran dan Tafsir. Pengajarnya berasal dari Dar El Fatwa dan siswanya adalah warga Palestina dan Lebanon.
Sementara itu, pembangunan sekolah yang kedua juga dilakukan sebagai salah satu bentuk penyaluran produktif dana bantuan umat untuk bangsa Palestina. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam forum daring Universitas Muhammadiyah Gresik, Senin (2/8). Mu'ti menyebut bahwa aksi ini dilakukan sebagai penguatan peran internasional Muhammadiyah.
“Kenapa Muhammadiyah memilih membangun sekolah di Lebanon? Karena di situ kami mendapatkan informasi dari Pak Hajriyanto Y Thohari, Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon bahwa di Lebanon itu terdapat lebih dari 400.000 pengungsi Palestina,” jelasnya dilansir dari laman resmi Muhammadiyah.
Tidak hanya Palestina, Mu’ti mengungkapkan bahwa Muhammadiyah juga telah berbuat hal serupa pada berbagai bangsa lain, salah satunya adalah Rohingya. Muhammadiyah telah mengirimkan dokter-dokter terbaiknya ke Rohingya, Myanmar, untuk memberikan layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, berbagai kegiatan kemanusiaan Muhammadiyah juga sudah mendapatkan apresiasi internasional. Muhammadiyah memberikan layanan kemanusiaan, satu tahun dokter-dokter Muhammadiyah itu membantu masyarakat pengungsi dan kemudian merintis berdirinya sekolah di Rakhine State Myanmar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa aksi Muhammadiyah di luar negeri termasuk berbagai aksi di dalam negeri terutama aksi melawan pandemi dilakukan untuk mengamalkan pesan kemanusiaan yang diajarkan oleh Alquran.
“Ini memang menjadi sesuatu yang tidak mudah kita lakukan karena kita sendiri secara personal mungkin juga berada dalam kesulitan. Tetapi pada saat yang sama di tengah kesulitan itu kita juga tidak boleh egoistis, tidak boleh kemudian berfikir hanya untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga harus berpikir untuk keselamatan orang yang lainnya,” tutupnya.
Sebaaimana diketahui, dalam kesempatan yang sama Mu'ti juga menyebut bahwa Muhammadiyah telah menggelontorkan dana lebih dari 1 triliun rupiah sepanjang penanganan pandemi covid-19 di Indonesia. Selain itu, 75 ribu relawan Muhammadiyah juga membahu-bahu bersama pemerintah dan masyarakat di seluruh Indonesia untuk menangani pandemi covid-19 dan membantu masyarakat yang terdampak.
"Menurut laporan yang telah kami terima, Muhammadiyah sudah melibatkan lebih dari 83 rumah sakit dari sekitar 116 Rumah Sakit Muhammadiyah yang cukup kuat. Itu belum (termasuk) pelayanan melalui klinik-klinik Muhammadiyah dan juga melibatkan lebih dari 75.000 relawan baik dari tenaga kesehatan maupun relawan kemanusiaan,” tutur Mu’ti.
Reporter: Yusuf

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Eko Setyawan, Manajer Keuangan dan Administrasi PT PJB kepada Dr. Eko Budi Leksono, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik dan Suwarno, Wakil Rektor III UMG.
Menurut keterangan Eko Setyawan, pemberian donasi paket sembako tersebut merupakan salah satu bentuk program PJB Empati. Hal tersebut menjadi wadah untuk berbagi, terutama di masa pandemi. Ia menegaskan bahwa perusahaannya turut andil dan berperan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini juga merupakan bukti bahwa perusahaan ikut ambil andil untuk berkontribusi, berperan dan bertanggung jawab memberi bantuan pada masyarakat terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan harian selama masa pandemi,’ ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa PT PJB telah beberapa kali bekerja sama dengan KLL UMG. Dengan melihat track record kerja sama yang lalu, pihaknya yakin dan tertarik untuk kembali bersinergi dalam menyalurkan bantuan pada masyarakat terdampak pandemi. Ia menilai bahwa Lazismu UMG amanah sehingga bantuan tersebut akan tersampaikan dengan baik kepada mereka yang membutuhkan.
Manajer KLL UMG Dr Abdul Kholid MPdI, menjelaskan bahwa sasaran dari pendistribusian sembako dari PT PJB ini utamanya adalah warga UMG yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri. Selain itu akan disalurkan pada warga persyarikatan Muhammadiyah di sekitar kampus dan warga umum di wilayah Gresik.
"Lazismu dan PT PJB sudah lama melakukan bersinergi. Namun terkait dengan penanganan Covid-19, ini merupakan yang pertama," ujar Dr Kholid.
Pihaknya berharap agar kerja sama ini dapat terus dilaksanakan, sehingga dapat sedikit meringankan beban warga terdampak pandemi. Hal ini juga merupakan bentuk kontribusi Muhammadiyah terhadap isu kemanusiaan yang saat ini telah mempengaruhi sebagian besar warga, terutama di Gresik.
Dia juga berharap agar warga yang terbantu dengan adanya donasi ini dapat segera sembuh dan dapat kembali beraktivitas menyelesaikan tugas kekhalifahan selanjutnya, serta masa pandemi dapat segera berakhir.
Reporter: Yusuf

Penyerahan tersebut dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Kodolagon, Selasa (3/8), dihadiri oleh Divisi Administrasi Lazismu Buol Kamarudin Syamsi, Amil Lazismu Ismai & Sarton, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Kodolagon Samsudin Sulerman, Dewan Gusu SMP Muhammadiyah Kodolagon, serta siswa-siswi penerima manfaat.
Pendistribusian tersebut, menurut keterangan Kamarudin, adalah pendistribusian ke empat selama tiga bulan terakhir. Dalam sekali pendistribusian, Lazismu Kabupaten Buol menyiapkan 20 sampai dengan 50 paket school kit.
Kamarudin menyebut bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan dapat membantu siswa-siswi penerima manfaat dalam situasi pandemi covid 19. Selain itu, ia berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan kembali semangat siswa-siswi dalam proses belajar tatap muka. Meskipun sampai saat ini masih menunggu keputusan pemerintah daerah dalam hal pemberlakuan proses belajar mengajar secara tatap muka.
Pihaknya juga mengajak kepada elemen masyarakat yang berkecukupan agar dapat membantu program-program Lazismu Buol dengan cara menunaikan zakat, infaq, dan sedekah di Lazismu Buol. Bantuan tersebut dapat disalurkan melalui rekening BRI 1057-01-001389-53-4 An. Lazismu Buol.
Sementara itu, Samsudin Suleman mengatakan program ini sangat membantu siswanya. Ia juga mengapresiasi Lazismu Buol. Samsudin berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dan para donatur serta pengurus Lazismu Buol diberikan rejeki yang berlipat ganda dan selalu dalam lindungan Allah.
Salah satu siswa yang menerima paket school kit tersebut menyampaikan terima kasih atas pemberian paket tersebut. "Ini sangat mengembirakan hati kami dan semangat belajar sampai sekolah kami dibuka seperti dulu," ujarnya.
Reporter: Yusuf

Penyaluran tersebut dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2 Noyontakan. Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekalongan Tubagus MS, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kota Pekalongan Suparto, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pekalongan Endang Supriyati, dan Manajer Program Lazismu Kota Pekalongan Sugeng Sutikno.
Bantuan ZIS tersebut akan digunakan untuk pembangunan, renovasi sekolah, serta operasional lainnya. Tubagus MS mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kota Pekalongan yang aktif membantu AUM. Ia menyebut ada 10 AUM pendidikan dan kesehatan yang sedang melaksanakan pembangunan. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu. Pada saat ini AUM sedang menggeliat untuk meningkatkan layanannya kepada masyarakat. Paling tidak ada 10 AUM yang tengah membangun gedung yang representatif. Mari kita hidup-hidupi Lazismu sehingga tasyaruf lebih optimal," ujar Tubagus MS.
Pada saat yang sama, SD Muhammadiyah 2 Noyontakan Siti Tamamah beryukur mendapatkan bantuan dari Lazismu. Bantuan tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk melanjutkan pengecoran lantai 2 sekolahnya. Ia menyebut total kebutuhan pembangunan sekolahnya mencapai 3,2 miliar rupiah.
"Kita akan bangun lantai 3. Untuk lantai 1 sudah 60%, lantai 2 baru sekitar 25%. Semoga segera selesai agar ketika sekolah mulai tatap muka, siswa bisa mendapatkan ruangan yang nyaman untuk belajar," ujarnya.
Reporter: Yusuf

Tak ingin ketinggalan momentum, KL Lazismu Yaman tersebut langsung melaksanakan penyembelihan hewan kurban bertajuk "Berkah di Negeri Hikmah". KL Lazismu Yaman mendapatkan donatur untuk menyembelih 1 ekor unta dan 21 kambing. Daging unta dan kambing tersebut kemudian disebarkan ke beberapa daerah di Yaman. Daging dibagikan kepada warga dhuafa Yaman.
Kepada Lazismu.org, Ketua PCIM Yaman Arsyad Arifi menyebut bahwa tingginya angka kemiskinan yang disebabkan oleh perang sipil berkepanjangan, ketahanan ekonomi yang rentan, dan kelaparan yang mewabah di Republik Yaman membuat aktivis PCIM Yaman tergerak untuk mendirikan Kantor Layanan Lazismu.
"Selain itu juga ada beberapa faktor pendirian. Misalnya, karena tingginya angka mutashaddiq yang ingin mentasharufkan dananya untuk maslahat masyarakat Yaman, juga untuk menambah kredibilitas lembaga. Lazismu telah berbadan hukum secara resmi dan lebih bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Dengan adanya Kantor Layanan Lazismu yang terletak di Markaz Falah, Syafii, Mukalla, Hadramaut, Yaman tersebut, masyarakat lokal sangat bersyukur dan berterimakasih. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang terjun bebas dan harga sembako yang mencekik, Lazismu Yaman hadir menjadi problem solver dan menjadi lembaga dakwah yang menggembirakan.
“Dengan hadirnya Kantor Layanan Lazismu Yaman ini, semoga masyarakat Islam pada umumnya dan Muhammadiyah pada khususnya menjadi lebih percaya untuk menitipkan amanahnya kepada Lazismu Yaman untuk disalurkan kepada yang membutuhkan demi tercipta ketahanan ekonomi dan pangan serta ridha Allah SWT,” imbuhnya.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Fundraising Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Edi Muktiyono sangat mengapresiasi langkah PCIM Yaman untuk mendirikan KL Lazismu Yaman. Ia mengaku bergembira mendengar kabar pembentukan KL Yaman. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa networking Lazismu sudah bersifat global, tidak hanya lokal di Indonesia.
Bahkan, imbuhnya, Lazismu tidak hanya berdiri di negara-negara maju seperti Eropa, Amerika, dan Australia, namun juga negara-negara yang sedang berada dalam kubangan konflik berkepanjangan. Ia berharap KL tersebut bisa memberikan kontribusi maksimal terhadap masyarakat yang membutuhkan di Yaman dan sekitarnya.
"Seperti di Sudan yang ketika terjadi banjir besar, KL Lazismu Sudah bisa hadir memberikan bantuan bekerja sama dengan mitra lokal di Sudan. Maka, kehadiran Lazismu di Sudan, selain dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang diaspora di Sudan, juga dirasakan oleh masyarakat lokal yang membutuhkan," ujar Edi memberi contoh.
Menurutnya, kehadiran Lazismu di tingkat global juga menjadi bukti bahwa Persyarikatan Muhammadiyah selalu turut berperan aktif di tingkat internasional, di manapun bencana berada.
Reporter: Yusuf

