Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu Pekanbaru Galang Dana untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Pekanbaru – LAZISMU.
Bantuan untuk para korban kabut asap terus dikampanyekan lembaga amil zakat
nasional, termasuk oleh Lazismu. Di kota Pekanbaru, Lazismu melakukan aksi
galang dana untuk korban bencana asap, pada Selasa (17/09/19) di simpang empat Mall
SKA untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak.

Aksi galang dana dibagi menjadi dua titik, lokasi pertama di simpang Mall SKA (Simpang Tiga Arengka), sedangkan lokasi kedua di simpang Living
World. Selain Lazismu, aksi galang dana juga turut melibatkan Mahasiswa Pencita
Alam Universitas Muhammadiyah (MAPALA) UMRI, SARMI, IMM, dan Muhammadiyah Disaster
Management Center (MDMC).

 

Menurut Rani Puspina selaku koordinator galang dana, mengatakan, aksi ini sengaja dilakukan untuk membatu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana asap terutama untuk daerah Pekanbaru dan sekitarnya. Dana tersebut nantinya akan diberikan langsung kepada yang berhak menerimanya atau melalui rumah singgah pasien yang disediakan oleh Lazismu.

 

Penggalangan
dana dilakukan sejak sore dimulai dari pukul 16.30-17.30 WIB. “Untuk dana yang
terkumpul pada hari pertama sebesar Rp 596.700,00, kerja kolaborasi ini akan
dilakukan sampai batas waktu yang ditentukan,” ungkap Rani.

 

Selain
melakukan aksi galang dana, Lazismu Kota Pekanbaru juga telah menyediakan 3
posko evakuasi korban bencana kabut asap sebagai tempat penanggulangan korban
bencana asap yang berada di
beralamat di
Jl. Wonosari No.18 Kelurahan Tanggerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya.
Selanjutnya, Posko Rumah Singgah Umum Jl. Sarwo Edi/Suka Terus II No.7
Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail dan Posko Klinik Pratama UMRI Jl. Tuanku
Tambusai Ujung, Simpang Tiga Arengka (SKA) Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan,
Pekanbaru. (st)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Kabut Asap Bercampur Debu, 2000 Masker Dibagikan Relawan MDMC Jambi

Jambi – LAZISMU. Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi memiliki jumlah titik api paling banyak. Dalam laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat ada 555 titik api yang tersebar. Tebalnya kabut asap di Bumi Melayu menghasilkan udara kotor sehingga BNPB menyatakan statusnya tidak sehat.

 

Menyikapi persoalan kabut asap di kota Jambi, Muhammadiyah Disater Management Center (MDMC) Jambi bersama Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) melakukan pembagian 2000 masker serta oksigen kepada masyarakat Kota Jambi. Pembagian masker dilakukan di di berbagai persimpangan jalan Kota Jambi, sejak kemarin (18/9/2019). 


Dikabarkan oleh Tarmizi selaku Koordinator MDMC, Posko Pengaduan juga didirikan untuk melayani kebutuhan masyarakat termasuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menyumbangkan bantuannya berupa masker dan oksigen di Simpang IV BI, Telanai Pura, Kota Jambi.

 

Langkah lain yang dilakukan MDMC, selain meminta pihak berwenang menyelesaikan persoalan kabut asap tersebut, MDMC melakukan audiensi ke BPBD dan Korem 04 Garuda Putih untuk bersama-sama berkolaborasi menyelamatkan masyarakat dari bahaya kabut asap.

 

MDMC juga secara nasional mengajak kepada masyarakat untuk saling bahu-membahu membantu saudara-saudara kita di enam provinsi yang terdampak kabut asap. Berdasarkan agenda, MDMC kembali akan menggerakan relawan kembali yang melibatkan Lazismu Jambi dan Muhammadiyah Bengkulu dengan mengirimkan ambulans dari sana, terang Tarmizi.

 

Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak berdasarkan hasil penilaian Lazismu di lapangan, masyarakat membutuhkan masker, tabung oksigen, rumah oksigen, oxycan, makanan siap saji, obat-obatan, makanan balita dan anak, pemurnia air, tenaga kesehatan dan tenaga pemadam kebakaran.  

 

Tarmizi menjelaskan, di Kota Jambi, kondisinya memang berbeda. Di malam hari saja, kabut asap yang terbawa angin bercampur debu. “Beberapa kabupaten yang tidak terdapat titik api karena arah angin tidak menentu turut terdampak,” katanya. (na)

 



SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Senyum Bahagia Wasiyem Setelah Rumahnya Dibedah Lazismu

Banyumas – LAZISMU. Di Kota Seruling Mas, perkembangan tata kota berubah begitu cepat. Purwokerto sebagai ikon kabupaten Banyumas adalah wajah kawasan perkotaan. Nuansanya sudah berbeda dengan sebelumnya sebagai bagian dari kota yang termasuk besar di Jawa Tengah.

Di tengah perkembangan kota satria tersebut, kondisi paradoks ditemukan sehingga ada pemandangan yang kontras. Pasalnya di antara bangunan rumah-rumah yang luas didapati sebuah rumah yang nyaris roboh.

Informasi ini disampaikan oleh Lazismu Banyumas yang beberapa hari terakhir mencari tahu siapa pemilik rumah yang diimpit rumah-rumah besar di sekitarnya. Berdasarkan penulusuran amil Lazismu, rumah itu milik seorang wanita bernama Wasiyem. Sudah belasan tahun Wasiyem dan keluarganya menempati rumah itu.    

   

Kondisinya sangat memperihatinkan. Dinding rumahnya keropos, atap bocor dan lingkungan sekitar rumah yang tak sedap dipandang mata. Di samping itu, lantai rumah Wasiyem lebih rendah dari permukaan tanah yang menyebabkan rumahnya kerap tergenang air ketika hujan turun.

Habib Amrillah salah seorang amil Lazismu Banyumas, mengabarkan, suami Ibu Wasiyem bekerja sebagai pekerja serabutan. Penghasilannya tak cukup untuk menghidupi keluarganya dan biaya pendidikan anak serta cucunya yang masih sekolah.

Tak terpikir bagi keluarga Wasiyem memperbaiki rumahnya karena keterbatasan ekonomi.  Kedua anaknya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), meski rumahnya nyaris roboh, tapi tidak menyurutkan semangatnya untuk belajar.

Lazismu Banyumas tergerak untuk memberikan jalan keluar. Kata Amrillah, pada bidang Sosial Kemanusiaan, ada program unggulan bedah rumah. Lazismu akan bergerak membantu untuk membangun kembali rumahnya yang tak layak huni milik Ibu Wasiyem.

Program unggulan bedah rumah Lazismu Banyumas diberikan kepada rumah yang tidak layak huni, termasuk rumah milik Ibu Wasiyem. Rencananya, rumah Wasiyem akan dibedah, diperkirakan selesai selama 1 minggu. Lazismu akan menurunkan Tim Bedah Rumah yang melibatkan warga sekitar.

 

Sebelumnya, Lazismu melakukan survei. “Kira-kira satu bulan lalu untuk memperoleh informasi dari keluarga Ibu Wasiyem dan warga sekitar,” katanya. Lazismu juga berkoordinasi dengan kepala kelurahan dan tokoh masyarakat setempat seperti Ketua RT. Setelah kebutuhan informasi di rasa cukup, Amrillah mengatakan, pekerjaan untuk bedah rumahnya berlangsung dari Rabu, 11 hingga Senin, 16 September 2019.

Waktu selama satu minggu ini merupakan target bedah rumah selesai, kata Amrillah. Lazismu menyerahkan rumah yang baru dibedah kepada Wasiyem pada 17 September 2019. Wasiyem mengetahui rumahnya sudah bagus sangat bahagia. “Terima kasih Lazismu,” ucap Wasiyem penuh syukur.

Manfaat program bedah rumah dari Lazismu Banyumas selain membuat rumah layak huni, juga ingin memiliki nilai tambah yakni membentuk proses komunikasi yang harmonis di dalam keluarga,  kata Amrilah, selaku Manager Program Lazismu saat menyerahkan kunci rumah kepada Ibu Wasiyem. (mt)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Kekeringan Landa Magetan, Truk Tangki Datang Warga Dua Desa Antre Air Bersih

Magetan – LAZISMU.
Kekeringan kian meluas di Jawa Timur yang berimbas pada sulitnya mendapatkan
air bersih, juga dialami warga di Kabupaten Magetan. Sebelumnya kabupaten
Bojonegoro menjadi perhatian Lazismu di Jawa Timur. Pada kali ini, Kantor
Layanan Lazismu Panekan turut berbagi dalam Program Sedekah Air Bersih untuk
warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Parang, Magetan, Ahad (22/9/2019).

 

Penyaluran bantuan air bersih ini terlaksana
dari buah kerja sama Lazismu dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten
Magetan. Satu unit truk tangki berisi air bersih dikirim ke Desa Trosono dan
Pragak yang sumber airnya sudah mengering. Lazismu juga membagikan air mineral
produk Sarangan sebanyak 35 kardus kepada warga.

 

Antusias warga menyambut program sedekah
air bersih yang dilakukan Lazismu dan PMI begitu besar. Saat truk tangki datang
untuk mengisi tong air yang disiapkan warga, dengan tertib warga antre dengan
membawa ember, dan jerigen.

 

Menurut warga bantuan air bersih
sangat membantu meringankan usaha warga mencari air. Sumber-sumber air di desa
sudah tiak bisa diandalkan lagi. Sejauh ini mereka harus membeli air atau
mencari sumber yang masih berair.

 

Warga berharap Lazismu juga dapat
bermitra dengan pemerintah setempat membuat sumur. Sumur yang bisa dimanfaatkan
jika kemarau datang lagi sehingga peristiwa kekeringan kekeringan tidak terjadi
lagi, kata salah seorang warga.

 

Koordinator Program Sedekah Air
Bersih, Lazismu Magetan, M. Taufik Hanafiah, menyambut baik usulan dan saran warga.
Pada tahun ini Lazismu masih terus melanjutkan program sedekah air sampai akhir
September hingga musim hujan tiba.

 

”Lazismu mengucapkan terima kasih
kepada seluruh relawan dan donautur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan
ini,” tutupnya (spr/pwmu)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

216.000 Liter Air Bersih Didistribusikan MDMC – Lazismu ke Warga Bumi Sukowati

Sragen – LAZISMU. Kekeringan yang melanda Jawa Timur dan Jawa Tengah akibat musim kemarau panjang menyisakan persoalan bagi warga yang terdampak. Jaminan akan kebutuhan air bersih membutuhkan solusi dari para pemangku kepentingan agar pasokan air ke daerah yang terdampak dapat memadai.

Di Sragen Jawa Tengah, kekeringan berlangsung sejak 24 Agustus 2019 hingga 22 September 2019. Sumur-sumur rumah warga tak lagi mengeluarkan air. Untuk mendapatkan air, warga mencari ke daerah yang masih ada sumber-sumber mata air. Jauhnya jarak untuk mendapatkan air dirasakan warga karena belum tentu memperoleh air yang diharapkannya.

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu turun ke beberapa titik mendata daerah-daerah yang dianggap tidak ada air sama sekali. Dengan mengerahkan relawan dari IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), Perguruan Seni Beladiri TS (Tapak Suci), PII (Pelajar Islam Indonesia), Faris (Forum Komunikasi Rohis Sragen), HW (Hizbul Wathan) dan berbagai komunitas lainnya bergerak memberikan bantuan pasokan air bersih.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Sragen, Ikhwanushoffa, mengatakan, kegiatan pendistribusian air bersih di Kabupaten Sragen, menurunkan 126 relawan. Para relawan disebar ke 6 kecamatan, 12 Desa dan 18 Dusun. “Penerima manfaat pendistribusian air bersih diperkirakan mencapai 1556 KK atau 3244 jiwa. Total volume air bersih yang telah dipasok sebanyak 216.000 liter,” katanya.

Direktur Lazismu Sragen, Ronny Megas Sukarno, mengungkapkan, air bersih yang didistribusikan kepada korban terdampak kekeringan di Bumi Sukowati berasal dari para donatur yang telah menyisihkan sebagian  hartanya untuk membantu saudara kita yang dilanda kekeringan.

“Terima kasih donatur yang telah berdonasi melalui Lazismu Sragen. Kami masih membuka donasi untuk bencana kekeringan di Sragen. Setetes air menghidupi mereka,” ucapnya. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

PP Muhammadiyah Resmikan Peletakan Batu Pertama ‘Sport Center’ Trensains

Sragen – LAZISMU. Peresmian peletakan
batu pertama pembangunan Sport Center
Trensains
oleh PP Muhammadiyah, yang diwakili H. Drs. Marpuji Ali, M.Si, berlangsung
pada Ahad pagi bersamaan dengan pengajian wali santri (22/9/2019).

Pusat sarana olah raga (Sport Center) ini akan dibangun secara bertahap. Pembangunan tahap pertama berupa lapangan berukuran 30 m2 x 15 m2. Lapangan serbaguna yang berfungsi untuk olah raga seperti futsal, basket dan voli. Rencananya akan dibiayai dari program wakaf tunai senilai Rp. 150 juta. Alhamdulillah, Lazismu Sragen melalui amil Ikhwanu Shofa berkenan membantu Rp. 50 juta. Sisanya akan dilelang melalui program wakaf tunai.

 

Agenda
selanjutnya, sport center ini dirancang semi indoor dengan rangka baja minimalis. Berukuran 47 m2 x
30 m2 dengan anggaran lebih dari Rp.500 juta dan bisa lebih dari
itu.

 

Tanahnya
sendiri dibebaskan akhir tahun 2018 dengan luas 3500 m2, yang
seluruhnya berasal dari program wakaf tunai.

 

Trensains
mengucapkan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang diwakili Bapak Marpuji Ali
semoga menjadi jariyah Bapak sekeluarga dan memberi manfaat abadi untuk santri
dan umat. Terima kasih juga kepada Lazismu Sragen, para santri Trensains, wali
santri, dan kaum muslimin yang ikut berpartisipasi pada gerakan wakaf ini.

 

Sebagaimana
diketahui, Trensains yang merupakan pesantren sains pertama di Indonesia ini
kelak akan berdiri di atas tanah 4 hektar. Saat ini baru memiliki tanah 1.7
hektar. (hz/trensains)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross