Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Tafsir, Ketua Muhammadiyah Jawa Tengah Tinjau Pengungsi Banjir di Pekalongan

PEKALONGAN - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH Drs Tafsir M.Ag meninjau lokasi para pengungsi banjir di Krapyak Lor Kota Pekalongan, Rabu (10/2).

Pengungsian bertempat di Masjid Al Huda. Tafsir disambut oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pekalongan Pasrum Afandi, didampingi Hasan Bisri anggota PDM, tim MDMC, dan jajaran pengurus organisasi otonom Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hisbul Wathan serta Aisyiyah.

Di lokasi tersebut terdapat sekitar 85 warga pengungsi di Masjid Al Huda Kramat. Tafsir berdialog dengan pengungsi dan meninjau kebutuhan logistik dapur umum untuk 2882 jiwa pengungsi di 42 tempat pengungsian, sekaligus memberian bantuan logistik untuk keperluan dapur serta lauk siap saji Rendangmu.

Tafsir mengatakan bahwa bencana banjir merupakan bagian dari isyarat alam. Menurutnya, semua orang akan mengalami musibah, dan bagian dari musibah itu adalah karena kekurangpahaman kita merawat alam, juga ada yang salah dalam pengambilan kebijakan.

“Pasti ada yang salah ketika kita tertimpa musibah, musibah atau bencana itu semua faktor manusia maka kita harus sadar dan sabar untuk melaluinya yang sudah menjadi takdir Allah swt,” jelasnya.

Lebih lanjut Tafsir menjelaskan bahwa di samping banjir karena tingginya curah hujan, juga karena gagalnya masyarakat menjaga keseimbangan alam. Ketika hampir semua pohon dihabisi, ditebang tanda batas, tidak ada penggantinya, sementara perumahan semakin luas, ruang jalan aspal semakin meluas, sehingga ruang air semakin minim, tentu ini bagian dari kesalahan mengambil kebijakan.

Hadir pada kesempatan yang sama, Direktur  Lazismu Jawa Tengah Ikhwanushoffa, jajaran eksekutif Manager Teritori Agoes Alwi dan Manager Program Maya, didampingi Manager Fundraising Wahidin Hasan.

Usai memberikan semangat dan menyambangi para pengungsi Tafsir meninjau juga dapur umum di Masjid As-Shoghir Pekalongan Barat, sempat dialog dengan penjual sayur dan memborongnya, diteruskan kunjungan ke Posko MDMC Pencongan Wiradesa Kabupaten Pekalongan untuk mengecek stok logistik.

Selain Pekalongan, setidaknya ada 7 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah yang dilanda banjir.

8 kabupaten/kota tersebut antara lain Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Selain banjir, Jawa Tengah juga dilanda bencana tanah bergerak di Purbalinga dan tanah longsor di Boyolali.

Bencana-bencana tersebut secara beruntut terjadi sejak akhir bulan Januari hingga saat ini. 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Program Tani Bangkit Sukses, Lazismu Banyumas Panen Raya 4,5 Hektar

BANYUMAS - Panen raya padi premium jenis mapan 05 Lazismu Banyumas di Karangtawang berlangsung hari Rabu (10/02). Panen raya ini adalah hasil dari Sekolah Lapang yang merupakan program Tani Bangkit Lazismu Banyumas bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Dinas Pertanian Banyumas. 

Acara tersebut dihadiri Ketua Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief, Ketua Lazismu Pimpinan Wilayah Jawa Tengah Dodok Sartono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas Ibnu Hasan,  Kapolresta Banyumas Firman, Dandim 0701/Banyumas, Kepala Dinas Pertanian Banyumas, sampai Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Jebul Suroso. 

Pembukaan acara Panen Raya diawali dengan laporan dari Manajer Lazismu Banyumas terkait program tani bangkit kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari tamu undangan dan selanjutnya penyerahan para peserta sekolah lapang dari Dinas Pertanian kepada Lazismu Banyumas.

Sabar Waluyo menegaskan bahwa program Tani Bangkit ini adalah bagian dari Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah (GJDJ) yang menjadikan Masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Beliau juga mengatakan bahwa sekolah lapang yang sudah berlangsung dari bulan Oktober 2020 ini memiliki jumlah peserta 25 orang dengan lahan padi sebesar 4,5 hektar.

Senada dengan Manajer Lazismu Banyumas, Ibnu Hasan juga mengungkapkan pentingnya masjid sebagai pusat pemberdayaan. “Ketika orang sudah terikat dengan masjid dan ada program pemberdayaan jamaah masjid insyaaAllah keberlangsungan keteraturan dan kebersamaan ini akan tetap bisa kita bangun," ujar Ibnu Hasan ketika memberikan sambutan. 

Dukungan juga datang dari Hilman Latief. Hilman Latief berharap agar program pemberdayaan yang dilakukan Lazismu banyumas bisa diikuti oleh Lazismu daerah lain.

“Saya sambut baik acara ini, semoga bisa bergulir di daerah lain. Jawa tengah ini adalah Lazismu terbaik secara nasional. InsyaaAllah semoga kedepan ini bisa lebih menggeliat," ucapnya pada saat sambutan pembukaan Panen Raya.

Setelah acara pembukaan selesai para tamu undangan langsung menuju lahan sawah yang siap panen. Masing-masing orang mewakili lembaganya secara seremonial memanen beberapa batang padi sebagai tanda suka cita atas suksesnya sekolah lapang binaan Lazismu Banyumas. 

Panen Raya ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak seperti Polresta Banyumas serta Dandim 0701/Banyumas yang mengikuti acara dari awal sampai akhir. Firman mendukung gerakan masyarakat mengenai ketahanan pangan. “Kami disini, saya Kapolres bersama pak Dandim kami berdua akan mendukung program ini. Bukan hanya mendukung juga menyukseskan," paparnya. 

Selain panen, para tamu undangan juga diajak untuk melihat program lain milik Lazismu Banyumas di Karangtawang yaitu pemberdayaan masyarakat ternak penggemukan kambing.

Reporter : Tansah/Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Perluas Jangkauan, Lazismu Hulu Sungai Selatan Resmikan KLL Negara

HULU SUNGAI SELATAN - Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan meresmikan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Negara di Masjid Istiqamah, Tambak Bitin, Minggu (7/2). 

Peresmian Kantor Layanan pertama di Hulu Sungai Selatan yang berlokasi di Cabang Muhammadiyah Negara tersebut dihadiri oleh beberapa pihak. Diantaranya Perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Hulu Sungai Selatan, Perwakilan Pimpinan Cabang, dan warga sekitar.

Didi Kurniadi, Ketua Lazismu Hulu Sungai Selatan menyampaikan alasan didirikannya KLL Negara adalah karena melihat dari potensi jumlah penduduknya yang banyak. Selain itu, Kantor Layanan ini berdekatan dengan dua cabang Muhammadiyah lain, yaitu Paharangan dan Daha Selatan.

Didi, sapaan akrab pria yang keseharian berprofesi sebagai dokter ini menambahkan pula faktor pendukung pendirian KLL Negara.

“Cabang Muhammadiyah Negara bisa dikatakan cukup jauh dari Kantor Lazismu Daerah, maka dari itu untuk melayani para muzzaki untuk menyalurkan zakat, infaq dan sedekah kami kira menjadi faktor pendukung pula pendirian KLL ini,” tambahnya.

Didi berharap, selain terlayaninya muzakki di Cabang Negara, KLL ini juga bisa membantu dalam hal pendataan calon mustahiq.

“Secara khusus kami berharap selain optimalisasi penerimaan dana zakat, infaq dan sedekah di Cabang Negara dan sekitarnya, KLL nantinya juga turut membantu dalam pendataan calon mustahiq untuk diusulkan ke kantor daerah untuk mempermudah dalam penyaluran ZIS,” tutupnya.

 Senada dengan itu, Muhammad Natsir, Kepala KLL Negara menyampaikan langkah awal yang dilaksankan  setelah peresmian kali ini.

“Untuk memulai pergerakan lazismu di KL kami akan membenahi kantor sambil berjalan juga yakni melaksanakan tugas membantu Lazismu Daerah dalam penghimpunan baik itu zakat, infaq maupun sedekah,” imbuhnya.

Pendirian kantor layanan ini sendiri ditandai dengan penyerahan SK Pendirian dan Susunan Eksekutif Kantor Layanan oleh Badan Pengurus Lazismu Kabupaten HSS Kepada Perwakilan KLL Negara.

Reporter: Muhammad Nashir/Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bantu UMKM, Lazismu Kendal Salurkan Gerobak untuk Penjual Sate Keliling

KENDAL - Tri Atmiana (31) warga Desa Truko RT 004 RW 001 Kec. Gemuh, Kendal adalah penjual sate ayam keliling bersama suaminya, Eko Budi Handoyo (35). Bu Tri, sapaan akrab Tri Atmiana menyiapkan daging ayam dan meracik bumbu-bumbunya. Sedangkan Pak Eko, menyusuri jalanan, dan menuju beberapa tempat sebagai titik sasaran di mana ia menjual sate ayam.

“Sate ayam-sate ayam,” teriak pak Eko dengan suara khasnya, memanggil para pelanggannya.

Para warga yang telah merasakan enaknya sate ayam buatan Bu Eko sudah tidak asing lagi dengan teriakan itu. Dalam jualan sate ayam keliling, Pak Eko harus pandai membagi waktu di setiap tempat mangkalnya. Ia tidak boleh lama-lama di satu tempat, harus berpindah dari tempat lain yang telah ditentukan.

"Kalau saya tidak tepat waktu di salah satu tempat, bisa jadi pelanggan menganggap saya tidak jualan,” ujarnya ketika ditemui kontributor kendalmu.com di rumahnya, pada Kamis (11/2).

Ia bersama istrinya sudah belasan tahun bekerja sebagai penjual sate ayam keliling. Pak Eko akan pulang kalau dagangannya habis atau pada pukul 24.00 WIB. 

Keluarga dengan dua anak itu berharap sate ayamnya bisa berkembang dan lebih mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dan biaya pendidikan kedua anaknya. Gayung pun bersambut. Tri Atmiana mengaku pernah mendengar bahwa Lazismu Kendal menyediakan bantuan modal untuk para pedagang kecil.

“Saya mencari informasi tentang Lazismu melalui internet. Segera saya hubungi, dan alhamdulillah apa yang menjadi keinginan saya dikabulkan dengan beberapa persyaratan yang harus saya penuhi,” ungkapnya.

Tri Atmiana berkeinginan agar suaminya tidak lagi berjualan secara keliling, melainkan bisa menetap. Dengan berjualan secara menetap, Bu Tri dan Pak Eko bisa berjualan dengan lebih nyaman.

“Dengan cara mangkal, kami berdua bisa lebih nyaman,” imbuhnya.

Di tempat baru, Bu Tri menyebut bahwa ia akan menambah jualan ketika sudah memiliki tempat menetap. Ia akan menambah jualan dengan sate kambing dan gulai kambing.

Sementara itu, Ketua Kantor Lazismu Kendal, Agus Wahyudi menyampaikan rasa syukur karena apa yang dicita-citakan Bu Tri dan Pak Eko dapat dipenuhi.

“Alhamdulillah, apa yang diharapkan oleh mereka dapat kami penuhi,” kata Agus setelah menyerahkan gerobak kepada Tri Atmiana.

Agus menjelaskan, salah satu kepedulian Lazismu adalah meningkatkan kesejahteraan warga usaha ekonomi kecil dengan tasyaruf sesuai kebutuhan.

“Karena Bu Tri membutuhkan gerobak, kami penuhi. Tentu dengan harapan usahanya dapat berkembang dan berkah,” ujarnya.

Reporter: Yudi/Yusuf

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

MDMC Hulu Sungai Tengah Bangun Jembatan yang Roboh Karena Banjir

HULU SUNGAI TENGAH - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Hulu Sungai Tengah (HST) kembali melaksanakan pembangunan jembatan darurat di desa Datar Ajab dan Rantau Parupuk Rabu (10/02).

Pembangunan jembatan ini merupakan upaya Muhammmdiyah dalam membantu warga untuk melintas jembatan permanen yang rusak akibat bencana banjir. Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda Hulu Sungai Tengah pertengahan Januari lalu mengakibatkan sejumlah jembatan penghubung antar desa di Pegunungan Meratus menjadi terputus. 

Fuad, Perwakilan MDMC Hulu Sungai Tengah menjelaskan dalam pelaksanaan MDMC Hulu Sungai Tengah tidak bekerja sendirian melainkan di bantu oleh relawan dari daerah lain.

“Relawan yang terlibat dari berbagai daerah antara lain dari Solo, Jawa Tengah, Samarinda, Kaltim, HSU, Tapin, Banjarmasin, Tanah Bumbu dan Barabai dengan total 55 orang,” imbuhnya.

Fuad menerangkan bahwa yang menjadi kendala di lapangan adalah cuaca yang cukup panas.

“Cuaca yang cukup panas menjadi kendala ketika melakukan aksi di lapangan. Namun hal tersebut tidak begitu menyulitkan. Kami malah mengkhawatirkan adanya hujan karena akan membuat akses menuju lokasi menjadi becek akibat adanya longsoran tanah yang hampir menutupi jalan menuju desa Darar Ajab,” terangnya.

Fuad berharap dengan adanya jembatan darurat ini mampu bermanfaat untuk warga.

“Semoga dengan adanya perbaikan dan penguatan jembatan darurat tersebut bisa dimanfaatkan warga terutama pengguna roda 4 untuk mempermudah pendistribusian bantuan sebelum jembatan yang lebih permanen dibangun oleh pemerintah,” harapnya.

Menurut keterangan Fuad, pelaksanaan ini merupakan skenario pemulihan pasca banjir yang memuat berbagai hal seperti rekonstruksi dan rehabilitasi. Proses pemulihan inilah yang biasanya memerlukan waktu yang lama.

Ia juga menghimbau kepada para masyarakat yang mempunyai kelebihan harta untuk terus mendukung MDMC Hulu Sungai Tengah dengan memberikan infaq dan sedekah terbaiknya melalui Lazismu untuk membantu sesama.

Senada dengan itu, Miftah Farih, Ketua Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi MDMC Kalimantan Selatan menerangkan bahwa sebelumnya juga telah terlaksana pembangunan jembatan darurat.

“Ini bukan aksi pertama. Sebelumnya telah terlaksana pula pembangunan jembatan penghubung desa Patikalain-Papagaran, alhamdulillah terlaksana dengan lancar,” jelasnya.

Reporter : Muhammad Nashir/Yusuf 
SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Jateng Dilanda Banjir, Relawan Muhammadiyah Jawa Tengah Kirim Bantuan

DEMAK - KH Tafsir Ketua Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Jawa Tengah bersama Lazismu mengunjungi lokasi banjir di desa sayung, kecamatan Sayung kabupaten Demak, pada Kamis malam (11/2). 

Selain kunjungan ke lokasi banjir, rombongan juga Memberikan bantuan logistik berupa Beras, telur, minyak goreng, kecap, bubur bayi, susu, dan perlengkapan untuk balita dan ibu hamil lainya. Bantuan diserahkan oleh Ketua PWM Jateng KH Tafsir kepada PCM Sayung dokter Fuad alhamidy. 

"Terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh lazismu Jateng, semoga ini akan bermanfaat bagi warga kami yang terdampak banjir. Bantuan ini akan kami distribusikan di 4 titik pos pelayanan kami," ujar Fuad. 

Kedatangan rombongan PWM Jateng di malam hari disambut hangat oleh warga sekitar. Mereka merasa sangat terbantu sekali karena sudah beberapa hari terendam banjir dan warga kesulitan dalam beraktivitas.

"Alhamdulillah, terimakasih sekali buat Muhammadiyah khususnya Lazismu Jateng yang sudah peduli dengan nasib warga-warga di sini, kami merasa sangat terbantu sekali, karena sudah beberapa hari ini daerah kami terendam banjir. Kami sangat kesulitan untuk beraktivitas, dan saat ini kami memang sangat membutuhkan beberapa kebutuhan logistik," ujar salah satu warga Sayung dengan berkaca-kaca.

Menurut jadwal, PWM Jateng dan rombongan kali ini melakukan kunjungan ke Posko Pelayanan dan pengungsian bencana banjir di Demak dan Kudus. Selain itu rombongan juga menyalurkan donasi berupa sembako dan kebutuhan yang diperlukan di tempat pengungsian.

"Setelah kemarin kita dari Pekalongan meninjau lokasi pengungsian banjir, malam ini kita meninjau kondisi pengungsi juga di demak dan kudus. Tentu Muhammadiyah selalu hadir ditengah tengah saudara saudara yang sedang kesulitan dalam hal ini dilanda banjir. Kita hadir disini untuk memberikan bantuan support serta membangun empati kepada warga muhammadiyah yang terdampak dan masyarakat umumnya," ungkap Tafsir, Ketua PWM Jateng.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross