

Jakarta – LAZISMU, Kebahagiaan di hara raya Idul Adha 1441 H terpancar dari warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas 1 Salemba, Jakarta. Pasalnya, satu ekor sapi kurban dari TelkomGroup yang ditipkan melalui Lazismu telah disembelih di hari yang penuh berkah.
Di saat yang lain merayakan hari raya kurban ini bersama keluarga, para warga binaan turut merasakan hal yang sama meski berada di dalam lapas. Kasub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan (BHPT) Rutan Kelas 1 Salemba, Surya Widjaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TelkomGroup dan Lazismu.
“Amanah ini pada hari yang membahagiakan telah kami laksanakan dalam bentuk kegiatan penyembelihan yang dagingnya siap disalurkan kepada penerima manfaat di rutan ini,” katanya.
Di sini ada 3200 warga binaaan, dan sebanyak 2600 warga binaan beragama muslim. Daging segar kurban yang disembelih selanjutnya akan diolah dalam dapur lapas yang kemudian dalam bentuk sudah matang akan kami salurkan kepada warga binaan, sambungnya.
.jpeg?access_token=3107727f-4a90-4ada-852c-997c4c724eeb)
Lima Ribu Kaleng Makanan Siap Saji
Kami mewakili Rutan Kelas 1 Salemba, juga turut bahagia mereka mendapat kesempatan yang sama untuk berbahagia di waktu yang tepat. Surya menambahkan, kemarin lima ribu kaleng kemasan berisi nasi rawon dan soto lamongan tiba di rutan kelas 1 Salemba.
Kaleng berisi makanan siap saji ini, lanjut Surya akan kami olah didalam dapur umum lapas yang kemudian siap disajikan kepada warga binaan. Tujuannya agar semua dapat merasakan nikmatnya makanan tersebut tanpa perlu bersusah payah membuka kalengnya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, sinergi antara TelkomGroup, Rutan Kelas 1 Salemba dan Lazismu merupakan bagian dari bentuk kepedulian kepada mereka yang membutuhkan, terutama warga binaan di lapas.
“Distribusinya juga dengan mempertimbangkan para penerima manfaat yang memang betul-betul pantas untuk menerima, khususnya kepada mereka yang berada di lembaga pemasyarakatan,” paparnya.
Warga binaan yang ada di Rutan Salemba perlu mendapat perhatian, alhamdulillah TelkomGroup menitipkan satu ekor sapi kepada Lazismu dan disalurkan di rutan ini. Rutan Salemba sendiri, diketahui ada sekitar 3200 warga binaan, dan Lazismu juga mengirimkan lima ribu makanan kaleng kemasan siap saji berupa soto lamongan dan nasi rawon.
Syukur alhamdulillah ini jadi syiar buat kita semua, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung untuk kawan-kawan di rutan. Hilman menilai ini juga bagian dari kerjasama semua pihak sehingga bisa bersilaturahim bersama dan semoga di lain waktu bisa dilakukan di tempat lainnya. (na)

Magetan – LAZISMU. Implementasi program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang dicanangkan Lazismu secara nasional pada hari raya Idul Adha 1441 H, melalui pengemasan daging kurban pada hari ini (1/8/2020), dapat terwujud di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dinas Peternakan Kabupaten Magetan. Direncanakan akan selesai dalam waktu tiga hari.
Menandai program kerjasama ini bersama pemerintah Kabupaten Magetan, acara pembukaan berlangsung khidmat, dihadiri oleh Bupati Magetan Suprawoto, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris PWM Tamhid Masyudi, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Hilman Latief, Ketua Lazismu Jawa Timur Zainul Muslimin dan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Kustini.
Bupati Magetan Suprawoto dalam seremoni pembukaan mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan Muhammadiyah. Atas nama pemerintah dan masyarakat Magetan kami mengapresiasi kerjasama ini.
“Program yang luar biasa, perlu dicontoh dan didukung, kami berharap bisa bersinergi dengan program-program pemberdayaan masyarakat yang diagendakan Pemkab Magetan, seperti program Bunda Kasih, yang memberi perhatian kepada lansia,” kata Suprawoto.
Bupati menambahkan, perlu diketahui bahwa magetan termasuk salah satu kabupaten yang pertama kali terkena wabah virus corona. Karena itu, saya sambut baik melakukan pemotongan hewan kurban di RPH ini, sudah pada tempatnya dan tepat sebagai bentuk kepudulian kita juga dari pemerintahan kabupaten Magetan.
Sementara itu, Sekretaris PWM Jatim Tamhid Masyudi, mengatakan, Lazismu hari ini melaksanakan secara serentak pemotongan hewan kurban. Ada tiga tempat, pertama di Probolinggo, Blitar dan Magetan. “Semoga berjalan lancar, perlu ditingkatkan kerjasama ini sebagai bagian dari kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat kebersamaan,” katanya.
Terima kasih juga kepada Bupati kita diberikan fasilitas gratis, sekali lagi kita apresiasi juga, apalagi hewan-hewan yang disembelih berasal dari Magetan juga. “Semoga perolehan hewan kurban bisa meningkat lagi di masa mendatang dengan layanan-layanan yang berkualitas, dengan menghadirkan produk program kurban seperti kornetmu, sotomu, dan rendangmu, semua ada manfaatnya,” paparnya.
Karena dalam kemasan dan bertahan lama. Maka sangat tepat untuk membantu mereka yang tertimpa bencana dan program lainnya. Terima kasih sekali lagi juga disampaikan kepada kepala dinas peternakan dan perikanan Magetan yang memfasilitasi penyembelihan di RPH ini.
Dalam kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief, mengatakan, kehadirannya di sini sebagai kesempatan yang penuh nilai keberkahan untuk semuanya. Terima kasih saya ucapkan kepada bupati Magetan dan sekretaris PWM Jatim serta dinas peternakan. “Lazismu berharap kerjasama ini dapat berlanjut,’ sambung Hilman.
Lazismu akan memperoduksi ratusan ribu kaleng kurban kemasan yang akan didistribusikan pada kelompok-kelompok yang betul-betul membutuhkan asupan nutrisi. Melalui tema besar Qurban Untuk Ketahanan Pangan, sejak bulan April, idenya juga tertuang dalam ajaran Islam.
Menurut Hilman, daging kurban itu diberlakukan dengan tiga bentuk penyajian distribusi setelah disembelih, pertama dikonsumsi oleh sohibul kurban, kedua, dibagikan langsung kepada masyarakat baik yang meminta-minta dan tidak, artinya masyarakat biasa atau kerabat dekat, maupun yang membutuhkan dari kalangan duafa, ketiga disimpan, maksudnya sebagai buffer food atau lumbung penyangga yang akan didistribuskan dalam waktu yang agak lama.
“Dalam waktu yang relatif lama ini daging kurban dalam kemasan kaleng, bisa dimanfaatkan untuk saudara-saudara kita yang dilanda bencana alam maupun bencana lainnya. Mudah-mudahan berjalan lancar apalagi para sohibul kurban mengalami peningkatan untuk berkurban dengan program kemasan ketimbang program konvensional dan sohibul kurban bisa merasakan manfaatnya,” jelas Hilman.
Hilman mengabarkan, Lazismu selain program kurban dalam kemasan, pada distribusinya juga memberikan perhatian kepada mereka yang berada di lembaga pemasyarakatan. “Mereka adalah warga binaan yang ada di Rutan Salemba perlu mendapat perhatian, alhamdulillah TelkomGroup menitipkan satu ekor kepada Lazismu dan disalurkan di rutan ini,” paparnya.
Rutan Salemba sendiri, diketahui ada sekitar 3200 warga binaan, dan Lazismu mengirimkan lima ribu makanan kaleng kemasan siap saji berupa soto lamongan dan daging rawon. Syukur alhamdulillahj ini jadi syiar buat kita semua, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung untuk kawan-kawan di rutan. Hilman menilai ini njuga bagian dari kerjasama semua pihak sehingga bisa bersilaturahim bersama dan bisa dilakukan di tempat lainnya. (na)

Ternate – LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional, dalam hal ini Lazismu yang berada di kantor perwakilan Maluku Utara bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), menggelar penyembelihan hewan kurban di hari raya Idul adha 1441 H, sebanyak 6 ekor sapi untuk para penerima manfaat.
Ketua Lazismu Maluku Utara, Amin Awad, mengatakan, dari enam ekor sapi itu, yang disembelih tiga ekor dilaksanakan pada Jum’at, 31 Juli 2020, dan tiga ekor lainnya disembelih pada, Sabtu, 1 Agustus 2020.
Amin menyebutkan, tiga ekor sapi berasal dari penghimpunan yang digalang dari masyarakat, dan tiga ekor lagi merupakan dari titipan BPKH yang dimanahkan kepada pimpinan pusat Lazismu
“Lebih khusus, sapi kurban yang berasal dari dana kemaslahatan BPKH, penyalurannya dilaksanakan pada enam titik atau tempat, antara lain, Kelurahan Dora Isa dan Kelurahan Tafrak Kecamatan Hiri, Kota Ternate, Desa Taba Hijarah Kebupaten Halmahera Barat, Desa Sondo-Sondo, Desa Nusa Ambu dan Desa Talaga Jaya, Kabupaten Halmahera Timur,” bebernya.
Dikatakan Amin, penyembelihan hewan kurban ini dipusatkan di Masjid Amrullah A. Bahruddin Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yang melibatkan civitas akademika UMMU dan angkatan Muda Muhammadiyah Maluku Utara.
Sementara itu, sambung Amin, tujuan dari dilaksanakan kurban ini adalah merupakan bentuk kepedulian dari Lazismu dan BPKH atas wabah pandemi Covid-19, yang pada prinsipnya Lazismu secara nasional melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi ini.
“Pembagian daging kurban ini diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat yang akan membantu meningkatkan imunitas tubuh,” ucapnya.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat.
Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu.
Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

Makassar – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) rangkul Lazismu dalam melaksanakan program kurban di hari raya Idul Adha 1441 H secara nasional. Lazismu Sulawesi Selatan bersinergi menyalurkan hewan kurban di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Timungan Lompoa, kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (01/08/2020). Tujuan dari kegiatan ini untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Afia selaku amil yang berada dalam divisi humas, mengatakan melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan, Lazismu berupaya memeberikan yang terbaik dengan memerhatikan warga yang terdampak Covid-19.
“Daging sapi yang disalurkan ini dapat menjadi bantuan pangan yang memberikan nilai gizi di tengah pandemi,” katanya. Melalui momentum ini, BPKH melakukan program mulia dengan melaksanakan kurban yang penerima manfaatnya untuk fakir-miskin sekaligus juga membantu orang-orang yang terdampak pandemic, jelasnya.
Hal senada diungkapkan Maskur Yusuf selaku Ketua Panitia pemotongan kurban, bahwa di tengah wabah Covid-19, program kurban ketahanan pangan yang berkolaborasi dengan BPKH dapat meringankan beban sebagian masyarakat.
.jpeg?access_token=6fec6671-4e0f-4d24-9dd5-6bb336e3d898)
Mereka penerima manfaat yang mendapatkan daging kurban, bukan hanya dari kalangan fakir- miskin, pendistribusiannya juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona.
Harapan selanjutnya, Lazismu pada momentum ini agar dapat bekerjasama lagi pada program berikutnya, tidak sebatas pada momentum kurban saja, tetapi dilanjutkan pada program lainnya yang mendukung kemaslahatan umat.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat.
Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu.
Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

Jakarta – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di hari raya Idul Adha menyalurkan 50 hewan kurban berupa sapi. Penyaluran hewan kurban ke beberapa wilayah di Indonesia itu bersinergi dengan Lazismu. Program kemaslahatan BPKH yang tertuang dalam program Qurban Untuk Ketahanan Pangan Lazismu bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ada di Indonesia saat wabah virus corona masih melanda sampai saat ini.
Di Jakarta, satu ekor sapi kurban BPKH yang dititipkan melalui Lazismu, telah disalurkan di daerah Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Konsentrasi titik penyembelihan berada di lingkungan Masjid Daarul ‘Ilmi. Prosesi penyembelihan berlangsung lancar yang disaksikan jajaran Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Daarul ‘Ilmi dan Nazhori Author selaku PR Manager Lazismu, pada Jum’at siang (31/7/2020).
Ketua pengurus zakat, infak dan sedekah Masjid Daarul ‘Ilmi Usman Yasso mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPKH dan Lazismu yang memercayakan amanah kurbannya di sini.
“Tahun ini adalah sebuah keberkahan bagi kami dan jamaah masjid mendapat amanah sapi dari BPKH, selain menghimpun hewan kurban dari para jamaah, satu ekor sapi dari BPKH itu akan didistribusikan kepada penerima manfaat yang ada di sekitar lingkungan Masjid Daarul ‘Ilmi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat.
Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu.
Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

Pontianak - LAZISMU. Idul Adha tahun ini, Lazismu bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan hewan kurban berupa sapi satu ekor yang pelaksanaan penyembelihannya berlokasi di Dusun Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat.
Sapi kurban dengan bobot sekitar 350 kg itu dibeli dari peternak lokal di Dusun Simpang Empat. Proses pemotongan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB, pada Sabtu, 1 Agustus 2020.
Manajer Lazismu Kalbar Suhartini Sastro Diono, dalam keterangannya, mengungkapkan, daging segar tersebut kemudian langsung disalurkan ke warga yang berhak menerimanya. “Warga tersebut sebelumnya telah didata dahulu oleh Lazismu. Selanjutnya didistribusikan dari rumah ke rumah agar tidak terjadi penumpukkan massa yang konsentrasinya dihindarkan sesaui protokol kesehatan,” paparnya.
Suhartini lalu menambahkan, sapi kurban yang disembelih ini merupakan amanah dari Pimpinan Pusat Lazismu yang bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangah Haji (BPKH).
Yang dalam pelaksanaannya didistribusikan oleh Lazismu wilayah ke beberapa kabupaten di antaranya Kabupaten Sintang, Melawi, Landak dan Kubu Raya. Salah seorang warga, Ilyas dari Pangkalan Buton yang menerima manfaat dari program Qurban Untuk Ketahanan Pangan, mengucapkan terima kasih atas daging kurban yang diterima bersama warga lainnya. Sekali lagi, terima kasih BPKH dan Lazismu atas bantuannya semoga menjadi keberkahan untuk semua.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat.
Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu.
Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

