Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Dua Sapi Kurban dari BPKH, Disalurkan Lazismu ke Bangka Tengah dan Belitung Timur

Babel – LAZISMU. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bangka Tengah menggelar program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang bersinergi dengan Lazismu. Program kurban digelar di hari raya Idul Adha 1441 H, pada Ahad, 2 Agustus 2020 di kecamatan Koba.

Dalam kegiatan itu, dilaksanakan enyembelihan sapi kurban dan pembagian beras kepada penerima manfaat. Hadir dalam kegiatan itu yang dikemas dalam rihlah dakwah, Ketua PWM Bangka Belitung, Hasan Rumata beserta pengurus, Ketua PDM Bangka Tengah, Qodri AR, Ketua Lazismu Bangka Tengah, Pahlivi Syahrun, Ketua Pemuda Muhammadiyah dan beserta para pengurus Muhamadiyah Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bangka Belitung, Hasan Rumata, menyampaikan, dalam momentum ini, Muhammadiyah menggelar misi rihlah dakwah untuk memperkuat kader-kader di daerah. “Pada hari ini, misi dakwah sebagai bentuk penguatan kader dalam gerakan dakwah,” paparnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Bangka Tengah bagian dari titik sentral yang mendapat perhatian. Di samping itu, kita punya program-program berkelanjutan, antara lain pengembangan dan perluasan amal usaha, khususnya STKIP Muhammadiyah, yang dalam waktu dekat menjadi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.

Dikatakan Hasan, pihaknya juga berencana mendirikan MBS (Muhammadiyah Boarding School) yang melingkupi Bangka Tengah dan Bangka Selatan sebagai bagian dari program strategis. Lanjutnya, kunjungan PWM ke Bangka Tengah dalam rangka memperkuat silaturahim antar pimpinan.

 

Sementara itu, Ketua PDM Bangka Tengah, Qodri. AR, mengungkapkan sebagai tuan rumah kegiatan rihlah dakwah, pada momen bahagia ini dilaksanakan juga pembagian daging sapi kurban dan sembako kepada masyarakat oleh Lazismu Bangka Tengah. Ketua Lazismu Bangka Tengah, Pahlivi Syahrun, menyambung kegiatan itu, mengatakan kebersamaan ini merupakan program penyemangat dengan para kader.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWM Bangka Belitung dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang telah memercayakan Lazismu Bangka Tengah sebagai pelaksana kegiatan kurban,” jelasnya.

Pahlivi mengatakan, Lazismu Bangka Belitung, program ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai dari Sabtu sampai dengan Ahad, 1 – 2 Agustus 2020. Titik lokasi penyembelihan hari pertama menyasar daerah Manggar, khususnya Dusun Kelubi 1, Desa Kelubi, Belitung Timur. “Jumlah penerima manfaat di kecamatan Manggar dan Gantung sebanyak 157 KK, dan di hari kedua, titik lokasi penyembelihan di SMP Muhammadiyah Koba, dengan penerima manfaat sebanyak 170 KK,” pungkasnya.

Dalam keterangannya, Pahlivi menjelaskan, dua ekor sapi kurban dari BPKH, yang disalurkan itu jadi disalurkan di dua lokais berbeda, pertama di Bangka Tengah dan Belitung Timur. Adapun dalam pembagian sembako, Lazismu berkolaborasi dengan Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) untuk membantu warga yang terdampak pandemic virus Corona. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Di Jatibarang Brebes, BPKH dan Lazismu Bersinergi Salurkan Hewan Kurban Untuk Warga di Sekitar MWC NU

Brebes – LAZISMU. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan Lazismu pada hari raya Idul Adha tahun ini, melaksanakan kurban di Jatibarang, kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Lazismu kab Brebes yang dalam hal ini mewakili Lazismu Pusat mendapat amanah satu ekor sapi yang siap dikurbankan dan disalurkan ke penerima manfaat yang sudah ditentukan. Kali ini, satu ekor sapi kurban dalam rangka memperkuat program Qurban Untuk Ketahanan Pangan didistibusikan ke Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan Jatibarang, Brebes. 

Ketua Lazismu kabupaten Brebes, Ahmad Toridin, mengatakan, Lazismu secara nasional yang bersinergi dengan BPKH, melalui momentum kurban, ingin memberikan nilai manfaat sehingga daging kurban itu dapat memiliki nilai gizi di tengah pandemi Covid-19.

Serah terima hewan kurban dilakukan oleh Ketua Lazismu Kab Brebes kepada Ketua MWC NU kecamatan Jatibarang, Brebes dalam hal ini diwakili oleh Afifullah selaku Ketua MWC NU (3/8/2020).  

Afifullah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPKH dan Lazismu yang telah menyalurkan hewan kurban ini. “Melalui hari raya besar ini, BPKH lewat Lazismu melakukan program mulia dengan melaksanakan qurban untuk para penerima manfaat, apalagi di tengah dampak Covid-19 yang tak pasti akan berakhir,” paparnya. 

Daging kurban dibagikan kepada lebih dari 300 orang warga penerima manfaat di sekitar Jatibarang. Kiyai Afif berharap daging kurban ini manfaat besarnya dapat dirasakan oleh penerima manfaat, terutama yang berada di lingkungan MWC NU Jatibarang, Brebes.

Pada kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat. 

Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu. 

Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Terendam Air Rob, Berikut Kisah Lazismu Menyalurkan Hewan Kurban Di Kampung Laut Nyangkringan

Semarang – LAZISMU. Selama ini orang mengenal Nyangkringan sebagai destinasi mancing. Nyangkringan merupakah nama kampung yang berada di pesisir laut Utara yang berbatasan dengan kota Semarang di sisi Timur. Nyangkringan termasuk bagian dari teritori kecamatan Sayung kabupaten Demak. Jika berkunjung ke kampung ini, mudah sekali menemukan titik-titik tempat (spot) mancing.

Ketinggian air di sepanjang sisi jalan hampir sama dengan ketinggian jalan, bahkan di tempat tertentu air meluap ke jalan apabila air laut sedang pasang. Sepanjang sisi laut ada air yang biasa jadi tempat memancing, dari pinggir laut, selokan pinggir jalan, sela-sela rumah dan tempat umum lainnya.

Di kampung itu cuma ada satu jalan utama, yakni jalan Sriwulan yang panjangnya kurang lebih 3 km. Jalan ini menjadi satu-satunya akses masuk dan keluar kampung Nyangkringan saat ini. Kalau kita buka peta di internet, jalan Sriwulan itu bertemu dengan jalan raya Trimulyo di sebelah barat dan terhubung ke jalan Morosari di sebelah Timur. 

Kenyataannya ruas jalan ke arah barat itu sudah tergenang air laut. Begitu juga jalan ke arah Timur juga sudah tenggelam, tak berbekas. 

Menurut keterangan warga setempat Syarifudin (34), dulunya tanah di kampung Nyangkringan adalah tanah pertanian, ada sawah juga ada kebun dengan bermacam tanaman. Mayoritas warganya dulu adalah petani, ada yang menanam padi, jagung, ketela, kelapa, pisang dan bermacam tanaman. Hanya sebagian kecil yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, sebagian juga ada petani tambak.

Semenjak 1999, kenaikan air laut sudah memasuki area perkampungan warga. Meski lambat tapi pasti, ujar Syarifudin. “Semakin lama semakin tinggi dan semakin banyak yang tertutup air laut,” pungkasnya. Warga yang tidak betah tinggal di kampung ini, memilih pindah ke tempat lain. Namun Syarifudin tetap memilih tinggal di kampung Nyangkringan, meskipun jaraknya cukup jauh dari tempat kerja sehari-harinya. 

Baginya kampung ini adalah tanah kelahirannya, juga peninggalan sejarah panjang leluhurnya. Tidak mudah melepaskan meskipun kondisinya sudah berubah drastis dibandingkan dulu pada masa kecilnya. 

Syarifudin menceritakan masa kecilnya yang suka bermain di kebun samping rumahnya. Banyak tanaman, pohon yang rindang dan bermacam tumbuhan. Ada buah-buahan yang bisa dijadikan makanan. Sungai kecil di pinggir kampung, sering menjadi tempat bermain air, mencari ikan, berenang dan permainan yang menyenangkan anak-anak. Namun sekarang semua sudah sirna, tertutup air laut. 

 

Di kampung inilah pada Ahad (2/8/2020), dilaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kerjasama Lazismu dengan SD Muhammadiyah 08 Pedurungan Semarang, mengalokasikan tasaruf kurban berupa satu ekor sapi yang diperoleh dari kelompok wali siswa SD 08. Sementara Lazismu memberikan bingkisan kepada anak-anak sekolah berupa school kit yang terdiri dari tas sekolah dan buku tulis. 

Kepala Sekolah SD Muh 08, Alifia yang turut menyaksikan jalannya penyembelihan hewan kurban, menyampaikan bahwa dia sengaja menempatkan tasaruf kurban di lokasi pesisir  untuk lebih mengenal masyarakat dari berbagai macam latar belakang. Sebagai pendidik dia berharap agar anak-anak usia sekolah di lingkungan itu mendapatkan kesempatan belajar yang cukup, dan kualitas belajar yang baik meskipun dengan segala keterbatasan lingkungannya. (cs) 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu UHAMKA Salurkan Daging Kurban ke Kawasan 3 T

Jakarta – LAZISMU. Memperingati hari raya Idul Adha 1441 H, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) melaksanakan penyembelihan dan penyaluran daging kurban selama dua hari. Prosesi mulai dilaksanakan dari 31 Juli – 3 Agustus 2020, dengan lokasi penyembelihan di tiga titik, di antaranya di Kampus Sekolah Pasca Sarjana UHAMKA, Fakultas Kedokteran UHAMKA, Kelurahan Kampung Rambutan, dan Kampus Farmasi Klender JakartanTimur.

Penyaluran hewan kurban juga dilakukan di kawasan terluar, tertinggal dan terdepan (3T) dan kawasan Pak Kumis (padat, kumuh dan kantong-kantong kemiskinan), sebanyak 47 ekor kambing, demikian disampaikan Bunyamin selaku Wakil Rektor IV UHAMKA. Kurban tahun ini terbilang istimewa karena dalam pengemasan daging kurban disajikan dengan ramah lingkungan. Dia menambahkan, UHAMKA juga berkerjasama dengan berbagai instansi lain seperti BSM, BMI, BMM, Askrindo Induk, Askrindo Mitra Utama dan Askrindo Syariah serta beberapa rekanan lainnya.

“Ada 3000 penerima manfat yang ditargetkan, dengan sistem penyaluran berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Daging kurban segar dikirimkan langsung ke rumah penerima manfaat, yang berkoordinasi dengan 20 Ketua RT (Rumah Tangga) untuk mendata penerima daging kurban,” jelasnya. Wargapun tak perlu antre berlama-lama di kampus untuk memeroleh daging kurban.

Adapun di program kurban ini, sambung Bunyamin, Lazismu UHAMKA juga menyediakan hewan kurban yang dihimpun dari pekurban, yang secara kolaboratif mengusung tema kurban ramah lingkungan (Go Green). “Pemanfaatan besek yang terbuat dari bambu dengan alas daun pisang menjadi pilihan alternatif untuk menghindari sampah plastik. Ini satu langkah positif dari kita, mudah-mudahan bisa menjadi contoh untuk yang lain,” pungkasnya.    

Dalam kesempatan itu, Direktur Lazismu UHAMKA, Nandi Rahman, menyampaikan bahwa tahun ini Lazismu Uhamka menyediakan hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan 13 ekor kambing yang disembelih di UHAMKA. Ssementara itu, Nandi merinci dari 47 ekor kambing yang didistribusikan ke kawasan 3T plus 2 ekor sapi sebagai amanah dari Bank Muamalat dan BMM, diolah menjadi rendang dalam kemasan. 

 

Adapun kawasan 3T yang menjadi titik distribusi meliputi: Kubang Kondan Pandeglang 2 ekor kambing, Masamba Luwu Utara Sulawesi Selatan 3 ekor kambing, PRM Dahu Leuwiliang 2 ekor kambing, PRM Rawakalong Gunung Sindur Bogor 3/7 sapi, Gunung Sodong Leuwiliang 2 ekor kambing, Pesantren Mubarookah Rangkas Bitung Banten 3 ekor kambing, Gunung Sodong Leuwiliang 2 ekor kambing, SD Muhammadiyah Mentoro Jombang Jawa Timur 1 ekor kambing, dan distribusikan di Mushola Al-Istamar Banyuarum,  Desa Kauman, kecamatan kauman kabupaten Ponorogo Jawa Timur.  

Dalam kesempatan berbeda untuk kawasan Pak Kumis meliputi Lemah Abang Bekasi 2 ekor kambing, MBS Jampang Bogor 2 ekor domba, Masjid Ruhama Cirendeu Ciputat 2 ekor + 1 ekor kambing, SMK Muhammadiyah Cariu Bogor 2 ekor kambing, Masjid Al-Anwar Bidara Cina Tanjung Lengkong 1 ekor kambing, Melalui PP Aisyiyah Jakarta 2 ekor kambing, PRM Dahu Leuwiliang 2 ekor kambing, Mushalla Nurul Fajri 1 ekor kambing, dan SD Muhammadiyah Mentoro Jombang Jawa Timur 1 ekor kambing.

“Kerjasama dengan beberapa perusahaan eksternal  dapat dijadikan media atau wadah atau ajang kegiatan sosial bagi perusahaan untuk memberikan nilai manfaat kepada masyarakat,” ujarnya. Hal senada disampaikan Wahidin, selaku koordinator pelaksana kurban di kampus FKIP UHAMKA, bahwa semua pihak yang berpartisipasi dalam program kurban yang berlangsung lancar merupakan wujud dari bentuk kepedulian bersama untuk berkontribusi kepada masyarakat yang masih terdampak wabah Covid-19. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Nilai Ekonomi Kurban Lazismu Parepare Capai Rp 1 Miliar, Walikota Ini Program Berbagi Kurban Terbaik

Parepare – LAZISMU. Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaan kurban Lazismu Parepare menjadi istimewa karena orang nomor wahid di kota kelahiran eyang Habibie ini kembali berkurban yang keempat kalinya. 

Pemotongan hewan kurban berupa sapi ini dilakukan sendiri oleh Taufan Pawe, yang didampingi sang isteri Erna Rasyid Taufan beserta keluarga pada 31 Juli 2020, di Rumah Potong Hewan (RPH) H. Lukman yang berlokasi di Jalan Lingkar Poros Makassar.

Prosesi pemotongan yang cukup gesit dan cepat ini didampingi oleh Saiful Amir selaku Sekretaris Lazismu Parepare dan disaksikan oleh puluhan pekurban lainnya.

"Alhamdulillah ini yang keempat kalinya Pak Walikota Taufan Pawe, secara berturut-turut dari 2017 hingga sekarang 2020 tetap berkurban di Lazismu. Selaku pengurus, kami mengucapkan terima kasih banyak atas kebersamaannya,” kata Erna Rasyid, selaku Ketua Lazismu.

Semoga apa yang dilakukannnya menjadi amal bagi beliau, dan senantiasa mengingatkan beliau dan sekeluarga agar diberikan keberkahan oleh-Nya, serta dimudahkan dalam segala urusannya.

Sekretaris Lazismu, Saiful Amir, mengatakan, suatu hal yang luar biasa, persiapan kurban yang dilakukan beliau sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kepada warganya. 

 

Beliau juga membagi-bagikan masker setelah melihat banyak pengunjung dan keluarga yang berkurban datang ke lokasi dan tidak menggunakan masker, kata Saiful. Dengan tegas, Pak Walikota lansung memerintahkan stafnya untuk mengambil masker yang ada dimobil lalu membagikannya satu persatu sambil berucap agar tetap waspada. 

Erna Rasyid Taufan mengakui bahwa kami sekeluarga setiap tahunnya berkurban di beberapa titik, salah satunya di Lazismu. Ini yang keempat kalinya, dan mengapa di Lazismu? “Selain saya bertindak sebagai Ketua, saya juga yakin bahwa amanah kami sekeluarga akan ditunaikan Lazismu kepada para mustahik,” terangnya.

Tahun ini Lazismu program kurbannya ada tiga jenis, yakni kurban dalam bentuk kemasan  berupa Rendangmu, daging segar yang diberikan lansung kepada masyarakat  dan ada yang khusus kurban yang diperuntukkan kepada para pengungsi banjir bandang di Masamba, Alhamdulillah semua berjalan sukses, katanya.

Erna menjelaskan di tahun ini, jumlah kurbam yang dihimpun Lazismu ada 87 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jika dirinci nilai ekonominya sebesar Rp 1.092.3000.000, dengan jumlah pekurban sebanyak 570 orang, dan penerima manfaat sebanyak 4.638 orang. 

Alhamdulillah, inilah indahnya berbagi secara bersama-sama, berjamaah dan berkurban melalui lembaga yang profesional. “Semoga tahun depan kita ketemu lagi dengan kurban yang lebih baik di Lazismu,” tutup Erna. (na)



SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Berikan Beasiswa Mentari Di Acara Grand Launching SMP MBS Limpung

Batang – LAZISMU. Peluncuran SMP MBS Limpung, Batang, Jawa Tengah, ditandai dengan pemberian beasiswa mentari dari Lazismu setempat. Grand Launching tersebut dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono beserta rombongan Muspika Kecamatan Limpung yang dibuka juga dengan Khutbah Taaruf yang menandakan bahwa kegiatan belajar mengajar sudah dimulai.

Dalam momen istimewa ini, Lazismu limpung memberikan sebuah kado selamat atas Grand Launcingnya SMP MBS Limpung dengan memberikan bantuan satu unit mesin cetak (printer) senilai Rp 2.300.000,- yang diterima langsung oleh Zulfauzi selaku Direktur SMP MBS Limpung (6/8/2020). 

Adapun beasiswa mentari yang disalurkan sebesar Rp. 9 juta, kepada salah satu santri SMP MBS Limpung, antara lain ananda Annisa dan Candra Pahlevi yang diserahkan oleh Suyono selaku Wakil Bupati Batang yang disaksikan Furqan selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Limpung.

Annisa dan Candra Pahlevi adalah anak yatim piatu yang berprestasi dalam program Tahfidzul Qur'an. Menurut Kepala Kantor Lazismu Limpung, Abdul Wahab Asyifak, mereka sekarang sudah hafal dua juz lebih. 

“Semoga dengan pemberian beaisswa ini semangat belajar mereka semakin meningkat,” kata Wahab.  

Suyono selaku Wakil Bupati Batang, berpesan, bahwa keberadaan anak-anak yatim ini tanggung jawab kita bersama. 

Kita semua adalah orangtua pengganti bagi mereka baik di sekolah dan di lingkungan sekitar anak yatim itu tinggal, katanya. Dalam sambutannya, Suyono mengatakan, apa yang telah dilakukan SMP MBS Limpung, merupakan bagian dari upaya membuka akses pendidikan di kabupaten Batang di depan para hadirin. (wh)


SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross