

PULANG PISAU (6/3/25) – Lazismu Pulang Pisau turut mendukung kegiatan Ramadan yang dilakukan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Rosyad Saleh yaitu "Cleaning Mosque Rosyad Saleh" (CMRS), yaitu Program Bersih-bersih untuk Masjid dan Mushola yang berada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
Dukungan tersebut berupa pengadaan peralatan dan sarana untuk kegiatan tersebut, selaras dengan Program Ramadan 1446 H yaitu "Back To Masjid".
Bonni Febrian selaku Sekretaris Lazismu Pulang Pisau mengatakan, Lazismu akan berusaha mensupport setiap kegiatan yang dilakukan oleh Majelis, Ortom dan Lembaga, tentunya sesuai dengan visi dan kemampuan Lazismu. Dan yang terpenting adalah koordinasi dan sinergi, sehingga program dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan hari ini adalah melanjutkan kegiatan bersih-bersih Masjid. di Masjid Noor Hidayah, Desa Mentaren Blok B Ray 5 Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, setelah kegiatan sebelumnya sukses digelar di Masjid K.H. Ahmad Dahlan Pulang Pisau pada tanggal 28 Februari 2025 lalu.
Kegiatan CMRS ini merupakan wujud sinergi antara Pimpinan Komisariat IMM Rosyad Saleh dan Lazismu Pulang Pisau dalam menjaga kebersihan dan kerapian masjid. Masjid Noor Hidayah dipilih sebagai lokasi kegiatan kali ini, karena keberadaan marbot yang sudah lanjut usia dan sangat membutuhkan bantuan.
Sekretaris Pimpinan Komisariat Rosyad Saleh, Nurul Husna menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kerapian masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Immawati Anastasia Lisa, Ketua Bidang Sosial dan Pemberdayaan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam kegiatan ini.
“Sebagai kader non-muslim, saya merasa bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kita semua untuk bekerja sama dan berkontribusi untuk kebaikan bersama, tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan,” ungkapnya.
Dengan terlaksananya CMRS di Masjid Noor Hidayah, diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli dan turut serta dalam menjaga kebersihan dan kerapian masjid. Program ini juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
[Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Bonni]

BANTEN – Program Ramadhan Lazismu bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah melului Kajian Keislaman untuk Mualaf (KIAM) dikemas dengan program nyata di Kampung Baduy Kompol, Leuwidamar, Lebak, Banten.
Ketekunan mendampingi mualaf hingga bersinergi dalam syiar ramadan di suku pedalaman Baduy, Banten Selatan terus dilakukan LKD Muhammadiyah dengan pendekatan pembinaan dan pemberdayaan pada Jum’at, (7/3/2025) di wilayah binaannya itu.
Tidak hanya pembinaan dengan kajian keislaman, kali ini bersama Lazismu kegiatan mualaf difokuskan untuk lebih berdaya. Sebagai bentuk komitmen itu, para mualaf memperoleh pelatihan dalam bidang peternakan dan budidaya kacang tanah.
Konsentrasi pembinaan mualaf ini, menurut Wakil Ketua LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten, Hanafi, berawal dari didirikannya Pusbinmu (Pusat Pembinaan Mualaf), yang merupakan bagian dari program Mualaf Learning Center (MLC) LDK PWM Banten.
Hanafi menjelaskan, untuk lebih fokus memberdayakan dan membina para mualaf di suku terasing atau pedalaman Baduy, pihaknya mendirikan dan meresmikan Pusbinmu (Pusat Pembinaan Mualaf), yang merupakan bagian dari program Mualaf Learning Center (MLC) LDK PWM Banten.
Dalam program tersebut, pemberdayaan yang diperoleh para mualaf juga dilengkapi dengan kajian akidah, ibadha dan tahsin, yang didampingi oleh instruktur. “Kami bersyukur program ini didukung oleh LDK PP Muhammadiyah dan Lazismu,” paparnya.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, mengapresiasi program ini dan menegaskan pentingnya sinergi antara dakwah dan pemberdayaan bagi komunitas mualaf. “Kegiatan pemberdayaan dan pendampingan ini Alhamdulillah didukung oleh Lazismu. Dengan dukungan itu program seperti ini, insyaallah akan terus berjalan,” katanya seraya mengajak peserta semangat menuntut ilmu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

ACEH -- Gedung Pusat Layanan Informasi dan Dokumentasi Haji dan Umroh telah berdiri di Provinsi Aceh, dibawah kendali Kemenag. Diharapkan keberadaannya nanti dapat memberikan nilai manfaat kepada umat Islam sebagai buah sinergi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu dalam program kemaslahatan.
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief mengapresiasi kerja-kerja keumatan dan kolaborasi program yang digagas BPKH dengan Lazismu yang telah berlangsung sejak 2017 hingga sekarang.
“Lazismu sejak 2017 telah menjadi mitra kemaslahatan BPKH,”kata Hilman pada Rabu (5/3/2025) saat menyaksikan seremoni serah terima gedung PLIDHUT Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh.
Hilman juga mengutarakan beberapa pekerjaan yang dimandatkan BPKH kepada Lazismu untuk melayani umat dapat dilaksanakan dengan baik.
“Seperti agenda di Aceh kali ini, Lazismu berkolaborasi dengan BPKH untuk memberikan pusat pelayanan informasi dan dokumentasi haji dan umroh terpadu. Ke depan tentu saja kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat. Tidak hanya penyediaan infrastruktur melainkan juga penguatan sumber daya manusia,” jelasnya.

Hilman menambahkan bahwa Lazismu dan BPKH juga telah melakukan kerjasama dalam penyaluran beasiswa, bantuan-bantuan sosial termasuk juga peningkatan infrastruktur.
Hilman mengungkapkan, kerja-kerja kolaborasi seperti ini penting dilakukan oleh Muhammadiyah, melihat di beberapa daerah kita masih menemukan umat yang membutuhkan bantuan, baik infrastruktur, maupun penguatan SDM.
“Jadi Lazismu diharapkan bisa berperan aktif untuk mendukung daerah-daerah termasuk sekolah-sekolah yang sulit dijangkau,”pungkasnya.
Sementara itu, ketika disinggung soal persiapan ibadah haji, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini mengatakan sejauh ini persiapan haji berjalan lancar, dan sedang dalam proses pelunasan.
“Sekitar 60 ribu orang masih belum daftar Kembali. Mudah-mudahan bisa kita dorong untuk segera melunasi, agar kuota haji bisa terpenuhi dan nanti jamaah bisa melakukan persiapan lebih awal,” tandasnya.
Hilman juga mengatakan, pihaknya sedang proses pematangan prosedur layanan haji yang telah ditetapkan oleh Arab Saudi. “Karena banyak perubahan regulasi di Arab Saudi, dan kita harap tidak ada masalah lagi kedepannya,”tutur Hilman.
Hilman juga mengungkapkan target jamaah haji Indonesia tahun 2025 ini sebesar 203.320 untuk jamaah regular.
“Kita harapkan bisa terpenuhi, dan sampai saat ini kita belum ada kuota tambahan dan itu kita optimalkan dulu yang ada. Mudah-mudahan bisa optimal baik haji reguler maupun haji khusus,”pungkas Hilman.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/adam]

JAKARTA – Curah hujan di Jakarta berangsur normal, warga yang terdampak banjir di sekitaran sungai Ciliwung mulai beraktivitas kembali. Sebagian warga membersihkan rumah yang berlumpur dan lainnya membersihkan tempat ibadah.
Menjelang magrib di bilangan Rawajati dan Pejaten Timur, ratusan pengungsi yang terdampak banjir mendapatkan Takjil dan Makanan Berbuka Puasa dari Program Tebar Takjil Lazismu pada Selasa, 05 Maret 2025.
Program Ramadhan Tebar Takjil bertujuan meringankan beban penyintas yang terdampak bencana banjir, sejak 2 Maret lalu, terutama mereka yang tinggal dekat bantaran sungai Ciliwung.
Amil Lazismu Rizky Saragih yang menggawangi penyaluran Tebar Takjil, mengatakan bahwa timnya menyediakan sekitar 400 paket takjil dan makanan berat untuk penyintas banjir yang berbuka puasa.
“Kami mengantarkan amanah dari donatur untuk berbagi kebahagiaan bersama penyintas banjir di Jabodetabek, khususnya di bulan suci Ramadhan. Bantuan ini untuk meluaskan nilai manfaat program Ramadhan Lazismu bagi masyarakat yang berbuka puasa," ungkapnya.
Salah seorang penerima manfaat yang juga penyintas, Hatiyanto, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih kepada Lazismu dan seluruh donatur yang telah meringankan beban kami dalam menghadapi musibah ini," katanya
Penyintas lainnya, Ibu Endang menjelaskan banyak warga yang kesulitan untuk melaksanakan proses ibadah di bulan ramadhan.
"Alhamdulillah Lazismu hadir di waktu yang tepat, dan mempermudah kami untuk berbuka puasa, semoga berkah untuk semuanya," tuturnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

PEKANBARU – Ramadhan memberikan keberkahan bagi warga di Jalan Kandis Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, pada Rabu, 5 Maret 2025. Warga kurang mampu di RW 09 dan RW 10 mendapatkan bantuan dari Lazismu Pekanbaru.
Bantuan untuk warga kurang mampu dalam bentuk 150 karung beras. Penyaluran bantuan tersebut merupakan amanah dari muzaki kepada Lazismu untuk diserahkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan, agar bisa membantu kebutuhannya di bulan Ramadhan.
"Alhamdulillah, hari ini Lazismu Pekanbaru mendapat kepercayaan dari muzaki telah menyalurkan bantuan sembako yang juga merupakan program kado Ramadhan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Untung Surapati, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru.
Warga di dua rukun warga itu masing – masing per kepala keluarga mendapat satu karung beras seberat 5 Kg per karung nya. Untung menilai bahwa warga di Jalan Kandis Tangkerang utara Kecamatan Bukit Raya ditemui dalam kondisi tingkat ekonomi yang masih rendah.
Mendapati warganya memperoleh bantuan dari Lazismu, Herwin Yanto Ketua RW 09, mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pekanbaru yang memberikan perhatian kepada warganya, yang rata-rata bekerja sebagai buruh harian, buruh cuci dan kara-kara (pengumpul barang bekas).
"Terimakasih kami ucapkan kepada Lazismu Pekanbaru dan juga donatur yang memperhatikan warga kami yang kekuranggan ini, karena memang mereka sehari-hari bekerja sebagai buruh harian, ini sangat luar biasa bagi kami, sekali lagi kami ucapkan terimakasih," ujarnya.
Hal senada disampaikan Astar Ketua RW 10, mewakili warga kami bersyukur dan terima kasih kepada Lazismu Pekanbaru dan donatur yang telah memberikan bantuan kepada warga nya yang kurang mampu.
"Di sini warga yang juga penerima manfaat mayoritas bekerja di sektor non formal, adalah tepat sasaran Lazismu hadir di tengah-tengah warga yang sangat membutuhkan. Masih ada warga kami yang nasibnya serup, berharap di lain waktu mendapat perhatian yang sama,” ungkapnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Pekanbaru]

ACEH -- Komitmen Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu dalam program kemaslahatan untuk umat Islam kembali diwujudkan dengan pembangunan Gedung Pusat Layanan Informasi dan Dokumentasi Haji & Umroh Terpadu (PLIDHUT) di Aceh.
Kolaborasi program ini resmi dijalin untuk mendukung Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh dalam pelayanan ibadah haji dan umroh.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais menjelaskan, program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan terintegrasi kepada masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah haji dan umroh.
“Kerjasama ini merupakan wujud nyata kontribusi Lazismu dan BPKH dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umroh di Indonesia, khususnya di Aceh,” ungkap Rais pada Rabu (5/3/2025) dalam serah terima gedung PLIDHUT Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh.
Gedung yang menghabiskan anggaran senilai Rp 7,7 Miliar ini, lanjut Mujadid Rais, diharapkan menjadi pusat informasi dan dokumentasi yang dapat memberikan kemudahan bagi calon jamaah haji dan umroh dalam memperoleh informasi yang tepat dan terpercaya.
“Mengingat para calon jamaah haji dan umroh di Provinsi Aceh kebanyakan lansia, maka dengan adanya gedung ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam akses informasi, khususnya dari kelompok rentan yaitu lansia,” paparnya.
Lazismu dan BPKH tidak hanya fokus pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas layanan dan pemberdayaan masyarakat yang berhubungan langsung dengan ibadah haji dan umroh.
Gedung PLIDHUT akan dilengkapi dengan fasilitas yang memungkinkan akses informasi secara cepat dan akurat, serta mendukung kegiatan administrasi dan logistik haji dan umroh yang lebih efektif.
Lazismu memiliki visi untuk memberdayakan umat dan membangun kesejahteraan sosial. "Berperan aktif dalam memastikan keberhasilan program kemaslahatan ini," tegasnya.
“Dukungan ini sejalan dengan komitmen Lazismu untuk mewujudkan kesejahteraan umat melalui berbagai program sosial yang memberikan nilai manfaat langsung kepada masyarakat,” jelas Rais.
Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf mengatakan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur yang mendukung kelancaran perjalanan haji dan umroh bagi masyarakat Aceh.
Selain itu, Gedung PLIDHUT ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses pelayanan ibadah haji dan umroh di Aceh, serta meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat dalam menjalani proses ibadah tersebut.
“Kerjasama ini juga menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan tujuan bersama untuk kemaslahatan umat,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh, Azhari menyampaikan syukur dan terimakasih atas serah terima gedung PLIDHUT Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu dan BPKH atas dukungan luar biasa ini. Gedung PLIDHUT ini akan menjadi sarana strategis dalam memberikan layanan informasi dan dokumentasi haji serta umrah yang lebih baik, cepat, dan transparan bagi calon jamaah haji dan umrah di Aceh,” ujarnya.
Hadir dalam acara tersebut Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag RI Hilman Latief, Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh Azhari, dan juga Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/ Adam]

